Jodoh Florence

Jodoh Florence
Cemburu Berujung Nikmat


__ADS_3

Terimakasih sudah mengikuti cerita haluku, udah mau END, lumayan lama juga yaa..


Tap like kakak sayang, tengkiu 🤭🤭🤗🤗


________________________________________


Tak terasa waktu berlalu begitu cepat, hari ini Flo dan Kyo mengadakan acara mitoni atau tujuh bulanan demi sang bayi yang masih ada di dalam perut. Pasangan suami istri yang masih belia ini mengadakan hal ini bukan tanpa sebab, tapi bertujuan untuk mendoakan calon buah hati mereka supaya lahir dengan selamat dengan memanjatkan doa pada Tuhan melalui acara ini.


Doa yang begitu khusyuk terasa menyentuh relung kalbu, mendengarkan lantunan doa ibu - ibu pengajian dan anak yatim piatu yang sengaja diundang untuk berdoa bersama membuat hati Flo tenang dan damai dalam menjalani kehamilannya.


Usai acara, dan suasana telah kembali sepi hanya menyisakan segelintir orang, Flo dan Kyo beserta kawan - kawan duduk sambil bercanda di teras rumah. Mereka menikmati rujak sebagai menu utama acara tujuh bulanan tadi dengan lahap. Namun berbeda dengan Kyo, lelaki itu tengah menahan sesak di dada alias cemburu.


Di hari yang spesial ini, Flo kedatangan tamu yang membuat hati Kyo memanas. Ada Keanu dan Judith. Padahal dua lelaki yang ia cemburui datang membawa pasangan masing - masing. Lucu memang! Kyo amat mudah cemburu dan kadang membuat Flo jengah menghadapi lelaki itu.


"Selamat ya, Flo. Dijaga baik - baik calon ponakan gue. Maaf ya kemarin pas nikahan lo, gue nggak bisa datang. Dan untuk kali ini, gue seneng banget bisa ketemu sama lo. Tambah cantik aja sih lo, Flo. Hamil malah jadi tambah cakep! Suka deh," puji Mecca yang datang ditemani Judith, sahabatnya. Mecca memeluk Flo disaksikan Judith di belakangnya.


"Iyalah kalau gue nggak cantik, mana mungkin dulu Judith suka sama gue! Itu dulu loh ya. Hehehe," canda Flo melepas perlahan pelukan Mecca sambil melirik sang suami. Kyo mengerucutkan bibirnya, Flo menahan tawanya, geli melihat tingkah konyol Kyo.


"Awas, ada yang kebakaran, kebakaran!" ledek Mecca sedikit heboh guna menggoda Kyo yang dilanda cemburu. Mecca terkekeh, begitu pula Judith yang kini menahan tawa.


Merasa namanya dibawa - bawa dan membuat Kyo kesal, Judith menarik lengan Mecca dan mengajaknya bergabung dengan para teman yang lain. Masih ada Randy dan Tian yang belum mereka temui.


Sepeninggal Mecca dan Judith. Kyo melirik Keanu yang mendekati sang istri, meskipun Keanu mengajak Riana, tetap saja si lelaki posesif itu menahan gejolak di dalam dirinya. Mode jealous tingkat tinggi.


"Selamat ya, semoga lancar sampai lahiran. Oh iya, prediksi calon anak kamu cewek atau cowok?" ujar Keanu tulus dan mulai santai berkomunikasi dengan sang mantan tercinta tanpa tahu ada efek api di belakang tubuh Kyo. Api yang menyala - nyala seolah ingin meluluhlantakkan dunia persilatan.


"Insyaallah cowok kak, buruan nyusul ya sama kak Raina. Aamiin yaa Rabb. Aku mendoakan kalian berdua, langgeng ya, semoga dimudahkan segala urusan kalian untuk segera membina rumah tangga," doa tulus keluar dari bibir tipis Flo. Keanu mengangguk sembari tersenyum manis. Raina ikut mengamini doa mantan pacar kekasihnya.


