
Perusahaan megah yang baru saja naik daun,yang telah berhasil di pimpin oleh seorang wanita cantik tersebut.
Kini menjadi perbincangan para netizen karena sang pemilik perusahaan itu,Telah berani menawarkan diri kepada seorang pria biasa.
Tak lain adalah pak Taufik sendiri,salah satu karyawan yang bekerja di perusahaan tersebut.
Sehingga para wartawan datang berbondong-bondong pada
hari ini juga,untuk menemui Wanita cantik dan pria tampan tersebut.
Namun mereka tak berhasil melakukan itu semua.
Karena mereka telah di usir oleh beberapa satpam di perusahaan tersebut,atas dasar perintah dari ke dua gadis cantik itu.
Rani tak pernah menyangka jika tindakan nya hari kemarin,kini menjadi viral di sosial media,hingga kini ia mendapatkan komentar-komentar pedas dari netizen.
Sebagian para netizen terinspirasi dengan tindakan nya,dan sebagian juga merasa bahwa,ia telah mempermalukan harga diri sebagai wanita.
Lalu siapa yang telah berani membuat rekaman video,tentang gadis cantik itu?
Mata Rani sudah memerah dan seluruh tubuh nya sudah mulai gemetaran,lalu ia segera melangkah keluar dari ruangan kantor nya.
Namun ia kembali tenang setelah Tania berhasil mencegah nya saat itu juga,Karena Tania tak ingin jika ia menambah masalah dalam keadaan sudah rumit seperti ini.
”Cukup kak,Jangan membuat masalah baru lagi”,Ujar Tania.
Rani langsung memeluk Ade yang selama ini selalu setia menemani nya,hingga ia meminta nya untuk keluar menenangkan diri untuk sementara waktu.
”Ade,kita liburan untuk sementara waktu,Aku butuh tempat untuk menenangkan diri”,Jawab Rani.
Tania setuju dengan permintaan Rani barusan,Namun ia takut jika ayah nya semakin marah kepada mereka.
”Lalu bangaimana dengan ayah kak?
aku tak ingin jika ayah semakin marah ma kakak” Tanya Tania.
”Nanti kita info ma ibu,setelah kita sudah tiba di tempat liburan”,Ucap Rani.
Tania hanya bisa mengikuti saja kemauan Rani saat itu,mereka segera buru-buru keluar dari perusahaan itu.
Namun mereka gagal melakukan itu, karena para wartawan masih saja ngotot,untuk menemui ke dua gadis itu.
Hingga ke dua gadis itu kembali lagi ke tempat semula,dan mereka mencari cara agar mereka bisa keluar saat itu juga.
Mereka tak ingin menampakkan diri bukan karena malu,akan tetapi mereka lebih menjaga dirinya,agar tidak nampak di media sosial ataupun lain nya.
Ketenaran bukan lah hal yang harus di bangga kan,Namun melainkan amal kebaikan lah yang harus di sembunyikan.
Biarkan Tuhan yang tahu segala niat baik manusia,karena niat yang baik akan kembali kepada diri masing-masing.
Dan..
Apa kabar wahai pria yang menginginkan wanita seperti Rani?dan apa kabar wahai wanita yang menginginkan pria seperti pak Taufik?
Masih ka engkau mencium sajadah Tuhan-mu sampai detik ini?
Rani masih saja tak mengerti, mengapa ayah nya tiba-tiba saja berubah seperti itu?
Dan mengapa ia begitu nekat untuk menjodohkan anak nya?bahkan ia malu melihat sikap anak nya yang sudah berusaha untuk menjauhkan dia dari panas nya siksaan api neraka.
Karena begitu banyak seorang ayah di luar sana yang mengiginkan anak seperti Rani.
Menjaga aurat dengan sempurna, dan juga jauh dari zina karena ia tak ingin mencintai seorang pria yang belum halal bagi nya.
Namun sebagai anak yang faham akan agama,ia akan mengikuti kemauan ke dua orang tua nya,agar ia bukan termasuk anak yang durhaka.
Namun saat ini.
Rani butuh waktu untuk menenangkan diri,dan juga belajar untuk menerima segala keinginan ke dua orang tua nya.
Setelah mereka berhasil keluar dari perusahaan itu,mereka segera berlari menuju mobil yang sedang parkir cantik di depan perusahaan itu.
Walau mereka masih dalam kejaran wartawan,namun mereka sudah bernapas lega setelah berhasil keluar dari pintu gerbang kantor milik nya.
Hahaha.
”Kita berhasil juga lolos dari kejaran mereka”,Ucap Rani.
”Jangan senang dulu kak,besok mereka pasti balik lagi ke sini”,Jawab Tania.
