Kembalikan Senyumku Suamiku

Kembalikan Senyumku Suamiku
BAB 91 : Scandal Hancurnya Rumah Tangga


__ADS_3

Penggugat dengan tergugat adalah suami istri yang melangsungkan pernikahan pada tanggal 3 April 2021 dan tercatat oleh Pegawai Pencatat Nikah Kantor Urusan Agama Jakarta sesuai Kutipan Akta Nikah Nomor 122/09/V/2021.


Adapun hal-hal yang mendasari atau menjadi alasan penggugat mengajukan perceraian adalah sebagai berikut:




Pada mulanya rumah tangga penggugat dan tergugat dalam keadaan rukun tetapi sejak munculnya pihak ketiga ketentraman rumah tangga mulai goyah, sering terjadi pertengkaran akibat tergugat bermain cinta dengan perempuan lain. Tergugat telah menghamili adik iparnya sendiri dan melangsungkan pernikahan diam-diam tanpa persetujuan penggugat.




Perselisihan dan pertengkaran terus menerus mengakibatkan rumah tangga tidak ada kebahagiaan lahir dan batin serta tidak ada harapan untuk kembali membina rumah tangga.




Tergugat mulai melakukan penganiayaan berat kepada penggugat, yakni menampar dan memukul penggugat sampai pingsan/memar.




Penggugat merasakan trauma hebat dan selalu ketakutan apabila bertemu dengan tergugat sehingga tidak sanggup lagi melanjutkan rumah tangga dengan tergugat.



__ADS_1


Pihak keluarga sudah berusaha mendamaikan masalah rumah tangga penggugat dan tergugat namun tidak berhasil.




Atas dasar uraian di atas gugatan penggugat telah memenuhi alasan perceraian sesuai dengan UU No.1 tahun 1974, peraturan pemerintah No. 9 tahun 1975 pasal 19, dan kompilasi hukum islam pasal 116. Penggugat sanggup membayar seluruh biaya yang timbul akibat perkara ini. Demikian surat ini disampaikan dengan harapan majelis hakim nantinya dapat mengabulkan permohonan ini.


Bulan menatap nanar kertas dihadapannya, setelah membaca semua isi surat gugatan perceraian dia sejenak berfikir. Apakah Alvaro akan menandatangani surat perceraian ini? Jika pemuda itu tetep kekeuh pada pendiriannya enggan untuk berpisah, pasti persidangannya akan berjalan alot. Bulan menoleh kesamping tatkala sebuah tangan lembut menggenggam jemarinya.


"Ma sebelumnya aku pernah melayangkan gugatan perceraian untuk Alvaro, tapi dia tidak menyetujuinya. Aku ragu kita tidak bisa memprosesnya dengan cepat, ma aku takut Alvaro akan--."


"Tenang saja sayang, pak jonathan akan membantu kita. Dia adalah pengacara terbaik di kota ini. Mama yakin lewat dia, proses persidangan akan berjalan lancar." Potong Laura berusaha meyakinkan putrinya. Wanita paruh baya itu cukup tahu bahwa Bulan memang sudah getol ingin segera berpisah dari suaminya.


Saat ini mereka berdua menemui Jonathan di kantor advokat, pria itu adalah pengacara yang ditunjuk Laura untuk mendampingi anaknya dalam menyelesaikan proses perceraiannya. Laura berani membayar berapapun asalkan keinginan putrinya untuk mengkhiri bahtera rumah tangganya bersama dengan Alvaro bisa terwujud.


"Jangan khawatir, perceraian tetap bisa diajukan meskipun suami tidak setuju dengan keputusan ini. Apalagi yang menjadi alasan perpisahan karena adanya tindakan KDRT. Kalian hanya perlu melampirkan surat keterangan visum dari rumah sakit untuk dijadikan barang bukti jika anda mengalami atau mendapatkan luka karena kekerasan yang dilakukan oleh suami anda. Saya rasa dengan adanya bukti yang valid, maka proses perceraian nantinya tidak akan terlalu rumit meski suami menolak." Ujar sang pengacara memberitahu sedikit membuat Bulan merasa tenang.


