
Dunia ini layak nya seperti sebuah permainan,jika bukan dengan iman yang kuat?maka semuanya akan runtuh kapan saja.
Di mana hari ini mereka masih bisa tersenyum,namun esok hari mereka belum tentu memiliki nya.karena roda kehidupan ini berputar dan Itu lah aturan dari sang pemilik semesta alam
Jika manusia tanpa ujian?darimana mereka bisa merasakan manis nya kehidupan ini?dan menabung sebuah pahala untuk kehidupan akhirat nya esok hari.
Begitu pula perjalanan gadis cantik dari seorang anak pengusaha sukses saat ini.Di mana setahun lebih ia menjalankan perintah Tuhan-Nya, dan menjauhi segala larangan-Nya.
Dan kini semua nya sudah berubah drastis semenjak kepergian Tania dalam kehidupan nya,baju syar'i yang masih melekat di tubuh nya hari kemarin,kini semuanya sudah terbungkus rapi dalam sebuah lemari.
Sehingga tubuh yang mulus yang di miliki oleh gadis cantik itu,kini sudah mulai menjadi tontonan mata-mata jahat.Dan ke dua orang tua nya tak pernah menyangka,jika anak nya harus kembali lagi seperti dulu.
Jangan tanyakan lagi mengapa harus seperti itu?karena perjalan hijrah seseorang bukan lah hal yang mudah,semudah membalikkan telapak tangan.
Karena semenjak kepergian Tania Rani hanya bisa termenung dan mengurung diri dalam kamar setelah ia bosan di luar sana,sehingga ke dua orang tuanya sangat membutuhkan kehadiran Tania,agar Rani bisa kembali seperti dulu semenjak ia sudah hijrah.
Namun Mereka tak tahu harus mencari Tania ke mana,karena mereka tak pernah tahu sedikit pun asal usul dari gadis desa tersebut.
1 bulan kemudian.
Sang ayah sudah mulai sakit-sakit an dan perusahaan nya sudah mulai jatuh bangkrut,karena Rani sudah tak bisa mengurus nya lagi dengan baik karena ia lebih banyak menghabiskan waktu di luar sana.
Sedangkan Tania.
Dia sudah mulai sibuk dengan kehidupan barunya,usaha kecil-kecilan bersama keluarga tercinta dan tak ingin kembali lagi ke kota.
Walau sesekali ia merindukan orang yang begitu baik kepadanya selama ini,namun rasa rindu itu hanya bisa di kirim kan lewat doa dan airmata, di atas sajadah Tuhan-nya.
Mengapa semua nya harus terjadi seperti ini?dan semudah itu kah Tania bisa melupakan persahabatan yang di bangun oleh Rani selama ini? sehingga satu kesalahan seribu kebaikan yang terlupakan oleh nya.
Bukan kah setiap manusia memiliki masa lalu yang suram?dan bahkan Tuhan saja masih bisa memaafkan hamba nya yang mau bertaubat.
Lalu bagaimana dengan manusia biasa?harus kah mereka memutuskan tali silaturahmi begitu saja?lalu pergi tanpa harus mau tahu penjelasan apa pun dari orang lain.
Dan tentu nya Itu adalah sebuah kesalahan besar yang di lakukan oleh Tania.
Sehingga Tania tega meninggalkan Rani begitu saja,Tanpa memikirkan sedikit pun keadaan orang yang selama ini telah berjuang untuk nya,dan bahkan nyawa sekali pun jadi taruhan nya itu gak masalah bagi nya.
Ke esokan hari nya.
Sang Ibu mulai mencari tahu apa penyebab sehingga Tania bisa kembali ke desa?dan tak ingin lagi kembali ke kota bersama Rani.
Namun Tania tak bisa menjelaskan apa-apa kepada sang ibu,selain diam dan terus berdiam diri.
Sehingga sang ibu mencoba untuk memberi penjelasan kepada putri nya,agar Tania tak menjadi kacang yang lupa kulit nya.
Mendengar penjelasan dari sang ibu Tania mulai menyadari kesalahan besar yang telah ia lakukan selama ini,sehingga tetesan airmata nya kembali lagi terjatuh ke bumi,lalu memutuskan untuk kembali ke kota esok hari.
Dan ke dua orang tua nya tak ingin putri nya mengulangi lagi kesalahan,yang bisa merugikan diri nya sendiri bahkan menyesal seumur hidup nya.
