
Setelah jatuh bangkrut ia lebih memilih untuk pindah ke kota itu,dengan alasan karena ia lebih leluasa untuk mencelakai orang-orang yang selama ini ia anggap musuh.
Lalu bangaimana kebencian wanita itu?Jika ia tahu bahwa suami yang selama ini,ia idam-idamkan kini sudah jatuh di pelukan wanita lain.
Bela tak mungkin bisa menerima semua itu,terlebih lagi sahabat yang baru saja telah meninggalkan dirinya beberapa hari yang lalu.kini telah menjadi wali hakim dalam pernikahan suami nya,yang baru saja berlangsung 1 jam yang lalu.
Kini mereka sudah merasakan kebahagiaan,dan malam ini adalah malam spesial bagi mereka berdua.walau sebelum nya mereka sudah melakukan apa yang belum menjadi hak nya,sebagai pasangan suami istri.
Kini mereka lebih puas dan merasa lega karena mereka sudah sah,menjadi sepasang suami istri walau itu hanya melewati pernikahan sirih.
Walau pernikahan sirih sah-sah saja di mata Allah,namun pernikahan itu tidak sah di mata hukum negara.
Dan malah menimbulkan banyak kerugian kepada mereka,baik dalam keluarga maupun secara hukum negara.
Namun tak ada jalan lain kepada mereka untuk menghindari zina,dan juga menyelamatkan nama besar keluarga,yang selama ini telah banyak berkorban untuk nya.
Malam semakin larut dan kini sang pengantin baru,sudah mulai memadu kasih.Di mana adegan-adegan baru saja terjadi malam kemarin,kini berlangsung kembali di atas kasur kamar sang pengantin.
Namun rasanya berbeda yang di rasakan oleh pak Ammar dan Tania. mungkin kah karena malam-malam sebelumnya belum halal baginya?
Sehingga kenikmatan itu terasa lezat bagi nya,karena syetan yang telah bercampur tangan atas apa yang mereka lakukan,Atau kah malah justru yang haram dan yang halal emang memiliki rasa yang berbeda?
Hanya Allah yang tahu.
Seperti lagu Bang Haji Rhoma irama,Mengapa yang enak-enak itu di haram kan?
Muncul beberapa pertanyaan dari mereka.
Walau pak ammar sudah melewati proses pernikahan beberapa tahun yang lalu,namun pernikahan itu hanya lah sebatas pernikahan di atas kertas.
Malah ia lebih memilih menikmati yang haram daripada yang halal,sehingga banyak para wanita menjadi korban,atas hilang nya akal sehatnya.
Dan kini ia baru menyadari betapa besar nya kesalahan,dan dosa yang ia lakukan di masa lalu nya,hingga Tetesan air mata kini mulai mengalir dari pipi nya.dan sang istri kini ia berusaha untuk menenangkan suami,agar ia tak berlarut-larut dalam kesedihannya.
”Mas!.mas tenangkan diri dulu yaa sayang,biar aku ambilkan air minum”,Ucap Tania.
Tania segera bangkit dari kasur lalu berjalan menuju ke sebuah meja,untuk mengambil secangkir air putih untuk suaminya.
Lalu pak ammar sudah bisa tenangkan diri,ketika ia telah menikmati segelas air putih dari sang istri.
Begitu indah nya setelah menikah,ketika sang suami dalam keadaan lemah,sang istri hadir untuk menguatkan dirinya,dan begitupun sebaliknya.
Ke esokan hari nya.
Rani dan Mita serta sang ibu kini mereka sedang menikmati secangkir teh manis di ruangan keluarga di waktu pagi,dan mereka tak sabar lagi menanti ke dua pasangan halal itu,ikut bergabung bersama mereka.
Namun setelah mereka keluar dari kamar milik nya,Mita merasakan ada yang aneh dalam dirinya.
Mengapa ia begitu tak nyaman? ketika ia melihat kebahagiaan ke dua pasangan halal itu.
Seakan-akan Mita tak bisa menerima pernikahan pak Ammar dan Tania saat ini.
__ADS_1
Hingga ia segera pamit dan meninggalkan mereka saat itu juga, sedangkan Rani dan sang ibu.
Kini mereka begitu bahagia melihat pasangan halal itu,sedang asyik menikmati secangkir teh hangat yang sudah tersedia sejak tadi.
Beberapa menit kemudian!
Rani segera melangkah menuju ke kamar milik nya,untuk mengambil sesuatu untuk adik nya yang masih saja menikmati secangkir teh.
Tak lama kemudian Rani segera kembali ke ruangan itu,lalu memberikan sebuah kotak kepada adik nya saat itu juga.
”Ini hadiah pernikahan kamu Tan,hanya ini yang bisa aku berikan kepada mu,sebagai ucapan terimakasih ku kepada mu”,Ucap Rani.
Tania begitu sangat penasaran dengan sebuah kota kecil,yang masih lengkap dengan segel nya yang di berikan oleh kakak nya baru saja.
Begitu pun dengan sang ibu juga dengan sang suami Tania,dan Mita juga sudah hadir menyaksikan sebuah kotak itu.
”Ini apa kak?”,Tanya sang adik.
”Kamu buka saja Tan,nanti kamu juga akan tahu jawaban nya”,Jawab Rani.
