Jodoh Si Gadis Miskin

Jodoh Si Gadis Miskin
Bab 39


__ADS_3

Sherly masih duduk dikursi cafe sambil menatap bu Lestari yang menjauh pergi.


Dia lalu mengusap air matanya yang sempat jatuh,dengan senyuman kepuasan.


Dia bersandiwara menangis untuk meluluhkan hati bu Lestari dan membuatnya agar mempercayainya.


Kali ini Sherly akan menjebak Rendra dengan mengaku sedang hamil anaknya.


"Satu orang telah teratasi, selanjutnya kamu Rendra dan bokap lo... kita lihat siapa yang akan menang. Aku atau kamu... ahahaha!" ucap Sherly dengan ketawa penuh kemenangan.


Kemudian Sherly beranjak pergi dari cafe setelah membayar minumannya. Dia menuju ke apartemen Boby, pacarnya. Dia ingin memberitahu Boby bahwa rencana awalnya sukses.


Butuh perjalanan 30 menit untuk sampai di apartemen Boby. Setelah sampai dia langsung menuju dimana apartemen Boby berada. Sherly langsung masuk tanpa menunggu sang penghuni mengijinkan, dia sudah hafal dengan password pintu apartemen Boby. Jadi dia bisa keluar masuk sesuka hatinya.


"Hai beb... gue punya kabar gembira" kata Sherly, setelah duduk diatas ranjang disamping Boby.


"Kabar gembira apa?" tanya Boby, yang langsung menatap Sari.


"Rencana awal gue buat deket lagi sama Rendra udah berhasil. Tinggal rencana selanjutnya gue bakal bisa buat Rendra bertekuk lutut dikaki gue" kata Sherly.


"Apa lagi yang lo rencanain Sher.. gak ada capek capeknya lo ganggu kehidupan keluarga Rendra. Sadar sher lo itu udah punya pacar, hargai gue disini bukannya lo malah ngejar ngejar cowok lain!" seru Boby mulai marah.


"Gue ngelakuin ini semua juga buat lo. Kalau gue berhasil dapetin Rendra maka dengan mudah gue bisa nguasain kekayaan Rendra, dan siapa lagi yang bakal menikmati itu, elo juga kan. Mending lo diem aja, dan nikmati semuanya, gampang kan" kata Sherly panjang lebar.

__ADS_1


"Apa kurang yang lo punya sekarang Sher, apartemen,rumah,mobil dan fasilitas lainnya lo udah punya. Kalau sampai orang tua lo tau, pasti mereka bakalan marah!" kata Boby.


"Udahlah, gak usah bawa bawa orang tua gue. Selama lo gak cerita ke mereka, mereka gak bakalan tau kok" kata Sherly merubah posisi duduknya menjadi berbaring di tempat tidur.


"Terserah lo lah. Dan apa yang sebenernya lo rencanain Sher?" tanya Boby penasaran.


"Gue bikin rencana yang luar biasa.


Gue akan menjebak Rendra dan keluarganya bahwa gue hamil anak Rendra!" jawab Sherly.


"Apa lo bilang. Gila kamu Sher... terus gimana kalau mereka tau bahwa lo cuma pura pura hamil!" kata Boby panik.


"Gue gak pura pura hamil. Gue lagi hamil beneran. Dan sebenernya anak yang ada di dalam perut gue ini adalah anak lo!" kata Sherly seraya beranjak dari tempat tidur menuju shofa.


Boby sangat terkejut mendengar perkataan Sherly. Dia benar benar tidak tau kalau Sherly hamil. Memang dia dan Sherly sering melakukan hubungan terlarang tersebut, tapi selama ini Sherly selalu mencegahnya agar dia tidak hamil.


"Iya, memang gue selalu mencegahnya, tapi untuk sekarang gue memang sengaja agar gue bisa hamil untuk menjalankan rencana gue. Dengan anak yang ada dikandungan ini, gue bisa menghancurkan Rendra" kata Sherly, dengan senyuman sinisnya.