__ADS_1
Keesokan hari nya Tania kembali lagi meninggalkan kampung halaman nya,dan sepanjang perjalanan Tania hanya bisa merenungi.Mengapa ia bisa sejahat itu kepada Rani?dan berharap semoga Rani bisa memaafkan kesalahannya,lalu mereka membangun kembali persahabatan yang sudah hancur.
Namun harapan itu gagal bagi nya ketika Tania tiba di istana yang megah itu,Rani sudah berangkat ke luar negeri sejak hari kemarin.
Kecewa sudah pasti apalagi putus asa karena ia berpikir jika Rani tak mungkin lagi kembali ke kota itu,karena itu akan membuat diri nya semakin menderita.
Hingga tetesan airmata dari gadis bunga desa itu,kini kembali lagi terjatuh di pelukan sang ibu.
Iya sang ibu,seorang wanita paruh baya yang begitu sangat mengharapkan kehadiran Tania selama ini.sehingga ia tak kuasa untuk melepaskan pelukan itu dari seorang anak,yang sudah ia anggap sebagai anak kandung nya sendiri.
”Bu,aku minta maaf selama ini aku pergi begitu saja tanpa harus pamit kepada ibu dan ayah,dan aku mohon bu tolong kabari Rani agar ia segera pulang secepat nya,”Ucap Tania.
Mendengar ucapan putri nya sang ibu hanya bisa meneteskan airmata nya,Karena Ia tak kuasa untuk menceritakan,bangaimana hancur nya hati putri nya setelah kepergian Tania selama ini?
Namun sang ibu juga tak mampu untuk melihat Tania bersedih berlarut-larut,Atau bahkan sampai menyalahkan diri nya terus menerus.
”Nak,Rani hanya pergi untuk sementara waktu,karena semenjak kepergian mu ia sudah mulai kembali seperti dulu lagi,”Jelas sang ibu sambil menatap wajah putri nya.
Tania tak mengerti sama sekali,apa maksud dari ucapan sang ibu barusan?sehingga ia begitu penasaran dan ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi kepada Rani selama kepergian nya.
Karena Tania tahu persis bagaimana sikap yang di miliki oleh sahabat nya itu?
”Maksud nya apa Bu?"Tanya Tania bingung.Dengan spontan sang ibu menjawab ”Rani sudah kembali lagi ke dunia gelap nya,di mana siang dan malam nya ia hanya menghabiskan waktu nya di luaran sana”,Jelas sang ibu sambil terisak tangis.
Mengapa Penyesalan selalu datang nya dari belakang?Lalu siapa yang menciptakan penyesalan itu?Sehingga mampu membuat gadis polos itu,menangis dan terus menangis di pelukan sang ibu.
'Oh Tuhan,maafkan hamba mu yang satu ini.'
”Maafkan Tania Bu,dan aku mohon kembali kan Rani sekarang juga bu,”Ucap Tania sambil bersujud di kaki sang ibu.
Sang Ibu hanya bisa berbadan pasrah di hadapan Tania,Karena ia tak mampu lagi untuk menjelaskan bagaimana penderitaan putri nya selama mereka berpisah.
Beberapa menit kemudian.
Sang ayah akhirnya datang juga di tengah-tengah mereka,namun kehadiran sang ayah membuat bola mata Tania kembali lagi berkaca-kaca,setelah ia melihat keadaan sang ayah sudah tak baik-baik saja.
Tubuh yang dulunya tegap dan berisi kini sudah berubah drastis menjadi membungkuk dan kurus kerempeng.
Sehingga membuat Tania shock lalu bangkit dari sujud nya dan bergegas memeluk sang ayah yang sedari tadi sudah meneteskan airmata nya.
"Ayah"Teriak Tania.
Pelukan dari seorang putri yang begitu sangat ia rindukan,sehingga mampu membuat tangisan nya semakin meledak.Karena ia tak pernah menyangka jika Tania akan kembali lagi ke hadapan nya,setelah ia berhasil mengusir nya dari rumah itu.
”Maafkan ayah Nak,ayah sudah kasar padamu selama ini,sehingga kamu pergi begitu saja tanpa pamit kepada kami,”Ucap sang ayah
”Tidak ayah,seharus nya Tania yang minta maaf.Maafkan Tania ayah karena aku telah berani membuat ayah marah,dan Tania berjanji akan selalu berada di sini,"Jawab Tania.
