Istri Ke 2 Yang Terlupakan.

Istri Ke 2 Yang Terlupakan.
24.Terpaksa Harus Pindah Ke Luar Kota.


__ADS_3

Siang sudah berganti malam suasana rumah Rani malam ini,seperti tak ada harapan lagi untuk melanjutkan kehidupan berikut nya di kota ini.


Mengapa orang yang baik selalu saja menjadi korban,dari orang-orang yang serakah seperti Mita.


Selain menginginkan jabatan yang di miliki oleh Rani,Mita pun juga sudah hampir saja membunuh nya secara perlahan-lahan.


Kebencian Mita semakin besar kepada Rani,setelah pak Ammar sudah memecat dirinya dari perusahaan nya sendiri.


Hingga Mita malah menuduh Rani,jika di balik musibah yang menimpa nya itu? Itu semua atas dasar hasutan Rani kepada pak Ammar.


Namun semua itu malah justru sebaliknya.


Hari libur yang sangat mereka impikan hari kemarin,Kini Malah justru menjadi duka saat ini.


Mata Tania tak henti-hentinya mengeluarkan airmata saat itu,Bukan karena gagal liburan,tetapi melainkan karena ia tak bisa menerima Rani di perlakukan seperti itu.


Apa yang akan terjadi esok hari?Jika dendam semakin hari semakin besar yang di miliki oleh mereka.


Sehingga Rani hanya bisa terbaring tak berdaya di kamar milik nya,karena ia masih trauma dengan apa yang sedang terjadi pada diri nya malam kemarin.


Sesekali dirinya menatap ke arah Tania yang baru saja berubah menjadi serigala bagi ke dua wanita iblis tersebut.


Sehingga Rani tak pernah berpikir,jika Tania bisa melakukan hal bodoh yang senekat itu.


Sehingga ia tersenyum sendiri ketika mengingat kembali,bangaimana ekspresi wajah yang gadis desa ketika ia sedang marah?


”Tan,Aku bangga sama kamu, seandainya bukan kamu.Lalu siapa lagi yang harus menolong aku?”,Ucap Rani sambil menatap wajah Tania.


”Itu semua karena Allah Ran,Allah mungkin sedang menguji kesabaran ku,sehingga aku pun tak bisa lagi melewati ujian itu dari-Nya”,Jawab Tania.


”Kamu hebat Tan,aku yang sudah tak berdaya saat itu,namun aku masih bisa menyaksikan


Bangaimana wajah kamu?ketika kamu sedang berhadapan dengan musuh”,Ucap Rani sambil tersenyum


”Kamu ini apa-apa an si”,Jawab Tania.


”Kamu semakin cantik Tan jika sedang marah, besok-besok harus di ulang kembali yaa”,Ucap Rani sambil tertawa.


Hahaha.


”Sungguh aku tak bisa menyangka Ran, jika aku bisa menemui Bela saat itu juga”,Jawab Tania.


”Iya Tan,itu yang membuat aku bangga sama kamu,tapi Tan sebaik nya kita pindah keluar kota untuk sementara waktu”Ucap Rani.

__ADS_1


Tania sangat setuju dengan permintaan Rani barusan,bukan karena ia takut untuk menghadapi orang seperti Mita dan juga Bela.


Tetapi bagi nya,mencegah lebih baik daripada mengobati.


Seperti apa yang sedang terjadi saat ini kepada mereka,walau sulit baginya untuk beradaptasi dengan orang-orang baru.


Namun semua itu adalah jalan yang terbaik bagi nya,agar mereka bisa hidup jauh lebih tenang untuk sementara waktu.


” Aku setuju Ran,Tapi Bangaimana dengan ayah kamu?”,Tanya Tania.


”Aku sudah info tentang itu,ayah dan ibu setuju-setuju saja Tan,selagi itu membuat aku bahagia”,Jelas Rani.


Mereka masih saja melanjutkan obrolan nya,namun menit berikut nya pak ammar tiba-tiba saja menelpon Rani,dan Rani sudah bisa pastikan,jika pak ammar tahu semua apa yang sedang terjadi saat ini.


”Assalamu'alaikum pak”,Ucap Rani.


”Kamu baik-baik saja kan Ran?Lalu bangaimana dengan Tania?apakah ia baik-baik juga?”,Tanya pak Ammar secara bertubi-tubi.


”Kami baik-baik saja pak,bapak tenang saja di sana,Allah masih melindungi kami,sehingga kami masih bisa selamat sampai hari ini”Jelas Rani.


Pak Ammar sudah mulai tenang ketika mendengar kabar baik itu,lalu


ia pun segera mengambil tindakan secepat mungkin,agar Tania dan Rani bisa aman untuk sementara waktu.


