
Setelah usai bertemu dengan Putri. Anisa dan Andra pun pulang ke rumah. Di dalam mobil Anisa masih belum percaya bahwa Putri adalah mantan kekasih suaminya.
"Kenapa ya Mas, kok aku masih belum percaya kalau ternyata Mas Andra sama Putri pernah menjalin hubungan," Ucap Anisa seraya memandang ke arah suaminya yang sedang mengemudi.
"Kenapa sih, kok masih di bahas terus. Itu udah masa lalu. Mas aja udah lupain. Kamu cemburu?," Ujar Andra yang tetap fokus mengemudi.
"Kalau cemburu sih nggak Mas. Cuma pengen tau aja. Kok Mas nggak pernah cerita sih ke aku," Kata Anisa yang masih penasaran.
"Soalnya Mas udah lupa. Jadi ya nggak cerita ke kamu. Lagian cuma sebentar aja aku sama si Putri pacarannya," Ucap Andra.
Sebenarnya dirinya tak ingin mengungkit masa lalunya lagi. Apa lagi masa lalu tentang wanita yang bernama Putri. Andra tidak mau mengingatnya lagi. Ceritanya telah usai dengan wanita itu. Tapi kenapa sekarang ia malah di pertemukan lagi. Dan parahnya wanita itu adalah sahabat istrinya sendiri.
"Kenapa kok cuma sebentar pacarannya? Terus bisa putus itu gimana ceritanya? cerita dong Mas ,aku penasaran," Tanya Anisa yang terus saja mengulik masa lalu suaminya dengan sahabatnya.
Anisa memiringkan badannya menghadap ke arah suaminya. Ia begitu sangat antusias ingin mendengar cerita masa lalu suaminya itu.
"Kamu tuh kenapa sih? kok malah bahas masa lalu mas sama Putri. Nggak ah, Mas nggak mau cerita. Bahas yang lain aja," Jawab Andra yang sedikit kesal karena istrinya terus bertanya tentang masa lalu nya dengan Putri.
__ADS_1
"Ayo dong mas,,plis !! aku pengen tau. Selama ini kan Mas Andra selalu cerita apapun ke aku, termasuk masalah mantan pacar. Nah, kalau tentang Putri kan Mas Andra belum pernah cerita ke aku. Iya kan?," Ucap Anisa seraya mengatupkan ke dua tangannya memohon.
"Nggak mau. Udah dong sayang ,, Mas males bahas masa lalu. Sekarang Mas tuh udah punya masa depan jadi masa lalu nggak perlu lagi di bahas," Kata Andra yang tetap fokus menatap ke depan.
Dalam hatinya ia sedikit kesal, karena istrinya terus memaksanya untuk bercerita. Memang hal sekecil apapun tentang masa lalu nya sudah ia ceritakan ke pada Anisa. Akan tetapi ia tidak menceritakan hubungannya dengan Putri. Sebenarnya dirinya tidak lupa, tapi memang sengaja ia tidak mau menceritakannya. Karena jika ia menceritakannya,hati nya akan terasa sakit. Ia akan teringat saat Putri meminta putus dan meninggalkannya di saat ia sangat mencintainya. Meskipun waktu itu hubungannya dengan Putri hanya berjalan singkat,tapi rasa sayang untuk wanita itu sangat besar. Namun, wanita itu dengan tega meninggalkannya hanya karena alasan ia akan pindah ke kalimantan. Andra sudah berniat mengubur perasaannya jauh-jauh, dan sudah mulai menghilang. Karena kini ia sudah memiliki penggantinya, yaitu Anisa. Wanita yang begitu sangat ia cintai. Tapi kenapa wanita itu tiba-tiba muncul lagi di kehidupannya. Dan sekarang, istrinya malah memaksanya untuk menceritakan kisah masa lalunya dengan wanita itu.
"Kenapa sih mas, cuma suruh cerita aja kok susah banget. Kalau dia bukan sahabatku, aku ngga akan maksa Mas Andra buat cerita kok," Kata Anisa yang langsung memalingkan wajahnya menghadap ke depan dengan wajah cemberut.
Andra melirik istrinya yang terlihat kesal. Ia bingung harus cerita atau tidak. Jika tidak menceritakannya, ia takut kalau nanti istrinya akan curiga. Tapi kalau ia cerita, hati nya pasti akan sakit mengingatnya.