"Ya udah aku tinggal dulu, Gerald dimana ya?" tanya Keanu seraya mengedarkan pandangan ke segala penjuru mencari keberadaan Gerald.


"Abang disana, lagi mojok!" jawab Kyo ketus lalu memilih meninggalkan Flo dan bergabung bersama Tian beserta Randy. Keanu dan Riana saling berpandangan.


Flo menghela nafas kasar mendengar ucapan suaminya.


"Maaf ya, dia emang kadang suka begitu!" celetuk Flo pada Keanu.


"Iya nggak apa - apa, udah nggak kaget sama sifat suami kamu, Flo! Dia begitu juga pasti karena sayang banget sama kamu, nggak mau kehilangan kamu sedikitpun. Tinggal dirayu aja, pasti nggak ngambek lagi," goda Keanu, Flo tersenyum malu mengingat perlakuan Kyo pada dirinya selama ini.


* * *

__ADS_1


Trio somplak bergabung...


"Huwaahh, seger banget rujaknya ini. Paling enak tambah es krim nih!" celetuk Tian menikmati rujak miliknya yang tinggal separuh.


"Lo pikir rujak es krim!" timpal Randy, kemudian menyikut lengan Tian memberi kode ke arah Kyo yang terlihat bad mood.


"Lo kenapa Kyo?" tanya Tian penasaran lalu meletakkan mangkuk berisi rujak di atas meja dan kini fokus melihat Kyo.


"Pedes rujaknya!" seru Kyo.


Tian dan Randy saling melirik satu sama lain. Mereka menatap keanehan pada Kyo yang lain dari biasanya.


"Apanya yang pedes? Rasanya pas semua kok. Enak malah!" celetuk Randy. Tian mengangguk setuju.


"Kalau gue bilang pedes ya pedes. Mulut mulut gue. Masalah buat lo?" seru Kyo ketus.


Tian dan Randy menahan tawa, mereka melihat Kyo seperti perempuan yang sedang mendapat siklus bulanan. Tanpa Kyo sadari, dua sahabatnya terkekeh geli. Tampaknya mereka sudah mendapat jawaban, bisa dipastikan Kyo tengah cemburu.


"Ya iyalah, mulut sama pikiran lo bermasalah! Pedes, Bro! Makan hati aja sekalian, biar lengkap! Kyo, Kyo, lo aneh - aneh aja sih, hari gini masih aja cemburuan. Ini pasti karena ada Judith sama pak Keanu kan?" tebak Tian. "Lagian nih ya, mereka itu masa lalunya Flo, dan elo itu masa depannya Flo. Please deh, perlahan kurangi ego dalam diri lo. Bentar lagi lo bakalan jadi bapak, dan Flo sepenuhnya milik elo," imbuh Tian bijak.


Kyo menoleh ke arah Tian yang saat ini memasang wajah serius dan diakhiri senyum tulus. Kyo menghela nafas panjang menyesali kelakuannya yang cemburu buta pada Flo.


* * *


"Kamu kenapa, Sayang?" tanya Mama Cilla penuh keheranan.


"Itu, Kyo, biasa, apalagi kalau bukan cemburu! Huh..." keluh Flo sambil mengelus perut buncitnya.


Mami Conchita tersenyum mendengar keluhan menantu cantiknya kemudian mengelus lembut punggung Flo.


"Kamu tahu nggak sikap Kyo itu lucu, tapi bikin penasaran. Kadang apa yang terucap di mulut nggak sesuai sama sikapnya. Mami bukannya mau membela Kyo ya, tapi mau membahas kelakuan anak itu. Dulu waktu kecil, Kyo sama Aiko sering banget rebutan sesuatu tapi pada akhirnya Kyo akan mengalah meskipun mulutnya ketus. Bukan dia sengaja mengalah karena terpaksa, tapi dengan cara itu dia menunjukkan kasih sayangnya pada Aiko. Dia pasti nggak mau mengakui hal itu, tapi jauh dari semua sikapnya yang nggak jelas itu dia menyimpan rasa sayang yang teramat besar," jelas Mami Conchita.


