Jodoh Florence

Jodoh Florence
Mengagumi Karya Tuhan


__ADS_3

Tibalah hari yang ditunggu - tunggu oleh SMA Nusa Indah (Nama sekolah Flo). Hari ini akan diadakan pertandingan basket antar sekolah. Dimana tim Kyo cs akan bertanding menjadi penampilan pamungkas yang ditunggu kaum hawa di sekolah. Karena tim sekolah berhasil memasuki babak final melawan SMA Karya Bangsa.


Boim selaku kapten basket dari sekolah lawan tetap menghargai sang pemilik kandang. Ia datang sebagai lawan hari ini. Padahal aslinya, dia adalah sahabat Kyo di luar sekolah, sekaligus pemilik bengkel yang selalu didatangi Kyo.


Flo cs duduk di kursi penonton untuk melihat jelas sang pacar yang akan bertanding, bermaksud memberikan support nyata bahwa dia selalu berusaha ada untuk Kyo.


Aurel dan Tian masih sempat berbicara sebentar, kemudian gadis itu mengedarkan pandangan mencari dimana Flo cs berada.


Dinda dan Lily melambaikan tangan pada Aurel agar segera berkumpul bersama mereka.


Tatapan Flo beralih pada Judith yang tampak santai dan bersemangat.


'Masih wajar kan kalau kita memperhatikan mantan meskipun sudah berpisah? Asal masih dalam batas kewajaran!' Pikir Flo dalam hati.


Kyo fokus bertugas menjadi playmaker, Judith di posisi forward, Tian, Randy dan Kenzi pada posisi defense. Flo mulai merasakan harap - harap cemas.


Pertandingan pun segera dimulai, suara peluit dibunyikan oleh wasit. Flo cs fokus memperhatikan kemana laju bola berlari kesana kemari masuk ke dalam ring dua kandang.



Flo mengamati dalam diam, matanya kembali tertuju pada mantan terakhirnya. Judith. Entah apa yang sedang dipikirkan oleh Flo, sampai tatapan yang ia berikan pada lelaki yang pernah bersamanya selama setahun itu cukup mengundang tanya. Aiko menyikut pelan lengan Flo.


"Lo ngapain lirik - lirik doi? Jangan bilang lo mau Celebek ya!" Bisik Aiko di telinga Flo, yang seketika membuat Aurel yang berada di samping kanan Flo penasaran. Aiko berada di samping kiri Flo saat ini.


"Apaan tuh?" Flo bingung, ia menoleh ke samping kiri menatap jelas Aiko.


"Itu, yang bau - baunya mau balikan sama mantan. Nggak boleh pokoknya, meskipun gue akui Judith emang ganteng. Tapi ingat, lo udah sama Kyo. Titik!" Jiwa posesif Aiko muncul. Mirip sekali dengan Kyo.


"Deuh, apaan sih? Orang cuma ngelihatin doang, nggak gue apa - apain. Santai aja sih, pikirannya jangan parno deh. Emang salah kalau kita ngelihat doi?" Flo balik bertanya pada Aiko.


"Ya nggak sih, gue takut lo khilaf, makanya gue ingetin sebagai calon ipar," jawab Aiko santai kemudian kembali melanjutkan menonton pertandingan yang semakin seru. Flo mengedikan bahu seraya menghela nafas kasar.


'Ada - ada aja, nggak yang cowok nggak yang cewek, sama aja posesifnya. Gila bener dah gue, dikelilingi kaum posesif sedunia. Sabar, sabar....'


***



Flo tengah duduk di anak tangga dekat perpustakaan, menunggu Aiko dan Aurel yang sedang berada di toilet.

__ADS_1


Ponsel Flo bergetar di saku rok, ia segera merogoh dan penasaran kepada si penelpon dari seberang sana. Mecca.


πŸ“žπŸ“žπŸ“žMecca is calling.....


πŸ“ž *Hai Flo...


πŸ“ž Hai, long time no see, hehehe. Gimana kabar lo disana?


πŸ“ž Baik, Flo. Oh iya, gue denger Judith ikut tanding basket ya? Salam ya dari gue. Semoga tim sekolah kita bisa menang. Oops, maksud gue mantan sekolah gue. Hehehe..


πŸ“ž Iya, minta doanya ya, semoga bisa membawa nama baik sekolah, meskipun tandingnya di kandang sendiri. Lo bilang aja ke orangnya sendiri.


πŸ“ž Nggak enak gue sama Judith. Coba kalau waktu bisa di ulang kembali ya, mungkin saat ini lo masih sama Judith. Gue merasa bersalah banget, Flo*.


Hening beberapa saat. Suara Mecca terdengar sendu. Flo mencoba mencairkan suasana.


πŸ“ž *Lo kalau telpon gue cuma mau ngebahas masa lalu, gue matiin nih!


πŸ“ž Jangan dong! Gue kan kangen sama lo. Gue cuma nggak enak aja sama kalian pada.


πŸ“ž Nah lo tahu dari mana kalau tim kita tanding hari ini? Bukannya Judith yang ngasih tahu elo?