Andra tampak berpikir harus memulai ceritanya dari mana. Ya, buat apa dia menyembunyikan kisahnya dengan Putri. Lagian juga sudah tak ada perasaan apa-apa dengan wanita itu.
"Ya udah iya Mas bakalan cerita. Jangan cemberut gitu dong. Jelek ah," Kata Andra seraya mencubit lembut pipi istrinya itu.
"nah,, gitu dong Mas. Masa harus nunggu aku cemberut dulu sih. Ya udah ceritain sekarang Mas," Ucap Anisa sambil memposisikan duduknya sedikit mengarah pada suaminya.
"Tadi kan kamu nanya kenapa Mas bisa putus sama Putri kan? jadi, dulu tuh yang mutusin duluan si Putri. Alasannya dia mau pindah ke kalimantan sama orang tuanya. Terus Mas sempet nggak mau di putusin. Kalau cuma jarak kan nggak masalah, masih bisa kontekan lewat ponsel. Tapi Putrinya tetep minta putus. Mas waktu itu sempet curiga sih kalau Putri ada cowok lain. Soalnya cuma alasan sesepele itu, dia minta putus. Ya udah deh akhirnya putus," Ujar Andra menceritakan kisah masa lalu nya.
__ADS_1
"Mas Andra dulu beneran sayang sama Putri ya?," Tanya Anisa intens.
Andra bingung harus menjawab apa. Kalau ia jawab jujur, ia takut istrinya cemburu dan sakit hati. Tapi mau tidak mau ia harus jawab apa adanya. Tidak akan ada yang ia tutup-tutupi dari istrinya.
"Di bilang sayang sih ya pasti sayang. Kalau nggak sayang, nggak mungkin dong Mas ngajakin dia pacaran. Mas tuh jatuh cinta sama Putri tuh sejak pandangan pertama. Kita ketemu di sebuah kafe, terus nggak sengaja aku nyenggol minuman dia pas lewat. Mas langsung minta maaf, untung orangnya baik. Terus karena Mas laki-laki normal dan keadaan pas lagi jomblo, Mas memberanikan diri minta nomornya. Eh , nggak tau nya langsung di kasih. Hehehe," Jawab Andra sambil terkekeh. Ia menceritakan semuanya ke pada Anisa. Sebenernya ia merasa geli sendiri jika mengingat kisahnya itu. Mengingat saat pertama kali bertemu dengan Putri. Masih teringat jelas wajah cantik Putri waktu itu.Wajah yang terlihat natural tanpa polesan make up, terlihat lugu dan polos. Benar-benar membuat Andra langsung jatuh hati saat itu.
"Pasti Ma Andra sakit hati banget ya waktu Putri minta putus?," Tanya Anisa yang masih saja penasaran dengan kisah suaminya.
"Ya pasti dong sayang. Mas sakit hati banget waktu itu. Sampai-sampai Mas jomblo 2 tahun lho karena susah banget buat move on dari Putri," Jawab Andra.
"Terus Mas?," Tanya Anisa lagi yang belum puas dengan jawaban Andra.
"Udah sayang. Ceritanya udah tamat. Kita udah sampai rumah ini lho," Jawab Andra. Ia memelankan laju mobilnya, karena mereka telah sampai di halaman rumah mereka.
"Nggak seru ih. Padahal masih banyak yang pengen aku tanyain. Tapi ya udah deh, yang penting sedikit banyak aku udah tau," Ucap Anisa.
Anisa tersenyum ke arah suaminya. Dirinya lega karena rasa penasarannya sudah terjawab.
__ADS_1
Sedikit pun Anisa tak merasa cemburu mendengar semua cerita suaminya dengan Putri. Karena kembali lagi, itu hanyalah masa lalu. Ia percaya suami nya adalah laki-laki yang setia dan sangat mencintainya. Dan Putri, ia juga percaya,,Putri adalah wanita yang mempunyai hati yang begitu baik. Cukup untuk Anisa mengenali sahabatnya selama SMA dulu. Sahabat yang mempunyai hati seperti malaikat, yang tidak akan membiarkan sahabatnya sedih.