Journeys End

Journeys End
Mrs. ...


__ADS_3

"Cepat masuk," Anton menyambut kedatangan Felix dan Ruby ke motel itu.


Mereka bertiga bergegas masuk kedalam kamar yang sudah Anton pesan.


"Sebenarnya apa yang terjadi?" tanya Thomas.


"Aku bertemu dengan seorang wanita yang memberiku informasi," jawab Anton.


"Siapa wanita itu?" Felix penasaran.


"Aku tidak bisa memberitahu mu sekarang,tapi tenang saja wanita ini dapat kita percaya," Anton menjawab.


"Lalu informasi apa yang berhasil kau dapatkan darinya?" tanya Ruby.


"Malam nanti mereka kembali mengadakan pesta untuk merayakan ulang tahun pimpinan sekte itu. Dan semua yang menginap disini adalah orang-orang penting," jawab Anton.


**


Malam semakin larut. Ruby dan Felix memberi kabar pada Reno bahwa mereka tidak akan segera kembali. Teman-teman mereka yang sudah mengetahui bahwa Ruby dan Felix diam-diam pergi ke motel protes. Reno berusaha menenangkan situasi.


"Sebenarnya ada yang mengganjal dalam hatiku," ujar Anton.


"Ada apa?" tanya Ruby.


"Wanita itu mengatakan bahwa jika ia mati tolong bawa jenazahnya pergi dan lakukan autopsi," jawab Anton.

__ADS_1


"Tapi wanita itu masih hidup hingga saat ini kan?" Felix memastikan.


"Masih,tapi aku takut terjadi sesuatu padanya," Anton masih cemas.


"Kalau begitu kita harus melindunginya," ujar Felix.


"Aku juga memikirkan hal itu namun ia hanya bersedia memberi informasi untuk kita dan menolak bantuan ku," Anton menjawab.


"Lalu pesta itu akan diadakan dimana?" tanya Ruby.


"Di motel ini jadi kalian tidak boleh keluar kamar tanpa izin dariku," Anton memberikan peringatan.


"Dan satu lagi,mereka mengetahui keberadaan ku dari Matrix News yang bekerja sama dengan mereka jadi kalian jangan salah paham jika aku terlihat dekat dengan mereka," Anton mengantisipasi hal-hal buruk terjadi ketika Felix dan Ruby melihat Anton berpesta dengan mereka nanti.


"Jadi kedatanganmu kemari adalah sengaja bertemu dengan mereka? Lalu bagaimana jika direktur Matrix News tau?" Felix masih tidak paham kemana arah semua ini.


"Baiklah. Lalu bagaimana selanjutnya?" Ruby tidak tau harus berbuat apa.


"Kalian rekam saja aku akan memancing agar pembicaraan yang aku lakukan dengan mereka nanti dapat dijadikan bukti," jawab Anton.


Akhirnya waktu yang ditunggu-tunggu tiba. Jam pada ponsel Felix sudah menunjukkan pukul 00.00 yang menandakan bahwa pesta akan segera dimulai. Orang-orang sudah keluar dari kamar mereka,termasuk Anton. Mereka berkumpul di halaman motel itu dan mengadakan pesta yang cukup mewah. Pesta yang ada di depan mata Ruby dan Felix terlihat seperti pesta orang-orang kaya pada umumnya. Tidak ada sesuatu yang aneh dan menarik perhatian di sana.


Felix dan Ruby bersembunyi di kamar paling depan yang dekat dengan tempat pesta dilangsungkan. Anton sudah menggunakan alat penyadap suara jadi Ruby dan Felix bisa mendengar percakapan Anton dengan orang-orang yang menghadiri pesta.


Selama satu jam tidak ada informasi penting yang mereka dapatkan.

__ADS_1


"Lalu apa tugasku selanjutnya?" tanya Anton pada seorang pria yang duduk di sampingnya.


"Teruslah menulis berita dan jangan sampai sekte ini di cap buruk oleh masyarakat," jawab pria itu.


"Baik,akan aku pastikan aku menulis berita sesuai arahanmu," jawab Anton.


Ruby dan Felix baru mendapatkan satu bukti yang mendukung pernyataan mereka mengenai sekte kejam ini.


"Hari ini ayah akan membuat pengumuman penting mengenai ritual terakhir kita pada bulan mati," kata pria itu pada Anton.


Felix dan Ruby tidak tau siapa yang ia maksud dengan ayah namun mereka tetap menahan diri untuk tidak mengeluarkan suara.


Pesta hampir mendekati puncak. Botol wine yang ada pada meja tamu sudah tidak berisi lagi. Dua orang lansia datang ke tengah-tengah padatnya tamu undangan yang sedang berpesta.


"Kita akan menuju ritual terakhir pada bulan mati nanti. Dan hari ini adalah hari penyambutan," wanita tua itu memberi sambutan.


"Bagi anggota sekte baru,hari ini adalah peresmian kalian menjadi bagian dari keluarga kami," tambahnya.


Semua orang mengangkat gelas wine yang mereka pegang kemudian bersulang.


"Baik,ritual peresmian dimulai," kata wanita tua itu.


Beberapa wanita dan pria mengenakan setelan putih saling mendekat satu sama lain. Mereka saling menyentuh di hadapan para tamu undangan.


"Sayang," bisik Ruby.

__ADS_1


"Mereka juga melakukan hubungan suami istri massal untuk bergabung dalam sekte ini? Ini adalah bukti yang sangat kuat untuk menjatuhkan mereka," ujar Felix.


"Tidak semudah itu,jika kita sembarangan menyebarkan video ini yang ada kita akan terjerat undang-undang elektronik," kini Ruby merasa tidak nyaman berada di tempat itu.


__ADS_2