
Sepulangnya dari kantor, Anisa menyambut kepulangan suaminya dengan senang hati. Entah kenapa Anisa merasa sangat bahagia akhir-akhir ini. Setelah permasalahan rumah tangganya kemarin kini Anisa bisa belajar bahwa apa yang dia inginkan tidak seharusnya dia mengorbankan rumah tangganya.
Sekarang Anisa sadar dan berserah diri kepada Allah, di dunia ini tidak ada yang tidak mungkin, hanya tinggal menunggu waktunya saja. Apapun yang diberikan nanti kepadanya itulah yang terbaik baginya.
"Mandi dulu mas, udah aku siapin air hangat buat kamu, lalu kita makan malam sama-sama" kata Anisa.
"Iya sayang, rasanya badan aku juga udah lengket banget. Aku mandi dulu ya" kata Andra.
Setelah menyiapkan baju ganti untuk suaminya, Anisa kembali turun menuju ruang makan. Dia menunggu suaminya selesai mandi seraya menyiapkan makan malam dibantu oleh pembantunya.
20 menit kemudian, Andra turun menyusul Anisa di ruang makan. Terlihat disana Anisa sedang duduk menunggu suaminya.
"Maaf sayang udah nunggu lama" ucap Andra seraya mencium kening istrinya.
"Gak apa-apa mas, yuk makan" ajak Anisa.
Anisa mengambilkan nasi beserta lauk untuk suaminya. Kebiasaan yang sudah dia lakukan setiap harinya.
"Oh ya mas, aku tadi ke rumah mama... dan ini aku juga sempet buat kue kering sama mama" kata Anisa seraya mengambil toples berisi kue kering buatannya tadi.
"Jadi kamu tadi ke rumah mama, kok gak bilang sama aku sih sayang..tau gitu kan aku bisa anterin kamu dulu ke rumah mama" kata Andra.
"Tadi itu mendadak mas, tiba-tiba aja tadi aku pengen ke rumah mama. Lagian mas gak perlu anterin aku, aku bisa bawa mobil sendiri kok" kata Anisa.
"Iya sayang, aku ngerti. Aku mau cobain kuenya dong" kata Andra.
__ADS_1
"Cobain deh mas, dijamin enak" ucap Anisa seraya membuka toples kuenya.
Setelah selesai makan. Andra dan Anisa kembali ke kamarnya. Terlihat Andra sedang sibuk di depan laptopnya, sedang Anisa sendiri sibuk dengan ponselnya.
Tiba-tiba Anisa ingin sekali pergi berlibur bersama suaminya. Lagian sudah lumayan lama mereka tidak pergi berlibur, dikarenakan sang suami sangat sibuk dengan pekerjaan di kantornya.
"Mas Andra" panggil Anisa lirih.
"Iya sayang, ada apa?" tanya Andra tanpa melihat ke arah Anisa.
"Anisa pengen liburan nih mas, kita liburan yuk" ajak Anisa dengan manjanya.
"Mau liburan kemana sayang?" tanya Andra kembali yang masih terlihat fokus dengan laptopnya.
"Kemana aja deh mas, yang penting liburan. Sekalian kita bulan madu lagi" kata Anisa merayu.
"Ya...ya gak apa-apa dong mas, apa salahnya kita bulan madu terus, kan gak ada yang ngelarang" jawab Anisa yang tiba-tiba menjadi gugup.
"Ya memang gak ada yang melarang sayang. Yaudah lusa kita liburan ya, terserah kamu mau liburan kemana aku ngikut yang penting kamu seneng"kata Andra.
"Makasih sayang. Aku seneeeng banget" seru Anisa yang langsung memeluk suaminya.
"Tapi ada syaratnya" ucap Andra.
"Syarat?...Apa mas syaratnya?" tanya Anisa bingung dan langsung melepas pelukannya.
__ADS_1
"Biasa kayak yang semalem" jawab Andra.
"Ohhh, oke siapa takut" ucap Anisa.
Setelah mendapat lampu hijau dari Anisa, Andra langsung memindah laptopnya di meja samping kasur. Lalu dengan sigap Andra langsung mendekap Anisa, lalu merebahkannya di atas kasur. Dengan lembut Andra mulai membuka piyama istrinya hingga terlepas semuanya.
Setelah itu, Andra langsung menyantap hidangan di depannya dengan nikmat.
Anisapun juga merasakan kenikmatan yang sama. Setiap belaian dan sentuhan membuatnya terbuai hingga hanya kenikmatan yang dia rasakan.
Anisa berharap setiap tetesan keringatnya bersama suaminya bisa menjadi buah cinta yang mereka nanti-nantikan.
Setelah berperang diatas kasur kurang lebih 3 jam, akhirnya mereka berdua pun kelelahan.
"Makasih sayang. Kamu selalu memberikanku yang terbaik" kata Andra.
"Sudah menjadi kewajiban aku mas" ucap Anisa.
Tak lama merekapun tidur dalam satu pelukan hangat dan mimpi indah yang menemani tidur mereka. Malam yang begitu indah dan panjang, malam yang begitu nikmat dan lelah, itulah yang mereka rasakan.
Keesokan harinya, seperti biasa, Anisa dan Andra sarapan bersama. Setelah itu Andra berangkat ke kantor. Sedangkan Anisa sedang sibuk mencari tempat liburan yang pas untuknya dan suaminya. Kali ini Anisa ingin mencari tempat liburan yang romantis, yang tak banyak orang. Anisa ingin liburannya dengan nuansa yang berbeda, dia ingin menghabiskan liburan dengan suaminya dengan suasana yang romantis.
Semua itu dia lakukan agar dirinya bisa cepat hamil. Anisa, meskipun setiap hari atau bahkan dalam sehari berkali-kali pun Anisa akan mau melayani suaminya. Anisa yakin setiap usaha pasti akan membuahkan hasil.
Setelah cukup lama bergulat dengan ponselnya, akhirnya Anisa mendapatkan tempat yang pas, yaitu Bali. Menurutnya Bali adalah tempat yang romantis dan mungkin di hari-hari biasa seperti ini, tempat tersebut tidak akan begitu ramai, itulah yang ada di fikiran Anisa, sehingga dia memutuskan tempat tersebut menjadi tempat liburannya kali ini.
__ADS_1
Terimakasih sudah membaca🙏😊