
"Kau gila? Kau menyamar?" Anne sangat terpukau dengan keberanian Ruby.
Ruby menceritakan apa saja yang ia ketahui setelah menyamar menjadi anggota sekte itu. Kemudian Ruby juga menceritakan bahwa Felix dan Thomas dalam bahaya,jadi ia memerlukan bantuan Anne untuk menyembunyikan dua pria itu.
"Kau bagaimana?" tanya Anne.
"Aku akan melakukan live streaming sekarang. Aku akan pergi," jawab Ruby.
"Pergilah. Mereka biarkan aku yang urus," Anne mengedipkan mata.
Ruby pergi dengan membawa jubahnya. Tidak lupa ia menghubungi temannya untuk bersiap-siap melakukan live streaming. Ruby menggunakan sudah terhubung dengan temannya itu dan tengah live berdua di Instagram Amber. Kebetulan mereka berdua memiliki banyak followers jadi lebih mudah mendapatkan penonton.
Ruby sudah memasang earpod nya agar suara tidak terdengar oleh orang-orang. Dari kejauhan sudah terlihat para anggota sekte sedang duduk membentuk lingkaran ditengah teriknya matahari. Ruby mengarahkan kamera dari kejauhan,yang bisa ia lakukan adalah menzoom dari balik pohon.
Orang-orang mulai berkomentar.
"Ternyata sekte seperti itu memang ada."
"Aku tidak percaya ini,dimana lokasinya?"
"Apakah ini sungguhan? Tidak direkayasa?"
Banyak pertanyaan yang muncul di kolom komentar. Amber menjawab pertanyaan-pertanyaan itu.
"Apa benar mereka kanibal?"
"Ritual macam apa yang mereka lakukan?"
Pertanyaan-pertanyaan makin menumpuk di kolom komentar dan Amber membalasnya satu per satu.
Sekitar 30 menit Ruby melakukan live bersama Amber di Instagram,sebenarnya ia ingin melakukan live di YouTube bersama namun karena orang-orang yang mereka kenal lebih banyak di Instagram jadi mereka merubah rencana agar orang-orang terdekat Ruby mengetahui bahwa Ruby dalam bahaya.
"Ruby kau gila?"
"Dimana lokasinya?"
"Dimana kau?"
__ADS_1
Teman-teman Ruby mulai berkomentar.
"Aku akan membawa polisi," komentar seseorang.
Amber menjelaskan bagaimana polisi bertindak dalam kejadian itu. Kuat dugaan ada oknum yang bekerja sama dengan sekte itu.
Setelah beberapa saat,orang-orang itu bangun dan masuk kedalam aula. Ruby memiliki kesempatan untuk menyusup. Semua orang tegang menonton live itu,termasuk Amber. Perlahan-lahan ia menyorot altar dan patung yang kainnya sudah dibuka. Patung wanita tanpa busana yang dibawahnya terdapat dua cawan besi.
Masih seperti kemarin,lilin tersusun rapi mengelilingi altar. Tidak ada yang berubah dari tempat itu sejak kemarin.
Ruby mendekati aula,mendengar wanita berbaju emas marah.
"Mereka mengetahui rencana kita. Bahkan sudah tersebar di sosial media," katanya.
Ruby tidak menyangka berita tentang sekte itu akan tersebar dengan begitu cepat.
Seseorang yang duduk di sebelah wanita itu sibuk dengan ponsel.
"Mereka melakukan live!" kata orang itu.
***
"Sialan aku ketahuan," umpatnya.
Ruby menceritakan semuanya pada Anne,Thomas dan Felix yang baru saja terbangun.
"Artinya kau ketahuan masih hidup?" tanya Thomas.
"Iya," Ruby menjawab dengan singkat.
"Tenang saja,nanti akan ramai," ujar Felix.
"Ramai apa? Kita harus bersembunyi," Anne sedikit panik. Ia yang biasanya tenang kini terlihat berbeda.
"Mereka pasti akan menyusun rencana. Jangan meremehkan mereka," ujar Anne.
***
__ADS_1
Sore tiba,mereka tidak tau harus berbuat apa karena ketika akan kabur sudah ramai orang berjaga mengelilingi motel. Bahkan kini mereka menunjukan diri secara terang-terangan.
Thomas sibuk dengan ponselnya,ia mengabari teman-temannya tentang sekte itu.
"Apa? Mereka sangat nekad," ujar Thomas.
"Kenapa?" tanya Rubby.
"Teman-teman kita datang kemari menggunakan truk," jawab Thomas.
"Siapa saja? Hahaha," Ruby tidak bisa menahan tawanya.
"Siapa lagi kalau bukan Reno dan anak-anak bangku belakang," jawabnya.
"Aku akan membantu memviralkannya lewat teman-temanku," kata Felix.
Ia juga mengabari Key dan meminta bantuannya. Semua orang sibuk dengan ponselnya masing-masing. Ruby mengirimi Amber kondisi terkini di area motel,dimana ia memfoto dari jendela beberapa orang yang sedang berjaga.
"Jika ingin melibatkan polisi,coba polisi dari daerah lain," kata Ruby via telepon.
Seseorang yang baru saja berkomentar di akun Instagram Ruby menanyakan dimana lokasi motel itu. Kemudian ia berkata akan mengajak polisi untuk datang menyelamatkan mereka.
"Berapa menit lagi kau akan sampai?" Thomas terus berkomunikasi dengan Reno.
"Tidak sampai satu jam. Kami juga sudah siap live streaming di saluran YouTube ku," jawab Reno.
Ada secercah harapan bagi mereka untuk selamat dari ritual itu.
***
Sore tiba namun Reno tak kunjung datang. Ban truk yang mereka tumpangi kempes jadi perjalanan mereka sedikit terhalang.
Anne tertidur pulas setelah mandi dan berganti baju dengan menggunakan baju Ruby.
Tiba-tiba terdengar suara deru sepeda motor. Thomas dan Felix mengintip dari jendela sedangkan Ruby merekam kejadian itu. Dua orang berpakaian serba hitam berusaha masuk ke halaman motel. Mereka menerobos kumpulan orang yang menghalangi mereka masuk.
"Kami dari pihak kepolisian.."
__ADS_1