
Setelah keadaan Tania sudah baik-baik saja,ia telah meminta kepada sang ibu,agar ia segera pulang ke rumah saat itu.sang ibu hanya bisa menuruti apa kemauan putri nya,dan begitupun dengan yang lain.
Setibanya di rumah.pria tampan itu memikirkan kembali,bangaimana agar ia bisa segera menikahi Tania secepat mungkin?agar ia bisa selamat dari perbuatan licik dari wanita iblis seperti Bela.
Segala upaya yang ingin ia coba,namun semua itu begitu sulit bagi nya,karena sampai saat ini ia belum memiliki tabungan yang banyak.
Sedangkan dirinya tak ingin merepotkan keluarga yang sudah terlalu baik padanya,bahkan itu sudah lebih dari cukup pikir nya.
Selain daripada itu?
Pak ammar juga memikirkan apa tujuan kedatangan bela saat ini?dan juga surat perjanjian itu,yang telah menyiksa nya selama ini.
Pak Ammar kebingungan sendiri di belakang,namun ia tiba-tiba saja di kejutkan oleh kedatangan sang ibu tanpa tahu dari mana asal nya.
”Nak,kamu kenapa bingung saja di situ?sini cerita sama ibu”,Tanya nya.
Pak Ammar menjadi serba salah saat itu,dan ia tak ingin berbohong kepada sang ibu,dan ia juga begitu berat untuk meluapkan segala apa yang ia pikirkan saat itu.
Namun sang ibu tetap saja untuk memaksa agar pak Ammar mau cerita,hingga akhirnya ia jujur juga saat itu.
”Aku ingin menikahi Tania secepat mungkin Bu,agar aku bisa menjaga nya semampu aku”,Jawab nya.
”Aku juga sudah memikirkan hal yang sama nak,karena aku tak ingin Tania sampai celaka lagi”,Ucap sang ibu.
”Alhamdulillah Bu,tapi aku masih bingung sendiri,dengan cara apa yang bisa aku tempuh,agar aku bisa menikahi nya secepat mungkin”,Jawab nya.
Rasa syukur dan bahagia yang di miliki oleh sang ibu selama ini, hingga ia sudah merancang dengan hebat,pesta pernikahan yang meriah untuk ke dua anak angkatnya.
Karena bagi nya.
Uang tak masalah asalkan anak-anak nya bisa membuat nya bahagia,terlebih lagi ia berpikir bahwa diri nya mengganti kan posisi suami nya,menjadi kepala keluarga di rumah mewah itu.
Hingga kini ia merasa iba kepada pak Ammar,karena ia tahu pak Ammar belum bisa membuat Tania sebagai Ratu sehari.
”Kamu tenang saja nak,ibu sudah merancang nya dengan baik,agar kalian bisa menjadi ratu dan raja sehari esok hari”,Ucap sang ibu.
Pak Ammar tak bisa basa basi lagi saat itu kepada sang ibu,karena bukan itu yang ia maksud,tapi mengarah kepada surat perjanjian itu.
”Bu,Tania pasti tak inginkan pesta besar-besaran,karena aku tahu persis Tania seperti apa”,Jawab nya.
”Aku tahu itu nak,tapi aku inginkan pesta itu di rayakan semeriah mungkin,dan kamu tenang saja yaa”,Ucap sang ibu.
”Tapi Bu..?”,Jawab nya
Pak Ammar tak bisa lagi melanjutkan kata-katanya,ia segera menunduk,dan menyesali semua perbuatannya di masa silam.
Mengapa ia terlalu bodoh saat itu?hingga kini ia akan selama nya, menjadi budak bagi perempuan licik seperti Bela.
Sang ibu semakin penasaran,apa sebenarnya yang di pikirkan oleh pak Ammar saat itu?
Sehingga ia kembali menenangkan diri pak Ammar,agar ia bisa cerita apa sebenarnya yang terjadi.
”Nak kamu tenangkan diri dulu,lalu cerita semua ke ibu,apa yang kamu ragukan dan takutkan selama ini?”,Ucap sang ibu.
Pak Ammar tak bisa lagi menahan diri,ia segera memeluk tubuh wanita yang selama ini menjadi teman curhat nya.
Selain daripada itu?
Hanya sang ibu yang bisa menerima dan mengurus dirinya selama ini,betapa beruntungnya manusia seperti pak Ammar.
Walau sang istri tahu jika penyebabnya kematian suami nya, adalah pria yang sedang berada di pelukan nya saat ini.
Namun ia tak pernah sedikit pun membenci atau dendam sekali pun kepada pak Ammar,karena baginya ini sudah kehendak Allah.
