
Pagi yang cerah, matahari pun bersinar dengan indah. Didalam kamar kos, terlihat Naura masih tertidur pulas dan belum menunjukkan tanda-tanda dirinya akan bangun. Jam sudah menunjukkan pukul 8 pagi, namun Naura masih terlelap dengan mimpi indahnya. Hari ini Naura libur kerja sehingga jam alarmnya memang sengaja tidak berdering. Naura ingin menikmati hari liburnya dengan tidur seharian penuh.
Namun tiba-tiba dering ponselnya berbunyi, dan langsung membangunkan Naura.
Dengan mata yang setengah terbuka Naura melihat ke layar ponselnya, ternyata Santi meneleponnya.
Dengan mata yang kembali terpejam Naura mengangkat telepon dari Santi.
"Halo" sapa Naura.
"Halo Ra, kamu udah bangun" jawab Santi.
"Udah, baru aja gara-gara kamu telepon, ada apa San, pagi-pagi udah telepon" kata Naura.
"Pagi? ini udah siang Ra, udah jam 8 tau, anak prawan bangun gak boleh siang-siang" kata Santi.
"Biarin aja San, mumpung hari ini libur, aku mau males-malesan aja di kos" kata Naura.
"Gak ada kata males-malesan, sekarang kamu cepetan mandi" perintah Santi.
"Memangnya kenapa San aku disuruh mandi segala?" tanya Naura.
"Aku mau nemuin kamu sama kakak aku, kamu pernah bilang kan kalau kamu penasaran sama kakak aku, jadi hari ini aku mau kamu ketemu sama kakak aku" jelas Santi.
"hah?! ketemu, sekarang?? mendadak banget San ngajaknya. Lain kali aja deh ketemunya" kata Naura agak terkejut dengan aja kan Santi yang mendadak.
"Gak bisa Ra, harus hari ini. Udah pokoknya kamu cepetan mandi ya, nanti aku kirim alamat ketemunya dimana, by" kata Santi, langsung mematikan sambungan ponselnya.
"Halo San, .. kok malah dimatiin sih, aduh ini anak bikin acara mendadak banget" keluh Naura.
Akhirnya mau tidak mau, Naura pun menuruti kemauan Santi. Naura beranjak dari tempat tidurnya lalu menuju kamar mandi.
__ADS_1
Di tempat lain...
Di sebuah kamar yang sangat luas dengan nuansa cat warna hitam abu-abu, terlihat Nico masih terlelap.
Tiba-tiba terdengar ketukan pintu dari luar yang membuatnya bangun.
"Kak Nico, udah bangun belum" seru Santi dari luar pintu kamar.
"Ada apa San?" tanya Nico.
"Aku boleh masuk gak kak?" tanya Santi balik.
"Masuk aja gak dikunci" Jawa Barat Nico.
Pintu dibuka oleh Santi, terlihat Nico masih berbaring ditempat tidur dengan selimut ditubuhnya
"Kak hari ini sibuk enggak?" tanya Santi
"Gimana kalau hari ini kakak ketemu sama temen aku itu yang aku ceritain semalem, mumpung hari ini kakak libur juga kan" jelas Santi.
"Lain kali aja deh San, kakak capek banget pengen istirahat dan tidur di rumah" kata Nico.
"Ayolah kak, jangan gitu, gak kasihan apa sama temen aku, dia udah nungguin kakak lho" pinta Santi dengan wajah memelas.
Nico diam sejenak. Setelah menimbang dengan bimbang, akhirnya Nico pun mengiyakan kemauan Santi.
"Oke, untuk kali ini aja ya" kata Nico.
"Yey, makasih kakakku sayang" sorak Santi.
"Terus kakak harus ketemu sama dia dimana?" tanya Nico.
__ADS_1
"Mending sekarang kak Nico mandi dulu ya, aku tunggu dibawah, cepetan ya kak jangan lama-lama" perintah Santi.
Santi pun langsung beranjak keluar dari kamar kakaknya. Hatinya senang karena rencana yang dia susun berjalan sesuai keinginannya.
25 menit kemudian, terlihat Nico sudah rapi.
Dia menghampiri Santi yang terlihat duduk di ruang tamu.
"Ayo berangkat!" ajak Nico.
"Aku gak ikut gak, kakak berangkat sendiri" kata Santi
"Lho kok gak ikut sih, kamu yang ngajak kok kamu malah gak ikut, kalau gitu kakak juga gak jadi berangkat" kata Nico.
"Eits, jangan gitu kak, kakak harus tetep berangkat oke...
Aku hari ini masuk kerja kak, jadi gak bisa ikut.
Dia udah nunggu kakak di cafe Blue, tempatnya udah aku pesenin, jadi kakak tinggal duduk manis aja" jelas Santi.
"Kebiasaan kamu ini" keluh Nico. Lalu dia pun beranjak pergi untuk pergi ke cafe Blue.
Ditempat lain..
Naura yang masih berada di kosannya terlihat sudah siap dengan mengenakan dress pink selutut, dipadukan dengan sepatu putih yang membuat penampilannya terlihat menarik dan casual. Dipoles dengan bedak dan lip balm tipis membuat wajahnya yang cantik terlihat semakin mempesona.
Terdengat notif di ponselnya berbunyi, ternyata pesan dari Santi yang memberitahu lokasi tempatnya bertemu nanti dengan kakaknya.
"Ini bukannya cafe yang terkenal dan mahal itu ya, gak salah nih si Santi ngajak ketemuan disana" lirih Santi seraya melihat pesan dari Santi...
Tanpa menunggu lama lagi, Naura segera berangkat menuju cafe tersebut...
__ADS_1
TERIMAKASIH SUDAH MEMBACA🙏😊