Jodoh Florence

Jodoh Florence
Maksud Kedatangan


__ADS_3

Pinjam jempolnya kakak2 yang baik, 😀😀


Tinggalkan jejak like, komen dan rate 5 yaa...


Jangan spam yaa, peace ✌️✌️🤩🤩🤩


Happy weekend all... 🙏🙏😍😍😍


* * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * *


Kyo mengajak Flo keluar dari restoran meninggalkan pertemuan keluarga yang membahas pernikahan Aiko dan Randy.


Flo hanya mengikuti Kyo tanpa tahu arah tujuan Kyo mengajaknya pergi. Kyo mengendarai motor sportnya dengan kecepatan lumayan kencang seperti terburu - buru akan sesuatu.


Kendaraan roda dua milik Kyo kini memasuki pelataran sebuah rumah sakit besar yang tak asing untuk keduanya. Flo mengingat kembali kenangan beberapa hari yang lalu di tempat ini. Dimana Kyo mendapat tamparan dari Oma Silvia.


Kyo menggandeng tangan istrinya dengan lembut setelah memarkirkan si hitam untuk berteduh dari teriknya matahari yang kala itu masih cukup menyengat membuat mereka sedikit kepanasan sewaktu di jalan.


Drap Drap Drap


Suara langkah kaki mereka seolah ikut membaur dengan dinginnya lantai koridor rumah sakit hingga menimbulkan bunyi derap yang bersahut - sahutan membuat bulu kuduk merinding. Hanya beberapa suster yang melintasi koridor itu.


Di depan pintu kamar inap Keanu, Oma Silvia dan Gerald tengah berdiri disana. Kyo segera mendekat bersama Flo.


"Bang, gimana kondisi kak Keanu?" tanya Kyo, Gerald memperhatikan adik iparnya sesaat kemudian perhatiannya beralih pada Flo.


Gerald menarik lengan Kyo untuk menjauh dari Oma Silvia dan Flo, ia ingin berbicara empat mata saja dengan iparnya.


"Belum ada perubahan yang signifikan, dibilang hidup tapi nggak hidup, dibilang mati juga bukan mati, udah persis zombie tahu nggak lo, btw, ada apa kalian berdua kesini?" tanya Gerald heran.


"Kan abang yang ngabarin kondisi kak Keanu yang semakin parah jadi kayak gini ke gue tadi!" kilah Kyo, padahal ia sendiri yang memaksa untuk datang menemui Keanu setelah mendapatkan pesan dari Gerald.

__ADS_1


"Gue rada syok pas kemarin Dia ngajak temennya yang anak psikologi, meskipun ini baru dugaan tapi gue kasihan sama psikis Keanu..." ucap Gerald bingung dan mengedarkan pandangan ke sembarang arah.


"Dugaan apa, Bang?"


"Keanu patah hati dan trauma karena kehilangan,"


"Maksudnya? Gara - gara kehilangan Flo gitu?"


"Ya nggak gitu juga, kan gue tadi bilang ini baru dugaan. Tapi memang mengarah kesana juga sih, apalagi Flo adalah cewek yang dia cintai sampai sedalam ini. Makanya pas kehilangan Flo, dia hampir kayak orang gila. Ditambah lagi masalah dia sama ortunya," jelas Gerald.


"Ada apa sama ortunya, Bang?"


"Orang tuanya ambisius banget, pengen ngatur - ngatur hidup Keanu. Jadi bukannya sembuh, malah makin miris hidupnya." ucap Gerald prihatin.


"Kok bisa?"


"Iya, dengan alasan pengen ngobatin Keanu di rumah sakit terbaik di Sydney biar cepet sembuh. Munafik banget itu ortunya. Seharusnya dengan kejadian ini mereka sadar dan lebih memperhatikan Keanu yang notabene anak tunggal. Hidupnya terkekang banget. Gue kasihan sama dia, hadeh... " Gerald mengacak - acak rambutnya sendiri merasa frustasi dengan nasib sahabatnya.


"Maka dari itu gue ngajak Flo kesini, Bang!"


"Gue masih punya hati, Bang. Rasanya kok gue jadi kayak orang yang udah merebut kebahagiaan Kak Keanu ya?" Kyo menghela nafas kasar dan menghirup udara sedalam - dalamnya mencoba menguasai keadaaan.


"Jangan pernah merasa bersalah atas hal yang nggak pernah lo lakuin. Keanu begini karena memang sudah takdir Tuhan, bukan karena elo atau Flo. Jalan hidup Keanu udah ada yang ngatur. Mau gimanapun cara yang dia lakuin kalau Flo memang bukan jodohnya ya nggak akan pernah di dekatkan sama Tuhan," hibur Gerald bijak sembari menepik bahu Kyo.


"Tapi,Bang..." potong Kyo.


"Hati lo nggak sakit semisal nanti Keanu diperhatiin Flo?" tanya Gerald memastikan.