Tania tak sabar lagi untuk membuka sebuah kotak itu,namun sebelum ia membuka nya?
Ia kembali menoleh ke arah ibu nya, yang masih saja penasaran sejak tadi,apa isi dari kotak tersebut?
”Ayo buka nak hadiah dari kakak mu itu,Ucap sang ibu.
”Iya Bu, bismillah”,jawab Tania patuh.
Rasa penasaran bercampur aduk dengan kebahagiaan,namun setelah ia berhasil membuka nya.
Tetesan air mata kini mengalir deras di pipi mulus nya,setelah ia melihat isi dari kotak tersebut.
Ternyata itu adalah sebuah hadiah yang sangat besar,yang tak pernah ia pikirkan selama ini untuk memiliki nya.
Istana yang megah itu kini kembali berduka,setelah hadir nya sebuah hadiah yang berharga itu dari sang kakak.
Walau Tania dan pak Ammar begitu berat untuk menerima hadiah itu dari Rani,namun mereka tak bisa menolak pemberian dari Rani.
Karena mereka sudah tahu persis, bangaimana watak yang di miliki gadis cantik,sang pemimpin perusahaan itu?
Tak lama kemudian!
Akhirnya Rani menyuruh Tania untuk menyaksikan langsung,bangaimana pilihan hadiah dari kakak nya saat itu juga.
Mereka segera berbondong bondong keluar dari istana itu,namun setiba nya di pintu rumah mewah itu.
Airmata mereka kembali lagi terjatuh ke bumi ini.
Setelah mereka melihat sebuah mobil mewah seharga milyaran rupiah,kini sudah terparkir cantik sejak tadi di halaman rumah itu.
Dan ini sebuah mimpi bagi Tania yang tak pernah terpikirkan oleh nya,jika ia akan memiliki mobil semewah itu sepanjang hidup nya.
__ADS_1
Hingga dirinya bersujud di hadapan ibu nya,lalu terisak tangis di kaki ibu,yang selama ini begitu sayang kepadanya.
Dan kini airmata nya semakin mengalir deras ketika ia mengingat kembali, bangaimana rasa sayang nya Rani kepada dirinya selama ini.
Lalu ia kembali menyadari jika dirinya tak berhak mendapatkan itu,karena ia sudah melukai hati kakak nya selama ini.
Kini dirinya sudah mulai bangkit dari sujud nya,lalu ia segera berlari menemui Rani,yang masih saja duduk menikmati secangkir teh di ruangan itu.
”Kakak,aku tak pantas untuk menerima hadiah itu darimu”,Ucap Tania terisak tangis di pelukan kakak nya.
Rani bisa merasakan bangaimana perasaan adik nya saat ini,namun ia melakukan itu semua ikhlas karena Allah.
Terlebih lagi kepada kesuksesan yang ia raih selama ini,siapa Yang hadir di sisinya?semenjak Rani dalam keadaan susah maupun senang selama ini.
”Sudah adeku sayang,mobil itu sudah sepantasnya kamu miliki selama ini,itu hadiah dari Allah bukan dari aku”,Jawab Rani menyakinkan.
Tania masih saja terisak tangis di pelukan kakak nya.
Sedangkan Mita,ia semakin tak mengerti,Mengapa Tuhan tak pernah berpihak kepadanya selama ini?
Apa sebenarnya yang di inginkan oleh nya,dan apa tujuan nya hadir di tengah-tengah kehidupan mereka?
Terlebih lagi ketika ia menyaksikan secara langsung hadiah mewah itu dari Rani untuk Tania,ia seakan tak bisa menerima semua itu.
Mungkin kah ia akan kembali licik seperti dulu?beribu macam pertanyaan yang hadir atas sikap Mita hari ini.
Namun ia berusaha untuk bersikap baik dan iba kepada mereka,agar keadaan terlihat baik-baik saja.
Mungkin kah Mita akan kembali seperti dulu?atau malah justru sebaliknya.
Tak lama kemudian!
Tania sudah tenang kan diri di pelukan kakak nya,dan pak Ammar kini datang menemui Rani yang masih saja sibuk,menenangkan hati istrinya saat itu juga.
Dan berpikir bahwa mereka tak pantas menerima pemberian itu dari Rani.
”Ran,apa hadiah itu tidak berlebihan bagi kami?Tanya nya.
”Sudah pak,hadiah itu sudah sepantasnya kalian dapatkan dari aku,dan bapak janji akan menjaga adik ku sebaik mungkin”,Jawab Rani.
Pak Ammar tak bisa berkata apa-apa lagi,selain ia ikut meneteskan airmata bahagia nya,lalu ia kembali berjanji saat itu juga.
”Terimakasih banyak untuk itu Ran,dan aku berjanji untuk selalu membuat Tania bahagia,dan juga menjaga nya semampuku”,Ucap nya.
”Terimakasih banyak pak”,
Istana yang megah itu kini kembali di penuhi kebahagiaan,setelah mereka telah lolos melewati ujian dari-Nya.
Namun perjalanan mereka masih panjang,dan Tuhan tak akan pernah bosan untuk memberi nya ujian.
Selagi mereka masih berjalan di muka bumi ini,dan bergelar sebagai hamba Allah.
__ADS_1
[..]