Istri Ke 2 Yang Terlupakan.

Istri Ke 2 Yang Terlupakan.
52.Penyesalan Dalam Sebuah Pernikahan.


__ADS_3

Bela yang masih saja penasaran,apa maksud dari ucapan sang ibu beberapa menit yang lalu?


Sejak kapan Tania menikah?Lalu siapa pria pilihan dari wanita itu?


bla..bla..bla..,pikiran nya semakin kacau.


Sahabat-sahabat baru nya sudah bosan melihat bela,mondar-mandir saja di hadapan nya.


Hingga salah satu sahabat nya akhirnya angkat bicara juga saat itu,namun Bela tak percaya jika suami dari Tania adalah suami nya sendiri.


”Sudah lah bel,ngapain juga mikirin laki-laki seperti suami kamu itu,pasti mereka sudah menikah lah tanpa sepengetahuan kamu”,Ucap nya.


”Ih itu tak mungkin,tahu apa kamu?”,Jawab nya sambil menatap sinis pada sahabat nya.


Bela masih saja melakukan aksi nya seperti tadi,namun tiba-tiba saja aksi itu berhenti.


Ketika Rani sudah siap untuk menerkam nya saat itu juga.


”Bela,,sini kamu,kamu ini benar-benar tak ada kapok-kapok nya menganggu keluarga aku”Ucap Rani menyeret tubuh Bela.


”Lepasin perempuan gila,atau..?”Teriak bela.


”Atau apa Bela?potong Rani.


Sahabat-sahabat bela sudah siap untuk melawan Rani saat itu,namun langkah mereka berhenti ketika Rani sudah berhasil mengancam nya.


”Kalian jangan ikut campur,atau mau aku laporkan ke polisi?”Teriak Rani.


”Cukup Ran,lepasin aku sekarang juga”,Potong bela ketakutan.


”Aku lepasin kamu,tapi kamu harus janji 1 hal,jangan pernah ganggu kehidupan keluarga ku lagi”,Ucap nya


”Oke,oke Ran,aku janji itu”,Jawab nya berbohong.


Rani segera melepaskan tubuh bela saat itu juga.


Namun setelah itu tamparan yang cukup keras,dari Bela sudah mendarat di wajah nya saat itu juga.


”Kamu ini terlalu bodoh Ran,saking bodoh nya kamu,kamu masih bisa menerima iblis seperti Mita”Ucap nya setelah puas menampar Rani barusan.


Balasan tamparan Rani sudah mendarat di wajah Bela,setelah ia belum selesai berbicara.


”Cukup bela,kamu jangan samakan diri kamu dengan Mita,aku tahu persis Mita seperti apa”,Teriak Rani.


Bela sudah tak berdaya setelah ia mendapat balasan perbuatan nya, dari Rani barusan.


Hingga ia sudah mengalah dan tak ingin menyerang Rani lagi,dan baru kali ini,bela merintih kesakitan dari keras nya sebuah tamparan dari Rani.


Lalu gadis sang pemimpin perusahaan itu,akhirnya meninggalkan bela saat itu juga.


Mengapa.Mengapa?,.dan Mengapa?


Beribu macam pertanyaan yang hadir di pikiran Tania saat ini,mengapa dalam sekejap saja?sang suami sudah berubah.


Terlebih lagi saat ini Tania telah mengandung anak dari pria,yang tak pernah puas dengan 1 wanita saja dalam kehidupan nya.


Namun nasi sudah menjadi bubur!.


Tetetesan airmata dari gadis desa itu,kini sudah mulai jatuh bercucuran ke bumi,seakan dirinya menyesali sebuah pernikahan itu.


Kini dirinya baru menyadari jika dirinya belum sepantas nya,untuk menanggung ujian pernikahan yang masih belia seperti saat ini.


Dan Tania membenarkan apa kata kakak nya beberapa bulan yang lalu,jika dirinya masih ada keluarga yang pantas untuk ia bahagia kan.


