Istri Ke 2 Yang Terlupakan.

Istri Ke 2 Yang Terlupakan.
124.Hukuman.


__ADS_3

Rasa-rasanya ingin berlari ke ujung dunia,berlari membawah luka yang ada,luka yang membutuhkan waktu untuk menyembuhkan nya.


Tania menghela napas panjang lalu menghembuskan nya secara kasar,gadis ini kembali lagi menata hatinya,menata hati yang sedang tak baik-baik saja.


Seandainya saja di dunia ini ada yang bisa menjual kesabaran dan keikhlasan.maka gadis ini akan segera memborong nya,demi menguatkan hati yang sedang hancur,berkeping-keping.


Pernikahan yang ia jalani selama ini, pernikahan yang berjalan bisa di hitung jari.namun kini jatuh talak sudah jatuh di depan mata dan telinga bahkan di tempat umum.


Lantas sebagai seorang istri,apalagi yang hendak ia lakukan jika talak dari seorang suami sudah keluar dari bibirnya?.


"Tan,kamu baik-baik saja kan?"tanya Rani demi memastikan keadaan sang adik.


Tania kembali lagi menelan ludahnya kasar.mengangguk pasrah di hadapan sang kakak agar semuanya terlihat baik-baik saja.


"Maafkan aku,Tan"sambung nya kembali lalu bergegas memeluk Tania.memeluk tubuh yang sedang lelah dengan berat nya ujian kehidupan ini.


Setelah puas menangis mereka kembali lagi ke hotel,menenangkan diri dan saling menguatkan satu sama lain.


 ------------


"Bodoh" teriak pak Ammar.


Menyadari kesalahannya.kesalahan terbesar yang baru saja ia lakukan, menjatuhkan talak kepada seorang istri sebaik dan setulus Tania.pria ini benar-benar menyesal luar biasa.


Menyesal karena merasa dirinya telah banyak membuat Tania menderita selama ini,dan seharus nya meninggalkan nya begitu saja,daripada harus menambah beban lagi untuk nya.


Entah mengapa pikiran pak Ammar kali ini benar-benar masih waras?masih memiliki rasa iba dan melupakan soal harta.


"Maafkan aku Tan.aku telah banyak melakukan kesalahan selama ini,aku memang tak pantas lagi menjadi suami mu,semoga Allah mengirimkan jodoh terbaik bagimu,"lirih nya sembari menyeka airmata nya.


Pria ini bangkit dari ratapan nya,menelan ludahnya kasar lalu mengedarkan pandangannya ke sekeliling nya.


Ada perasaan lega karena beban pikiran nya sedikit berkurang, menjatuhkan talak kepada sang istri karena merasa diri sudah tak pantas lagi untuk nya.


Merasa diri sebagai seorang pria yang tak bertanggung jawab, bertanggung jawab atas seorang istri yang sedang hamil,dan menunaikan segala kewajiban-kewajiban nya sebagai seorang suami.


Pak Ammar kembali lagi menelan ludahnya kasar lalu kembali lagi ke kontrakan miliknya.


Ceklek!


Pintu terbuka dengan lebar,pria ini masuk tanpa mengucap salam, menghempaskan tubuhnya begitu saja di kursi lalu menatap langit-langit ruang tamu.


"Mit,kamu sudah siapkan sayang?ayo kita berangkat."


1 detik.


2 detik.


3 detik.

__ADS_1


1 menit.


Tak ada jawaban dari Mita,akhirnya pak Ammar memilih bangkit dari kursi lalu berjalan ke kamar.


Ceklek!


Pintu kamar terbuka dengan lebar,wanita yang selama ini ia perjuangkan rupa-rupanya tak ada juga di kamar.


"Ke mana dia?," lirih nya sembari menyisir ruangan kamar"Apa dia sudah berangkat dari tadi?" sambung nya kembali masih posisi yang sama.


"Ah tidak! itu tidak mungkin," gumam nya sembari geleng-geleng kepala.


"Mita kamu di mana sayang,"pak Ammar memutar balikkan tubuhnya,lalu buru-buru berjalan menuju ke dapur.


"Ah sial!kemana dia?."