...****************...


Indonesia National University


Bintang memarkirkan mobilnya di parkiran kampus, meskipun dia tengah hamil besar namun dirinya tetap semangat untuk mengurus skripsinya. Bintang bersyukur karena laporan hasil penelitiannya akhirnya di acc oleh dosen pembimbingnya. Hari ini dia akan meminta tanda tangan dosennya serta melengkapi berkas untuk sidang minggu depan. Dia turun dari mobil, bergegas memasuki gedung kampusnya.


Bintang merasa risih ketika dia berjalan melewati mahasiswa lainnya, mereka seperti menatapnya dengan pandangan aneh. Ada apa dengan mereka? Apakah ada yang salah dengan penampilannya? Bintang merasa heran, semua orang terlihat berbisik-bisik bahkan beberapa dari mahasiswa terang-tetangan menunjuk-nunjuk kearahnya. Bintang menggelengkan kepalanya, mengenyahkan segala fikiran buruk diotaknya. Mungkin hanya perasaannya saja, mereka tidak mungkin menggunjing tentang dirinya. Memangnya apa salah Bintang? Dia barusaja sampai dikampus, tapi malah dibuat bingung dengan situasi ini.


"Heh pelakor!" Terdengar suara celetukan seorang pria dari arah belakang. Bintang masih berjalan dengan santai menuju ruang dosen. "Budek ya!" Bintang akhirnya menghentikan langkahnya, dia penasaran suara sarkas itu berasal dari mana? Siapa yang dihina oleh lelaki itu?


Dia menoleh menatap empat pria yang rupanya telah berjalan mengikutinya dari belakang. "Akhirnya dia denger juga hahaha." Ujar pria memakai kacamata hitam itu membuat Bintang mengerutkan dahinya heran.


"Aku tidak menyangka cewek terpintar dan terkenal lugu di fakultas kita ternyata adalah seorang pelakor hahaha." Lanjutnya lagi membuat Bintang semakin bingung.

__ADS_1


"Apa maksutmu?" Tanya Bintang mulai mencurigai sesuatu, ada hal yang tidak beres disini.


"Lihat saja di mading." Balasnya memberitahu.


Bintang tanpa pikir panjang berjalan menuju mading yang tidak jauh letakkan dari gedung fashion center. Dia terkejut bukan main tatkala matanya melihat foto pernikahannya bersama dengan Alvaro dipajang di papan mading. Tepat disebelah fotonya, terdapat lampiran sebuah artikel yang membuat Bintang seketika tersulut emosi.


Viral Kisah Adik Jadi Pelakor, Rebut Suami Kakaknya Sendiri


Bintang Berlian Bramasta siswi teladhan fakultas fashion design di Indonesia National University rupanya adalah wanita simpanan dari Alvaro Artha Mahendra seorang CEO di perusahaan Mahendra Groub. Sebagaimana yang kita ketahui bahwa Alvaro merupakan suami dari model cantik Bulan Cahaya Bramasta. Siapa sangka bahwa Bintang dan Bulan ternyata saudara beda ibu. Bintang tega mengkhianati kakaknya sendiri, selingkuh dengan Alvaro hingga dia hamil diluar nikah. Persoalan ini yang menjadi penyebab Bulan memilih hengkang dari dunia entertaiment karena dia tidak ingin scandal hubungan terlarang antara suami dan adiknya terungkap di media. Bulan adalah seorang publik figur yang selalu menjaga privasinya, sehingga dia mungkin tidak ingin kebobrokan rumah tangganya menjadi konsumsi masyarakat.


