
Sepulang nya dari kantor Pak Ammar begitu sangat kecewa!
Karena rencana nya gagal untuk membawah Mita kembali ke hotel itu,alasan karena ada miting mendadak.
Namun otak mesum nya juga belum hilang di pikiran nya saat itu!
Bahkan ia kembali berpikir bahwa esok hari,ia akan mengulangi kembali rencana yang telah gagal hari ini.
Beberapa menit kemudian!
Otak mesum nya masih juga bersarang dalam tubuhnya,sehingga ia berpikir untuk melampiaskan kekecewaannya Kepada Tania.
Namun harapan itu gagal karena sang istri menolak nya secara halus,alasan karena ia tak enak badan pengaruh kehamilan nya.
Namun si pria bodoh itu tetap saja memaksa Tania,namun Tania tetap saja tak bisa memenuhi apa keinginan suami nya.
Walau ia tahu jika keputusan nya itu menentang perintah Allah!
Namun ia benar-benar tak bisa memenuhi keinginan suaminya,hingga ia mencoba menjelaskan lebih detail lagi kepada suami nya.
”Mas aku tak bisa melayani mu malam ini,karena aku benar-benar gak kuat”,Ucap nya.
”Tan,ayo lah kan cuma bentar doank, setelah itu kamu bisa istirahat semau mu”,Jawab nya merayu
”Mas kamu harus ngertiin aku dalam keadaan seperti ini,makan saja aku tak mampu,apalagi melayani mu”Ucap nya.
Sang suami tak mau menerima alasan apa pun dari sang istri,hingga ia berusaha sekeras mungkin agar Tania luluh juga saat itu.
Namun Tania tetap saja bersikap keras untuk menolak nya,hingga si pria bodoh itu semakin marah kepada tania.
”Tan,kamu jangan menjadi istri yang durhaka kepada suami”,Ucap nya lantang.
”Cukup mas,seharus nya kamu pikirkan kembali kata-kata mu barusan”Jawab nya tegas
Pak Ammar semakin tak mengerti dengan sikap istrinya barusan,apa yang salah dalam dirinya?
Pikiran nya sudah mulai ke mana-mana!
Di mana letak kesalahannya?dan mengapa Tania sudah berani menentang kemauan nya?
”Maksud mu apa Tan?Bukan kah selama ini aku bekerja keras,hanya ingin memenuhi segala kebutuhan mu?”,Jawab nya semakin lantang.
”Aku tahu itu mas,tapi aku tak pernah menuntut mu untuk itu, karena aku masih banyak tabungan untuk memenuhi keinginan ku”,Ucap nya menyakinkan.
Pak Ammar semakin tak mengerti,walau ia sadari jika setelah menikah memang ia tak pernah memberi nya uang.
Namun ia merasa jika harga dirinya jatuh sebagai seorang suami,hingga ia semakin tak terima Tania berlaku seperti itu.
”Aku tahu itu Tan,tapi mengapa engkau seakan-akan merendahkan ku saat ini?karena aku belum bisa memberimu apa-apa setelah kita menikah”,Jawab nya.
”Bukan itu maksud aku mas”Ucap tania.
”Lalu apa maksud kamu Tan?Potong sang suami.
”Mas sudah benar-benar lupa dengan tanggung jawab sebagai seorang suami,istri tak hanya butuh materi mas”,Jawab Tania menyakinkan.
Pak Ammar semakin tak mengerti,apa maksud dari istrinya barusan?
Namun ia semakin ngotot untuk mengetahui di mana letak kesalahannya selama ini? sehingga Tania sudah berani berbicara seperti itu.
”Aku benar-benar tak mengerti maksud kamu apa Tan,kamu sudah berubah selama ini”,Ucap nya.
”Jangan lempar batu sembunyi tangan kamu mas”,Jawab nya sinis.
__ADS_1
”Cukup Tan,mulai besok kita pindah ke kontrakan”,Potong sang suami.
Kesabaran Tania sudah benar-benar habis menghadapi suami nya,hingga ia semakin menentang apa keinginan nya.
Sedangkan pak Ammar!
Kini ia mulai bangkit dari pembaringan nya,lalu ia melangkah menuju ke sebuah lemari.
Namun tindakan itu menjadi tindakan yang sia-sia,ketika Rani telah berdiri di depan pintu,lalu berteriak saat itu juga.
”Cukup pak”.
Bola mata Tania sudah mulai berkaca-kaca ketika ia melihat kakak nya,sudah tak bisa menerima kelakuan suaminya seperti itu.
Tubuh yang masih saja lemah dan pikiran yang belum stabil,akibat perdebatan di antara suami nya yang baru saja terjadi.
Kini ia bangkit dari pembaringan nya,lalu ia segera memeluk tubuh kakak nya.
”Sudah kak,kakak jangan ikut campur dengan urusan rumah tangga ku”,Ucap Tania
”Pria seperti dia tak bisa di kasih hati Tan”,Jawab nya.
”Cukup Ran,ini adalah urusan rumah tangga ku,dan mulai esok hari kami akan pindah ke kontrakan”,Potong pak Ammar.
Bola mata Rani sudah memerah dan seluruh tubuh nya sudah mulai gemetaran,setelah ia mendengar ucapan si pria bodoh itu sudah mulai berani menentang nya.
