
Sementara di apartemen Sherly. Dia masih berdiri mematung menatap ke depan dengan mengepalkan kedua tanganya. Sherly mengejar Rendra sampai lantai bawah keluar di tempat parkir. Dia mencoba menahan Rendra tapi Rendra tak memperdulikannya sama sekali.
Kemudian Sherly balik ke apartemen nya.
Sampainya di kamar, dia langsung duduk disofa dengan kasar tanpa memperdulikan pria yang sedari tadi menahan sakit di bibirnya. Pria tersebut bernama Bobi. Bobi adalah pacar gelap Sherly. Dia sudah menjalin hubungan dengan Bobi jauh sebelum berpacaran dengan Rendra. Sherly dan Bobi memang mempunyai rencana licik. Sherly hanya menginginkan kekayaan Rendra,dia tidak pernah benar benar mencintai Rendra. Sedangkan Bobi,mendukung apa yang dilakukan oleh Sherly. Semua itu mereka lakukan hanya untuk uang dan kekayaan. Tapi setelah kejadian ini, rencana mereka hancur.
"B******k**......kenapa bisa kayak gini sih, hancur sudah semua rencana kita. Kenapa lo bilang ke Rendra kalau kita ini pacaran!" kata Sherly dengan nada marah.
"Lo gak lihat dia mukul gue, dan lo cuma diem aja. Gue ini juga pacar lo" kata Bobi tak mau kalah.
"Gue ngerti, tapi lo harusnya bisa nahan diri. Kalau udah kaya gini gimana,semua berantakan" kata Sherly.
"Samperin tuh si Rendra, cari alasan yang tepat biar dia percaya sama lo". Kata Bobi.
__ADS_1
"Itu gak gampang bob. Rendra bukan orang yang bodoh yang bisa kita bodohin. Aku cukup tau gimana dia, gue harus bener bener cari cara agar dia mau balik sama gue. Gue gak mau rencana yang udah kita susun jauh hari gagal. Bagaimana pun cara nya,gue akan dapatin lo lagi Ren dan terutama dapetin kekayaan lo" Kata Sherly panjang lebar dengan senyuman yang mengembang di bibir nya.
"Sekarang obatin bibir gue. Ini terlalu sakit, mantep juga bogeman dia!" kata bobi menyuruh Sherly untuk mengobati nya.
"Baru di bogem segitu aja udah K.O*
dasar lemah" kata Sherly sambil beranjak dari sofa menuju laci meja mengambil kotak P3K*.
"Terserahlah mau ngomong apa.
Diem gue obatin" kata Sherly mulai mengobati Bobi.
Jika di lihat dari percakapan mereka. Mereka hanya seperti teman biasa, tapi di dalam hati mereka masing masing saling mencintai. Tapi hati mereka sama sama tidak baik. Bobi dan Sherly saling mendukung satu sama lain, meskipun itu salah. Yang terpenting bagi mereka adalah kebahagiaan dan kepuasan.
__ADS_1
Sebenarnya Bobi bukan dari keluarga miskin. Orang tua nya cukup berada meskipun kekayaannya sangat jauh dari Rendra. Bobi adalah anak dari pengusaha mebel, dan mempunyai cabang di berbagai kota. Tapi yang nama nya manusia serakah pasti akan merasa selalu kurang. Sama seperti Sherly, dia adalah anak dari disainer yang cukup punya nama, dan mempunyai cabang butik di berbagai kota. Tapi hal itu masih kurang bagi Sherly. Apa yang dia mau, dia harus mendapatkannya.
"Nanti malam gue akan coba nyamperin ke rumah Rendra, siapa tau dia mau dengerin apa yang gue bilang" kata Sherly,seraya memberi obat ke bibir Bobi.
"Terserah lo. Jalanin aja rencana lo selanjutnya" kata Bobi.
Sherly masih mengobati Bobi sambil terus menyusun rencana selanjutnya. Dan memikirkan alasan yang tepat agar Rendra mau percaya padanya.
MOHON UNTUK MENINGGALKAN KRITIK DAN SARANNYA YAA..
AGAR SAYA BISA MEMPERBAIKI KESALAHAN YANG ADA.
TERIMAKASIH**...
__ADS_1