Flo menundukkan pandangannya sambil menggigit bibir bawah bagian dalam, air matanya menetes. Entah kenapa tiba - tiba suasana menjadi melow seperti ini.


"Mami tahu benar sifat anak - anak Mami, di balik sifat kasar, judes, omongan ketus, itu semua dilakukan karena itu memang sifat mereka. Aiko dan Kyo sama buat Mami. Apalagi Kyo, dia seperti itu karena perasaan sayangnya sama kamu begitu besar. Tapi cara penyampaiannya memang salah, sedikit - sedikit cemburu. Ya dia memang begitu, kalau sampai dia nggak cemburu malah dipertanyakan,"


"Tapi, Mi. Aku capek bilangin dia," sela Flo.


Mami Conchita kembali tersenyum.

__ADS_1


"Jangan pernah ada kata capek untuk memberi pengertian pada suamimu. Wajar jika dia masih bersikap seperti itu, karena dia nggak mau kehilangan kamu. Terkadang dia juga memiliki sikap yang dewasa. Ini juga salah kami karena menikahkan kalian di usia semuda ini, tapi ada poin tambahannya, kalian bisa saling mencintai dengan bebas dan tentunya halal. Tolong ya Sayang, mengertilah sikap Kyo. Karena cuma kamu yang bisa memberikan pengertian dan menyelesaikan apapun masalah di antara kalian berdua." Mami menyudahi nasihatnya lalu meninggalkan Flo sendiri. Flo terdiam dan menatap foto sang suami di wallpaper ponselnya.


* * *


Flo mendekati Kyo yang sedang menyandarkan tubuhnya di sofa dengan salah satu tangan menutupi matanya. Tian dan Randy juga sedang menemani pasangan masing - masing. Flo mengecup kening Kyo membuat lelaki itu terbangun dan menatap wajah istrinya.


Kyo melihat Flo dengan wajah datar tanpa ekspresi.


"Masih marah ya?" tanya Flo.


"Nggak!"


"Ngambek?"


"Ngapain?"


"Cemburu?"


"Pakai tanya lagi!" seru Kyo mengerucutkan bibir.


Flo menahan tawanya. Ternyata benar, kalau suaminya kini tengah dilanda cemburu akut tingkat dewa. Flo menyentuh lengan suaminya dengan lembut untuk meredakan emosi Kyo.


"Aku tahu kamu cemburu karena rasa sayang kamu ke aku begitu besar. Aku cuma mau ngasih tahu kamu, aku seneng banget, tapi tolong kadar cemburunya jangan berlebihan, kurangi dikit aja!" tawar Flo sembari tersenyum.


"Emang air? Ngurangin kadar segala!" timpal Kyo mendengus sebal.


"Ampun deh suami aku. Apa yang harus aku lakuin supaya kamu nggak merajuk lagi?"


"Pengen tahu?"


"Ehem..."


"Aku mau itu, hehehe," memberi kode dengan mengetukkan kedua jari telunjuknya.


"Ih, apaan tuh? Nggak ah!" tolak Flo, ia sudah tahu keinginan Kyo dan berpura - pura menolak. Melihat ekspresi Kyo yang memelas dan penuh harap, Flo tak tega.


"Ya udah, tapi pelan - pelan ya!"


"Siap!" seringai mesum Kyo dimulai. Ia tersenyum senang dan merasa inilah hari kemenangannya setelah beberapa hari tak mendapat jatah. Dan juniornya akan bersiap bertandang melesak ke singgasana impian.

__ADS_1


Ini sih namanya cemburu berujung nikmat! Bikin aku cemburu aja terus Yang... Hahahaha...


* * *


__ADS_2