
3 Tahun kemudian..
Laras kecil dan Davi sedang asyik berlarian di taman rumah dibawah pantauan kedua pasang orang tua mereka. Laras tumbuh menjadi gadis mungil yang cantik dan menggemaskan, mewarisi kecantikan ibunya. Ketampanan Alvian juga mulai ter-copy diwajah Davi.
"Lengkap sudah kebahagiaan kita, Mas. Memiliki anak, keluarga besar yang harmonis, dan perusahaan yang semakin meroket. Syukurlah rangkaian para pengganggu telah berakhir sejak Laras meninggal. Semoga tak ada lagi kekacauan di kemudian hari," ucap Lyra sambil pandangannya tak lepas dari setiap tingkah anaknya yang sedang asyik bermain.
"Perjalanan manusia adalah liku kehidupan yang penuh misteri dan terjal. Aku juga sangat bahagia karena kita telah mampu melalui segala permasalahan hingga sampai ke titik ini," sambut Lintang tak kalah senang.
Keluarga Lin semakin menunjukkan taringnya di dunia bisnis negara Incon. Selain Lintang dan Lyra, kini Alvian dan Linda juga telah menjadi CEO di perusahaan yang berbeda dibawah naungan Lintang group.
"Kita patut bersyukur atas semua ini. Berkhayalpun aku tak tak pernah. Sejak kecil tanpa Papa Mama aku hanya berharap bisa menyambung hidup. Tak disangka, Paman Bintang justru membuat harapanku jauh melebihi angan-angan.." tatapan Alvian menerawang jauh.
"Jangankan kamu yang masih ada bau darah dengan keluarga ini, lihatlah aku, bagaimana ceritanya kok bisa lho kuli jadi CEO, punya suami CEO, punya adik CEO, punya sahabat CEO?!. Aku dulu bahkan tak berani bermimpi untuk menjadi kaya," sambut Lyra tak kalah antusias daripada Alvian.
"Kalian mah ga seberapa. Kak Vian emang sepupunya Kak Lintang, jadi cukup wajar sih kalau ikut kena imbasnya. Lyra juga dulu pacarnya Kak Lintang, jadi juga wajar kalau bakal jadi istri CEO. Nah gue, admin gudang. Kenal Kak Vian aja lewat Lyra. Ini emejing ajegile tau ga?!" Linda ikut nimbrung.
__ADS_1
"Kalian salah. Justru aku yang harus bersyukur karena kalian sudah bersedia menjadi bagian dari keluarga besar ini. Tanpa adanya Alvian, Lyra, dan Linda, tak akan ada Kakek tua bernama Bintang yang akan seberuntung ini. Tanpa kalian sadari, DZ Badak juga berkembang pesat karena sumbangsih kalian yang memiliki keahlian masing-masing," Bintang muncul diantara kedua cucunya dan mencium gemas Lyra serta Linda, eh salah, Laras serta Davi maksud Author ðŸ¤.
"Hei kalian, cepatlah masuk. Sebentar lagi keluarga besar Deo akan segera datang. Bantu Mama menyiapkan hidangannya," teriak Rani dari ruang tamu.
Hari itu memang hari yang tak kalah spesial. Deo dan keluarganya akan datang untuk melamar Wulan.
Penuh keriangan, semua membawa anak-anak mereka memasuki bangunan utama. Pada dasarnya, tak ada kebahagiaan dan kesulitan yang abadi. Setelah datangnya kesulitan, maka disitulah hadir kemudahan. Itulah yang sekarang sedang dirasakan oleh keluarga Bintang.
"Yang jelas, meski Kak Lyra dulunya kuli, tapi tetap saja Kak Lyra itu sudah ditakdirkan sebagai KULI IDAMAN CEO!" teriak Wulan dari dalam ruang tamu.
--
"Dendam saudara angkatku bagaimanapun juga harus terbalaskan. Tapi semuanya berbeda sekarang karena konsentrasi kita terpecah pada kehadiran mahasiswa dari kampus orange itu!" ucap pria pertama pada lawan bicaranya.
"Kita tak punya pilihan lain. Satu-satunya cara adalah, kita harus berkembang semakin kuat dan besar agar bisa menaklukkan semua pihak tanpa terkecuali," sambut pria kedua mengomentari.
__ADS_1
"Kau pikir bakal semudah itu, hah?!. Semakin kita berkembang, maka mereka juga akan berkembang. Pikirkanlah solusi yang lebih hebat!" seringai pria pertama.
"Hahaha. Tenang saja, aku punya solusi terbaik untuk kita. Aku akan mencari informasi tentang Master Zikong. Dia adalah master kultivator pilih tanding dari benua lain. Jika kita bisa mendapatkannya dan menjalin kerjasama dengannya, jangankan menaklukkan para CEO itu, menguasai dunia-pun kita sanggup!" jawab pria kedua dengan jumawa.
Lembaran indah keluarga Lin baru saja dinikmati. Siapa sangka, didepan sana telah menanti kesulitan demi kesulitan baru yang akan semakin menguji kemampuan mereka.
--
Terimakasih kepada semua pembaca yang telah setia mengikuti kisah dalam novel ini hingga akhir.
Tak ada gading yang tak retak, tak ada kolor lawas yang tak rapuh, lebih-lebih bolong. Novel ini masih jauh dari kata sempurna. Maka, mohon maafkan Author jika ada salah penulisan, ucap dan kata.
Masih ada Novel lain yang on-going, berjudul FLIP-FLOPS SYSTEM dan juga 10 CALON ISTRI JUTAWAN. Yuk setelah ini kita bareng-bareng boyongan kesana untuk bisa kembali saling sapa dan menyimak kisah-kisah yang ada.
...T . A . M . A . T...
__ADS_1
..._-_-_...