"Lo bener bener udah gak waras Sher. Bisa bisanya lo manfaatin anak lo sendiri untuk kesenangan dan balas dendam lo. Gue gak trima, jika benar itu anak kita, gue minta lo stop lanjutin rencana busuk lo itu!" seru Boby dengan emosi yang semakin bertambah.


"Apa lo bilang. Setelah gue bela belain buat hamil untuk menjalankan rencana gue,terus dengan gampangnya lo nyuruh gue buat berhenti. Mana mungkin, come on beb, rencana ini bakalan berhasil, harusnya lo dukung gue!" kata Sherly.


"Buat apa gue dukung hal yang bakal ngorbanin anak gue. Sadar Sher, lo bakalan nyesel nanti. Jangan nurutin ego lo. Gue juga gak mungkin rela kalau lo dan anak gue jadi milik orang lain" kata Boby menasehati Sherly.

__ADS_1


"Lo tenang aja, setelah gue menikah dengan Rendra dan semua harta warisan jatuh ke anak ini, gue bakalan ceraiin dia dan kembali sama lo" ucap Sherly.


"Rencana gila itu Sher. keras kepala banget lo. Terserah lo sekarang. Mumpung gue mau bertanggung jawab atas anak itu gue minta lo berhenti lanjutin rencana busuk lo. Atau kalau lo tetap bersikeras lanjutin rencana lo, jangan harap gue mau balik lagi sama lo" ucap Boby.


"Lo ngancem gue..Ini itu anak lo, lo gak bakalan bisa ngehindar dari tanggung jawab lo" Seru Sherly.


"Terserah apa yang mau lo bilang. Gue udah muak dengan cara lo. Pikirin itu baik baik!" kata Boby, seraya beranjak mengambil kunci mobil untuk pergi dari apartemennya.


"Hey, kita belum selesai ngomong. Mau kemana lo.. Boby... tunggu....!" teriak Sherly seraya menatap Boby pergi.


Boby sama sekali tidak menghiraukan panggilan Sherly, dia terus berjalan meninggalkan apartemen menuju parkiran mobil. Boby lebih memilih pergi, dari pada tersulut emosi yang lebih dalam, dan terjadi hal hal yang tidak diinginkan. Kali ini Boby benar benar tidak tau harus berbuat apa lagi untuk menyadarkan Sherly. Apalagi sekarang Sherly sedang mengandung anaknya, dia benar benar tidak rela jika darah dagingnya menjadi milik orang lain.


Boby benar benar bingung apa yang harus dia lakukan.


Setelah sampai diparkiran dia langsung mengendarai mobilnya dan melaju dengan kecepatan tinggi menuju kantornya.


Sedangkan Sherly, masih berada diapartemen Boby. Dia menjadi bimbang dengan perkataan Boby, tapi di sisi lain dia juga senang, karna sebentar lagi apa yang akan diinginkanya segera berhasil.


Sherly akan tetap dengan rencananya, dia tidak memperdulikan Boby sama sekali. Buatnya yang lebih penting adalah menghancurkan Rendra dan untuk masalah Boby dia menganggapnya enteng.


Setelah Sherly merasa bosan berada di apartemen Boby sendirian, lalu Sherly menelvon teman temannya untuk diajaknya shopping. Setelah sepakat, Sherly langsung beranjak pergi ke mall untuk menemui teman temannya, dan bersenang senang bersama.


MASIH BANYAK EPISOD SELANJUTNYA YANG PASTINYA SEMAKIN MENARIK... DITUNGGU YA UNTUK UP SELANJUTNYA..

__ADS_1


TERIMAKASIH UNTUK KAKAK KAKAK YANG MASIH SETIA MEMBACA NOVEL SAYA...


SEMANGAT UNTUK SEMUANYA💪😊


__ADS_2