__ADS_1
”Kita kan mau liburan ade,jadi kita aman untuk beberapa hari”,Ucap Rani.
”Liburan darimana,kita kan gak bawah apa-apa kak sekarang”,Jawab Tania.
Rani baru sadar jika mereka mau liburan tanpa membawah apa-apa,namun ia tetap saja melanjutkan perjalanan nya.
”Kamu tenang saja Ade bawel,kita kan liburan nya bukan di hutan”,Ucap Rani.
”Iya de,aku nurut saja apa kata kakak,yang penting kakak senang dan tidak cengeng lagi”,Jawab Tania.
Hahaha.
”Ade tu yang cengeng,Aku kan udah tua menurut ade,jadi tak pantas untuk cengeng lagi”,Ucap Rani.
”Iya,iya,tapi awas saja kalau sampai nangis lagi”,Tania ngancam.
Sepanjang perjalanan mereka hanya bisa bercanda ria,walau mereka masih dalam zona yang tak nyaman,namun mereka tetap saja menikmati dan mensyukuri hidup ini.
Mereka berharap akan selalu bersama dalam keadaan apa pun,namun kadang Tania menyadari jika ia hanya sebatas anak angkat dalam kehidupan mereka.
Suatu hari nanti ia pasti akan berpisah juga dari mereka,lalu kembali ke desa bersama keluarga tercinta.
”Iya adeku sayang,kita belanja dulu yaa untuk keperluan seminggu liburan”,Jawab Rani.
Mata Tania melotot ke arah Rani ketika mendengar ucapan ia barusan,mana mungkin mereka mau liburan terlalu lama dalam situasi rumit seperti ini.
”Gak kak,kita liburan 2 hari saja.
jika lebih dari itu?aku gak mau ikut”,ucap Tania.
”Iya de,kali ini aku nurut”,Jawab Rani.
Beberapa menit kemudian?
Mereka telah tiba di sebuah supermarket Terbesar di kota itu,namun tiba-tiba saja Rani di kejutkan oleh seseorang yang tak asing lagi baginya.
Rani tak pernah menyangka jika selama ini,pekerjaan nya adalah mengemis di pinggir jalan,agar ia bisa bertahan hidup.
Mengapa dunia ini seakan kejam kepada sebagian manusia?
Mengapa,mengapa dan mengapa?
Sungguh hal itu membuat hati gadis cantik itu ter'iris iris,seakan ia tak bisa menerima ujian seberat ini dari Tuhan-Nya.
Pak Ammar,iya pria yang dulunya sukses dan di kenal di mana-mana,dan kini ia sudah terbuang seperti sampah.
Baju compang-camping yang melekat di tubuh pria itu,hingga membuat Rani ingin segera berlari memeluk nya.
Namun ia tak bisa melakukan itu,karena selain bukan mahramnya,ia pun harus segera menyusul Tania yang sudah sibuk belanja saat itu.
Rani tak ingin jika hal ini di ketahui oleh Tania,sehingga ia buru-buru untuk segera meninggalkan tempat itu.
Sepanjang perjalanan Rani hanya bisa meratapi nasib pak Ammar saat ini,lalu ia menyusun rencana agar pak Ammar bisa bangkit kembali seperti dulu.
Lalu bangaimana dengan perasaan Ade,yang selama ini korban dari bejat nya nafsu syetan pak Ammar?
Apakah ia harus memilih di antara mereka berdua,atau kah ia segera menyatukan cinta di antara mereka?
Namun itu semua tak semudah membalikkan telapak tangan.
Karena Hati yang sudah hancur berkeping-keping,butuh waktu lama untuk menyatukan kembali.
Kecuali Tuhan yang berkehendak.
Liburan yang sudah di rencanakan beberapa jam yang lalu,kini tiba-tiba di batalkan oleh Rani.
Ia ingin segera pulang untuk menemui ayah nya,dan memberi kabar buruk tentang orang yang selama ini banyak berkorban untuk ayah nya.
Hingga Tania tak mengerti, Mengapa mereka harus pulang ke rumah?dan tak melanjutkan liburan nya hari ini.
”Kak,ada apa di rumah,ayah dan ibu baik-baik saja kan kak?”,Tanya Tania.
”Baik baik saja Ade,aku lupa jika hari ini ada miting penting,jadi kita tunda liburan dulu yaa”,Jawab Rani dusta.
”Gak aaa,aku mau liburan sendiri,udah capek-capek belanja malah di batalkan begitu saja”,Ucap Tania.
Hahaha.
”Emang bisa kamu tanpa aku?udah dee kali ini kamu nurut sama aku”,Jawab Rani.
