
POV Author
"Larassss!!" Lintang berlari mundur menggapai tubuh Laras yang sudah jatuh ke lantai bersimbah darah.
Perut Laras terkoyak dan berlubang begitu dalam dengan darah yang mengalir tiada henti.
"Larasss!!" teriak Lyra panik.
"Ini dia rasa janggal itu. Aku hanya berkutat pada masalah hati Laras. Sedikitpun aku tak sadar bahwa kejanggalan itu berasal dari musibah yang akan dihadapi Laras. Kenapa instingku kali ini demikian tumpul?!. Yaa Allah, Mohon selamatkan nyawa Laras.." batin Lyra menangis.
"Laras!!. Bertahanlah. Kau akan segera dibawa ke rumah sakit," raung Lintang pilu menatap wajah Laras yang kini berada diatas pangkuannya.
"Sa-saya baik-baik sa-saja, Tu..an. Segera bantu Bu-bu Lyra se-sebelum sem..mua menja-jadi korban," Laras tersenyum tipis sambil menahan rasa sakit yang teramat sangat di area perutnya.
"Aku akan hadapi bos itu, kalian urus sisa anak buahnya!" teriak Pak Fuad dengan sepenuhnya amarah.
"Dahliaaa..tolong bantu Laras. Hubungi ambulance, polisi, dan Alvian!" Lintang beranjak mengangsurkan kepala Laras ke pangkuan Dahlia sebelum kemudian ia berlari kembali ketengah pertempuran.
DARRR
Dengan kekuatannya, Pak Fuad meremas pistol ditangan West hingga menimbulkan ledakan kecil ditangan West.
"Auwhh..Brengsekk kau pak tua!!" West berteriak kesakitan saat seketika jari-jari tangan kirinya rompal berhamburan akibat ledakan pistol.
__ADS_1
Tak memberi kesempatan jeda, Pak Fuad dengan sadis meluncurkan garis-garis seperti laser dari tangannya. Lima garis sinar meluncur cepat bagai pedang yang terhunus.
CRASSHH
CRASHH
JLEBB
JLEBBB
BAMMMM..
Lima sinaran itu melesak ke semua bagian tubuh West dan mencabiknya tanpa ampun. Tubuh utuh West hancur dan berubah menjadi serpihan-serpihan daging berikut tulang hingga tak berbentuk lagi.
BAMMM
BAMMMM
Dilain sisi, Lyra mengamuk. Tiga bola energi berukuran sebesar pintu muncul bergantian diatas kepala Lyra. Ia melemparkannya ke arah kumpulan lawan yang sudah mulai mengkerut takut saat melihat bos mereka meregang nyawa dengan tragis.
Tubuh-tubuh bergelimpangan tanpa bisa dicegah lagi. Lintang tak tinggal diam, ia mengambil satu pedang dari lawan dan menyabetkannya beruntun tanpa henti. Baik Lyra maupun Lintang menggila ditempatnya. Mereka sudah tak peduli lagi pada darah lawan yang membasahi pakaian dan wajah mereka.
Dengan cepat jumlah lawan kian mengikis habis akibat kebrutalan serangan Lintang dan Lyra. Kini dari kesemuanya hanya tersisa puluhan orang yang mulai hilang kepercayaan diri.
__ADS_1
Belum selesai keraguan para pasukan lawan, dari atas muncul banyak helikopter yang membawa pasukan DZ Badak beserta Alvian juga Bintang.
"Dahliaa..bawa Laras ke helikopter!!" teriak Lyra kemudian.
Tanpa perlawanan yang berarti, sisa anak buah West telah mampu diringkus oleh pasukan DZ Badak.
Lyra jatuh terduduk dengan perut mual menatap tubuh-tubuh penuh genangan darah berbau anyir.
"Sudah, semua sudah berakhir. Kalian hebat, Nak!!" Pak Fuad melangkah gontai meraih kedua dengan Lintang dan Lyra untuk mendekat.
"Pak Fuad yang hebat. Tanpa pengaturan dari Pak Fuad, kami sudah akan kalah pada menit pertama," balas Lyra merendahkan hati.
"Tak ada yang mengecewakan. Kalian semua hebat. Kau sahabatku yang hebat, Fuad. Dan kalian anak-anakku yang juga hebat!" Bintang ikut mendekat memeluk sahabatnya.
"Aku gagal, Pa. Aku tak berhasil melindungi Laras!" keluh Lyra berurai airmata.
"Tenangkan hatimu. Tak ada yang patut disalahkan atas kejadian ini. Kalian sudah berusaha maksimal. Kondisi Laras adalah memang sudah jalan hidupnya," hibur Bintang tak ingin menantu kesayangannya tertekan.
"Deo!!. bawa semua pasukan untuk cleaning lokasi. Jika polisi telah datang, kabari aku. Biar aku sendiri yang akan memberikan pelayanan spesial pada mereka!" wajah Bintang memerah tatkala kembali teringat pada gerak pihak berwajib yang terkesan begitu lamban.
"Kita ke rumah sakit dulu, Pa. Kita harus segera tahu bagaimana kondisi Laras!" pinta Lyra dengan wajah masih merebak kalut.
Satu buah helikopter kembali mengudara, membawa Lyra, Bintang, Lintang, Pak Fuad, dan juga Alvian menuju rumah sakit tempat dimana Laras ditangani.
__ADS_1
..._-_-_...