Jodoh Si Gadis Miskin

Jodoh Si Gadis Miskin
part 132


__ADS_3

Setelah menunggu hampir 2 jam lebih, akhirnya acara jumpa fans pun dimulai. Orang-orang yang hadir pun sangat banyak, mereka semua adalah fans dari Nico Wijaya model sekaligus pengusaha yang terkenal dan sangat sukses. Ketampanannya pun menjadi daya tarik tersendiri bagi kaum hawa. Wajahnya oriental seperti opa-opa Korea.


Nico menjumpai para fans ditemani oleh asistennya, Roy. Mereka sudah menjadi sahabat lama sejak masih sekolah, hingga akhirnya sekarang Roy menjadi asisten pribadi Nico.


Saat Nico keluar dan menyapa para fans, semua orang berteriak menganggumi sosok Nico. Tak kecuali Naura, dirinya begitu bahagia bisa melihat Nico secara langsung meskipun tak bisa berada lebih dekat dengannya.


Nico memberi sambutan dengan sangat ramah, dan menceritakan sedikit tentang perjalanan karirnya.


"MasyaAllah San, ganteng banget ya kak Nico" puji Naura terkagum-kagum.


"Emang dia ganteng Ra, bukannya udah dari dulu ya" kata Santi.


"Iya sih, tapi ternyata aslinya lebih ganteng" kata Naura.


Setelah 2 jam, akhirnya acara pun selesai. Hati Naura sangat bahagia dan puas bisa melihat Nico secara langsung.


"Gimana Ra, udah puas kan?" tanya Santi.


"Sangat puas, meskipun hanya melihatnya saja aku udah seneng banget" kata Naura.


"Yaudah sekarang kita pulang yuk!" ajak Santi.


"Tunggu sebentar ya San, aku ke toilet dulu, udah dari tadi aku kebelet" kata Naura.


"Yaudah, cepetan sana ke toilet, aku tunggu disini, jangan lama-lama" kata Santi.


Naura pun bergegas menuju toilet.


Sudah dari tadi dia menahan pipis, namun dia tahan karena tidak mau ketinggalan acara sedikitpun.

__ADS_1


Setelah selesai dari toilet, Naura segera berjalan kembali menuju tempat Santi menunggunya. Sambil melihat layar ponselnya Naura tidak memperhatikan jalan.


Bruukk!!


Akhirnya Naura menabrak seseorang.


"Maaf, maaf, saya tidak senga..... " Naura tidak dapat melanjutkan kata-katanya, setelah dia melihat ke arah orang yang dia tabrak. Ternyata orang itu adalah Nico Wijaya.


"Kak Ni... Nico!" ucap Naura gugup.


"Iya, lain kali kalau jalan hati-hati" kata Nico.


"Ma... maafkan saya kak, saya yang salah." kata Naura.


"Yaudah, saya mau ke toilet, kebetulan toilet khusus lagi ada masalah" kata Nico.


"Hei, kamu kenapa lihatin saya begitu, apa ada yang salah dengan saya?" tanya Nico bingung melihat Naura yang tak berkedip menatap dirinya.


Nico pun meninggalkan Naura yang masih berdiri menatapnya.


Sedangkan Naura merasa tak percaya dengan yang terjadi barusan, Naura merasa dirinya seperti bermimpi bisa bertemu dan berbicara dengan Nico.


Setelah beberapa lama Naura pun tersadar, lalu segera kembali menuju sahabat yang masih menunggunya.


Naura berjalan dengan hati yang berbunga-bunga seraya senyum-senyum sendiri. Dia masih membayangkan saat tadi bertemu dengan idolanya. Jantungnya pun terasa masih deg-degan.


Melihat wajah Nico dari dekat, mencium bau parfumnya, dan masih teringat jelas dengan hidung mancung, bibir merah, mata yang agak sipit, membuat Naura menjadi salah tingkah sendiri.


Dari kejauhan Santi memperhatikan sahabatnya yang terlihat senyum-senyum sendiri, bukannya penasaran Santi malah merasa takut.

__ADS_1


"Ra, kamu kenapa senyum-senyum sendiri gitu, bikin takut aja" tanya Santi, setelah Naura berdiri disampingnya.


"Aku lagi bahagia banget, kamu pengen tau gak kenapa?" tanya Naura balik.


"Kenapa memangnya, kamu abis menang lotre ya,... sini bagi-bagi" tebak Santi asal.


"Ihh kok lotre sih San, itu gak baik tau.


Aku kasih tau ya, tadi waktu aku ke toilet, aku ketemu sama kak Nico" jelas Naura.


"Haha, kamu mimpi ya Ra" kata Santi yang malah menertawakan Naura.


"enggak San, beneran aku gak bohong" tegas Naura.


"Kok bisa kamu ketemu kak Nico di toilet?" tanya Santi penasaran.


"Jadi ceritanya, pas aku keluar dari toilet aku gak sengaja nabrak kak Nico soalnya aku gak lihat jalan karena lihat ponsel" jelas Naura.


"Wahh, beruntung banget kamu bisa ketemu sama dia dari dekat" kata Santi.


"Iya San, aku seneng banget... "ucap Naura dengan wajah yang bersinar.


" Yaudah sekarang kita pulang yuk, aku udah ngantuk banget nih" ajak Santi.


"Ayuk San" ucap Naura..


***TERIMAKASIH SUDAH MEMBACA🙏😊


OH YA, JANGAN LUPA BACA KARYA TERBARU AKU YA TEMAN-TEMAN, JUDULNYA..

__ADS_1


"CINTA UNTUK TUAN MUDA***"


__ADS_2