Sang ayah dan ibu sangat mengharapkan hal itu kepada Tania,dan begitupun sebaliknya.Namun entah hari esok apa yang akan terjadi?karena mereka masing-masing menyadari jika di antara mereka tak ada ikatan darah.
__ADS_1
Namun tak ada yang tak mungkin jika Allah berkehendak,Karena bisa saja Tania adalah orang yang akan setia mengabdikan diri nya kepada mereka,sedangkan darah daging sendiri tak mampu melakukan itu.
”Iya nak,Terimakasih banyak engkau telah kembali lagi dalam kehidupan kami”,Ucap sang ayah sambil mengelus kepala putri nya.
”Iya ayah”.
Menit demi menit sudah berlalu hingga tiba menit berikut nya,Tania segera melepaskan pelukan dari sang ayah,lalu mereka segera mengajak Tania untuk duduk bersama,untuk menyampaikan beberapa pesan kepada nya.
”Nak,kami ini sudah tua dan kami meminta satu hal untuk mu,apa pun yang terjadi esok hari kamu dan Rani jangan pernah berpisah jika kami sudah tak ada di samping kalian,”Ucap sang ayah.
Tania tak sanggup mendengar ucapan dari sang ayah barusan,namun ia juga menyadari jika di dunia ini tak ada yang abadi.
Cepat atau lambat kita semua pasti akan kembali kepada-Nya,hanya saja kita menunggu giliran masing-masing,Karena dunia ini hanya lah untuk sementara.
Hingga Tania berjanji untuk menepati permintaan dari sang ayah barusan,Karena ia juga sudah menganggap mereka sebagai orang tua kandung sendiri.
”Iya ayah,aku berjanji untuk itu dan semoga ayah dan ibu senantiasa sehat selalu,”Jawab Tania.
”Aamiin”.
”Nak perusahaan kita saat ini sedang tak baik-baik saja,Karena selama ini Rani meninggalkan begitu saja tanpa memikirkan kerugian ayah mu selama ini,”Jelas sang ibu.
”Astagfirullah,”Gumam Tania.
Tania tak pernah menyangka jika selama kepergian nya,begitu banyak kerugian yang di alami oleh mereka,Lalu bagaimana ia bisa mengembalikan semua itu seperti dulu lagi? Sedangkan Tania kekuatan nya ada bersama Rani.
”Semoga nanti semuanya bisa kembali seperti dulu lagi bu,dan saat ini kita butuh Rani untuk menyelesaikan semua masalah ini,”Jawab Tania meyakinkan mereka.
”Kamu benar Nak,insyaallah besok aku mencoba menghubungi kakak mu agar ia segera kembali secepat nya,”Jelas sang ayah.
”Terima kasih ayah”.
Tania segera pamit kepada kepada mereka,lalu ia segera berjalan menuju ke kamar.
Namun setiba nya di kamar,Tania tak henti-hentinya mengeluarkan airmata,Ketika ia melihat pakaian syar'i milik kakak nya kini sudah tersusun rapi di beberapa lemari.
Mengapa semua itu bisa terjadi begitu saja,dan mengapa keimanan itu bisa roboh sekejap mata hanya karena satu alasan semata?
Namun hal tak bisa di pungkiri karena Hijrah bukan lah hal yang mudah bagi pendosa yang ingin bertaubat,dan tak semudah membalikkan telapak tangan manusia.
Karena di sana ada ribuan ujian dari Tuhan-Nya,untuk menguji hambanya apakah hamba nya benar-benar hijrah karena-Nya?atau kah karena hanya sekedar ikut-ikutan semata.
Dan pantas saja Rani selama ini selalu memohon kepada Tania,agar ia tak pernah meninggalkan nya dalam keadaan apa pun.
Karena ia belum mampu untuk berjalan sendirian dalam proses hijrahnya,dan juga untuk kemajuan perusahaan nya.
Namun keras nya hati yang di miliki oleh Tania,sehingga ia mampu mengingkari janji-janji itu kepada nya.Karena hanya demi sebuah kesalahan kecil,sehingga mengakibatkan banyak kerugian pada dirinya dan juga kepada orang lain.
Sehingga penyesalan yang luar biasa kini sudah mulai datang dalam benak nya,Namun semua itu tak ada gunanya lagi?karena semua nya sudah berada di ambang pintu kehancuran,Kecuali Allah berkehendak lain.
__ADS_1
TB.
Dukung Author dengan vote,like serta koment.