”Ran,hari ini juga kamu dan Tania bereskan semua barang-barang kalian,setelah selesai shalat subuh kalian harus berangkat saat itu juga”,Ucap pak Ammar.


Tanpa basa-basi lagi ke dua gadis itu bergegas mengurus barang-barang nya,yang harus di bawah ke luar kota subuh nanti.


Rani selalu berharap jika langkah ini adalah langkah yang tepat untuk dirinya dan juga Tania,agar mereka jauh dari orang-orang yang selalu saja menambah luka di hati nya.


Dan juga semoga langkah ini memudahkan Pak Ammar,untuk segera menghalalkan Tania secara syari'at agama,Jauh dari zina maupun apa yang di larang oleh Tuhan nya.


Mengapa Rani selalu saja ingin membuat orang-orang di sekitar nya bisa bahagia?Tanpa memikir kan kebahagiaan diri sendiri.Baiklah,kita berangkat keluar kota untuk memulai kehidupan baru.


____________


Hati ingin memeluk gunung,apalah daya tangan tak sampai!


Rasa Rindu yang sudah begitu lama di rasakan oleh nya,dan sebentar lagi rasa itu akan hilang sekejab mata,ketika sang pujangga telah hadir kembali di hadapan nya.


Namun!


Pak ammar menyadari jika kerinduan yang ia miliki selama ini,itu sudah keluar dari batas diri seorang pria yang beriman.

__ADS_1


Namun sebagai manusia biasa,Ia hanya selalu berdoa kepada Tuhan-nya,semoga dirinya bisa di satukan oleh wanita yang ia damba-dambakan kan selama ini.


2 Hari Kemudian.


Tania dan Rani sudah memasuki salah satu kota besar,dan di mana kota ini adalah tempat untuk mengadu nasib,ke dua gadis itu untuk sementara waktu.


Sepanjang perjalanan mereka hanya bisa berdiam diri,sambil menikmati keindahan alam yang begitu indah di kota itu.


Luka hati yang mereka miliki hari kemarin,kini sudah mulai sedikit demi sedikit sudah melayang tinggi dari hati nurani nya.


Tuhan selalu saja punya cara untuk membuat hamba-hamba nya berbahagia,karena senyuman yang manis yang hampir saja hilang dari hari kemarin,Kini sudah mulai terpancar kembali di wajah cantiknya.


Mereka seperti berada di syurga ke dua dunia,Hingga mereka tak sadar diri,jika mereka sudah tiba di sebuah perusahaan baru,di mana perusahaan ini lebih mewah dari perusahaan yang ia tinggalkan untuk sementara waktu.


”Selamat datang di kehidupan baru kalian,semoga kalian bisa tenang tinggal di sini dan selalu menjadi wanita yang hebat untuk ku”,Gumam Pak Ammar ketika melihat mobil Rani sudah terparkir cantik di halaman Rumah nya.


Rani dan Tania segera turun dari mobil,ketika mereka sudah melihat Pak Ammar sudah menunggu nya sejak tadi.


Mereka segera berjalan menghampiri pak ammar saat itu juga,dan pak Ammar sangat bahagia menyambut kedatangan mereka.


”Assalamualaikum pak Bos”,Ucap Rani sambil tersenyum manis kepada Pak Ammar.


”Wa'alaikumussalam Ran”,Jawab pak Ammar.


Tania menjadi kaku ketika ia sudah berada di hadapan pria,yang begitu baik dan tak sombong.


”Silahkan masuk”,Ucap pak Ammar.


Rani sudah berjalan menuju ke ruang tamu,sedangkan Tania masih saja berdiri kaku di hadapan pak Ammar.


”Tan ayo masuk,atau kamu mau jadi patung saja di situ?”,Tanya Rani.


”Iya Ran”.


”Assalamu'alaikum mas”,Ucap Tania sambil menunduk kan pandangan nya.


”Wa'alaikumussalam Tan”,Silahkan masuk,Jawab Pak Ammar.


Kedatangan mereka begitu sangat berharga bagi pak Ammar,,sehingga ia merasa kalau kebahagiaan yang hampir saja hilang hari kemarin,Kini kembali lagi pada dirinya saat itu.


Namun ia selalu berusaha untuk menjaga sikap,agar ke dua gadis itu bisa hidup tenang,dan selain daripada itu,ia juga harus menjaga dirinya dari fitnah dunia.


Hingga akhirnya,pak ammar memilih untuk tinggal di sebuah kamar pribadi,Yang berada di kantor baru nya.

__ADS_1


TB.


Dukung Author dengan vote,like serta koment.


__ADS_2