
Keesokan paginya.. jam sudah menunjukkan pukul 8.00 WIB.. Semua keluarga sudah berkumpul diruang makan untuk sarapan. Hari ini kebetulan hari minggu jadi Rendra dan kedua orang tuanya tidak berangkat ke kantor.
Rencananya sebelum pak Pardi dan bu Siti pulang ke kampung mereka ingin mengajaknya pergi jalan jalan keliling kota jakarta.
"Pak Pardi dan bu Siti rencananya mau pulang kapan?" tanya pa Yudi ditengah sarapan.
"Rencananya besok lusa pak kami pulang!" jawab pak Pardi.
"Lho kenapa cepat sekali pak... lebih lama lagi disini sambil menemani Sari!" kata bu Lestari.
"Nanti lain waktu kami pasti kesini lagi bu... lagian istri saya juga mau buka tokonya... kemarin nak Rendra membuatkannya untuk kami!" jelas pak Pardi.
"Iya bu Lestari... nanti kalau barang dagangannya berdebu jadi sayang!" tambah bu Siti.
"Oh jadi bu Siti sudah punya toko yaa dirumah!" kata bu Lestari.
"Iya bu, nak Rendra yang mengurus segalanya. Nak Rendra menawari saya untuk buka usaha sendiri dirumah, lalu saya dan suami saya dibuatkan toko kelontong bu!" jelas bu Siti.
"Alhamdulillah... semoga usaha ibu lancar ya!" kata bu Lestari.
"Amin..." seru semua yang berada di meja makan.
"Oh ya setelah ini kita pergi jalan jalan... bagaimana?" ajak pak Yudi.
"Ide bagus pa... mumpung kita libur, dan bapak ibu masih disini!" kata Rendra setuju.
"Bagaimana, apa pak Pardi dan bu Siti mau?" tanya pak Yudi.
"Kami nurut saja pak!" jawab pak Pardi.
__ADS_1
"Yaudah mari kita lanjutan dulu sarapanya. lalu habis ini kita langsung pergi jalan jalan!" ucap pak Yudi.
Setelah sarapan selesai mereka berangkat untuk jalan jalan. Mobil yang mereka kendarai adalah mobil yang biasa pak Yudi gunakan, karena lebih besar dan luas.
Mereka mengunjungi beberapa tempat wisata... diantaranya Sea World Ancol,Monumen Nasional (monas), Kota Tua dan Pantai Ancol. Jalan jalan mereka terasa begitu menyenangkan dan seru.
Setelah seharian jalan jalan, sebelum pulang mereka mampir di sebuah restoran terlebih dahulu untuk makan malam.
Karena waktu itu jam sudah menunjukkan pukul 21.00 WIB.
Mereka memilih makan malam di restoran padang. Setelah hampir satu jam makan dan beristirahat sebentar merekapun pulang kerumah.
Sesampainya dirumah,mereka menuju kamar masing masing untuk membersihkan diri dan beristirahat.
Rendra dan Sari sudah berada dikamarnya. Sari segera menuju kamar mandi karena badannya sudah terasa lengket. Tanpa diduga Rendra juga mengikuti Sari masuk ke dalam kamar mandi.
"Mau mandilah sayang, mau ngapain lagi!" jawab Rendra.
"Tapi kan aku duluan yang mandi mas!" kata Sari.
"Kita mandi sama sama ya sayang!" kata Rendra merayu.
"Ua udah, tapi cuma mandi aja yaa mas, gak ada yang lain?" kata Sari.
"Emang kalau ada yang lain kenapa sayang, apa gak boleh...hm...!" kata Rendra kemudian menutup pintu kamar mandi,lalu memeluk tubuh istrinya.
"Bukannya gak boleh mas, tapi kan ini dikamar mandi!" kata Sari.
"Gak papa sayang, aku kangen banget sama kamu!" kata Rendra yang langsung ******* bibir Sari.
__ADS_1
Sari tidak bisa berkata apa apa lagi. Dia sudah mulai terbuai dan menikmati permainan bibir Rendra. Tangan Rendra tidak diam begitu saja.. dia membuka pakaian Sari sampai semuanya terlepas.
Setelah itu dia mulai beraksi... membawa Sari dan dirinya menikmati surga dunia.
Sudah 2 jam Sari dan Rendra berada di kamar mandi. Mereka masih saja berpaut dalam gejolak nafsu yang tinggi. Sudah berkali kali Rendra mengeluarkan puncak kepuasannya. Sampai Sari kewalahan.
Akhirnya hampir 3 jam mereka menyudahi permainannya. Sebenarnya Rendra masih ingin, tapi Sari menolaknya, karena dia sudah tidak sanggup lagi. Rasanya badannya sudah remuk dan lemas.
Setelah selesai mandi, Sari digendong Rendra menuju tempat tidur. Karena Sari masih terlihat begitu lemas.
"Maaf yaa sayang, udah bikin kamu jadi lemas kaya gini!" kata Rendra
"Iya mas, gak papa, tapi lain kali jangan minta banyak banyak yaa mas!" kata Sari.
"Iya sayang... habisnya kalau deket kamu pengennya gitu terus... kamu sekarang tambah menggoda banget!" goda Rendra.
"Apaan sih mas... kita tidur yuuk mas, capek banget aku!" ajak Sari.
"Ayo sayang, tapi besok pagi lagi yaa!" kata Rendra seraya mengedipkan matanya.
Sontak membuat Sari tersipu malu. Sari tidak menyangka bahwa suaminya dalam hubungan ranjang sangat bernafsu. Tapi Sari juga sangat menikmati setiap permainan yang diberikan Rendra padanya. Dia juga selalu mendapatkan klimaksnya saat berhubungan.
Saat awal pertama melakukannya dia merasakan sakit yang teramat sangat sampai dia menangis, dia takut terjadi apa apa dengan dirinya. Tapi setelah Rendra menjelaskan, dan merasakan,lama kelamaan sakit itu berubah menjadi rasa nikmat yang luar biasa.
Terkadang Sari menginginkan buaian Rendra, tapi dia merasa malu untuk mengungkapkanya duluan. Tapi sang suami seakan mengerti karena setiap Sari menginginkannya, maka Rendra mengajaknya untuk melakukannya.
Merekapun langsung terlelap tidur saking capek dan lelahnya, dengan saling berpelukan memberi kehangatan satu sama lain.
...TERIMAKASIH SUDAH MEMBACA😊🙏🙏...
__ADS_1