Kuli Idaman CEO

Kuli Idaman CEO
Ide gila


__ADS_3

POV Author


"Mas. Aku mau ngomong sesuatu," ucap Lyra setelah keduanya beringsut menyusup dibalik selimut dan saling berpelukan mesra.


"Ada apa, Sayangkuu?" Lintang membelai lembut pelipis Lyra.


"Apa kau mencintai Laras?" tanya Lyra perlahan.


"Apaa?!" Lintang terhenyak kaget hingga kepalanya membentur kayu sandaran ranjang.


"Aduhh, Mas. Kenapa sampai sekaget itu sih?!" Lyra beranjak bangun dan mengelus ubun-ubun kepala suaminya.


"Lagian kamu itu, tanya kok aneh-aneh. Merusak mood kemesraan aja," Lintang cemberut.


"Yah aku kan cuma tanya, Mas.." Lyra tertunduk serba salah.


Lintang meraih wajah istrinya yang menunduk, kemudian menangkupkan kedua telapak tangan di pipi Lyra, "Kamu lupa janji cinta kita?. Setia sampai mati?!" tatap Lintang.


"Aku tak meragukannya sedikitpun, Mas. Aku paham, bahkan sangat paham jika Mas Lintang sangat sayang padaku. Aku hanya menanyakan minat Mas Lintang selain padaku," Lyra balik menatap mata suaminya.


"Minat selain padamu?. Apa maksud kamu, Sayang?!. Apa kau sudah gila?" amarah Lintang mulai menanjak.


"Baiklah jika Mas kesulitan menjawab pertanyaanku, abaikan saja. Sekarang giliranku untuk meminta sesuatu dari Mas Lintang," ucap Lyra misterius.


"Permintaan?. Jangan yang aneh-aneh lagi tapi!" perasaan Lintang sudah tak enak.

__ADS_1


"Cintai Laras!"


DUERRR


Seketika Lintang mematung tanpa tahu harus berkata apa. Jika ini adalah ketulusan Lyra, betapa mulianya hati Lyra.


"Ap-aapa yang kau katakan!" Lintang tergagap.


"Cintai Laras demi aku. Aku rela bersanding bersamanya untuk menjadi istrimu." tandas Lyra dengan intonasi suara penuh keyakinan.


"Ayolah, Sayang. Apa kau ditekan oleh Laras untuk mengatakan ini?. Jangan bodoh kamu!" Lintang semakin pusing mendengarnya.


Sepasang suami-istri yang unik. Istrinya rela diduakan. Suaminya ditawari istri baru malah tak mau.


"Ka-kamuu..Arrghh!" habis sudah kesabaran Lintang.


Dengan segala emosi di jiwa, Lintang melempar selimut dengan kasar dan meraih pakaiannya. Pria itu melangkah pergi meninggalkan kamar mereka.


"Mau kemana, Mas?" teguran Lyra tak digubris oleh Lintang.


"Besok pagi jangan lupa kembali ke kamar ini. Kita selesaikan pembicaraan ini jika Mas tidak ingin kutinggal pergi!" teriakan Lyra mengiringi setiap langkah Lintang saat menuruni tangga.


Pikiran Lintang sudah sangat kalut. Ia berpikir, jika masih berada di kamar itu, ia takut tak mampu menahan emosinya dan justru menyakiti perasaan Lyra. Menginjak pedal gas mobil ia berlalu pergi tanpa tahu harus kemana. Akhirnya Lintang berhenti ditepian sebuah sungai. Ia turun dan merenung disana.


"Apa maksudnya mengatakan semua ini?. Yaa Allah..hamba tak tahu kesalahan apa yang telah hamba perbuat. Tapi mohon jangan hukum hamba dengan rasa sakit di hati seperti ini.." tatapan Lintang kosong.

__ADS_1


"Aku sangat mencintainya. Dan aku tahu bahwa dia juga sangat mencintaiku. Lalu apa penyebabnya hingga ia berpikir sepicik itu?!" gumam Lintang masih belum bisa menemukan alasan dari permintaan Lyra.


"Atau jangan-jangan karena dia belum juga hamil sehingga memilih untuk mencarikanku wanita lain yang sekiranya bisa memberikan anak untukku?" Lintang mencoba berpikir.


"Dapat ide gila darimana dia sampai berpikir sebodoh itu?!. Bukannya aku sudah sering bilang bahwa tak mempermasalahkan kondisi belum bisa hamilnya dia?" Lintang masih saja bingung.


"Hei anak muda. Apa yang kau pikirkan?" sapa seorang pria menghampiri tempat dimana Lintang duduk.


"Tak ada urusannya denganmu!" ketus Lintang.


"Gundulmu!. Tangan gue udah capek ngetik woy. Besok saja dilanjut galaunya!"


"Hehe..I-iya om Author. Ampunn.." Lintang cengar-cengir sendiri.


"Am om am om. Gue ga setua itu juga kalee!" pria tersebut bersungut dan pergi berlalu begitu saja dari samping Lintang.


..._-_-_...


Ternyata tak mudah untuk menulis 3 novel sekaligus di hari yang sama. Yang tersulit adalah penjiwaan tokohnya. Author khawatir tertukar pas update, misal Lintang berjiwa Albert, atau mungkin yang lainnya.


Oleh karena itu Author mengambil keputusan untuk update novel secara bergantian. Jika hari ini sedang update "Kuli Idaman CEO" maka "Flip-flops System" akan di update besoknya, begitu seterusnya. Namun tak menutup kemungkinan terjadi update 2 novel sekaligus dalam satu hari jika Author sedang melimpah ide ceritanya. Untuk novel "10 Calon Istri Jutawan" sengaja Author pending sambil menunggu salah satu novel sebelumnya tamat agar mengurangi kejenuhan dalam menuangkan ide.


Semoga pembaca setia dapat memaklumi 🙏


..._-_-_...

__ADS_1


__ADS_2