Rani berpikir bangaimana bisa ia membahagiakan adik nya,dengan kelakuan nya sudah berubah seperti itu?
”Tidak semudah itu pak kamu akan membawah Tania dari sini,karena kamu sudah keluar dari aturan Allah”,Ucap nya.
”Apa maksud kamu Ran?bukan kah selama ini aku sudah bekerja keras demi ingin memenuhi kebutuhan Tania?Tanya nya.
”Cukup pak,setelah menikah apakah kamu sudah menjadi imam yang baik untuk Tania?Potong Rani.
Si pria bodoh itu sudah tak bisa berkata apa-apa lagi!
Selain daripada itu!
Dia juga meninggalkan tanggung jawab nya,sebagai seorang imam yang baik kepada sang istri.
Lalu bagaimana ia bisa berharap sang istri akan patuh padanya?
Sedangkan dia sudah lalai dari tanggung jawab nya,hingga kini airmata nya sudah mengalir deras dari pipi nya.
Namun ia masih tetap bersikap keras,untuk membawah Tania pergi dari istana megah itu.
Sedangkan Tania!
Kini dirinya semakin bingung dan tak tahu harus berbuat apa lagi,agar keadaan kembali seperti semula.
Dan setelah pak Ammar sudah menyadari kesalahannya,kini ia bangkit kembali untuk menghadapi Rani,yang masih saja berdiri di depan pintu.
”Ran apa pun keadaan nya,aku akan tetap membawah Tania pergi dari rumah ini”,Ucap nya.
”Itu tak akan pernah terjadi pak,jadi buang khayalan mu itu”,Jawab Rani.
Perdebatan di antara mereka semakin memanas saat itu juga,karena Rani masih saja ngotot untuk pertahankan adik nya.
Sedangkan pak Ammar!
Dirinya berpikir jika dia lah orang yang paling berhak untuk Tania,jadi apa pun yang terjadi Tania harus nurut kepada nya.
Tania semakin bingung dan seakan dunia ini sudah kiamat bagi nya,karena perdebatan di antara mereka tak jua kunjung berakhir.
__ADS_1
Namun perdebatan itu kini berakhir juga Setelah Tania berteriak lalu mengambil keputusan saat itu juga.
”Cukup,..cukup,biarkan aku yang mengambil keputusan sendiri”,
Mereka membisu saat itu juga, sedangkan Tania kini tetesan airmata jatuh kembali ke bumi.
Karena pilihan sudah berada di depan mata nya!
Tetesan air mata nya semakin mengalir deras saat itu,karena ini sungguh berat baginya.
Untuk menentukan siapa yang akan ia pilih? karena ke dua nya masing-masing memiliki alasan yang kuat.
Namun untuk mencapai syurga Allah,ia sudah memutuskan untuk pergi dari istana megah itu.
Karena bangaimana pun juga!
Tania sudah memiliki pasangan dan ia tak ingin menjadi istri yang durhaka,kepada suami jika harus menentang keinginan nya.
Hingga sang kakak kini sudah bersujud di kaki nya,agar Tania bisa mengubah keputusan nya,namun semua itu hanyalah sia-sia.
”Tan,..aku mohon jangan tinggalkan aku dan ibu,apa pun permintaan mu,aku akan turuti semuanya”,Ucap Rani.
Begitu tulus nya hati yang di miliki Rani!
Sehingga ia rela bersujud di kaki sang adik,namun semua itu tak bisa mengubah takdir,yang sudah berlaku kepada mereka.
Hingga kini!
Tetesan air mata dari gadis desa itu semakin mengalir deras,hingga ia tak bisa lagi bersuara saat itu.
Namun keputusan nya sudah tak bisa di ubah lagi!
Sehingga ia segera memeluk tubuh kakak nya,yang masih saja bersujud sejak tadi.
Rasa bersalah dan juga tak tahu balas Budi,kini datang menyelimuti diri Tania saat itu.
Sehingga ia rela mencium kaki kakak nya,dan memeluk tubuh nya begitu erat.
Karena ia sadar!
Jika persahabatan yang selama ini telah mereka bangun karena Allah,kini semuanya akan berakhir sampai di sini.
Begitu besar nya perjuangan seorang istri,yang ingin mencapai titik syurga nya Allah.
Sehingga Tania sudah lupa segala-galanya!
Siapa yang menolong nya,ketika ia sudah hampir mati di ruangan kantor nya?
Siapa yang berdiri dan rela berkorban,demi kebahagiaan dirinya sampai detik ini?
Dan lebih parahnya lagi!
Tania sudah lupa,siapa penyebab kematian sang ayah yang begitu sayang padanya?
Sehingga janji-janji nya pun,telah ia ingkari kepada ke dua orang tua, yang begitu sayang kepada nya.
Dan semua itu seakan sudah di telan bumi,ketika keputusan nya sudah tak bisa di ubah lagi.
Dan kini Rani telah ikhlas melepas kan kepergian adik nya,selagi itu bisa membuat nya bahagia.
Lalu ia segera bangkit dari sujud nya,dan ia segera meninggalkan Tania saat itu juga.
Dan kini si pria bodoh itu telah menari-nari di atas kekalahan Rani.
__ADS_1
Hingga ia sudah lupa!
Jika perjalanan hidup mereka,belum jua berakhir sampai di sini.