
Setelah Naura mengatakan ingin berbicara berdua dengan Diandra, Noval pun mengajak Bayu untuk keluar dari cafe sebentar sembari memberi waktu pada adik sepupunya dan calon istrinya berbicara yang entah apa yang ingin mereka bicarakan.
Namun, setelah berada di luar cafe Noval melupakan kunci mobil dan juga ponselnya didalam cafe yang dia letakan di atas meja.
"Ya ampun, Bayu. Aku lupa ambil kunci mobil sama handphone ku tadi di meja." Noval menepuk keningnya sendiri.
"Ya udah, gak apa-apa, pakai mobil Aku aja." tawar Bayu, namun Noval menggelengkan kepalanya.
"Eh gak usah, pakai mobil Aku aja," kata Noval sembari tersenyum.
"Ck. Ya udah, ambil sana kunci mobilnya. Aku tunggu disini." kata Bayu sembari menyilangkan kedua tangannya di dada.
"Oke, tunggu sebentar ya." ujar Noval lalu masuk kembali di dalam cafe.
Dari kejauhan Noval tersenyum melihat dua wanita yang sama berharganya itu terlihat sedang membicarakan sesuatu yang serius. Namun, Noval tidak tahu apa yang mereka bicarakan.
Hingga semakin dekat Noval samar-samar mendengar apa yang dibicarakan oleh Naura, dan semakin dekat semakin terdengar dengan sangat jelas.
"Lalu bagaimana dengan Mas Wahyu, Bu, bukankah kalian saling mencintai? Bahkan Aku rela menceraikan Mas Wahyu demi Ibu agar kalian bisa bersatu kembali dan menikah, padahal Aku bisa saja memberikan Mas Wahyu kesempatan kedua dan memintanya untuk memutuskan hubungan dengan Bu Diandra, tapi Aku tidak melakukannya dan memilih untuk menceraikan Mas Wahyu karena Aku merasa bersalah sudah merusak hubungan kalian walau sebenarnya tanpa Aku sengaja."
"Apa...?
Deg... Seketika Noval mematung tepat di belakang Naura, Diandra yang menundukkan Kepalanya pun dengan cepat menegakkan kepalanya mendengar suara yang familiar itu.
Naura dan Diandra serentak menoleh ke asal suara.
"Kak Noval...
" Noval...
Naura dan Diandra pun menjadi tegang melihat keberadaan Noval yang tiba-tiba sudah berdiri di belakang Naura.
__ADS_1
"Naura, apa benar yang Kau katakan tadi? Kakak gak salah dengar kan? Dia... " Noval beralih menatap Diandra yang terlihat gelagapan.
"Noval, Aku bisa jelaskan semuanya...
"Shttt... " Noval menyela ucapan Diandra dengan menyuruhnya diam
"Aku ingin mendengarnya langsung dari adikku." tekan Noval, lalu menatap Naura yang juga menatap sayu kakak sepupunya itu.
"Apa benar, Dia adalah wanita yang menyebabkan Kau menceraikan Wahyu?" tanya Noval, menunjuk pada Diandra namun tatapannya mengarah pada Naura.
"Kak...
"Jawab Naura!" Noval meninggikan suaranya, sehingga menarik perhatian para pengunjung lainnya namun Noval tak mempedulikannya.
Dengan gerakan pelan Naura menganggukan kepalanya, Noval pun menghela nafas berat lalu mengelus dada nya yang tiba-tiba terasa sesak.
Wanita yang sudah lama dicintainya dalam diam itu ternyata adalah wanita yang telah merusak rumah tangga adik sepupunya.
Ah, bisakah Noval mengutuk kebodohannya ini. Dia benar-benar kecewa, ternyata selama ini dia mencintai wanita yang salah.
"Noval, dengarkan penjelasanku dulu. Aku dan Wahyu memang sudah lama menjalin hubungan, tapi kami...
"Stop, Diandra! Jangan berbicara lagi, apa yang Aku dengar tadi itu sudah cukup jelas mengungkapkan semuanya bahwa Kau... Huft... " Noval menghentikan kalimatnya lalu kembali menghela nafasnya.
"Naura, ayo kita pulang." ajak Noval, dia mengambil kunci mobil dan juga ponselnya di atas meja lalu meraih tangan Naura dan menariknya keluar dari cafe itu.
"Noval tunggu, Kau harus mendengarkan penjelasanku dulu." teriak Diandra, namun Noval tak menghiraukan nya dan terus melangkah keluar dari cafe. Diandra pun juga segera menyusul keluar dari cafe.
"Hei ada apa?" tanya Bayu, bingung melihat Noval yang menarik tangan Naura melangkah terburu-buru melewatinya.
Noval tak menjawab dia terus menarik Naura menuju dimana mobilnya terpakir, bahkan Naura tak diberi kesempatan untuk menoleh pada Bayu.
__ADS_1
Tak lama Diandra pun sudah berada di luar cafe dengan raut wajah yang terlihat khawatir. Bayu pun mengerti apa yang sudah terjadi.
"Bagaimana, sakit tidak?" tanya Bayu, dan Diandra yang berdiri tepat di samping Bayu menoleh menatap laki-laki itu namun tak menggubris kalimat tanyanya itu.
Diandra mengedarkan pandangnya mencari keberadaan Noval dan Naura, namun tak menemukannya.
"Gak usah dicari, mereka sudah pergi." tukas Bayu sembari tersenyum remeh, serta kedua tangannya dia masukan ke dalam saku celananya.
"Aku heran, kenapa setelah Naura menceraikan Wahyu, Kau juga memutuskan hubungan mu dengan Wahyu. Why Diandra?"
"Itu bukan urusanmu, Bayu!" sarkas Diandra, lalu melangkah menuju parkiran, barang kali orang yang di carinya masih ada disana. Namun, Diandra harus menelan kekecewaan, mobil Noval sudah melaju meningalkan area parkir saat Diandra baru saja sampai di sana.
.
.
.
Halo kakak² readers. Othor ada bawa novel teman nih, mampir yuk sambil nunggu up selanjutnya.🙏
"Lepaskan aku Ken, cari pasangan yang seusiamu, kau masih muda!" Teriak Angelina Aya M.A.
"Tidak semudah itu wahai wanita! Saat kau menyetujui dokumen pernikahan kita, artinya kau hanya milikku, istriku! Meski harus kupatahkan kaki indahmu, aku tak keberatan. Karena aku sangat mencintaimu!"
Angelina Aya M.A melakukan hal yang konyol ketika ia masih mengalami cacat penglihatan yaitu mencari suami bayaran untuk memuluskan aksi membalas dendam pada mantan calon suaminya yang berselingkuh.
siap sangka mencari suami pengganti membawanya dalam jeratan seorang pria muda yang tajir melintir yang begitu mencintai nya hingga tahap obsesi.
Akankah pernikahan mereka akan bertahan setelah Aya tau jika suaminya lebih muda 7 tahun darinya?
__ADS_1
Atau mereka akan berpisah sesuai dengan kesepakatan kertas di atas putih sebelum pernikahan mereka di langsungkan?