Istri Ke 2 Yang Terlupakan.

Istri Ke 2 Yang Terlupakan.
43.Do'a Dari Anak Sholeh Dan Sholeha.


__ADS_3

Seperti biasanya pak Ammar selalu melaksanakan sholat tahajud di seperti malam nya,setelah kepergian seorang ayah dari kedua gadis itu.


Di mana pria tersebut selalu meminta taubat kepada Allah,agar dosa-dosa nya di ampuni setelah apa yang selama ini ia lakukan.


Tetesan airmata dari pria tampan itu tak henti-hentinya menetes dari pipi nya,sepanjang sujud nya di setiap sholat di sepertiga malam terakhir.


Setelah usai melaksanakan sholat tahajud pria tampan itu tak lupa pula memanjatkan do'a,agar keluarga yang di tinggalkan sang ayah di beri kesabaran atas apa yang telah ia perbuat selama ini.


Sehingga wanita paruh baya itu sangat lah bangga melihat perubahan, yang di alami oleh pria tampan itu walau hati nya sepenuh nya belum ikhlas.


Sang ibu perlahan-lahan melangkah untuk mendekati pria tampan itu,yang masih saja bersujud dan terisak tangis di atas sajadah Tuhan-nya.


”Nak,terimakasih atas kehadiran kamu di keluarga ini,Karena mu ibu merasa ada yang menggantikan posisi sang ayah,yang sudah pergi untuk selama-lamanya,"Ujar sang ibu sambil mengelus kepala pria tampan itu.


Pak Ammar begitu terpukul nya saat ia mendengar ucapan dari seorang istri yang sudah janda barusan.


Airmata nya semakin mengalir deras jatuh ke pipi nya,begitu berdosa nya ia selama ini,yang telah membuat sang ibu menjadi janda saat ini.


Sehingga ia segera bersujud di kaki ibu yang masih peduli kepada nya, setelah apa yang ia lakukan selama ini.


”Maafin aku ibu,dan aku berjanji mulai saat ini,aku akan menjadi pelindung dari kalian”,Pak Ammar terisak tangis.


Sang ibu tak kuasa lagi menahan diri,untuk segera memeluk tubuh yang masih bersujud di kaki nya saat ini.


Hingga airmata nya pun jatuh membasahi tubuh pak Ammar saat itu,namun tangisan itu tiba-tiba berhenti,ketika kedatangan ke dua gadis itu untuk melaksanakan sholat tahajud nya.


Tempat ibadah yang sengaja di bangun oleh Rani dalam rumah mewah tersebut,kini menjadi tempat duka sesaat.


Karena ke dua gadis itu juga ikut merasakan,bangaimana hati sang ibu yang baru saja di tinggalkan oleh suami tercinta?


Betapa beruntungnya ke dua orang tua,yang memiliki anak yang faham akan agama.


Karena setelah kepergian sang ayah,putri semata wayangnya kini sudah menutup aurat dengan sempurna,agar sang ayah jauh dari siksaan api neraka.


Dan do'a do'a dari mereka adalah harapan,untuk menyelamatkan sang ayah masuk ke pintu syurga-Nya.


Selain daripada itu!


Harta yang di tinggalkan saat ini,itu menjadi amanah untuk ke dua putri nya,agar menjadi harta yang bisa bermanfaat kepada orang lain.


Hingga sang ayah yang sudah tenang di alam sana.


Kini sudah tersenyum melihat ke dua putri nya,sudah bangkit dari keterpurukannya,dan tak merasa lapar karena kiriman do'a do'a dari anak-anak nya.


Lalu nikmat Tuhan mu manakah yang engkau dustakan?


Anak adalah amanah dari Allah,sehingga kewajiban ke dua orang tua adalah mendidik,agar menjadi anak yang sholeh dan sholeha.


Hinga ketika ke dua orang tua sudah kembali ke pangkuan Allah,lalu Allah datang kepada mereka.


’Ini adalah hadiah dari anak-anak mu,yang telah engkau didik dengan baik semasa engkau di dunia”.


Maasyaa Allah.


Kesuksesan anak di dunia tidak bisa menjamin kan,ke dua orang tua nya masuk ke dalam syurga nya Allah.


akan tetapi kesuksesan ke dua orang tua telah mendidik anak-anak nya,bisa menjaminkan ke dua orang tua nya masuk ke dalam syurga nya Allah.


Pilihan ada di tangan setiap hamba-hamba-Nya.


________________


Ke esokan hari nya.


Perusahaan yang megah itu kini kembali ramai,ketika para karyawan yang sudah putus asa di hari kemarin.


Kini mereka bangkit kembali setelah hadir nya ke dua gadis cantik itu,tak lain adalah Rani dan Tania.


Mereka menyambut kedatangan nya dengan penuh rasa syukur kepada Allah,karena perut yang hampir saja kelaparan.


Kini mulai kembali bersemangat setelah mereka tahu,sang pemimpin perusahaan itu,kini hadir kembali di tengah-tengah kehidupan nya.


