Jodoh Si Gadis Miskin

Jodoh Si Gadis Miskin
part 137


__ADS_3

Setelah selesai makan, mereka langsung beranjak pergi dari cafe tersebut.


"Kamu mau jalan-jalan kemana?" tanya Nico seraya menyetir mobilnya.


"Gimana kalau kita ke Danau deket taman kak kota kak" jawab Naura.


"Boleh. Emang kamu udah pernah pergi ke sana ya?" tanya Nico kembali.


"Aku sering ke sana kak, soalnya itu tempat favorit aku" jawab Naura.


"Iya kah... kenapa bisa jadi tempat favorit?" tanya Nico ingin tau.


"Karena disaat aku lagi sedih atau kangen sama orang tua, aku pasti pergi kesana kak buat nenangin hati aku" jawab Naura.


"Memangnya orang tua kamu dimana Ra?" tanya Nico penasaran.


"Orang tua aku udah ada di surga kak" jawab Naura dengan senyuman manis dibibirnya.


"Maaf Naura, aku tidak tau jika kedua orang tua kamu sudah..... " kata Nico yang langsung disela oleh Naura.


"Tidak apa-apa kak" ucap Naura.


Nico menjadi tidak enak hati. Sebelumnya memang Nico tidak mengetahui apa-apa tentang Naura. Awalnya dia ingin ketemu Naura hanya karena paksaan dari adiknya, namun ternyata Nico merasa nyaman jika mengobrol dengan gadis yang sedang duduk disampingnya tersebut.


"Jadi kamu tinggal sendiri disini?" tanya Nico


"Iya kak, mungkin masih ada sanak saudara dari ayah, tapi aku tidak tau mereka ada dimana, dan untuk sekarang ini aku belum ingin mencari keberadaan mereka" jelas Naura.


"Aku berharap semoga suatu saat nanti kamu bisa bertemu dengan saudara kamu Ra" kata Nico.


Naura hanya memberikan senyuman kepada Nico. Selanjutnya tak ada obrolan lagi diantara mereka hingga mereka sampai di tempat tujuan.

__ADS_1


Mereka berdua turun dari mobil.


"Kita duduk dibangku situ yuk" ajak Nico.


"Iya kak" ucap Naura.


Lalu mereka berjalan menuju sebuah bangku yang berada di pinggir danau. Saat mereka tengah duduk dan menikmati pemandangan disana, tak sengaja mata Nico melihat penjual boneka yang tak jauh dari tempatnya duduk. Tanpa pikir panjang, Nico beranjak dari duduknya.


"Kak Nico mau kemana?" tanya Naura.


"Kamu tunggu sebentar disini ya" kata Nico, lalu berjalan mengarah ke penjual boneka.


Terlihat Nico membeli sebuah boneka teddy berwarna coklat muda. Dia ingin memberikannya pada Naura.


"Ni Ra, buat kamu" kata Nico setelah kembali seraya menyodorkan boneka kepada Naura.


"Buat aku kak?" tanya Naura.


"Ma... makasih kak... " ucap Naura gugup, karena merasa sangat senang. Baru kali ini dia mendapatkan sesuatu dari orang lain.


Naura pun langsung mendekap bonekanya.


"Oh ya, Ra, aku boleh gak minta nomer hp kamu?" tanya Nico.


"Boleh kak" jawab Naura. lalu mencatat nomer HP nya di ponsel milik Nico.


Mereka kembali menikmati pemandangan dan suasana di danau tersebut dengan diselingi canda dan tawa. Mereka juga sempat membeli makanan yang ada disekitaran Danau.


Tak terasa hari sudah sore. Nico dan Naura pun berniat untuk segera pulang. Sebelum pulang Nico mengajak Naura untuk makan malam terlebih dahulu.


Nico mengajak Naura makan di restoran mewah, sebab Nico tidak mau jika ada orang atau fans yang menganggu nya.

__ADS_1


Karena sewaktu di danau tadi Nico sempat dimintai foto oleh orang-orang yang berada disana,


Setelah selesai makan, dan malam semakin larut. Nico dan Naura pun pulang.


Namun saat dalam perjalanan, tiba-tiba mobil Nico berhenti mendadak.


"Kenapa kak?" tanya Naura.


"Gak tau nih Ra, tiba-tiba mogok, sebentar ya aku cek dulu" jawab Nico. Lalu keluar untuk mengecek mobilnya.


Naura kemudian mengikuti Nico keluar dari mobil.


"Gimana kak?" tanya Naura.


"Gak tau juga Ra, aku juga kurang ngerti mesin. Mana udah malem lagi, gak ada kendaraan yang lewat" kata Nico bingung.


"Coba aku telfon supir dulu" ucap Nico.


Beberapa kali Nico mencoba menelepon supirnya, namun tidak diangkat.


Nico juga telah mencoba menelepon Santi dan Roy, namun semuanya tak ada yang angkat, kemungkinan mereka semua sudah pada tidur, karena malam juga sudah larut.


"Gimana kak?" tanya Naura.


"Semua gak ada yang angkat Ra" jawab Nico.


"Terus gimana kak?" tanya Naura kembali.


"Coba kita cari hotel dideket sini, siapa tau ada" jawab Nico.


Naura menganggukkan kepalanya tanda setuju. Mereka berjalan menyusuri jalan yang sudah sangat sepi, berharap mereka menemukan hotel untuk mereka menginap malam ini.

__ADS_1


TERIMAKASIH SUDAH MEMBACA🙏😊


__ADS_2