
Hari yang ditunggu akhirnya datang juga. Penantian seorang lelaki bernama Kyo Arcello Kashiwabara terbayar sudah. Bagaimana tidak? Selama beberapa hari ia sempat puasa (putus asa), di sekolah yang ia pikir adalah tempat strategis bisa memuaskan dahaga akan belaian sang kekasih tak juga ia dapatkan.
Sedikit menceritakan bagaimana perjuangan Kyo berusaha mendapatkan perhatian Flo beberapa hari kemarin, ðŸ¤
Senin
Kyo cs sedang berlatih basket pada jam olahraga, matanya sibuk mengekori Flo yang terlihat fokus melakukan pemanasan untuk lari. Lelaki ini mendapatkan ide supaya lemparan bola mengenai tubuhnya bagaimanapun caranya, sengaja ia mengalah saat bertanding. Ya, demi mendapatkan perhatian si calon istri.
Bruukk
Bukannya mengenai tubuhnya, bola itu mendarat dengan mulus mengenai kepalanya hingga membuat Kyo sedikit pusing. Ia mengelus kepalanya sambil melirik Flo. Ia menduga sang kekasih akan sedikit teralih tapi nyatanya tidak, perhatian justru datang dari Randy dan Tian.
"Lo nggak apa - apa?" tanya Randy khawatir.
"Sakit, tahu!" jawab Kyo sedikit emosi. Flo mengacuhkannya, melihat pun tidak.
"Kepalanya ya? Jangan - jangan geger otak?" celetuk Tian yang berlari mendekatinya.
"Hati gue yang sakit!" jawab Kyo spontan. Kedua sahabatnya tergelak.
Kyo memilih kabur ke toilet saking malunya. Hari pertama gagal. Dicuekin Flo.
Selasa
Jam pertama pelajaran hari ini adalah ulangan matematika dan itu mendadak. Kyo yakin Flo akan meminta bantuannya, secara tempat duduk mereka depan belakang. Namun, keberuntungan tak berpihak padanya. Aurel mengajak berpindah tempat duduk, hingga saat ini pacar dari Tian duduk di depan Kyo. Hari kedua, Misi GAGAL.
Rabu
Kyo tersandung kursinya saat hendak menyusul Flo sepulang sekolah, Flo juga tak meliriknya sedikitpun. Ia pun berjongkok, meringis kesakitan mengelus kakinya. Gadis itu melenggang bebas bersama Aurel dan Aiko tanpa menggubrisnya. Tian mendekat ke arahnya, mengulurkan tangan membantu Kyo bangun namun segera ditepis.
"Gue bisa bangun sendiri!" Kyo ketus.
"Ya iyalaaaah, masa gue yang bangunin!" ucap Tian bernada ambigu. Kyo melotot. "Maksud gue, lo bisa bangun sendiri, hehehe. Lagipula gue masih suka cewek, jadi nggak bisa bangun kalau sama cowok," Tian segera kabur melihat tatapan dingin yang siap menerkamnya.
"Dasar otak mesum lo!" maki Kyo pada Tian yang sudah keluar dari kelas. "Sakitnya sih nggak seberapa, Malunya itu loh, mana dicuekin pula! Nih kursi kenapa lagi, cari masalah lo sama gue?" gerutu Kyo sambil menendang kursinya dengan kaki yang sakit.
"Aaarggghhh, aw, aw, sakit!" pekik Kyo menahan malu sambil mengedarkan pandangan ke segala penjuru memastikan tak ada yang menertawakan kekonyolannya. Tanpa ia tahu, Tian dan Randy menahan tawa berdiri di dekat pintu sedang mengintip dirinya. Hari ketiga, Gagal Total. 😂
Kamis
__ADS_1
Kyo seperti mendapat angin segar, ia berjalan santai menuju tempat parkir yang bersebelahan dengan pintu gerbang. Ia dengan jelas melihat Flo berdiri sendirian. Dengan gaya cool nya, ia menyibakkan rambutnya berjalan menuju pintu gerbang mencoba mendekati Flo. Karena ia sudah menyuruh Tian dan Randy mengantar pacar masing - masing. Berarti tak ada lagi yang akan mengganggunya. Ternyata Randy dan Tian dapat diandalkan. Tak ada Lily dan Dinda juga di sampingnya.
Good job my friends! Have a nice day, hello baby....
Langkah kaki Kyo semakin mendekat, Flo masih fokus melihat ke depan tanpa tahu ada Kyo yang berjalan ke arahnya.
Cekiiitt
Sebuah mobil sedan berwarna hitam berhenti tepat di depan pintu gerbang seolah mengejek dirinya yang akan mendekati Flo. Sepertinya bukan hanya mobilnya saja yang meledek, si empunya mobil pun tak kalah kejam. Dengan santai membukakan pintu mobil untuk Flo agar segera masuk. Siapa lagi kalau bukan Papa Radith.
Kyo ingin sekali mengumpat dan meluapkan emosinya. Dengan jelas sang calon mertua meledeknya tanpa tahu bagaimana gundah gulananya hati Kyo saat ini. Ambyaaarrrr sudah.
"Kangen ya? Sabar!" Papa Radith menaikkan kacamatanya dan mengedipkan kedua matanya dengan tersenyum remeh pada Kyo. Seperti puas membuat calon menantu menahan rindu setengah mati. Kebahagiaan terpancar di wajah pria paruh baya itu kemudian masuk ke dalam mobil dan segera berlalu meninggalkan Kyo yang terus berharap. Bukan lagi gagal, tapi hancur berantakan hati dan pikirannya.
