Journeys End

Journeys End
forgetting


__ADS_3

Sudah tiga hari sejak Ruby mengakhiri hubungannya dengan Felix. Hal itu cukup mengejutkan bagi teman-temannya,karena selama ini Felix dan Ruby terlihat baik-baik saja. Bukan hanya teman-teman,Ruby sendiri juga sangat terkejut dengan kejadian itu. Selama ini Felix tidak pernah bersikap mencurigakan,entah memang Felix pandai berbohong atau Ruby yang terlalu percaya.


Semua teman-teman Ruby sudah kembali dari perkemahan,mereka menemani Ruby terutama Kylie. Ava juga datang ke rumah Ruby. Walaupun Ruby sudah mengatakan dirinya dan Felix sudah tidak ada hubungan apa-apa,namun Felix tetap bersikeras bahwa Ruby masih kekasihnya.


Felix terpaksa pindah dari rumah Ruby dan sementara tinggal bersama Thomas karena Thomas menawarkannya untuk tinggal bersama,daripada menyewa rumah atau tempat kost.


"Pagi sayangku," seperti biasa,Felix mengirim pesan kepada Ruby selayaknya mereka tidak ada masalah.


Ruby hanya membaca pesan itu dan tidak memberikan respon sama sekali. Dari story Instagram dan sosial media lainnya juga Ruby tidak menunjukkan dirinya sedang bersedih. Hanya foto-fotonya bersama Felix yang dia hapus dari feed Instagram nya.


"Aku akan melakukan apapun agar kita tetap bersama," Felix bersikeras. Ia terus mengirimi Ruby pesan.


Bagi Ruby,semua yang Felix lakukan sudah terlambat. Kesalahan fatal yang membuat Ruby tidak bisa menerima Felix sebagai kekasihnya adalah ia tidak menolak ketika keluarganya menjodoh-jodohkan dirinya. Felix diam-diam juga chatting dengan wanita itu,meskipun hanya sebatas pelampiasan dikala jenuh. Ruby tetap tidak bisa menerima alasan apapun. Melihat Felix yang terus bersikeras,Ruby mengajak Felix bertemu di rumahnya.


***

__ADS_1


"Masuklah," Ruby mempersilahkan Felix untuk masuk.


"Sayang," Felix langsung memeluk Ruby nun dengan cepat Ruby melepaskan pelukan itu.


"Sudah aku bilang jangan memanggilku dengan sebutan itu. Aku tidak akan pernah bisa menerima mu lagi," katanya.


Perkataan Ruby sangat melukai hati Felix. Ia tau bahwa sulit bagi Ruby untuk memaafkannya.


"Ini untuk kali terakhir kita bertemu dengan tujuan membicarakan masalah hubungan kita," Ruby membuka pembicaraan.


"Keluargamu tidak bisa menerima orang yang berbeda," ujar Ruby.


"Mereka tidak,tapi aku bisa. Aku yang menjalani hidupku sendiri," jawab Felix.


"Seandainya kau berpikir seperti itu sebelum bermain di belakangku," sesal Ruby.

__ADS_1


"Aku sangat bersalah. Kau boleh marah padaku seperti dulu,mendiami ku atau kau mau memakai ku? Silahkan saja tapi aku tidak mau hubungan ini berakhir," Felix terus memohon.


"Aku tidak mau berakhir seperti ini juga,tapi hatiku sudah tidak bisa menerima mu lagi sebagai kekasihku. Aku tidak bisa,mengertilah," Ruby sudah sangat ingin lepas dari bayang-bayang Felix.


Ia sudah cukup lelah dengan masalah yang harus ia hadapi antara dirinya dengan sekte itu,kini hubungan nya dengan Felix semakin membuat Ruby depresi.


"Aku akan meyakinkan.."


"Cukup Felix. Walaupun akhirnya keluargamu setuju,aku tetap tidak bisa menerima mu kembali karena kau sudah merusak kepercayaan ku. Entah apa saja yang sudah kalian lakukan di belakangku aku tidak tau. Pergilah aku tidak mau melanjutkan hubungan dengan pembohong sepertimu. Jika kau memang mencintaiku,harusnya kau bilang padaku ada masalah seperti ini dan aku pasti akan membantu mencari jalan tengah,bukannya kau memutuskan untuk diam-diam berkomunikasi dengan wanita pilihan keluargamu. Itu yang kau sebut solusi? Kau sangat bodoh dan pengecut," Ruby mengeluarkan semua yang ada di dalam pikirannya.


"Katakan apa yang ingin kau katakan. Aku akan menerima semua hal-hal buruk yang kau katakan tentang diriku. Aku tetap tidak mau berpisah," Felix pergi dari rumah Ruby karena ia tidak mau mendengar Ruby terus-menerus meminta berpisah darinya.


Hari itu mereka tidak menemukan kesepakatan. Ruby lebih memilih tidak memperdulikan Felix lagi.


Ia ingin menyelesaikan masalah lain yang harus segera ia selesaikan,yaitu membersihkan namanya yang tercoreng akibat ulah sekte yang bekerja sama dengan Matrix News.

__ADS_1


__ADS_2