πŸ“ž Sejak hari gue ngomong sama Judith di uks, kita udah nggak pernah ngobrol lagi kalau lo mau percaya. Mungkin dia masih kecewa sama gue. Wajar lah, kehilangan orang yang di sayang pasti berat kan? Apalagi yang bikin semua hancur, sahabat dari bayi? Hahaha...


πŸ“ž Jangan! Iya, iya. Lo tahu aja kalau gue mau nangis. Gini nih, gue mau ngucapin selamat ya, semoga hubungan lo sama Kyo bisa langgeng, kalau bakal nikah jangan lupa undang gue ya...


πŸ“ž Ngomong apa sih lo? Yang jelas....


πŸ“ž Pantesan dulu gue ngerasa ada yang aneh di antara kalian berdua, kalau gue boleh jujur nih ya, dulu gue nebak Kyo emang udah suka deh sama lo. Selalu belain lo, pura - pura ketus biar dapat perhatian dari lo. Ini feeling gue aja sih, tahu nggak tiap ada cowok yang mau deketin lo, pasti bakal di interogasi sama dia. Percaya nggak lo*?


Degg Degg


Flo terkesiap mendengar celoteh dari Mecca yang lama tak ia jumpai sejak kepindahannya ke Bandung. Mecca kembali menjadi sosok yang cerewet seperti awal mereka bertemu. Flo merindukan gadis itu.


πŸ“ž *Apaan sih?


πŸ“ž Gini gue mau ngasih tahu, tapi jangan dibilangin ke orangnya! Beberapa bulan yang lalu sebelum gue pindah, gue nggak sengaja denger adu mulut antara Kyo sama Kevin. Kevin pas kapan hari nembak lo. Horor banget deh, untung nggak sampai berantem. Intinya, jangan pernah nyakitin atau deketin lo lagi, gitu. Udah cemburuan banget itu anak, kelamaan maen sama salju jadi begitu tuh!


πŸ“ž Apa iya?

__ADS_1


πŸ“ž Itu wajar menurut gue, sepertinya dia nggak mau ada yang deketin lo. Karena dia suka sama lo. Masa lo nggak paham sih? Udah ah, gue cuma mau bilang itu aja. Selamat pacaran sama titisan beruang kutub. Hahahaha.


πŸ“ž Dasar! Miss you Mecca...


πŸ“ž Miss you, muaaacchhhh*.....


Flo terkekeh geli mendengar ucapan terakhir Mecca dari seberang sana, membuat telinganya merah.


***


Flo bersama Aurel dan Aiko menuju kantin hendak membeli beberapa botol air mineral untuk Kyo cs. Di kantin ia tak sengaja bertemu dengan Keanu yang duduk sendirian setelah sibuk menjadi panitia lomba. Keanu menatap lekat ke arah Flo.



Aiko menyenggol pinggang Flo dan membuat gadis itu limbung. Untung saja tak jatuh, kalau sampai jatuh pasti akan ada kejar - kejaran ala Tom and Jerry.


"Apaan sih lo?" seru Flo setengah berbisik ke telinga Aiko.


"Pantesan, lo pernah bimbang sama kak Keanu. Kalau dilihat dari deket, tambah bening aja nih doi. Judith kalah men!" bisik Aiko.


"Lo ngomong apaan sih, gue nggak mau bahas ginian ah. Tadi Judith sekarang Keanu. Lagipula bukannya gue udah sama Kyo, kok kesannya lo mau nyomblangin gue sama Keanu sih?"


"Bukan nyomblangin oneng, cuma mengagumi karya Tuhan boleh dong. Lagian Kyo nggak tahu ini! Hehehe." Aiko mencoba mengelak, Flo hanya bisa geleng - geleng kepala.


"Kalian pada ngomong apaan sih? Pakai bisik - bisik segala! Pada ngeghibah ya? Kayak emak - emak kompleks." ucap Aurel dengan mulut tak terkontrolnya yang lumayan kencang, pasti Keanu pun mendengarnya.


'Gue ngeghibah? Ampuuuunnnn dah, Aurel mau ditaruh dimana ini muka gue? Itu mulut apa ember bocor sih?'


Flo dan Aiko melupakan satu hal, bahwa sedari tadi mereka bertiga bersama Aurel, pikiran mereka teralihkan karena adanya kak Keanu. Tahu sendiri, Aurel sedikit genit kalau ada lelaki bening yang tampilannya begini. Aurel berjalan mendekati Keanu. Flo dan Aiko saling pandang dengan berbagai pertanyaan memenuhi isi kepala mereka.


Apakah yang akan terjadi selanjutnya?



***


Playmaker --> pemain yang menjadi tokoh kunci permainan dengan mengatur alur bola dan strategi yang dimainkan oleh rekan - rekan setimnya.


Forward --> pemain yang tugas utamanya adalah mencetak poin dengan memasukkan bola ke keranjang.

__ADS_1


Defense --> pemain yang tugas utamanya adalah menjaga pemain lawan agar pemain lawan kesulitan memasukkan bola.


Sumber : Google


__ADS_2