Bisa gila nih gue!
Jumat
Hari ini langkah kaki Kyo terasa berat, seperti ada bongkahan batu yang harus ia tarik kuat - kuat. Sesekali ia menghela nafas panjang dan membuangnya perlahan, dengan jelas ia melihat Flo berdiri di depan pintu gerbang menunggh jemputan. Semangatnya kembali timbul.
Kyo mulai bisa tersenyum karena ia rasa saat ini benar - benar sepi, bahkan sebelumnya ia sudah memastikan bahwa Gerald ataupun Papa Radith tidak bisa menjemput Flo.
Lima meter
Satu meter, hampir mendekati Flo, sebuah taksi online berhenti tepat di depan Flo. Seseorang keluar dari mobil dan menyapa kekasihnya saat ini. Dan yang membuat emosi Kyo semakin menjadi, orang tersebut adalah Aiko.
Aiko keluar dari mobil dan mengajak Flo untuk masuk, bahkan dengan santainya saudara kembarnya menyapa Kyo.
"Kyo, duluan ya, Dadah..." ucap Aiko.
Lagi - lagi Kyo merasa kesal, tak sadar kedua tangannya mengepal. Namun kaca mobil terbuka menampilkan sosok perempuan yang amat ia cintai tengah tersenyum kepadanya.
Flo tersenyum manis pada Kyo yang merasa kesal, seketika mencairkan hati lelaki yang tengah merindu. Kyo luluh begitu saja. Bahkan Flo juga memberikan bonus sun jauh. Hati Kyo berbunga - bunga. Mobilpun segera melaju, bersamaan dengan kaca mobil yang berangsur naik menutupi bayangan sang pujaan hati.
Gue masih nginjak tanah kan? Kok rasanya kayak terbang ya? Batin Kyo, ia memegangi dadanya yang tengah berdetak kencang. Rasanya seperti menaiki kuda yang sedang berlari, sport jantung! Nyali dan kesabarannya sedang diuji. Gadis itu memang membuat dunianya berwarna dan tak bisa ditebak.
Flo, tunggu besok ya! Aku bisa beneran gila ini jauh dari kamu! Huwaaaaa, Mami kok rasanya begini amat**!
Begitulah sepenggal cerita penderitaan Kyo saat berjauhan dari Flo.
__ADS_1
Kembali ke dunia nyata, Kyo tengah mempersiapkan hati dan pikirannya duduk di depan penghulu. Disaksikan seluruh keluarga besarnya, bahkan keluarga besar Papa yang tinggal di Osaka pun lengkap ada disini. Kyo mengamati satu per satu orang di sampingnya dan beralih ke penghulu dan Papa Radith serta beberapa saksi ijab qabul.
Waktunya tiba...
Degg Degg Degg
Bismillah, wish me luck, Jantung gue kenapa berdetak cepet banget? Ya Tuhan, bimbing hambamu ini...
"Ananda Kyo Arcello Kashiwabara bin Yuta Kashiwabara, saya nikahkan dan saya kawinkan engkau dengan Florence Alesha Permadi binti Radithya Permadi dengan maskawinnya berupa seperangkat alat shalat dan logam mulia 10 gram, Tunai." ucap pak Penghulu.
"Saya terima nikahnya dan kawinnya Florence Alesha Permadi binti Radithya Permadi dengan maskawinnya yang tersebut dibayar Tunai." ucap Kyo sekali tarikan.
"Bagaimana saksi? SAH?"
"Saaahhhh...." jawab para saksi dan semuanya yang ada disana.
"Alhamdulillah..."
"Sah?" tanya Kyo konyol. Papa Radith dan Papi Yuta meliriknya tajam. Kyo tersenyum malu. Dilihatnya Flo yang sangat cantik dengan balutan kebaya berwarna putih dan riasan yang natural menambah ayu parasnya.
* * *
Malam hari pun tiba. Waktunya resepsi pernikahan. Acara yang dilangsungkan di resort milik Papi Yuta terkesan elegan namun tetap simpel.
Kyo berdiri di ruang rias bersama dengan Flo dan keluarga besar. Tak lupa personil trio somplak lengkap hadir. Sahabat Flo juga tak ketinggalan. Kyo sudah siap dengan setelan jas hitamnya.
Begitu juga dengan Flo yang sudah berganti gaun pernikahan yang sangat cantik, rancangan tante Vanti membalut indah di tubuhnya hingga ia patut diacungi jempol untuk kecantikannya pada saat ini menjadi ratu sehari. Kedua manik mata Kyo terpesona dibuatnya hingga tak teralihkan sedetikpun. Takjub akan ciptaan Tuhan yang kini sah menjadi pendamping hidupnya dengan sebutan ISTRI.
Ini bidadari atau Malaikat? Tapi kok nggak ada sayapnya? Oh iya gue lupa, dia bini gue! Gumam Kyo sambil terkekeh.
"Hai, istri...." panggil Kyo.
"Hai, suami..." jawab Flo.
"Nggak sabaran amat!" celetuk seseorang yang kini terlihat menyeringai mendekati pasangan suami istri yang belum genap sehari tersebut.
__ADS_1
Ujian lagi kah? Batin Kyo.
* * *