Dan begitu pun dengan ke dua gadis itu,sikap tawadhu yang semakin besar di miliki ke dua gadis itu.


Sehingga para karyawan lebih beta bekerja di perusahaan itu,daripada harus pindah ke perusahaan yang lain.


Selain daripada itu?


Setiap waktu sholat tiba mereka segera meninggalkan pekerjaan kantor nya.


Untuk segera melaksanakan kewajibannya,di musholla yang sudah tersedia di perusahaan tersebut.

__ADS_1


Hingga para karyawan berlomba-lomba untuk masuk ke perusahaan itu.


Karena selain mendapatkan gaji lebih tinggi,mereka juga tak lalai dari perintah Tuhan-Nya.


Karena ini sudah aturan yang telah di buat oleh ke dua gadis itu,setelah mereka menerima para karyawan.


Alasan mengapa mereka membuat aturan tersebut?


Karena mereka faham jika setiap harta yang mereka miliki,itu akan di pertanggung jawabkan kan di hari kemudian.


Termasuk darimana harta yang mereka dapatkan?dan ke mana harta itu di belanja kan?


Hari ini di mana ke dua gadis itu akan kembali bekerja,jauh lebih keras lagi dari hari kemarin.


Agar mereka bisa menunjukkan pada dunia,bahwa dirinya bisa bangkit kembali setelah mereka melalui beberapa ujian.


Selain daripada itu?


Mereka ingin kembalikan senyuman ibu,yang selama ini hampir saja lenyap di wajah cantiknya,karena mereka sudah berhasil mengecewakan dirinya selama ini.


Serta mereka ingin menebus kesalahannya kepada almarhum ayahnya.


Karena selama ini beliau sudah bersusah payah untuk membeli perusahaan itu dengan harga tertinggi,itu hanya semata karena ke dua putrinya.


Hingga airmata Rani tak terasa jatuh menetes di pipinya,karena ia begitu menyesali.


Mengapa ia terlalu bodoh untuk memilih pergi,daripada harus bertahan untuk bersama sang ayah, di hari-hari terakhir nya?


Namun semua itu sudah tak ada gunanya lagi baginya,karena bangaimana pun juga itu sudah aturan dari sang kuasa.


Yang terpenting saat ini adalah bangaimana agar ia bisa menjadi anak yang berguna untuk ke dua orang tua,juga kepada orang lain.


Beberapa jam kemudian.


Pak Ammar dan sang ibu akhirnya datang juga sebagai tamu di perusahaan itu.


Hingga ke dua gadis itu menyambut nya dengan senyuman manis, karena sang ibu akhirnya datang juga untuk menemani mereka dalam bekerja.


”Nak,boleh gak ibu dan Abang kalian ikut membantu pekerjaan kalian?”,Ucap ibu nya.


Rani semakin curiga kedekatan antara ibu nya dan juga pak Ammar selama ini.


Namun ia kembali membuang pikiran-pikiran jahat nya itu,karena selama ini Rani sudah merasa berhutang Budi kepada pak Ammar.


”Boleh Bu, silahkan”,


Ucap ke dua gadis itu serentak.


Ibu nya segera mengambil posisi di dekat ke dua gadis itu,sedang kan pak ammar ia tetap berdiri tegak sambil menyaksikan ke 3 wanita hebat itu.


Namun sesekali Rani menoleh ke arah pria yang sudah seperti ajudan bagi mereka,namun entah mengapa Rani tiba-tiba saja senang melihat perubahan dalam diri pak Ammar saat ini.


Mungkin kah pak Ammar sudah bisa di terima kehadiran nya saat ini?atau kah di balik semua itu,Allah simpan sejuta rahasia.


”Silahkan duduk pak,ngapain harus berdiri seperti ajudan bagi kami”,Ucap Rani.


Sang ibu dan Tania saling menatap sejenak ketika mendengar ucapan Rani barusan,sedang kan pak ammar mata nya sudah berkaca-kaca saat itu.


Namun sang ibu tahu persis apa yang di rasakan oleh pria tersebut,hingga suasana kantor saat itu berubah seketika.


”Ayo nak sini duduk dekat ibu,biar ibu ajarin bangaimana menjadi pria yang sukses dalam mengembangkan perusahaan”,Jawab sang ibu.


Hahaha.


Mereka tertawa bersama.


”Bangaimana bisa ibu mau ajarin pak Ammar seperti itu?dia kan ahli nya dalam bidang ini,benar gak pak?Tanya Rani.


Pak Ammar iya kan saja apa yang di ucapkan oleh Rani barusan,namun hati nya begitu hancur ketika mendengar ucapan itu dari bibir gadis hebat itu.


Dia teringat kembali masa-masa di mana ia membangun perusahaan itu,dengan susah payah dan linangan air mata.


Namun rasa itu tak ingin ia tampakkan saat itu juga,kepada wanita yang sudah siap menerima kehadiran diri nya saat ini.


