Istri Ke 2 Yang Terlupakan.

Istri Ke 2 Yang Terlupakan.
66.Kehadiran Tamu.


__ADS_3

Setelah ke dua pria tersebut menjelaskan masalah yang di hadapi oleh wanita cantik itu,Tania baru mengerti lalu menelan ludah nya berkali-kali dan tanpa berpikir panjang Tania langsung memberi alamat lengkap,sebagai jaminan diri nya untuk melunasi hutang wanita tersebut.


Mendengar keputusan dari Tania wanita itu hanya bisa berdiam diri lalu meneteskan airmata,Karena ia tak pernah menyangka jika akan di pertemukan dengan sosok seorang wanita yang berhati mulia seperti Tania.


Menit demi menit sudah berlalu namun wanita itu masih saja meratapi nasib dirinya,mengapa orang lain harus menyelamatkan dirinya?sedangkan ayah kandung nya sendiri tega menjual anak nya demi kesenangan duniawi.


Sakit hati sudah pasti namun demi menyelamatkan nyawa sang ayah,wanita tersebut rela bekerja di sebuah Club Malam selama bertahun-tahun,"Sungguh kejam,"Gumam Tania sambil mendekati wanita itu.


"Kamu sudah selamat dari kejahatan mereka,dan mari kita pulang sekarang,"Ucap Tania sembari menarik tangan wanita itu lalu berjalan menuju ke parkiran.


Wanita cantik tersebut hanya bisa berbadan pasrah,lalu mengikuti ke mana arah yang di tujuh gadis yang sudah menolong nya.


Sepanjang perjalanan gadis tersebut hanya bisa bersyukur kepada Tuhan nya,karena ia sudah terlepas dari tempat di mana seluruh waktu nya hanya bisa di habiskan untuk melayani para pria hidung belang.


Setiba nya di rumah,Tania bergegas masuk ke dalam rumah tanpa ia menyadari.Jika ia telah membawah seorang wanita yang masih berada dalam mobil,sambil berpikir mengapa ia membawah aku ke istana ini?


"Nak,kamu kelihatan nya lelah banget,Apa yang sedang kamu lakukan di luar sana?,"Tanya sang ibu sambil memperhatikan putri nya yang sudah menikmati jus apel sebanyak 3 gelas.


"Bu,aku tidak melakukan apa-apa,cuman...!,"Jawab Tania sambil memikirkan kembali wanita itu.


"Mpuss!


Tania menepuk jidat nya berkali-kali,Karena ia baru menyadari jika wanita itu masih berada di dalam mobil"Ah dasar calon ibu!"Gumam nya sambil berjalan menuju ke garasi mobil.


Sang ibu geleng-geleng kepala,lalu menoleh ke arah putri nya yang sudah berlalu.


"Hei!,kamu kenapa masih duduk di situ?ayo turun,"Ucap Tania sambil menarik tangan wanita itu turun dari mobil,lalu berjalan membawah nya masuk ke dalam rumah.


"Bu."Teriak Tania sambil berjalan menuju ke dapur.


"Ada apa Nak?,"Tanya sang ibu.


"Bu,hari ini aku sudah menunjukkan diriku bahwa aku sudah dewasa,"Sahut Tania sambil menatap ke arah sang ibu,yang masih sibuk mengelus layar Handphone nya.

__ADS_1


Mendengar ucapan itu sang ibu terkekeh sambil geleng-geleng kepala,sedangkan wanita itu hanya bisa berdiam diri sambil memperhatikan tingkah Tania yang sudah kegirangan sejak tadi.


"Ah ibu! Seharus nya ibu senang melihat aku seperti ini,malah ia sibuk dengan dunia nya sendiri,"Gerutu Tania sambil menarik Tangan wanita itu dan berlalu.


"Kamu ngomong apa si Nak?ibu gak dengar apa-apa,"Ujar sang ibu masih posisi yang sama.


"Hei! Kenapa masih berdiri di situ?sini duduk lah dengan ku,"Ucap Tania sambil menepuk sofa


Wanita itu mengangguk kan kepala nya lalu berjalan melewati meja,dan ia segera duduk di samping ibu bos.


"Apa lagi yang kamu pikirkan?,"Tanya Tania sambil menoleh ke arah wanita itu.


Namun wanita itu masih saja membisu dan mematung sambil menundukkan kepalanya,hingga Tania merasa bosan lalu bangkit dari sofa dan berjalan menuju ke dapur.


"Bu aku laper,"Ujar Tania sambil menghempaskan Tubuh nya di kursi.


Mendengar ucapan putri nya sang ibu segera menoleh ke arah putri nya"Nak,kamu kan sudah lapor ke ibu jika kamu sudah dewasa,mana bukti nya?"Jelas sang ibu sambil bangkit dari kursi lalu berjalan mengambil sebuah piring.


"Ah ibu! Kasus nya kan berbeda,"Gerutu Tania sambil memikirkan nasib wanita itu.