Namun semuanya itu sudah terlambat untuk ia menyadari,dan menyesali apa yang sudah menjadi takdir kehidupan nya saat ini.


Dan tetesan airmata itu masih terus mengalir.


Hingga dirinya tak menyadari jika kakak nya sudah menyaksikan airmata penyesalan itu.


”Tan,apa sebenarnya yang terjadi dengan mu?”,Tanya Rani.

__ADS_1


”Gak ada kok kak,aku cuma kangen aja ma kehidupan di desa”,Jawab nya berbohong.


Pikiran Rani sudah mulai ke mana-mana ketika sang adik mengutarakan isi hati nya barusan.


Apa yang akan terjadi esok hari jika Tania kembali ke desa?Lalu bangaimana persaan ke dua orang tua nya?


Jika tahu Tania kembali lagi memilih pria,yang sudah mengecewakan mereka selama ini.


Namun Rani faham!


Cepat atau lambat semua itu akan terjadi esok hari,karena bangaimana pun juga Tania tak mungkin selamanya berada bersama nya.


Tetesan airmata dari sang pemimpin perusahaan itu,kini sudah mulai jatuh menetes ke bumi ini.


Sehingga dirinya tak punya cara bangaimana ia bisa menyelesaikan masalah itu?agar semua nya bisa kembali seperti semula.


”Ya Allah,begitu berat nya ujian ini kepada hamba mu”,Batin Rani.


Tania benar-benar sudah membuat kehidupan kakak nya menjadi serba salah.


Hingga kini ia bersujud kembali kepada Rani,yang masih berdiri tegak di hadapan nya.


”Maafkan aku kak,aku sudah membuat mu menderita,karena keegoisan aku sendiri”,Ucap Tania.


”Sudah Ade,semuanya sudah terjadi dan apa pun itu,itu sudah menjadi tanggung jawab ku”,Jawab Rani.


Kini sang kakak mengangkat tubuh Tania yang masih saja bersujud di kaki nya.


Dan mencoba menenangkan diri Tania!


Agar tak berlarut-larut dalam kesedihannya,demi si buah hati yang kini hadir di tengah-tengah kehidupan nya.


”Tan,apakah kamu sudah siap untuk pulang ke desa?Tanya Rani serius.


”Aku juga masih bingung kak”Jawab nya sedih.


”Apa sebaik nya kamu ajak pak Ammar untuk pulang sementara waktu,agar dia mendapat restu dari ibu dan ayah”Ucap nya kembali.


”Iya Ade,tapi kamu harus ingat 1 hal,apa pun yang terjadi nanti,kamu harus tetap menjaga sikap kepada mereka”,Ucap Rani.


”Insyaallah kak,makasih ya kak”.


”Iya Ade,sebaik nya kamu istirahat sekarang”.


Rani masih saja bingung dengan sikap Tania yang akhir-akhir ini selalu bingung.


Bahkan Tania sampai meneteskan air mata,seperti yang baru saja ia saksikan beberapa menit yang lalu.


Tak mungkin pernikahan mereka yang baru saja seumuran jagung,kini sudah mulai renggang.


Pikiran nya semakin tak karuan saat ini!


Urusan kantor saja sudah membuat dirinya pusing tujuh keliling,terlebih lagi ini menyangkut adik yang begitu ia sayangi.


Namun sebagai pemimpin yang bijaksana!


Rani tetap saja menjaga sikap kepada orang-orang yang masih saja,setia mendampingi nya sampai detik ini.


Walau terkadang ia rela mengorbankan dirinya menderita sendiri,daripada ia harus membuat orang lain menderita karena sikap nya.


Namun dirinya berjanji jika pak Ammar sudah berani mengingkari janjinya,maka ia tak akan segan untuk memisahkan dia dari Tania.


Rani masih saja sibuk memikirkan pria bodoh itu!


Sedang kan pak ammar kini telah berhasil memenuhi janji yang telah ia sepakati bulan kemarin.


”Oh Tuhan,mengapa dunia ini semakin kejam,demi harta dan kepuasan diri seorang wanita,dia mampu menaklukkan pria yang sudah berstatus suami orang”.