Begitu mulia nya hati seorang ibu, yang baru saja di tinggalkan oleh suami tercinta untuk selama lamanya.
”Maafin aku Bu,aku sudah membuat kesalahan besar di masa lalu,hingga aku tak mampu untuk menikahi Tania seperti Ratu sehari”,Jawab nya.
”Apa maksud kamu nak?Apa yang sudah kamu lakukan selama ini,hingga kamu tak bisa melakukan itu?Tanya sang ibu lalu melepaskan pelukan dari pak Ammar.
__ADS_1
”Aku terlalu bodoh Bu,hingga aku menandatangani surat perjanjian dari wanita licik itu”,Jawab nya.
”Astaghfirullah”Gumam sang ibu.
”Apa isi surat perjanjian itu nak? Tanya sang ibu.
”Aku tak bisa menikahi Tania Bu,selain daripada itu seluruh harta ku jatuh pada nya saat itu juga”,Jawab nya.
Sang ibu tak bisa menyangka jika masih ada wanita yang licik,seperti bela jaman sekarang.
Namun sang ibu tak ingin kehabisan akal,apa pun itu pernikahan mereka akan segera terlaksana jua,secepat mungkin.
”Itu tak masalah nak,kita ambil jalan lain agar kalian segera menikah secepat mungkin”,Ucap sang ibu.
”Jalan bangaimana maksud ibu?”Tanya nya.
”Malam nanti kamu temui Tania,dan ajak ia untuk menikah secara sirih,ibu juga pasti akan membantu kamu di belakang”,Jawab sang ibu.
”Jika itu yang terbaik bagi kami bu,aku akan segera menemui Tania malam nanti”,Ucap nya.
”Hanya itu jalan satu-satunya nak,agar kalian secepatnya menikah”,
Pak Ammar dan sang ibu sangat berharap,semoga Tania bisa menerima dan mengerti keadaan yang sudah rumit seperti ini.
Sang ibu segera melangkah untuk menemui Tania,yang masih terbaring di kasur kamar nya,di temani oleh Rani dan juga Mita saat itu.
”Ran dan nak Mita,aku perlu bicara berdua dengan Tania sekarang,kalian buat teh manis buat ibu dan juga adik kalian.
”Iya Bu,tapi setelah itu kami boleh gabung kan Bu?Tanya Rani.
”Iya nak,buruan ke dapur.
Ke dua gadis itu segera melangkah saat itu,sedang kan Tania sudah was-was dengan sikap ibu nya barusan.
Hinga Rani merasakan ada yang aneh dengan sikap ibu nya barusan,namun ia tak mau pikirkan hal itu,yang terpenting ibu nya senang dan juga adik nya.
Namun rasa iri kepada adik nya mulai hari kemarin,kini hadir kembali bersarang dalam tubuh nya.
Namun mereka membuang secepatnya pikiran-pikiran itu,dan berharap semoga semua nya baik-baik saja hari esok.
”Nak gimana kabar kamu”,Tanya ibu nya.
”Ibu tenang aja,aku sudah baik-baik aja,jangan sedih lagi yaa bu”,Jawab nya.
”Alhamdulillah nak,malam nanti kamu bisa kan menemani pak Ammar?”,Tanya sang ibu.
”Insyaallah bu,tapi bu..”.
”Sudah nak,ibu ingin kalian secepatnya menikah,agar kamu bisa terjaga dari orang-orang jahat”,Potong ibu nya.
Tania tak bisa lagi menolak permintaan dari sang ibu,karena ia tak ingin membuat ia kecewa bahkan sedih.
Walau dirinya sudah tak menginginkan pria seperti pak Ammar,namun demi kebahagiaan sang ibu ia rela melakukan apa saja untuk nya.
Tania masih merasakan luka hati yang begitu dalam,oleh perbuatan pak Ammar saat ini.
Namun demi kesucian nya yang sudah di rebut oleh pria tersebut,dan juga kebahagiaan sang ibu.
Tania sudah ikhlas menerima kehadiran pak Ammar saat ini, sebagai calon suaminya.
”Iya bu,tapi ibu janji setelah Tania menikah nanti,ibu tak akan pernah berubah kepada tania”,Ucap Tania.
”Cieee,..cieee..Yang sudah siap untuk menikah”,Potong Rani.
”Diam kamu Ran,setelah adik kamu menikah nanti,kamu juga siapkan diri untuk segera menikah”Jawab sang ibu.
”Iya ibu ku sayang,tapi Rani kan belum punya calon”,Ucap Rani.