Mendengar ucapan itu Tania langsung bergumam",Ternyata telinga ibuku masih stabil."lalu Tania bergegas bangkit dari kursi dan memeluk sang ibu dari belakang.


"Bu,jangan brisik di luar ada tamu,malu tahu,"Bisik Tania di telinga sang ibu lalu berjalan menuju ke kulkas.


"Apa?"sontak sang ibu kaget karena ia berpikir jika yang bertamu adalah pak ammar.


"Kamu harus ingat satu hal Nak,Ibu belum bisa menerima dia di sini alasan nya tentu kamu sudah tahu sendiri,"Jelas sang ibu sedangkan Tania sudah berlalu membawah 2 gelas jus jeruk.


"Silahkan di minum",Tawar Tania kepada wanita itu.


"Makasih kak,tapi aku harus pamit sekarang,"Ucap wanita itu setelah ia berpikir jika ia tak pantas berada di rumah itu.Karena ia menyadari jika dirinya adalah seorang wanita yang menjijikkan,tentu orang lain tidak akan sudi melihat nya apalagi menerima kehadiran dirinya di


tengah- tengah mereka.

__ADS_1


"Kamu mau ke mana lagi?tempat yang aman untuk kamu cuman di sini,jadi tak boleh ke mana-mana,Awas "Ancam Tania sambil bangkit dari sofa karena sang ibu sudah berteriak di dapur lalu ia segera berjalan menghampiri nya.


"Ada apa bu?"Tanya Tania tanpa merasa bersalah dan berdosa.


"Usir pria gembel itu,karena dia belum pantas tinggal di rumah ini,"Sarkas sang ibu sambil menunjukkan jari ke ruang keluarga.


Mendengar Ucapan sang ibu Tania langsung menelan ludah nya berkali-kali,karena ia menyadari jika pria yang di maksud oleh sang ibu adalah suami nya sendiri.


Suasana menjadi hening seketika sang ibu mengingatkan kembali,bangaimana posisi sang suami di rumah tersebut?sehingga ia memilih berdiam diri sambil memikirkan sebuah keputusan yang harus di penuhi hari esok,karena waktu nya tersisa tinggal 4 hari lagi.


Sang ibu menatap sejenak ke arah putri nya namun ia tahu jika putri nya sedang memikirkan sesuatu,sehingga ia memutuskan untuk segera menemui tamu yang baru saja membuat nya darah tinggi.


Sebelum melangkah kan kaki nya sang ibu sudah menyusun satu persatu kata-kata, yang pantas untuk seorang suami yang tak pernah bertanggung jawab untuk putri nya,hingga membuat sang ibu mengepalkan tangan nya dan berlalu.


Setiba nya di ruang keluarga kemarahan sang ibu yang sudah menggebu-gebu sejak tadi,kini berubah seketika ia melihat wanita tersebut dengan luka memar di seluruh tubuh,hingga mampu membuat sang ibu menyesali perbuatan nya kepada putri nya.


Tetesan airmata dari sang ibu kini kembali lagi terjatuh,karena ia tak bisa membayangkan bangaimana jika putri nya berada di posisi wanita tersebut?


"Innalillahi,"Gumam sang ibu sambil memeluk wanita itu,yang hampir saja membuat jantung nya copot.


Sedangkan wanita itu ia hanya bisa berbadan pasrah di pelukan sang ibu,karena ia tak mengerti sama sekali mengapa sang ibu tiba-tiba saja memeluk nya.


Setelah sang ibu melepaskan tubuh wanita itu,ia kembali lagi menatap wajah nya begitu dalam,sehingga tetesan airmata nya semakin mengalir deras lalu wanita itu kembali lagi dalam pelukan nya.


"Apa yang terjadi?,"Gumam wanita itu.


Seketika ia kembali menyadari jika ia adalah wanita menjijikkan,wanita tersebut bergegas melepaskan pelukan itu dari sang ibu,lalu menundukkan kepalanya sambil meneteskan airmata di hadapan sang ibu.


"Kamu kenapa menangis Nak?dan mengapa kamu melepaskan pelukan ibu begitu saja?,"Tanya sang ibu bingung.


"Aku hanya lah wanita kotor bu,ibu tak pantas memeluk tubuh aku yang menjijikkan ini,"Sahut wanita itu sambil menunjukkan jari ke diri nya sendiri.


Mendengar ucapan wanita itu sang ibu membisu dan mematung,entah apa yang ia pikirkan lalu ia bergegas bangkit dari sofa,lalu berjalan menuju ke dapur untuk menemui putri nya.

__ADS_1


Suasana menjadi hening karena si gadis manja itu masih sibuk bertengkar dengan pikiran nya,hingga menit berikut nya ia menelan ludah nya berkali-kali lalu memutuskan untuk menjual mobil kesayangan nya,untuk menepati sebuah janji yang sudah terucap beberapa hari yang lalu.


Walau semua itu terasa sulit bagi nya namun ia berusaha ikhlas,agar semua nya terlihat baik-baik saja maksud nya Tania tak ingin merepotkan sang ibu apalagi kakak nya.


__ADS_2