Journeys End

Journeys End
Falling in Hate


__ADS_3

Thomas dan Ruby menceritakan semuanya kepada polisi. Setelah memberikan keterangan mereka pulang bersama Leo,kakak Lucy.


"Terimakasih sudah mengantar kami," kata Ruby di dalam mobil.


"Tidak masalah. Senang bisa membantu keluarga baruku," kata Leo sambil menyetir. Sesampainya di rumah,nenek sudah memasak banyak makanan dibantu oleh Lucy. Karena hari Minggu jadi Lucy tidak pergi ke sekolah.


"Sudah berapa lama kita tidak pergi ke kampus?" tanya Ruby pada Thomas.


"Aku juga tidak tau," jawab Thomas.


Mereka makan bersama dan tinggal di tempat Lucy selama beberapa hari agar jika polisi memerlukan bantuan mereka,mereka bisa membantu.


Setelah makan,Thomas dan Ruby berjalan-jalan di desa itu. Kabar tentang penculikan sudah beredar luas di desa. Ketika Ruby dan Thomas berjalan-jalan,warga desa yang mereka temui menyapa mereka dengan ramah.


"Orang-orang disini ramah ya," kata Ruby.


"Iya sayang," jawab Thomas sambil merangkul pundak Ruby.


"Thomas?! Hai," sapa seorang wanita.


Thomas sedikit terkejut kemudian menyapa wanita itu.


"Ruby kenalkan,ini Aster," kata Thomas.


Mereka kemudian saling berkenalan.


"Aku mantan kekasih Thomas," kata Aster pada Ruby.


Ruby agak terkejut dan memperkenalkan diri bahwa ia adalah kekasih Thomas.


"Oh,kalian berpacaran? Baiklah," kata Aster tersenyum.


Mereka kemudian pulang kembali ke rumah Lucy.


Tempat itu adalah tempat kelahiran ibu Aster dan sesekali ia berkunjung untuk menengok neneknya. Hanya itu informasi yang Ruby dapatkan dari Thomas tentang keberadaan Aster di desa itu.


Satu bulan berlalu,keluarga Thomas dan keluarga Ruby tidak ada kabar. Kini mereka sudah kembali ke kota,menceritakan apa yang terjadi kepada teman-teman mereka dan Kylie tampak kembali ke kampus. Semua orang mendiami nya dan ia memutuskan untuk pindah kampus.


Hubungan Thomas dan Ruby pun masih berjalan. Kini sudah tiga bulan mereka resmi sebagai sepasang kekasih.


Namun Ruby merasakan perubahan sikap Thomas yang perlahan-lahan menjadi dingin.


"Sayang," Ruby menggandeng tangan Thomas ketika berada di kampus.

__ADS_1


Thomas segera melepaskan tangan Ruby. Ruby paham karena ini kampus dan bukan merupakan tempat yang tepat untuk menunjukkan kemesraan.


"Nanti malam jadi pergi kan?" tanya Ruby.


"Jadi," Thomas berlalu meninggalkan Ruby.


Ruby tidak menganggap serius sikap Thomas. Ia menganggap Thomas sedang badmood dan melampiaskan emosinya pada Ruby.


Sore tiba,ada pesan masuk dari ibu Ruby. Ternyata selama ini mereka ada di Belanda untuk mengurus sesuatu yang tidak ia katakan pada Ruby.


Selesai menelepon ibunya,Ruby menelepon Thomas karena ia sudah siap untuk pergi.


Namun,sebelum menelepon,ia sudah menerima chat dari Thomas.


"Hari ini tidak jadi ya. Aku sakit," isi chat itu.


"Iya sayang. Sakit apa?" Ruby merasa khawatir.


"Hanya sedikit masuk angin," jawab Thomas.


Setelah itu Ruby membalas chat dan Thomas tidak segera membalasnya. Ruby sedikit kecewa tapi mengerti bahwa kesehatan kekasihnya lebih penting.


Semakin hari Thomas dan Ruby semakin sering berdebat. Thomas semakin kasar dan mulai bersikap dingin bahkan berbohong kepada Ruby.


"Ruby.." isi pesan Thomas.


"Iya?" jawab Ruby.


"Aku ingin fokus pada pendidikan ku. Kita cukup sampai disini saja ya," kata Thomas pada pesan itu.


Ruby dan Thomas berdebat karena Ruby tetap tidak ingin putus dan akhirnya Thomas menyerah. Mereka masih tetap melanjutkan hubungan mereka.


Waktu berjalan sangat cepat. Thomas tampak seperti biasa lagi kepada Ruby. Setidaknya ketika ia menginginkan sesuatu. Dan suatu hari Thomas datang ke rumah Ruby hanya untuk melakukan hal itu. Ruby yang rela melakukan apapun agar bisa bertemu Thomas hanya menurut perkataan Thomas. Dan di kesempatan ini Ruby bertanya apakah Thomas menyimpan sesuatu darinya. Thomas menjawab bahwa ia tidak menyembunyikan apapun.


"Kau ingat kan kesepakatan yang kita buat dulu untuk saling terbuka satu sama lain?" tanya Ruby pada Thomas.


"Ingat,tenang saja," jawab Thomas dengan santai via telepon.