”Nak kamu kejar impian kamu”ibu ingin kalian semua segera menikah,agar rumah ini bisa ramai dengan kehadiran menantu,dan juga cucu-cucu ibu”,Jawab sang ibu tegas.
__ADS_1
Sang ibu menoleh kembali ke arah anak nya,yang baru saja memohon permintaan dari nya.
Hingga ia segera memeluk tubuh putri nya,lalu berjanji ia tak akan pernah berubah,dalam keadaan apa pun esok hari.
”Insyaallah bu,Jawab Rani sambil meletakkan teh manis di atas meja.
”Nak,kalian harus ingat selalu pesan ibu,apa pun yang terjadi esok hari,kalian tak boleh berpisah satu sama lain”,Ucap sang ibu.
Lagi-lagi pesan itu keluar dari bibir sang ibu,hingga ruangan kamar itu menjadi kamar berduka saat itu.
Mereka teringat kembali dengan sang ayah,yang sudah pergi baru beberapa Minggu yang lalu.
Hingga tangisan itu semakin meledak,karena mereka sudah kehilangan pria yang hebat,di hari-hari bahagia nya seperti saat ini.
Namun mereka tak ingin berlarut-larut dalam kesedihan,hingga anak-anak dari sang ibu tersebut,berjanji saat itu juga di hadapan ibu nya.
”Hari ini kami berjanji bu untuk selalu bersama hari esok,apa pun yang terjadi”,Jawab ke dua putri nya sambil memegang tangan ibu nya.
Janji yang baru saja keluar dari bibir ke dua putrinya itu,Mita yang menjadi saksi bisu atas kehadiran dirinya di rumah mewah itu.
Sang ibu sudah mulai tenang,ketika anak nya sudah memenuhi janji itu dari nya.
Lalu ia segera menoleh ke arah Mita, yang masih saja duduk di atas kasur empuk kamar itu.
”Nak,sebaik nya kamu tinggal saja bersama kami di sini,biar ada yang bisa membantu pernikahan Tania esok hari”,Ucap sang ibu.
Bola mata Mita sudah mulai berkaca-kaca,ketika ia mendengar ajakan sang ibu barusan.
Mita tak pernah menyangka jika sang ibu bisa menerima kehadiran diri nya di rumah itu,sedangkan ia sudah melukai anak-anak nya selama ini.
Kini ia sudah terisak tangis ketika ia menyadari betapa jahat nya dirinya selama ini,lalu Rani segera memeluk tubuh sahabat nya itu agar ia kembali tenang.
”Mit sudah lah,tugas kita masih banyak dan simpan airmata kamu itu untuk hari esok”,Jawab Rani.
”Tapi Ran...
”Sudah nak,kamu ini sudah ibu anggap seperti anak sendiri,jadi kalian bertiga harus saling menjaga satu sama lain”,potong sang ibu.
”Insyaallah bu”
Ucap mereka serentak.
Entah darimana hati sang ibu itu terbuat?
Sehingga ia tak pernah memiliki sedikit pun rasa benci maupun dendam,kepada orang-orang yang sudah melukai hati anak-anak nya.
Malah sang ibu lebih memilih mengumpulkan mereka dalam istana yang megah itu.
Lalu memberi nya kasih sayang layak nya seperti seorang ibu, kepada anak kandung sendiri malah lebih dari itu.
Allah sudah menitipkan ketulusan hati kepada seorang ibu,seperti ibu yang masih saja berdiri di hadapan mereka.
Agar anak-anak yang sudah terlantar itu,adalah bagian dari ujian hidup nya dan juga titipan Dari-Nya.
Karena pertemuan dan perpisahan manusia di muka bumi ini,itu semua adalah rancangan-Nya.
Entah itu memberi pelajaran bagi mereka,atau kah memberi manfaat satu sama lain,sehingga tak ada yang perlu di sesali,siapa yang datang dan pergi dari kehidupan ini.
Begitupun dengan kehidupan mereka saat ini,walau hari kemarin Mita dan pak Ammar telah berusaha untuk merebut apa yang mereka miliki.
Namun kini Allah sudah membolak balikan hati nya.
Sehingga mereka baru menyadari jika kasih sayang jauh lebih berharga,daripada harta dunia yang tiada artinya.
Kini sang ibu memiliki tanggung jawab lebih besar lagi dari hari kemarin,setelah kedatangan Mita dalam kehidupan nya saat ini.
Dan ke tiga putri nya akan selalu menjaga,dan menyayangi sang ibu sepenuh hati dan jiwa nya.
____________
__ADS_1
Mohon Dukungan nya untuk karya ku yaa.
🙏🙏🙏