Istrimu Adalah Pilihanku

Istrimu Adalah Pilihanku
IAP. 42.


__ADS_3

Setelah mendaftarkan semuanya ke pengadilan agama. Arini merasa lega akhirnya sedikit lagi ia akan terbebas dari pernikahan poligami yang ia alami. Walaupun ia harus mengorbankan mental Alana nantinya.


Menyadari semuanya Rico bergegas mencari keberadaan Arini. ditemuinya satu persatu orang yang dekat dengan istrinya itu. Ia ingin ke rumah orang tua Arini untuk mencarinya, namun dirinya tidak nyaman jika harus bertemu mertuanya itu.


"Kemana sebenarnya Arini." ucap Rico dalam hati.


Ia ingin nekad mengunjugi rumah mertuanya tapi ia urungkan karena ia merasa malu. Memikirkan ini hatinya mendadak cemas dan kepalanya pusing.


Sepintas ucapan Arini terngiang-ngiang dalam ingatannya.


"Sampai kapanpun aku tidak akan menceraikanmu Rin." gumam Rico seraya mengendarai mobilnya.


Ponsel Arini berkedip ada salah satu sahabat Arini mengirimkan pesan bahwa Rico mencarinya dan ingin Arini segera pulang ke rumah." untuk apa kamu cari aku mas. untuk apa kamu mengharapkan aku kembali kalau kelakuanmu sendiri yang membuat aku pergi." gumam Arini dalam hati.


Saat ini Arini sangat tidak peduli dengan apapun mengenai Rico, rasa cintanya tak sedalam dulu, terkikis akibat penghianatannya.


๐Ÿ’”๐Ÿ’”๐Ÿ’”๐Ÿ’”๐Ÿ’”


Waktu berjalan begitu cepat satu bulan kemudian akhirnya pengadilan mengabulkan gugatan perceraian yang Arini ajukan. kini Arini resmi menyandang status janda satu anak. selama satu bulan ini ia menghilang dari Seto maupun rico. Ia ingin merasakan ketenangan dan jauh dari gosip bahwa perceraiannya karena ia juga mempunyai orang ketiga. selama satu bulan penuh ini dia tinggal bersama om Atmojo bekerja di butik milik istri sahabat ayahnya itu.


Om Atmojo tinggal bersama sang istri mereka tidak memiliki anak karena istri om Atmojo mandul, namun meski demikian om Atmojo tetap setia kepada istrinya itu. hari-hari yang di lalui Arini kian damai namun yang tak ia ketahui Seto sangat kelimpungan mencari dirinya sedangkan Rico dirinya juga begitu terpuruk kehilangan akan jejak Arini.


Hari ini mami Seto pun mendesaknya untuk mau menerima perjodohan darinya. Karena waktu satu Minggu yang di berikan maminya dulu tidak di penuhi oleh Seto. lelaki itu sangat frustasi semenjak tiada kabar dari Arini semenjak itulah hari-harinya menjadi kacau, tiada semangat hidup, walaupun demikian ia tak melampiaskannya dengan meniduri para wanita seperti sebelumnya.


Keahlian hacker Bimo seolah terpatahkan karena ia tidak mampu melacak keberadaan kekasih bosnya itu. bahkan sampai di hari ini Bimo tidak dapat membantu Seto untuk menghindari perjodohannya.


Di kediaman arini lama.


Rico memutuskan untuk tinggal disana bersama Clara, ia sangat berharap Arini pulang dan kembali manis seperti sedia kala. namun itu hanya harapannya sedangkan kenyataan tergantung oleh setingan Author.


Saat sedang melamun di ruang tamu, suara bel pintu mengagetkannya.ย 


"Siapa yang datang di siang bolong begini." gumam Rico dan beranjak membuka pintu.


"Siapa ya?" tanya Rico pada tamu yang menekan bel rumahnya tadi.


"Ada surat. Benarkah ini kediaman bapak Rico Bagaskara?" tanya kurir itu.

__ADS_1


" Surat dari siapa?" tanya Rico seraya meraih surat yang di berikan.


"Pengadilan agama pak."ย  kata kurir itu dan meminta tanda tangan Rico sebagai bukti selanjutnya kurir itu pun berlalu pergi.


Degg...


Jantung Rico berdegup kencang, rasa cemas menggelayut dalam benaknya, apakah benar Arini telah menceraikan dirinya, benar-benar tidak mentolerir pengkhianatnya?.


"Sayang.." panggil Clara dari lantai atas.


Clara menghampiri suaminya yang berdiri di ambang pintu dengan membawa secarik kertas. Ia begitu penasaran kertas apa yang Rico pegang.


"Kertas apa itu yank?" tanya Clara yang saat ini berada di sampingnya.


"Dari pengadilan agama. Arini telah menceraikan ku!" ucap Rico sendu.


Suatu berita yang teramat menggembirakan untuk Clara tentunya.


Tepat sudah selama satu bulan ini ia mengabdi di butik istri om Atmojo, seperti biasa ia tak khawatir soal anaknya karena istri om Atmojo begitu menyayangi Alana.


