
Jam demi jam Tania sudah menghabiskan waktu,untuk menunggu kepulangan sang suami.
Namun ia belum juga menampakkan diri,ketika jam menunjukkan pukul 9.30 pagi.
Pikiran nya sudah mulai kemana-mana!
Namun pikiran-pikiran itu kini lenyap sudah,ketika ia mendengar ketukan pintu yang sudah terdengar nyaring di telinga nya saat itu.
Dengan rasa penuh harap,jika sang suami akan membawah berita baik untuk nya.
Namun!
Allah begitu baik padanya,sehingga Allah mengirimkan kehadiran sosok seorang ibu,yang begitu tulus kepada nya.
Agar harapan-harapan yang begitu besar kepada suami nya,berganti dengan kebahagiaan dengan hadir nya seorang ibu.
Dan Kini!
Bumi Allah dan seluruh penghuni langit telah menyaksikan.
Bagaimana ketulusan seorang ibu kepada putri nya?yang baru saja berpisah beberapa hari yang lalu.
Dengan rintangan yang begitu sulit yang ia lalui,untuk mencari keberadaan putrinya?
Barulah sekarang Allah pertemukan mereka dalam keadaan baik-baik saja,hingga tetesan airmata mereka kini kembali lagi terjatuh ke bumi.
”Ibu,..
Ucap Tania sambil memeluk tubuh sang ibu.
Sang ibu tak bisa berkata apa-apa lagi di pelukan putri nya.
Selain menangis dan terus menangis,melihat keadaan putri nya seperti itu.
Namun ia tak bisa berbuat apa-apa,karena menemui saja putri nya ia telah berani merahasiakan nya dari Rani.
Yang terpenting saat ini adalah!
Sang ibu sudah tahu keberadaan putri nya,dan itu sudah melebihi dari cukup baginya,walau semua itu memiliki resiko yang tinggi.
”Ibu,. terima kasih banyak yang sudah menemui aku di sini.
”Iya nak,ibu sangat bersyukur karena Allah sudah pertemukan kita kembali”.
Walau Tania tahu jika sang ibu telah berani diam-diam menemui dirinya saat itu.
Namun!
Ia tak ingin membuat ibu nya semakin bersedih,sehingga rasa itu berusaha ia tutupi,agar semua nya terlihat baik-baik saja.
”Iya bu,..bu kita sarapan bareng yuk,aku sudah masak sejak subuh”.
Sang ibu segera menerima tawaran itu dari putri nya,karena perut nya memang sudah keroncongan sejak tadi.
__ADS_1
Beberapa menit kemudian!
Pak Ammar akhirnya nampak juga saat itu,ia begitu senang dengan kedatangan sang ibu.
Hingga ia tak malu dan terus menerus saja merengek kepada sang ibu,agar mereka bisa kembali lagi ke istana itu.
”Mas,sebaik nya mas makan dulu,aku sudah siapkan makanan di meja”.
Tania segaja mengalihkan pikiran suaminya,agar ia segera berhenti merengek kepada sang ibu.
Karena bangaimana pun juga!
Tania harus menghargai perasaan ibu nya,karena tak mungkin Rani semudah itu menerima kehadiran mereka di istana itu.
”Iya sayang.
Sang ibu merasa ada yang aneh kepada sikap pak ammar?Mengapa ia begitu ngotot untuk pulang ke istana itu?
Namun ia tak ingin menunjukkan rasa itu kepada putrinya!
Karena ia tahu persis,jika putrinya sudah menerima keadaan nya seperti itu.
”Jangan ambil hati sikap pak Ammar yaa bu,biarkan ia belajar untuk bertanggung jawab”.
”Iya nak,..maafin ibu yaa,karena ibu belum bisa berbuat apa-apa buat kalian”.
Bola mata Tania sudah berkaca-kaca di hadapan sang ibu, karena ia menyadari jika perjuangan nya hari ini,cukup melelahkan baginya.