Pak Ammar menyusuri seluruh bagian kontrakan nya,dan dia tak menemukan juga wanita kesayangan nya.ada perasaan curiga jika Mita sudah meninggalkan dirinya.


Pak Ammar menelan ludahnya kasar,pria ini kembali lagi berjalan ke kamar"Mita," teriak pak Ammar setelah memeriksa pakaian lemari sudah kosong.


Bugh!


Bugh!


Bugh!


Wanita sial.


Gila


Pengkhianat.


******


Matre.


iblis.


Sumpah serampah kini berurutan keluar dari bibir nya,pria ini benar-benar murka luar biasa.


Bugh!


Bugh!


Lagi-lagi pak ammar melampiaskan kemarahannya,memukul tembok kamar berulang kali hingga membuat tangan nya berdarah-darah.


Kalau sudah begini siapa lagi yang pantas di salah kan?


Meninggalkan istri yang halal lalu memilih untuk hidup dengan wanita yang belum halal baginya.

__ADS_1


Apa Tuhan telah menunjukkan kuasa nya?menghukum pria ini seberat mungkin,bisa jadi.


Janji Allah itu pasti,bukan? pembalasan akan setimpal dengan perbuatan.


Pak Ammar kembali lagi menelan ludahnya kasar,menata hati yang sedang berdarah-darah.menatap tangan kanan nya yang penuh dengan darah,hidup nya penuh dengan darah saat ini.


Namun sebagai seorang lelaki,lelaki selalu di tuntut untuk kuat,bukan? tidak boleh mengeluh dan bahu nya harus sekuat baja.


Pria ini perlahan-lahan bangkit,bangkit dari keterpurukannya dan melangkah untuk memastikan tabungannya,uang yang ia peroleh dari seorang istri sebanyak 500 juta.


Bugh!


Bugh!


Lagi-lagi tangan yang masih berdarah kini kembali lagi menempel di tembok,uang masih tersisa 400 juta kini telah ludes sudah.


Rasa-rasanya mata pak Ammar ingin menangis darah,menangis karena sudah tak memiliki apa-apa lagi saat ini.


Mungkin kah dia akan merasakan hidup seperti dulu lagi,hidup di jalanan sambil memakai pakaian compang-camping,lalu menadahkan ke dua tangan nya untuk meminta belas kasih dari orang lain?.


Oh Tuhan! hukuman apalagi yang harus dia terima setelah ini, rasa-rasanya dunia ingin berseru kepada pria yang tak puas dengan satu wanita saja.


"Mita!" teriak pak Ammar sambil mengepalkan tangannya dan mendongak kan kepalanya ke atas langit.


Airmata bercucuran begitu deras dan tangan di penuhi dengan darah,dan hati berdarah-darah karena ulah wanita sialan itu.


Jika bertemu dengan nya,bisa jadi pak Ammar melemparkan pantat jelek nya ke ujung timur.


Lagi-lagi pak ammar berusaha menguatkan diri,mengumpulkan segala tenaga nya demi menghadapi dunia ini,mencari keberadaan Mita sampai titik darah penghabisan nya.


"Kamu tidak akan bisa lari dariku Mita.ke ujung dunia sekalipun kamu berlari,maka aku akan mengejarmu,"lirih nya sambil perlahan-lahan melangkah kan kakinya.


_________


Jika kalian berada di posisi pak Ammar,apa yang harus kalian lakukan?


Apa kalian harus mengejar wanita yang hanya menginginkan harta saja?atau kah rela bersujud di kaki sang istri.minta maaf,bertaubat,dan berjanji hidup yang lebih baik lagi dari sebelumnya?


Untuk kalian yang masih setia bersama Author di sini,saya ucapkan terimakasih banyak atas kebaikan kalian.


Mohon maaf bila tulisan nya masih receh,dan semoga ke depan nya Author bisa menyajikan novel yang terbaik.dan semua tentu nya tak jauh dari persoalan kehidupan ini.


Bila ada kata yang masih jauh dari kata sempurna,mohon di maafkan yaa!


Karena hamba hanyalah manusia biasa,anak dari seorang petani kecil yang tak memiliki pendidikan tinggi.


Eee maaf curhat dikit enggak papa kan?


Whatever it is you are the best for me.

__ADS_1


__ADS_2