Jodoh Florence

Jodoh Florence
Menghiburmu...


__ADS_3

Keanu menatap wajah cantik Flo mencoba mencari celah apakah ada kebohongan dalam setiap kalimat yang terucap dari bibir tipis Flo. Keanu tertunduk lesu karena ia tak diijinkan oleh takdir untuk bersama gadis pujaan hatinya dalam ikatan sakral.


Tatapan teduh dari Flo membuat Keanu sadar bahwa banyak orang yang masih mau memikirkan dan menyayanginya.


"Kak, aku ada disini untuk menghiburmu. Agar aku bisa menyalurkan kebahagiaan buat kak Keanu juga. Kakak layak untuk bahagia. Bukan bertujuan karena kasihan sama kakak."


"Apa suami kamu nggak marah kalau kamu ada disini nemuin aku?" tanya Keanu penuh keheranan.


Flo menggelengkan kepala seraya tersenyum.


"Justru dia yang mengajak aku kesini untuk menemui kakak, karena itu pula dia juga mengijinkan aku bertemu dan memberikan kekuatan buat kak Keanu," jelas Flo.


"Kamu beruntung memiliki suami seperti dia. Aku turut bahagia, karena kamu menemukan seseorang yang tepat menjadi suami kamu. Semoga kalian bisa tetap bersama hingga maut memisahkan. Aku...." Keanu mencoba menahan tangis dan Flo tahu akan hal itu.


"Kak, menangislah kalau kamu mau menangis. Luapkan semua perasaan yang ada di dalam diri kakak. Jangan memendam rasa sedih agar terlihat tabah. Tuhan maha melihat kak, jadi jangan pernah bohongi diri kakak sendiri."


Keanu menganggukkan kepalanya dan tersenyum pada Flo. Beban di hatinya kini mulai berkurang. Ia tahu bahwa hari ini akan datang. Ia juga sadar diri bahwa harus memupus segala perasaan yang bersangkut paut dengan sang mantan kekasih hati yang kini menjadi istri orang.


"Kamu tambah dewasa ya pemikirannya? Aku salut sama kamu," puji Keanu.


"Semua pakai proses kak, kak Keanu tahu nggak, dulu pas kakak ninggalin aku ke luar negeri tanpa sepengetahuanku, gimana hancurnya perasaanku? Kakak nggak tahu kan?"


"Ceritanya lagi nostalgia nih?" goda Keanu mulai menyunggingkan senyum dan rasanya ingin tertawa lepas.


"Hahaha, gitu juga boleh. Nah gitu dong senyum! Jangan sedih terus, biar cepet sembuh,"


"Maaf ya, Flo. Dulu aku ninggalin kamu tanpa ngasih kabar ke kamu. Waktu mau hubungi kamu, hape aku hilang. Dan mau nggak mau kita jadi lost contact. Aku nggak punya pilihan lain selain fokus nemenin Oma buat pengobatan di Sydney dan berharap sewaktu aku pulang kesini bisa ketemu kamu lagi... "


"Kita kan ketemu lagi, kak," Flo menimpali cepat.


"Iya, bener. Tapi udah jadi milik orang, hahaha, Harusnya Kyo berterima kasih sama aku. Kalau kita nggak pisah, mungkin dia nggak bakal dapatin hati kamu." sesal Keanu namun tetap tersenyum.

__ADS_1


"Kakak nggak perlu minta maaf. Aku udah maafin kakak sejak hari itu. Tapi aku nggak bisa melupakan, karena bagaimanapun juga kakak pernah ada di hati aku. Tapi itu dulu, dan sekarang kita sudah punya jalan hidup masing - masing. Bahkan sewaktu kakak ninggalin aku, aku sampai baca buku psikologi tentang ngobatin patah hati. Ekstrim kan? Hahaha," tawa renyah keluar dari bibir Flo.


"Oh ya? Berarti sesayang itu dulu kamu sama aku? Meskipun itu dulu, tapi aku bangga pernah ada cinta yang begitu tulus buat aku," ucap Keanu yang bahagia namun segera berubah mimik wajahnya.


"Udah ah kak, nggak mau sedih - sedihan, kita layak untuk mendapatkan kebahagiaan kita masing - masing. Meskipun bukan sama aku, kak Keanu pasti akan bahagia dengan siapapun nantinya. Tahu nggak kak apa tips jitu untuk mengobati patah hati?"