”Iya bu,kedatangan ibu ke sini itu sudah cukup membuat ku bahagia,dan aku tidak berharap lebih dari itu”
Betapa terkejutnya sang ibu ketika pak Ammar,telah berani membentak putri nya di hadapan nya.
Sang ibu tak pernah menyangka jika ia sudah berubah sikap seperti itu.
Sang ibu yang baru saja heran melihat tingkah nya,karena sudah merengek berulang kali.
Kini sang ibu!
Semakin tak mengerti dengan sikap pak Ammar seperti itu,ia sudah menyesali kalau pak Ammar bukan lah pria yang baik untuk Tania.
”Sudah nak,untuk sementara waktu kalian di sini saja,nanti aku yang berusaha untuk membujuk Rani”.
Pak Ammar semakin tak menerima ucapan sang ibu barusan,apa pun itu mereka harus kembali hari itu juga.
Sedangkan Tania!
Kini ia tak bisa berbuat apa-apa lagi, karena ia tak ingin sang suami semakin marah padanya.
”Tidak bu,hari ini kami akan segera pulang bersama ibu”.
Tania semakin tak mengerti dengan sikap suaminya barusan,sedangkan sang ibu kini mulai kebingungan,apa yang harus ia lakukan.
Hingga suasana semakin kacau!
__ADS_1
Karena pak Ammar sudah sibuk mengemas barang-barang nya,dan memaksa Tania untuk menuruti apa kemauan nya.
”Ayo Tan,kita bawah barang seperlunya saja".
Tania belum juga patuh kepada suami nya saat itu,karena ia belum siap untuk kembali ke istana itu.
Sedangkan sang ibu!
Ia sudah tak bisa menerima kelakuan pak Ammar seperti itu,karena ia belum siap untuk membawah mereka pulang.
”Cukup,aku sangat kecewa melihat tingkah laku dirimu seperti itu,apa yang membuat kamu berubah seperti itu?
Pak Ammar tak peduli apa kata sang ibu,ia terus saja melakukan apa keinginan nya.
Karena baginya!
Ini adalah kesempatan emas agar mereka bisa pulang saat itu juga, sedangkan sang ibu ia sudah kehilangan akal sehatnya.
”Cukup,aku baru menyadari jika kamu bukan lah pria yang baik untuk Tania”.
Dunia seperti kiamat bagi pak Ammar!
Sehingga ia mampu membuat suasana menjadi kacau,sedangkan Tania sudah terisak tangis di pelukan sang ibu.
”Lalu siapa lagi yang baik,kalau bukan aku bu?Tanya pak Ammar menyakinkan.
”Cukup mas,aku capek dengan semua ini.potong sang istri.
Sang ibu benar-benar tak mengerti,apa sebenarnya yang ada di otak pak Ammar?
Lalu ia segera memaksa putrinya, untuk segera meninggalkan nya saat itu juga.
”Nak,kamu siap-siap sekarang dan hari ini kita pergi juga dari sini”.
Pak Ammar sudah bernapas lega,ia merasa dirinya sudah merdeka, karena ke dua wanita itu akhirnya patuh juga kepada dirinya.
Namun!
Ia tak mengerti,apa sebenarnya kemauan sang ibu,sedangkan Tania ia masih saja ngotot untuk bertahan.
”Tidak bu,aku sudah nyaman di sini, dan di sini lah aku akan memulai kehidupan baru ku”.
”Apapun itu nak,aku akan membawah mu pergi dari sini,dan jauh dari suami mu itu”.
Pak Ammar tak bisa berkata apa-apa lagi.
Ia baru menyadari jika sang ibu sudah tak menginginkan dirinya lagi, untuk menjadi suami dari putrinya.
Baru saja Tania sudah merasakan kebahagiaan bersama suaminya,namun ia juga tak bisa menerima kelakuan suaminya seperti itu.
Hingga kini!
Ia tak tahu lagi harus berbuat apa,selain pasrah dengan keadaan yang sudah hancur seperti itu.
__ADS_1
TB
Dukung Author dengan vote,like dan juga koment.