
Ruby,Felix dan Thomas tiba di panti asuhan itu. Tidak seperti biasanya,halaman panti asuhan terlihat sepi. Biasanya anak-anak akan berolahraga pagi di halaman panti asuhan. Ruby memasang wajah datar dan berjalan memasuki panti asuhan itu. Anak-anak ada di dalam panti asuhan sedang sarapan.
"Selamat pagi,anak-anak," sapa Ruby.
"Selamat pagi," jawab anak-anak itu serentak dengan semangat.
"Kalian sarapan lebih awal pagi ini," Thomas ikut bergabung bersama mereka.
"Hari ini kita akan berjalan-jalan,kak. Jadi semuanya harus diselesaikan lebih pagi," Zoe muncul dari kamarnya.
"Wah,aku tidak tau bahwa hari ini kita akan berjalan-jalan," Ruby sebelumnya tidak mengetahui dan Jennifer tidak memberitahu apa-apa sebelumnya.
"Sebenarnya ini agenda bulanan kami. Setiap bulan pasti akan kami adakan jalan santai menyusuri kebun buah," Jennifer muncul dari kamar yang sama dengan Zoe tadi.
"Pasti akan sangat seru," Felix yang dari tadi diam kini ikut berbicara.
"Apakah kondisimu baik-baik saja? Kau bisa ikut?" Jennifer tampak agak sedikit khawatir dan Ruby sedikit terlihat tidak menyukai sikap Jennifer tersebut.
"Aku baik-baik saja. Dia merawatku dengan baik," Felix menjawab sambil melirik Ruby.
"Heybukankan aku yang merawatmu seharian?" Thomas protes.
"Kau tidak usah ikut. Thomas aku titip Felix ya. Biar aku dan Jennifer saja yang pergi," ujar Ruby.
__ADS_1
"Baiklah baiklah. Terserah kau saja," Thomas mengiyakan.
"Aku baik-baik saja. Kau jangan memperlakukanku seperti pria penyakitan," Felix menolak saran Ruby.
"Kau tetap tidak boleh ikut. Menurutlah padaku,Felix!" Ruby meninggikan suaranya dengan harapan Felix mau menurutinya.
"Sudahlah kau turuti saja apa perkataannya. Daripada dia marah lagi," Thomas berusaha membujuk Felix.
"Baiklah aku akan tinggal disini sampai kalian kembali. Pasti akan sangat membosankan," keluh Felix.
"Siapa bilang akan membosankan? Aku pastikan kalian tidak akan bosan selama menunggu kami datang dari berjalan-jalan santai," kini Jennifer ikut bergabung dengan obrolan orang dewasa.
"Apa yang bisa kami lakukan disini? Apa ada kegiatan seru?" Thomas penasaran.
Anak-anak mengikuti Jennifer sementara Ruby berjalan paling belakang mengawasi anak-anak itu. Setelah diberikan pengumuman oleh Jennifer,anak-anak kembali masuk kedalam panti asuhan untuk menambil tas ransel yang sudah mereka siapkan pagi-pagi sekali.
"Baiklah anak-anak,cepat berkumpul kembali di halaman," panggil Jenn dari luar. Sementara itu Ruby menghampiri Thomas dan Felix yang tengah berleha-leha di sofa.
"Tolong jaga Felix," ujar Ruby pada Thomas.
"Tentu saja.Lagipla dia tidak begitu membutuhkanku. Seperti kemarin,dia hanya menghabiskan waktu untuk tidur saja dan tidak memerlukan terlalu banyak bantuanku," jawab Thomas.
"Awasi saja dia,aku takut terjadi sesuatu."
__ADS_1
"Astaga kalian membicarakanku di depan mataku," Felix menengahi. Ia senang dengan perhatian yang Ruby berikan untuknya.
"Kalau kau merasa sakit beritahu saja Thomas. Jangan sekali-sekali mencoba menyembunyikan sesuatu," Ruby sedikit mengancam.
"Iya sayang," Felix menjawab.
Ruby kemudian keluar dari panti asuhan itu,dan di waktu yang bersamaan rombongan anak-anak yang dipimpin oleh Jennifer berangkat untuk memulai jalan santai mereka.
Dari pintu panti asuhan,Thomas memberi kode agar Ruby mengecek ponselnya.
"Ada apa lagi ini," Ruby merogoh saku celana dan mengambil ponselnya.
"Sepertinya hari ini akan menjadi hari yang seru untuk kita semua, isi pesan itu.
"Aku tidak paham. Terserah mereka saja lah,aku tidak tau apa rencana mereka," Ruby bergumam tanpa membalas pesan yang Thomas kirimkan untuknya.
Satu lagi pesan masuk,kali ini dari Felix.
"Kami akan melakukan sesuatu yang gila. Tolong kau perlambat kedatangan Jennifer dan rombongan anak-anak kembali."
Ruby menghela nafas panjang karena ia tidak tau apa yag telah direncanakan oleh dua orang pria itu. Ditambah kondisi Felix yang terlihat belum begitu bugar membuat Ruby semakin khawatir.
"Entah apa lagi yang mereka rencanakan. Aku akan fokus pada rencanaku saja. Biarkan mereka menyelesaikan bagiannya sendiri," tidak sadar Ruby berbicara sendiri dengan ponselnya.
__ADS_1