Kuli Idaman CEO

Kuli Idaman CEO
Power Ranger


__ADS_3

POV Author


2 bulan berikutnya


Tepat sesuai perkiraan Rani, kondisi perubahan hormon kehamilan Linda membuatnya sering emosi tak jelas. Saat ini kehamilan Linda sudah menginjak bulan ke 3.


Selain melatih kesabaran menghadapi istrinya yang mendadak berubah sensitif, Alvian juga semakin sibuk menjadi suami siaga yang setiap jam selalu saja ada permintaan Linda yang harus dituruti. Jika hanya mencarikan makanan karena nyidam, mungkin Alvian masih menganggapnya wajar. Namun nyidam Linda sungguh diluar kebiasaan pada umumnya. Pernah Linda meminta untuk mengelus kepala botak Pak RT di lingkungan kompleks mereka. Linda juga pernah memaksa untuk meminta bakso bekas makan orang lain yang masih tersisa separuh. Belum lagi saat Alvian diminta selfie diatas genteng rumah mereka yang 2 lantai. Dan yang paling parah, Linda pernah minta untuk mencium ketek Deo, mentang-mentang namanya mirip Deodorant.


"Stress aku, stresss..kalau Linda minta yang macem-macem. Sangat tidak manusiawi!" keluh Alvian dihadapan Lyra dan Lintang.


"Namanya juga nyidam, harap maklum.." bela Lyra tak ingin menyalahkan keanehan sahabatnya.


"Wah, jangan-jangan kamu nanti kalau nyidam mirip Linda?!. Aduh pingsan aku!" sebaliknya Lintang yang biasanya selalu berseteru dengan Alvian, kali ini dia berdiri di pihak Alvian.


"Ya namanya suami harus siaga. Jangan mau enaknya sendiri pas cangkul-cangkul. Giliran mlendung, cuci tangan!" sembur Lyra tak terima jika dianggap menjadi beban saat ia hamil nanti.

__ADS_1


"Bukannya kamu juga ngerasain enaknya dicangkul?!" goda Lintang meredam amuk angkara murka dari Lyra.


"Bodo. Pikir aja sendiri!" Lyra justru membuang muka tak mau menanggapi perkataan Lintang.


"Kita dalam masalah besar, Vian. Wife power lebih mengerikan dari yang kita bayangkan. Mereka bisa berubah setiap saat menjadi monster power!" bisik Lintang pada Alvian yang langsung mendapatkan tatapan tajam Lyra.


"Apa Mas bilangg?!" Lyra mendelik sadis.


"Ahh tidak. Itu anu, power ranger rilis film baru layar lebar.." kilah Lintang.


"Ehmm anu, belum tayang sih. Kita jalan-jalan ke tempat lain dulu aja yag, Sayang.." Lintang melirik Alvian meminta bantuan untuk menjawab permintaan Lyra.


"Kayaknya udah tayang kok. Kemarin aku lihat iklannya di FB.." justru Alvian menjerumuskan Lintang masuk ke lubang buaya.


--

__ADS_1


Di lain tempat..


"Kita jalan-jalan dulu yuk. Masa langsung pulang kerumah sih.." ucap Deo pada Wulan.


Akhir-akhir ini hubungan antara Deo dan Wulan kian lengket seperti permen karet. Deo selalu menawarkan diri untuk antar jemput Wulan kuliah.


Deo memang hanya bawahan Lintang. Namun bagaimanapun juga, dia adalah komandan tim DZ yang sangat setia dan disegani semua anggota. Dan lagi, baik Bintang maupun Lintang tak pernah mempermasalahkan siapa yang ingin meminang Wulan. Mereka tak pernah memasang target muluk-muluk calon pasangan Wulan. Cukup bertanggung jawab dan agamis, tanpa syarat berat lainnya.


"Kita nonton Power Ranger di bioskop yuk, Kak. Kata Kak Lyra sedang ada rilis film baru dari power ranger." Pinta Wulan.


"Hayukk dah.." Deo hanya mengangguk setuju.


Namun sayangnya, film yang mereka cari ternyata tidak ditemukan di bioskop manapun. Bahkan salah satu kru bioskop mengatakan bahwa tidak ada berita apapun tentang rencana rilis film baru dari Power Ranger.


Merasa tertipu, Wulan segera kembali kerumah untuk mendamprat Lyra karena telah menyebarkan info palsu padanya.

__ADS_1


..._-_-_...


__ADS_2