Satu lagi fakta terungkap bahwa ibu kandung dari Bintang dulunya adalah seorang pelacur, wanita itu bisa menjadi bagian dari keluarga Bramasta karena memanfaatkan tubuhnya untuk menggoda lawan jenis. Ayah Bulan yang merupakan seorang konglomerat telah dijebak hingga dia harus menikahi ibu Bintang yang saat itu tengah hamil semata-mata untuk bertanggung jawab. Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya, adanya kemiripan sikap dan perilaku seorang ibu akan menurun kepada anaknya.


Srek


Bintang merobek kertas artikel dan juga foto dari mading, dia meremasnya kuat karena kesal. Dadanya bergemuruh menahan emosi, siapa yang memasang artikel menjijikkan seperti ini? Bintang mengedarkan pandangannya kesekeliling, orang-orang saat ini menatapnya seolah mencemooh dirinya. Dia dihina dan bahkan mamanya juga menjadi sasaran fitnah mereka. Bintang tidak terima diperlakukan seperti ini! Dia membuang gumpalan kertas itu kedalam tong sampah.


Bintang yang awalnya ingin menemui dosen untuk mengurus skripsinya menjadi pindah haluan berjalan menuju ruangan UKM jurnalistik. Dia yakin yang membuat rumor tentangnya berasal dari mahasiswa jurnalistik. Tapi yang Bintang heran, darimana mereka mengetahui sedetail itu tentang dirinya? Meskipun ada beberapa informai yang salah mengenai Nadia. Mamanya bukanlah pelacur seperti yang disebutkan dalam artikel itu, fitnah terhadap mamanya sudah sangat keterlaluan. Bintang memang marah aibnya dibongkar, namun dia lebih sakit hati tatkala mereka mengungkit masa lalu mamanya. Apalagi semua yang dikatakan dalam artikel itu bertujuan menghina dirinya dan mamanya.


Brak


Bintang membuka pintu secara kasar, dia bisa mendengar suara cekikikan orang dari dalam ruangan terdengar berghibah tentang dirinya. Tangan Bintang terkepal kuat, dia menuju sisi ruangan. Terlihat beberapa mahasiswa jurnalistik sedang melakukan rapat, Bintang tanpa malu masuk begitu saja melabrak mereka. Tatapannya jatuh pada layar laptop di atas meja memuat foto-foto tentang dirinya bersama dengan Alvaro. Benar dugaannya bahwa merekalah yang membuat berita scandal tentang dirinya. Bintang langsung membanting laptop itu bahkan dia menginjaknya seolah meluapkan segala emosinya.


Mahasiswa jurnalistik yang berada didalam ruangan seketika terkejut dengan kedatangan tiba-tiba Bintang ditempat ini, apalagi wanita itu merusak salah satu laptop temannya. "Jadi kalian yang menyebarkan rumor tidak jelas mengenai diriku!" Bentak Bintang menggebu-gebu.


"Iya kenapa?!" Tantang salah satu gadis dengan berani. "Kami menulis berita berdasarkan fakta, bukti sudah jelas didepan mata." Balas gadis itu sembari menatap perut buncit Bintang. Kehamilan Bintang menjadi bukti bahwa wanita itu memang mengandung diluar nikah. Pernikahan Bintang dan Alvaro memang dilakukan secara tertutup, jadi ada sebagian orang memang tidak tahu jika mereka berdua sudah menikah secara sah.


Emosi Bintang memuncak karena gadis dihadapannya ini berani meninggikan suaranya. Sudah habis kesabaran Bintang, tangan kanannya melayang ingin menampar gadis itu namun salah satu temannya membelanya dengan menahan tangan kanan Bintang yang siap memukul.


Dia mendorong Bintang hingga hampir terjungkal kebelakang. "Jangan berfikir mentang-mentang kamu hamil, kami akan kasihan dan bersikap lembut kepadamu Bintang. Kami lebih respect kepada kakakmu yang telah kamu khianati daripada membela pelakor tidak tahu diri sepertimu." Ujar gadis itu menghina Bintang dengan sengit.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2