Lalu ia segera melangkah menuju ke kursi,yang masih kosong berdampingan dengan sang ibu saat itu.


”Nak,Bangaimana jika pak Ammar ikut serta mengembangkan perusahaan kalian saat ini?Tanya ibu nya.


Tania tak menyangka jika ibu nya, inginkan pak Ammar ikut bekerja di perusahaan itu.


Namun ia tak bisa berbuat apa-apa, karena ia sadar diri jika posisi nya sama seperti pak Ammar saat ini.

__ADS_1


Sedangkan Rani.


Demi kebahagiaan sang ibu yang masih ia miliki saat ini,ia tak pikir panjang lagi lalu ia segera mengambil keputusan.


”Ide bagus bu,Pak besok pagi bapak sudah bisa bekerja di sini”,Jawab Rani.


Senyuman manis dari sang ibu kini sudah terpancar di wajahnya, setelah mendengar jawaban dari anak nya barusan.


Sedangkan pak Ammar.


Kini sudah terurai airmata saat itu juga,karena ia tak pernah menyangka,jika sang ibu ingin membantu nya untuk bisa masuk ke perusahaan tersebut.


Namun rasa bersalah yang selama ini begitu menyiksanya,hingga ia berpikir sudah saat nya ia menjalankan janji-janji nya kepada ke 3 wanita hebat itu.


Terlebih lagi ketika ia mengingat kembali baju compang-camping, yang selama ini menemani dirinya.


Kini semangat nya semakin menggebu-gebu,dan bersyukur kepada Tuhan yang telah memberi ujian kehidupan semasa dirinya hancur saat itu.


Pelajaran berharga itu sangat di pegang erat oleh nya,sehingga kesombongan yang ada dalam dirinya selama ini.


Kini ia akan mengusir nya jauh-jauh,agar ia bisa bersikap tawadhu,seperti sikap yang di miliki oleh ke dua gadis itu.


”Kenapa bingung saja nak?apa kamu gak senang bekerja di sini?Tanya sang ibu.


”Ma..af..Bu,Iya Ran,Terima kasih banyak yang sudah mau menerima aku bekerja di sini”,Jawab pak Ammar gugup.


Pikiran Tania mulai ke mana-mana setelah pak Ammar menerima tawaran dari kakak nya barusan.


Namun apa pun itu?


Tania tak ingin mengulangi kembali kesalahan yang salah di masa lalu nya.


Dan Tania berharap semoga Allah selalu menjaga hati nya,untuk tidak mencintai pria yang belum menjadi hak nya.


”Bangaimana dengan mu Nak Tania?”,Tanya ibu nya.


Tania masih saja kebingungan saat itu juga,sehingga ia tak mendengar apa pertanyaan ibu nya sejak tadi.


”Bu Tania lagi sibuk dalam khayalan nya,sebentar lagi ia akan terbang ke luar angkasa”,Rani bercanda.


”Apaan si kak?maaf bu,tadi ibu bilang apa?”,Tanya dirinya.


Ibu sangat mengerti perasaan Tania saat ini,sehingga sang ibu segera bangkit dari kursi nya,lalu ia segera memeluk tubuh putri nya yang masih kebingungan saat itu.


”Nak,sini peluk ibu”Ibu sangat sayang kepada kalian,jadi mulai dari sekarang kalian harus saling menjaga satu sama lain”,Jawab ibu nya sambil memeluk tubuh putri nya.


”Aaah manja,Bu Tania sudah dewasa tak baik jika harus di manjakan terus”,Ucap Rani


”Bilang aja kamu cemburu”,Jawab Tania.


Pak Ammar begitu bersyukur setelah ia melihat senyuman dari ke 3 wanita hebat tersebut,dan ia berjanji akan selalu membuat mereka tersenyum seperti ini.


”Sudah,sudah,Kalian harus dengerin ibu,dan jangan pernah ada kebencian di antara kalian bertiga”,Ucap sang ibu


”Iya bu,”


Jawab mereka serentak.


Allah selalu punya cara untuk membahagiakan hamba nya, yang sudah putus asa di jalan-Nya hari kemarin.


Ujian yang datang silih berganti hari kemarin,kini mereka mendapat sebuah hadiah dari Tuhan-Nya.


Walau mereka sudah kehilangan seorang ayah yang hebat,namun Tuhan mengirimkan kembali pria yang bisa melindungi mereka.


Rencana Allah Memang terbaik bagi hamba-hamba nya.


Hanya saja mereka tak pernah menyadari,jika Allah itu maha baik dan maha adil segala-galanya.


______________


N.B.


Terimakasih banyak bagi yang sudih membaca tulisan-tulisan sederhana ini,dan mohon maaf jika masih banyak kekurangan dalam membuat cerita ini.


Karena hamba adalah manusia biasa,yang jauh dari kata sempurna.


Karena kesempurnaan hanya lah milik-Nya.


Baraakallahu fiik.


🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2