
Sari dan Rendra berada di rumah pak Pardi dan bu Siti sudah seminggu l. Dan hari ini mereka akan kembali ke Jakarta.
Karena sudah terlalu lama mereka meninggal pekerjaannya.
"Bu, pak, Sari balik ke Jakarta dulu yaa... nanti kapan kapan Sari dan mas Rendra kesini lagi!" kata Sari berpamitan kepada kedua orang tuanya.
"Iyaa nak, hati hati, jaga diri jaga juga kandungan kamu!"kata pak Pardi.
"Nanti kalau udah memasuki usia 7 bulan bapak dan ibu akan kesana ya!" kata bu Siti.
"Iya bu... Nanti kalau ibu dan bapak mau kesana bilang dulu sama Sari ya!" kata Sari.
"Kami pamit pulang yaa bu... ibu dan bapak selalu jaga kesehatan!" kata Rendra.
"Iya nak...kalian juga!" kata bu Siti.
Setelah berpamitan dan bersalaman, Sari dan Rendra langsung beranjak menuju mobil, Lalu melaju meninggalkan rumah pak Pardi dan bu Siti.
"Mas, aku boleh minta tolong gak?" tanya Sari dalam perjalanan.
"Minta tolong apa sayang?" tanya Rendra balik.
"Kan aku mau buka restoran baru mas, jadi aku minta tolong buat carikan lokasinya mas!" kata Sari.
"Iyaa sayang, nanti aku suruh Rio buat cari lokasi yang strategis!" kata Rendra.
__ADS_1
"Makasih yaa mas!" kata Sari seraya tersenyum lebar kepada Rendra.
Usaha restoran Sari sekarang sudah mencapai kesuksesan. Berkat usaha dan doa, Sari selalu mendapatkan keuntungan dari usahanya. Dia juga tidak pernah absen untuk selalu menyumbangkan uang ataupun bahan makanan ke panti asuhan. Sari juga sering memberikan bonus untuk semua karyawannya. Sehingga semua karyawan Sari merasa betah bekerja direstorannya.
Sesampainya dirumah. Sari dan Rendra langsung masuk menuju kamarnya. Rendra langsung merebahkan tubuhnya diatas kasur.
"Sayang aku capek dan ngantuj banget.... aku tidur dulu ya!" kata Rendra.
"Iya mas... tidurlah... nanti aku bangunin!" kata Sari.
Sorenya, Sari membangunkan suaminya, untuk mandi.
"Mas, bangun, udah sore nih!" kata Sari seraya menggoyangkan tubuh suaminya.
"Iya sayang, udah bangun..kamu udah mandi?" tanya Rendra yang masih memejamkan matanya.
"Iya, iya sayang, ini bangun!" kata Rendra, setelah bangun, lalu beranjak menuju kamar mandi.
Sari mendengar suara mobil mertuanya pulang. Kemudian dia langsung beranjak turun untuk membukakan pintu.
"Assalamualaikum ma, pa... lho kak tumben mama dan papa barengan?" tanya Sari.
"Waalaikum sayang, kamu udah pulang yaa...iyaa, soalnya papa tiba tiba ke kantor mama, jadi sekalian pulang bareng, terus mobil mama ditinggal di kantor!" jelas bu Lestari.
"Gimana Sar kabar orang tua kamu disana, mereka semua baik kan?" tanya pak Yudi.
__ADS_1
"Alhamdulillah baik pa... yaudah kita masuk yuk pa, ma!" ajak Sari.
Kemudian mereka memasuki rumah. Pak Yudi dan bu Lestari langsung menuju ke kamar, sedangkan Sari, menuju ruang tengah, untuk menonton tv, sambil menunggu suaminya selesai mandi.
"Lho sayang, kamu disini rupanya, aku cariin!" kata Rendra yang sudah selesai mandi.
"Iyaa mas, udah mandinya?" tanya Sari.
"Udah dong sayang, udah wangi gini!" kqta Rendra seraya mencium pipi Sari.
"Eh mas, malam ini kita makan diluar yuuk, aku lagi pengen makan diluar nih.. ajak sekalian mama dan papa!" kata Sari.
"Boleh... emang mama sama papa udah pulang?" tanya Rendra.
"Udah mas, sekarang mungkin baru mandi!" jawab Sari.
"Yaudah kita tunggu mama sama papa dulu!" kata Rendra.
"Kalau gitu aku ganti baju dulu yaa mas!" kata Sari.
Rendra hanya menganggukkan kepalanya, lalu Sari beranjak naik keatas menuju kamarnya untuk berganti pakaian.
Setelah pak Yudi dan bu Lestari selesai mandi, Rendra langsung mengatakan keinginan Sari untuk makan malam diluar, tanpa pikir panjang, pak Yudi dan Bu Lestari langsung mengiyakan.
Setelah semuanya sudah siap, mereka langsung berangkat menuju tempat makan.
__ADS_1
Tapi kali ini Sari ingin makan pecel lele dipinggir jalan. Awalnya Rendra dan kedua orang tuanya merasa ragu karena sebelumnya mereka belum pernah makan dipinggir jalan. Tapi karena Sari menginginkannya akhirnya mereka mau, mereka mengira bahwa Sari sedang ngidam ingin makan di pinggir jalan...
...TERIMAKASIH SUDAH MEMBACA😊🙏...