Jodoh Si Gadis Miskin

Jodoh Si Gadis Miskin
Bab 68


__ADS_3

"Rio gue minta tolong carikan orang buat merenovasi restoran istri gue. Gue mau orang yang handal dibidangnya" kata Rendra lewat sambungan televon.


"Oke bro... siap laksanakan!" jawab Rio.


"Kalau udah dapet orangnya langsung bawa ke rumah aja ketemu sama istri gue!" kata Rendra kembali.


"Okee!"


Rendra mengakhiri televonnya.


"Sayang, aku tadi udah nyuruh Rio buat nyariin orang buat renovasi, kalau udah dapet aku suruh langsung kesini!" kata Rendra kepada Sari.


"Iya mas... yaudah yuuk kita sarapan dulu, udah ditunggu papa sama mama dibawah!" ajak Sari.


Rendra dan Sari menuju ruang makan pagi itu untuk sarapan sebelum berangkat ke kantor. Mereka sarapan bersama dengan hidangan yang sudah dimasak oleh Asih dan Sri.


Ditengah sarapannya, tiba tiba handphone Rendra terdengar suara notif... tertulis di layarnya nama Sherly mengirim satu pesan.


Rendra langsung membuka pesan tersebut.


"Pagi Rend, sorry ganggu... gue cuma mau minta nomer handphone Sari boleh gak... gue mau ajak dia nemenin belanja perlengkapan baby" tulis Sherly pada pesannya.


"Sayang, ini Sherly kirim pesan, katanya dia mau ajak kamu menemin dia cari perlengkapan baby, gimana!" tanya Rendra kepada Sari sebelum ia membalas pesannya.


"Gak apa apa mas, aku mau kok, lagian aku dirumah juga gak ngapa ngapain!" jawab Sari.


"Tapj kamu juga harus hati hati Sar, papa takut jika Sherly berbuat seperti dulu terhadapmu!" kata pak Yudi khawatir.


"Iyaa Sar, mama juga takut nih... mending gak usah aja ya!" tambah bu Lestari.


"Gak apa apa kok pa, ma... papa dan mama tidak usah khawatir, Sari yakin kalau mbak Sherly udah berubah jadi lebih baik. Sari juga akan selalu berhati hati!" jelas Sari.


"Yasudah kalau gitu.. tapi kalau dia macem macem lagi langsung hubungi kami atau Rendra ya!" tambah pak Yudi.


"Iyaa pa.....

__ADS_1


Oh ya mas, kasih aja nomer aku sama dia!" kata Sari.


Rendra lalu mengirimkan nomer Sari kepada Sherly. Rendra sebenarnya khawatir terhadap istrinya jika berhubungan dengan Sherly lagi. Tapi dia mencoba mempercayai istrinya, kalau Sherly sudah berubah menjadi orang baik.


Setelah sarapan selesai, Rendra dan kedua orang tuanya berangkat ke kantor masing masing. Kemudian Sari menuju kamarnya diatas.


Dia mengambil handphonenya, terlihat ada satu pesan diterima dari nomer baru. Kemudian Sari membuka pesan tersebut.


"Hai Sar, ini aku Sherly... temenin aku yuk cari perlengkapan baby. Boby soalnya ada banyak kerjaan dikantornya" tulis Sherly.


"iya Mbak, aku temenin, tapi nanti kalau sekitar jam 10 gimana" balas Sari


"Oke, nanti gue jemput kerumah lo yaa... thanks!" balas Sherly kembali.


Sebelum Pergi dengan Sherly, Sari ingin menemui orang renovasi terlebih dahulu.


Jam sudah menunjukkan pukul 09.00WIB. Terdengar ketukan pintu kamarnya. Sari kemudian membukanya.


"Maaf non ada tamu dibawah, kata nya dari orang renov, mau bertemu dengan non!" kata Sri.


"Baik non" ucap Sri.


Sari kemudian menuruni tangga menuju ruang tamu untuk bertemu dengan orang renovasi.


"Selamat pagi bu, saya kesini atas suruhan bapak Rendra untuk merenovasi restoran ibu!" kata lelaki tersebut.


"Iya pak, saya Sari... mari silahkan duduk!" kata Sari memperkenalkan diri.


"Saya Roy, mari bu kita langsung saja membahas renovasinya... jadi ibu mau merenovasinya seperti apa!" tanya Roy.


"Jadi begini pak, saya mau membuka restoran dengan nuasa desa... karena nanti saya akan menhidangkan masakan masakan dari desa!" jelas Sari...


Setelah satu jam berlalu akhirnya pembahasan mengenai restoran sudah selesai, dan mulai besok restoran Sari akan mulai direnovasi.


Setelah Roy pamit untuk pulang. Tak lama Sherlh datang dengan mobilnya, Saat itu Sari masih didepan pintu.

__ADS_1


"Hai Sar, siapa tadi itu?" tanya Sherly yang sempat melihat kepergian Roy.


"Hai juga mbak, itu tadi orang renov mbak!" jawab Sari.


"Memang apa nya yang rusak Sar, kok manggil orang renov segala?" tanya Sherly penasaran.


"Gak ada yang rusak kok mbak... tapi mau renov ruko.. rencananya aku mau buka restoran mbak..... Ayo mbak masuk dulu!" jawab Sari.


"Iya kah Sar, wahh aku ikut seneng dengernya!" kata Sherly, seraya berjalan masuk kerumah.


"Iya mbak... yaudah aku ganti baju bentar yaa mbak" kata Sari.


"Iya, aku tunggu disini yaa!" kata Sherly.


Kemudian Sari berjalan menuju kamarnya untuk ganti baju.


Sekitar 5 menit Sari sudah siap untuk pergi.


Tanpa menunggu lama lagi merekapun berangkag menuju toko yang menjual perlengkapan bayi dengan mengendarai mobil Sherly.


"Gimana nih Sar, kamu belum ada tanda tanda hamil yaa?" tanya Sherly ditengah perjalanan.


"belum tau nih mbak, kayak nya sih belum.. pengennya juga langsung mbak, tapi mungkin Allah belum ngasih!" jawab Sari


"Sabar Sar, ditunggu aja...pasti gak lama lagi kamu nyusul aku!" kata Sherly.


"Amin mbak, doain aja ya!" kata Sari.


Setelah 30 menit perjalanan merekapun sampai di toko yang menjual perlengkapan bayi. Mereka langsung masuk dan memilih perlangakapan bayi, dari mulai baju, sepatu, tempat tidur dan perlengkapan lainnya.


Sari dan Sherly terlihat sangat akrab, seperti sudah bersahabat lama. Ternyata benar bahwa Sherly memang sudah berubah baik. Tidak ada kepura puraan ataupun sandiwara. Dia terlihat tulus berteman dengan Sari.


Mereka terlihat asyik memilih perlengkapan bayi, sampai tak terasa sudah hampir 2 jam mereka berada ditoko tersebut. Setelah dirasa cukup, mereka memutuskan untuk pulang. Sebelum pulang Sherly mengajak Sari untuk mampir ke cafe terlebih dahulu untuk mampir minum dan melepas lelah karena terlalu lama belanja.


...TERIMAKASIH SUDAH MEMBACA😊🙏...

__ADS_1


__ADS_2