Selama beberapa bulan Ruby bertahan dengan hubungan beracun yang ia jalani bersama Thomas. Thomas yang sering berbohong dan diam-diam berkirim pesan dengan wanita lain yang juga sudah memiliki kekasih beberapa kali terjadi,namun karena Ruby sangat sulit melepaskan Thomas ia justru mati-matian berusaha mempertahankan hubungan beracun itu dengan harapan ada suatu keajaiban yang Tuhan berikan untuk hubungan yang mereka jalani.


Ternyata,rencana Tuhan berbeda. Ruby diperlihatkan dari awal bahwa Thomas ternyata bukan pria yang baik seperti apa yang terlihat. Ia sangat pandai berbohong dan memutar balikan fakta. Karena sudah muak,Ruby berdoa dan mengambil keputusan besar. Ia melakukan sesuatu untuk membuktikan bahwa apa yang ia rasakan adalah benar.


Aster adalah penyebab dari semua ini. Thomas mulai berubah saat ia kembali berkomunikasi dengan Aster. Dan hari itu juga ia menanyai Aster dan Aster mengadu kepada Thomas.

__ADS_1


Thomas marah besar saat itu,mereka bertengkar hebat.


"Apa yang kau lakukan? Kenapa kau bertanya seperti itu padanya?" tanya Thomas via chat.


"Karena kau tidak jujur padaku.


Pertengkaran lewat chat berlangsung lama hingga akhirnya Ruby memutuskan hubungan.


"Baik mulai sekarang kita sudah tidak ada hubungan apa-apa lagi," tulis Ruby.


"Namun ingat,aku tidak akan diam saja dengan semua yang kau lakukan. Kau lihat saja nanti bagaimana hidupmu kedepannya," tambah Ruby.


Thomas kemudian memblokir Ruby di semua akun media sosialnya.


***


Ruby mencari berbagai cara agar dapat menghilangkan kesedihannya. Sudah banyak yang ia kerjakan namun ujung-ujungnya tetap kacau. Ia sangat marah dan kecewa pada Thomas. Selama ini Ruby sudah bersikap baik padanya,namun Thomas ternyata bukanlah pria yang baik. Setidaknya itu yang dikatakan oleh temen-teman Ruby di kelas. Ruby tidak pernah marah ketika Thomas membatalkan janji sepihak. Ia mengerti dengan kondisi Thomas yang bahkan Ruby tidak tau alasan Thomas membatalkan janji itu karena memang benar ada kesibukan atau Thomas berbohong padanya. Ruby tidak pernah marah karena hal-hal sepele,ia juga tidak pernah memberi kode seperti wanita kebanyakan. Ruby selalu memperlakukan Thomas dengan sangat baik namun Thomas malah sebaliknya. Yang ada di pikiran Ruby ialah jika ia memperlakukan Thomas dengan baik otomatis Thomas akan berusaha menjaga hubungan mereka karena perlakuan Ruby seharusnya membuat Thomas nyaman. Justru hal sebaliknya yang terjadi. Karena Ruby baik kepada Thomas,ia malah memanfaatkan kebaikan Ruby karena yakin bahwa Ruby tidak akan meninggalkan Thomas sebab ia mengetahui rasa cinta Ruby pada Thomas sangat besar. Pria itu memang benar-benar pria yang tidak baik. Bahkan Thomas menyebarkan rumor yang tidak benar mengenai kandasnya hubungan mereka kepada teman-temannya dan hal itu sangat cepat menyebar sehingga merusak nama baik Ruby.


Padahal Thomas yang berselingkuh dan hal itu sudah diketahui oleh banyak orang,namun Thomas membela diri dengan cara memfitnah Ruby. Namun,untung saja teman-teman yang berusaha Thomas tipu tidak percaya begitu saja. Mereka langsung mengklarifikasi apa yang dikatakan Thomas kepada Ruby.


"Hai Ruby,apa kau sibuk hari ini?" Reno mengirimi Ruby pesan.


"Hai Reno. Sudah tidak terlalu sibuk," balas Ruby.


"Aku ingin berbicara denganmu sebentar lewat telepon. Apa bisa?" tanya Reno.


"Tentu saja," Ruby langsung menelepon Reno karena penasaran dengan apa yang ingin Reno katakan.


"Sebelumnya aku minta maaf karena mengganggu waktumu," Reno memulai pembicaraan.


"Tidak apa Reno. Katakan saja apa yang ingin kau katakan," kata Ruby.


"Thomas kemarin mengobrol denganku dan beberapa teman yang lain. Kemudian ia mengatakan bahwa kalian putus karena kau melakukan itu dengan pria lain," kata Reno.


"Berani sekali dia memfitnahku. Jelas-jelas dia yang berselingkuh," Ruby terbawa emosi.


"Untuk itu aku menanyakannya padamu," Reno berusaha menenangkan Ruby.


"Reno,terimakasih telah memberitahuku. Aku akan mengurusnya. Aku mempunyai banyak bukti yang dapat membongkar kebusukannya," Ruby dan Reno mengakhiri perbincangan mereka lewat telepon.


Ruby berusaha menghubungi Thomas namun Thomas memblokirnya.


"Tuhan akan berperang untuk diriku. Thomas,kau akan menerima balasannya," kata Ruby pada dirinya sendiri.

__ADS_1


__ADS_2