Dan kini si pria bodoh itu telah berada di hotel berbintang lima, untuk menunggu kedatangan Mita sore ini.


Menit demi menit yang sudah ia habiskan di hotel itu,dan kini akhirnya Mita tiba juga saat itu.

__ADS_1


”Hay sayang,maaf yaa kamu sudah menunggu lama”,Ucap Mita.


Tubuh yang seksi dan mulus itu,kini sudah berada di pangkuan si pria bodoh itu.


Hingga si pria bodoh itu sudah kehilangan akal sehatnya,lalu ia segera mengangkat tubuh Mita ke atas kasur empuk saat itu juga.


Kejadian itu kini terulang kembali!


Dan seakan-akan pak Ammar sudah bisa menerima kehadiran Mita di sisinya.


Hingga Perjanjian itu seakan-akan sudah terkubur dalam-dalam,ketika ia sudah mulai menikmati tubuh yang seksi itu.


Dan kini mereka sepuas nya melakukan apa yang bukan menjadi hak nya.


Sampai si pria bodoh itu tak lagi mengingat!


Bangaimana keadaan istri yang sedang mengandung anak nya saat ini?sampai ia mencapai titik kenikmatan.


”Sayang,kamu benar-benar pria yang bisa di andalkan”Ucap Mita mengelus rambut pak Ammar.


”Iya sayang,atau mau kita mengulangi nya kembali?Tanya nya mengecup bibir Mita.


”Aku masih capek sayang,1 jam lagi yaa”,Ucap Mita menarik selimut.


”Gak bisa sayang,kita kan gak punya banyak waktu di sini”,Jawab nya.


”Malam ini kita nginap di sini aja yaa sayang”,Ajak Mita.


Si pria bodoh itu kebingungan sendiri,ketika ia mendengar ajakan Mita barusan.


Namun tanpa mikir panjang lagi,ia segera menyetujui permintaan itu dari Mita barusan.


Bejat sungguh bejat suami dari seorang istri,yang kini sudah menyesali pernikahan nya bersama si pria bodoh itu.


”Iya sayang,yang terpenting kamu bisa menikmati kebersamaan kita”,Jawab nya.


Malam sudah tiba!


Sang istri sudah mondar-mandir sejak tadi,menunggu kepulangan sang suami ke rumah saat itu.


Rani yang sudah bosan melihat tingkah adik nya,begitupun dengan sang ibu,hingga ia segera melangkah untuk mengambil sebuah handphone di kamar nya.


Namun langkah itu menjadi langkah yang sia-sia!


Ketika no handphone si pria bodoh itu kini di luar jangkauan,dan Rani akhirnya kembali lagi ke tempat semula.


”Tan,sejak kapan suami kamu tak pulang ke rumah seperti ini?Tanya Rani.


”Nak sabar yaa,nanti dia juga pasti akan pulang kok”,Jawab ibu nya.


”Bu aku siang dan malam di kantor,jadi aku tahu semua tentang urusan kantor”,Ucap Rani menyakinkan.


”Mungkin dia ada tugas di luar kota atau apalah”,Jawab sang ibu


”Lagi-lagi ibu membela dia,aku benar-benar tak mengerti dengan sikap ibu,dan dia bukan pria.. ”


Rani tak bisa lagi berkata apa-apa selain ia mengalah,dan pergi meninggalkan mereka saat itu juga.


Kasih sayang yang begitu besar yang di miliki oleh putri semata wayangnya.


Hingga kini ia lebih memilih mengurung diri di kamar,daripada harus melukai hati ibu nya.


Namun ia tetap saja tak bisa menerima kelakuan si pria bodoh itu,hingga esok hari ia akan menemui dirinya.


Sedangkan Tania!


Kini dirinya kembali lagi ke kamar dan merenungi nasib pernikahan,yang sudah tak baik-baik saja sampai detik ini.


______


Mohon dukungan nya untuk karya yaa.

__ADS_1


🙏🙏🙏


__ADS_2