__ADS_1
”Tau ah, besok-besok aku gak mau ikut kakak lagi”,Ucap Tania.
”Maafin aku Tan,aku telah berbohong kepada mu,ini juga demi menjaga hatimu dan menyelamatkan orang yang telah baik selama ini”,Gumam Rani.
”Wajah nya semakin jelek kalau lagi ngambek,seperti..”,Jawab Rani.
”Tau ah,pokok nya aku ngambek 24 jam”,Ucap Tania.
”Jangan gitu donk Ade,masa iya aku bobo sama kucing di rumah”,Jawab Rani.
Hahaha.
”Biarin aja,bodoh Amat”,Ucap Tania.
Setiba nya mereka di rumah,Rani segera berlari untuk menemui ayah nya,yang baru saja selesai melaksanakan kewajiban nya.
Ke dua orang tua nya begitu terkejut nya,ketika mendengar kabar buruk itu dari putri nya.
Hingga masalah perjodohan seakan-akan hilang sekejap dalam diri ayah nya,lalu ia sibuk memikirkan nasib pak Ammar saat itu.
Mereka buru-buru segera menemui pak Ammar saat itu juga,Namun mereka gagal menemukan pak Ammar saat itu,karena ia sudah tak di sana lagi.
Setiba nya di rumah,ke dua orang tua nya segera memanggil Rani saat itu juga,dan Rani segera menemui ayah nya saat itu juga.
”Nak,besok kamu harus mencari calon suami kamu,cari dia sampai dapat”,Ucap sang ayah
Rani tak menyangka jika pak Ammar adalah jodoh yang di pilihkan oleh ayah nya,Namun ia harus menjaga sikap kepada ke dua orang tua nya.
Cepat atau lambat ke dua orang tua nya pasti akan tahu,apa sebenarnya yang terjadi selama ini.
Hingga Rani mengikuti saja apa kemauan ayah nya,dan ia berharap semoga esok hari,ia bisa membawah pak Ammar di depan ayah nya.
”Iya ayah, insyaallah besok aku akan mencari dia”,Jawab Rani.
Rani segera pamit saat itu juga,dan ia segera menemui Tania yang sedang mengurung diri di kamar.
Setiba nya di kamar.
Rani sudah melupakan soal perjodohan dari ayah nya,karena ia yakin jika ayah nya tidak akan pernah setuju,jika ia tahu bangaimana kelakuan pak Ammar selama ini.
Kebahagian itu kembali lagi pada dirinya,sehingga ia segera memeluk Tania yang masih saja marah karena gagal liburan.
”Tan,tahu gak Mengapa orang jika marah pasti wajah nya kelihatan jelek?”,Ucap Rani.
”Bilang aja kakak nyindir aku”,Jawab Tania.
Hahaha.
”Tau aja,itu makanya jangan ngambek mulu,mau kamu cepat tua?”,Tanya Rani.
”Tumben banget hari ini kakak ceria banget,ada apa yaa?”,Ucap Tania.
Rani hanya bisa menatap wajah adik nya yang masih polos itu,ia selalu saja melindungi hati nya,agar tak tergores lagi dengan kabar buruk tentang pak Ammar.
Namun ia berusaha untuk mencari pak Ammar esok hari,agar ayah nya secepatnya membatalkan perjodohan itu.
Dan berharap semoga Tania tak tahu kepada siapa ia di jodohkan oleh ayah nya, karena bangaimana pun juga Rani harus menjaga hati adik yang begitu ia sayangi.
”Besok ada pertemuan di luar kota,jadi Ade fokus kerja di kantor yaa,dan jangan ke mana-mana sebelum aku pulang”.
Jawab Rani.
”Iya kak,tapi kakak harus janji satu hal,kakak gak boleh sedih lagi”,Ucap Tania.
Mata Rani sudah mulai berkaca-kaca setelah mendengar ucapan dari Tania barusan,ia segera memeluk tubuh gadis polos itu.
Rani teringat kembali saat ia pertama kali di pertemukan oleh Tania,dan begitu banyak ujian yang mereka lewati.
Hingga saat ini mereka masih setia memikul ujian sama-sama dari Tuhan-Nya,dan saling menguatkan jika mereka ada yang lemah.
Nikmat Tuhan-mu manakah yang engkau dustakan?
Nikmat Allah itu begitu luas,bukan hanya tentang rezeki saja,namun meliputi segala apa yang kita miliki selama ini.
Bersyukur jika di beri nikmat dan bersabar jika sedang di uji,Karena kita punya Allah yang maha besar.
TB.
Dukung Author dengan vote,like serta koment.
__ADS_1