"Apa itu? Bisa dijelasin satu per satu? Aku mau kok dengerin, ya kalau kamu nggak keberatan sih, nggak maksa kok,"


"Boleh kok, Kak. Dengerin ya, yang pertama, jangan pernah menyalahkan siapapun karena apa yang menimpa kakak mungkin memang sudah takdir. Jadi kakak nantinya akan lebih bisa menerima kenyataan. Paham?"


"Iya, terus apa lagi?"


"Menangislah jangan pernah ditahan ya biar rasanya plong, hehehe. Hadapi perasaan itu, jangan pernah menyangkal apa yang dikatakan hati, hadapilah dengan senyuman supaya kakak bisa lekas bangkit lalu cobalah untuk terbuka..."


"Terbuka?"


"Heem, terbukalah pada keluarga kakak, kalau kakak ada masalah cerita aja sama mereka..."


"Itu karena kakak sendiri yang membuat dinding pembatas sama mereka, coba ungkapkan sama mereka, siapa tahu mereka bisa mengerti, itu terjadi karena kakak terlalu menutup diri. Kalau nggak sama keluarga, juga bisa kok sama sahabat kakak, percaya deh pasti akan buat kakak lebih tenang... "


"Apa iya?"


"Iya, kak. Dan satu lagi, cobalah selalu berpikir positif, karena sesuatu yang baik datangnya dari pemikiran yang baik juga. Oke?"


"Heem,"


Flo menepuk bahu Keanu dan tersenyum.


"Di luar ada Oma dan juga abang Gerald, mereka termasuk orang yang sayang sama kakak. Jadi jangan pernah merasa bahwa kakak sendirian, banyak orang yang baik tanpa pernah kita tahu. Aku hanya bisa mendoakan supaya kakak lekas sembuh, biar bisa ngajar olahraga lagi, banyak yang kangen loh sama kak Keanu,"


"Nggak ah,"

__ADS_1


"Loh kok gitu?"


"Ya suka - suka aku aja lah, udah nggak ada alasan yang bikin aku betah disana lagi, kan itu sekolah punya Oma, jadi mau aku keluar masuk nggak ada yang larang, hahaha," Keanu tertawa sambil memegangi kepalanya yang sedikit nyeri namun sembuh kembali. Mungkin efek pasca kecelakaan. Ia memperlihatkan pada Flo bahwa ia sudah bis menerima keadaannya saat ini.


Flo tersenyum dan tak canggung lagi setelah mendapati kenyataan tentang Keanu selama ini. Namun yang terjadi sudah terjadi, tak perlu ada yang harus disesali. Life must go on....


* * *


Flo membuka pintu dan disambut ramah oleh ketiga orang yang telah menunggunya. Kyo dengan posesif segera menggandeng tangan istrinya.


Oma Silvia mendekat ke arah sepasang suami istri muda tersebut dengan tenang dan senyum yang mengembang di wajah tuanya.


"Nak Kyo, terima kasih susah mengajak Flo kesini dan membuat Keanu terhibur. Oma yakin Keanu pasti bisa segera mengikhlaskan perasaannya. Maafkan Oma untuk kejadian kemarin sudah menampar kamu. Oma menyesal telah melakukan itu. Kalian mau memaafkan Oma?" Oma Silvia menyesali tindakannya beberapa hari yang lalu.


Kyo meraih pergelangan tangan Oma Silvia.


"Kyo paham apa yang Oma rasakan waktu itu. Kalau Kyo jadi Oma, mungkin hal itu juga akan di lakuin Kyo. Tapi nggak semua yang kita inginkan dapat terlaksana. Tuhan maha baik, Oma, jadi kita sebagai umatNya harus bisa memahami dan mencerna maksud baik Tuhan memberi kita ujian. Ya sudah Oma, kami pamit pulang dulu," pamit Kyo.


"Kami pulang ya, Oma. Jaga kesehatan Oma juga ya, jangan kecapekan, Oma harus banyak istirahat. Biar bisa selalu mendampingi kak Keanu agar lebih semangat dalam hidupnya." harap Flo pada Oma Silvia.


"Iya, Sayang. Hati - hati ya, jangan ngebut - ngebut ya nak Kyo."


"Iya, Oma." jawab Flo dan Kyo kompak.


Kyo berpamitan pada kakak iparnya dan segera meninggalkan rumah sakit bersama Flo. Tak lupa, Flo menggelayuti lengan Kyo dan berjalan bersisian menuju tempat parkir.


* * *


Jangan lupa like kakak ❤️❤️👍👍


Selamat malam semuanya...

__ADS_1


__ADS_2