Istri Ke 2 Yang Terlupakan.

Istri Ke 2 Yang Terlupakan.
60.Kerinduan Seorang Istri.


__ADS_3

Malam ini Tania belum juga bisa memejamkan mata nya,karena ia masih kepikiran tentang suami yang telah ia tinggalkan siang tadi.


Tania segera melirik ke arah jam di sebuah meja di kamar milik nya,jam sudah menunjukkan pukul 22.30.


Tania begitu sangat kehilangan karena ia baru saja merasakan, bangaimana rasanya mencintai pria yang sudah halal bagi nya?


Namun kini!


Mereka di pisahkan oleh sebuah alasan,dan mungkin Allah memiliki rencana di balik itu semua.


Ingin rasanya ia terbang sekejab untuk me***k tubuh kekar sang suami,agar rasa rindu nya sedikit terobati kepada nya.


Namun!


Ia kembali menyadari,jika itu hanya lah sebuah khayalan semata baginya.


”Bangkit dan lupakan dia,karena dia tak pantas untuk di rindu kan”,seru seisi dunia.


Walau ia tahu saat ini sang ibu belum bisa menerima kehadiran suami nya.


Namun!


Tania tetap saja berusaha dan berdoa agar pernikahan yang baru seumuran jagung itu,bisa kembali membaik esok hari.


Sedangkan sang suami!


Kini dirinya sudah menggandeng tangan kekasih gelap nya,menuju ke sebuah kamar di hotel tersebut.


Langkah demi langkah mereka telah habiskan,untuk menaiki anak tangga di hotel tersebut.


Namun!


Langkah nya berhenti ketika mereka sudah melihat seorang pria tampan,yang sudah berdiri tegak di hadapannya.


Ke dua nya saling menatap sejenak karena mereka tak pernah menyangka,jika mereka akan bertemu di hotel yang sama.


Ingin rasanya mereka menghilang ketika itu!


Namun mereka tak punya jalan lain selain berdiri pasrah,dengan keadaan yang sudah tak baik-baik saja.


”Hey,..apa kabar kamu gembel?”,Tanya pak Dion.

__ADS_1


”Jangan sombong kamu pak”,balas pak ammar sembari melepaskan genggaman tangannya kepada Mita.


Pak Dion yang masih saja penasaran dengan hubungan yang mereka jalin selama ini.


Namun!


Ia malah senang dengan kedekatan mereka,agar ia segera mencari keberadaan Tania,untuk melanjutkan niat nya yang tertunda beberapa bulan yang lalu.


”Hahaha,..bukan kah kamu yang terlalu sombong selama ini pak?”,Tanya pak Dion.


Pak ammar sudah tak bisa menahan diri,dan ingin rasanya ia segera menelan tubuh pak Dion saat itu.


Namun!


Mita segera menangkan diri nya,agar tak terjadi keributan di antara mereka.


”Cukup pak Dion,lebih baik bapak pergi dari sini sekarang juga”,ngusir Mita.


”Tenang saja gadis cantik,aku akan pergi dari sini,tapi dengan satu syarat beritahu di mana Tania saat ini?


Pak ammar semakin tak terima dengan sikap pak Dion barusan,namun ia berusaha tenangkan diri agar pernikahan yang terjadi secara rahasia hari kemarin semua nya baik-baik saja.


Begitupun dengan Mita!


”Tania sudah kembali ke desa pak,jadi sebaiknya bapak tak berharap lagi kepada gadis desa itu”,Jawab Mita menyakinkan.


Pak Dion tak semudah percaya dengan ucapan Mita barusan,karena ia tahu persis jika selama ini Rani dan Tania,telah sukses membangun perusahaan yang megah itu.


Namun!


Ia tak ingin membahas soal Tania kembali,karena ia akan berusaha semaksimal mungkin untuk mendekati Tania secara diam-diam.


”Oke,dan kamu Mit lebih kamu ti**r malam ini dengan ku,daripada harus berdua dengan pria gembel itu”,


Cukup pak,lebih kamu pergi dari sini”,Potong pak ammar.


”Sudah sayang,gak usah di ambil hati omongan pak Dion barusan”,Ucap Mita.


Mita segera menarik tangan pak ammar untuk segera melanjutkan langkah nya.


Sedangkan pak Dion!

__ADS_1


Ia masih berdiri tegak sembari menyaksikan kemesraan mereka berdua,yang sudah meninggal kan nya saat itu juga.


Setiba nya mereka di kamar hotel!


Pak ammar sudah mondar-mandir memikirkan apa yang akan terjadi esok hari,jika pak Dion benar-benar nekat untuk mencari tahu keberadaan Tania dan segera untuk menikahi nya.


Menit demi menit ia memikirkan cara agar Tania ke luar dari kota itu.


Namun!


Semua nya terasa sulit bagi nya karena ia tak ingin jika harus berpisah,dengan istri yang telah banyak berkorban untuk nya.


”Sayang kamu tenang saja”,Ucap Mita.


”Gimana mau tenang Mit,kamu sendiri kan tahu bangaimana watak pak Dion?”,Jawab pak ammar.


”Aku tahu itu,tapi kita harus gimana lagi karena kita sudah terjebak dalam keadaan seperti ini”,Ucap Mita sembari membaringkan tubuhnya di kasur.


”Entah lah Mit”,Jawab pak ammar sembari duduk di sebuah kursi menggaruk kepalanya.


Kini!


Pak ammar menyesali atas sikap ego nya hari kemarin,sehingga Tania pergi meninggalkan nya begitu saja.


Ia kembali memikirkan langkah apa yang harus ia tempuh hari esok,namun semua nya terasa sulit baginya.


Karena!


Pak ammar tahu jika sang ibu dan Tania serta Rani belum bisa menerima kehadiran nya saat ini.


”Bodoh,aku ini terlalu bodoh menjadi seorang pria,yang telah di cintai oleh Tania saat ini”,Batin nya menjerit.


Kini dirinya sudah meratapi keegoisan dirinya selama ini,sehingga semua nya menjadi kacau seperti itu.


Namun!


Ia berpikir kembali jika esok hari ia akan menemui Tania dan sang ibu,agar mereka bisa menerima kehadiran nya kembali.


Terlebih lagi ketika ia mengingat saat ini,jika Tania sedang mengandung anak nya sendiri.


Sehingga!

__ADS_1


Pak ammar semakin mantap untuk mencari alasan,agar dirinya bisa di terima dengan baik di istana itu.


.


__ADS_2