Hari sudah cukup larut, karena pekerjaan di butik hari ini begitu padat mengharuskan Arini lembur, walaupun sedari tadi tantenya itu memintanya agar tidak terlalu over dalam pekerjaannya dan segera pulang.


Saat di jalan, karena hari telah larut taksi di daerah itu sangat sulit, mengharuskan ia berjalan kaki lebih jauh sambil menemukan taksi nantinya.


Namun sial, Arini bertemu dengan segerombolan preman yang sedang mabuk, itu membuat Arini begitu ketakutan pasalnya jalanan itu sangat sepi. "Hai..nona manis, sendirian aja Abang temenin ya?"ย  ucap salah satu preman bertato itu.


Arini semakin ketakutan," ya tuhan, selamatkan aku."ย  Arini terus meminta dalam hati.


Seperti biasa, preman itu mendekati mangsanya, membuat Arini berjalan mundur untuk menghindari.


"Jam segini cuaca dingin banget neng, gimana kalau Abang angetin." ucap salah satu preman gondrong berperut besar.


Hal itu membuat keringat dingin mengucur di dahi Arini karena ia sangat tengang dan ketakutan.


Entah takdir atau kebetulan Seto yang baru saja mengantarkan wanita yang baru saja di jodohkan olehnya melewati kota y dimana Arini tinggal sekarang.


"Kemana kamu sayang, apa kau tau aku di jodohkan malam ini." gumam Seto dalam hati. walaupun Arini meninggalkannya ia masih saja mengharapkannya.

__ADS_1


Saat sedang melintas samar-samar Seto melihat segerombolan preman yang hendak menerkam mangsanya. suara wanita yang di kepungnya berteriak meminta tolong hal itu membuat Seto segera menghentikan mobilnya secara mendadak.


"Hei..pengecut beraninya mengganggu wanita nggak malu sama burung yang ada dalam celana?" teriak Seto dengan lantang menghampiri preman preman tadi.


Preman-preman itupun menghampiri Seto, Arini tidak menyadari di belakangnya adalah kekasih yang ia tinggalkan tanpa kejelasan.


Arini tak menghiraukan lagi suara orang yang tak jauh dari dirinya ia membelakangi sambil jongkok karena syok dan ketakutan membuat kakinya lemas dan tak mampu berjalan.


"Rupanya ada yang sok jagoan," ucap salah satu preman yang gondrong tadi dengan meludah ke samping.


ย Seto tertawa, " Gimana ya jawabnya. Bedebah macam kalian yang beraninya ganggu wanita pantasnya aku potong tuh burung buat makan anj*ngku yang ada di rumah kebetulan saat ini sedang kelaparan tuh anj*ngnya." ucap Seto seraya menyulut rokok dan menyesapnya.


Tentunya ucapan Seto menyulut emosi para preman itu, tanpa aba-aba Seto hendak di pukul namun dengan Santai Seto dapat menghindar.


Tentunya Seto dengan mudah mengalahkan mereka, ilmu bela diri yang di miliki Seto tidaklah sembarangan Setiap hari lelaki itu mengasahnya dengan latihan tentunya.


Tak butuh waktu lama preman tadi melarikan diri karena salah satu dari mereka telah terkapar tak berdaya di tangan Seto.


Seto menghempaskan tubuh preman yang ia lumpuhkan tadi dan kemudian memberikan salam perpisahan terakhir menjatuhkan bogem mentah yang membuat preman itu pingsan.


Seto membuang puntungnya, ia mengibaskan tangannya seolah sedang membuang kuman di tangannya.


Arini yang masih ketakutan berjongkok dengan memegangi kakinya. bagaimana ia tidak takut preman tadi berhasil mengoyak bajunya hingga sedikit robek di bagian pundak.


"Nona anda sudah aman, mereka semua telah per.." Ucapan Seto terhenti saat wanita itu mendongak dan membuat hatinya bergetar hebat.


Pertemuan setelah terpisah satu bulan lamanya, membuat Seto membeku, ia masih menganggap Mimpi wanita di hadapannya adalah wanita yang selama ini ia cari, wanita yang meninggalkannya tanpa ada kejelasan, membuat dirinya harus menerima perjodohan dari Maminya.


Setelah mendongak Arini pun tak kalah kagetnya..lelaki yang menolongnya adalah lelaki yang telah ia tinggalkan tanpa kejelasan.


"M- mas.." ucap Arini dengan tubuh bergetar.


Tak menjawab Seto langsung membawa Arini dalam dekapannya, memeluknya erat seolah tak ingin membiarkan wanita yang di pelukannya ini pergi lagi.


"Tuhan pun tahu, sejauh apapun kau pergi akulah yang akan menemukanmu!" ucap Seto dengan memejamkan matanya.


Bersambung....

__ADS_1


nggak suka kelamaan ya aku buat momen satu bulan langsung soalnya ribet kalau harus mengikuti Arini ke persidangan dan melihat drama mas Rico nanti wkwkkwk.


seperti biasa ayo amalkan vote like komen dan rate agar mas Seto semakin semangat update ๐Ÿฅณ


__ADS_2