"Untuk kali ini gue ikhlas, Bang. Toh gue yakin Flo bukan orang yang bisa mengkhianati sebuah kepercayaan. Senyumnya boleh buat semua orang, tapi hati dan tubuhnya cuma milik gue," ujar Kyo yakin.


"Iya deh, yang udah sah. Udah hati dan tubuh aja bahasnya. Nggak nyadar deket sama jomblo apa ya?" Gerald meledek Kyo padahal hatinya sedikit panas dan cemburu mengingat status dirinya yang masih lajang, kata halus dari jomblo ngenes.

__ADS_1


"Hehehe, maaf, Bang. Nggak ada maksud! Tapi kalau nyadar ya syukur deh," ledek Kyo yang mulai mengajak guyon (bercanda) Gerald. Sejenak melupakan prihatinnya pada Keanu.


* * *


Di dalam ruangan serba putih, Flo berdua dengan Keanu yang masih diam meskipun matanya telah terbuka dengan tatapan kosong. Keanu duduk di atas ranjang rumah sakit. Entah ia sudah menyadari atau belum dengan kedatangan Flo.


Flo duduk di kursi samping ranjang Keanu. Ia kesulitan menemukan kata apa yang pantas untuk membuka obrolan. Kali ini Flo sudah lebih berani untuk mengajak berbicara Keanu setelah mendapat ijin dari sang suami, Kyo. Kyo dengan berbesar hati mengijinkan Flo berbicara berdua dengan Keanu dan itu akan dimanfaatkan sebaik mungkin oleh Flo untuk memberi support kesembuhan Keanu.


"Kak Keanu..." panggil Flo.


Keanu seolah mendengar seseorang menyebut namanya. Lelaki itu mencari ke arah sumber suara dan menemukan gadis yang ia cari dan cintai selama ini duduk si sampingnya dan tengah tersenyum ke arahnya. Keanu mengerjapkan kedua matanya, meyakinkan dirinya bahwa ia bukan bermimpi. Dan gadis itu nyata, Florence ada bersamanya.


Keanu melirik ke sebuah cincin berwarna putih yang melingkar indah di jari manis Flo, dan dadanya merasa sedikit sesak. Ternyata Flo memang sudah menikah. Kini tak ada lagi kesempatan untuk mengejar sang gadis pujaan hatinya.


Keanu merasakan pening, ia refleks memegang kepalanya yang masih terbalut perban.


"Masih sakit ya, Kak?" tanya Flo sedikit panik dan menunjukkan perhatian pada Keanu.


Keanu yang mendengar pertanyaan Flo merasa senang, bahkan lelaki itu merasa peningnya seketika hilang. Sungguh hebat sekali, perasaan macam apa ini? Pertanyaan ringan namun bisa mengangkat rasa sakit yang tadi menderanya. Perhatian Flo membuat Keanu meyakini bahwa gadis ini masih mau dekat dengannya meskipun dia telah bersuami.


Entah kenapa Keanu mulai bisa memposisikan dirinya di dalam hubungan yang sulit ini. Ia sadar tak boleh melanjutkan perasaan yang ia miliki pada Flo yang sudah menjadi istri orang. Namun ia tetap bahagia karena Flo kini ada bersamanya saat ini.


"Boleh aku tahu maksud kedatangan kamu kesini?" tanya Keanu.


"Aku..." Flo mencoba merangkai kata di dalam otaknya agar tak salah dalam menyampaikan maksudnya.


"Apa karena kasihan?" tanya Keanu dengan sinis. Ia berpura - pura meninggikan nada bicaranya, memperlihatkan pada semua orang bahwa ia kuat dan tak butuh dikasihani.


"Kenapa kak Keanu bisa berpikiran seperti itu? Kita saling kenal, kalau ada orang yang kita kenal dan dia sakit apa kita harus diam aja? Aku ingin memberi support ke kak Keanu. Aku tahu semua pasti sulit, apa yang sudah kak Keanu rasakan selama ini,"


"Kedatangan kamu saat ini seperti memberi harapan palsu ke aku, Flo. Kamu tahu kan, aku sayang sama kamu tapi pada kenyataannya kamu malah menikah sama laki - laki lain. Kenapa kecelakaan itu nggak membuat aku mati aja sekalian? Hidupku nggak ada gunanya lagi, Flo. Nggak ada yang bisa mengerti dan menyayangi aku... "

__ADS_1


"Kak, kamu sadar nggak ngomong apa barusan? Harusnya kamu bersyukur kak, Tuhan masih memberi kamu kesempatan hidup dan kamu masih bisa memperbaiki hidup menjadi lebih baik lagi. Sedangkan di belahan dunia lain bisa saja orang lain nggak selamat dari kecelakaan dan mereka belum bisa memperbaiki diri mereka sendiri. Asal kakak tahu, banyak orang yang sayang sama kakak,"


Keanu menoleh ke arah Flo dan memperhatikan gadis itu lekat - lekat, mencari kejujuran dalam manik mata indah mantan kekasihnya.


__ADS_2