
POV Author
Malam sudah larut. Jam dinding menunjukkan hampir jam 12 dini hari. Lintang duduk sendiri ditengah gazebo sambil sibuk menggaruk seluruh tubuhnya yang diserbu nyamuk. Hatinya sangat jengkel namun juga khawatir karena Lyra belum juga kembali ke Vila hingga selarut itu.
"Pada kemana sih mereka?!. Malang bener nasibku. Niat hati ingin piknik berduaan, ternyata malah jadi tumbal nyamuk," Lintang sudah ngomel tiada henti.
"Mau ditinggal pulang, kasihan. Tapi kalau ga pulang, aku yang kasihan..Hikss," terus saja Lintang menyalak seperti petasan ditengah malam.
"Apa aku telepon aja ya?"
"Tapi enggak deh, kege'eran nanti mereka berasa dikhawatirin. Bodo ah, tidur lagi aja.."
"Tapi kalau Lyra kenapa-napa gimana?, apa yang harus kubilang pada Pak joko nanti?"
Lintang membatin sendiri dengan gundah. Namun tak seberapa lama kemudian handphone Lintang berdering.
"Ya Haloo"
"Bos, gawat Boss. Haduh biyung. Lyra kecebur danau!" teriak Alvian melalui telepon.
"Nah nah kan. Aku bilang juga apa!" Lintang membentak marah.
"Emang Bos tadi bilang apa?"
"Ga bilang apa-apa sih.." Lintang jadi salah tingkah sendiri.
"Lalu gimana kondisi Lyra?"
__ADS_1
"Ya ga tau, kelelep kali." Alvian semakin membuat Lintang panik.
"Yaa Allah.." tanpa berganti pakaian, hanya dengan menggunakan celana kolor dan kaos singlet Lintang berlari pontang-panting menuju danau.
"Dimana keceburnya?, Dimanaaa?!" Lintang berteriak panik begitu bertemu Alvian ditepi danau.
"Ya disitu. Dimana lagi kalau ga disitu?, masa di WC!" desis Alvian.
Lintang segera mendekat ke bibir danau dan berteriak-teriak dengan keras memanggil nama Lyra hingga menarik perhatian beberapa pengunjung angkringan.
"Kenapa kamu ga nolongin sih dari tadi?!" hardik Lintang menyalahkan Alvian.
"Kan dingin Bos airnya," jawab Alvian dengan wajah tanpa dosa.
"Haduhhh gimana sih kamu. Namanya air danau ya dingin," Lintang semakin uring-uringan.
"Aduhhh, kamu bener-bener minta diturunin jabatan jadi OB!" ancam Lintang frustasi.
"Udah Bosss ngomongnya, kelamaan. Buruan sana nyebur tolongin dia, daripada sibuk pidato." Alvian kali ini benar-benar menyebalkan bagi Lintang.
Lintang kembali berlari ke bibir danau mencari tanda-tanda keberadaan Lyra, namun nihil. Air bergerak tenang seperti tal pernah terjadi peristiwa menggemparkan seperti yang dikatakan Alvian.
EEEHH
BYURRR
KURANG AJARRR!!
__ADS_1
Secara tak terduga, ada dua orang yang mendadak muncul dan mendorong tubuh Lintang hingga tercebur ke danau.
Untung saja Lintang mahir berenang. Jika tidak, mungkin dia sudah tenggelam dan tinggal nama karena danau itu sangat dalam.
KURANG AJARR
SONTOLOYOO
JANGKRIKK!!
Sekarung sumpah serapah terlontar dari bibir Lintang mengiringi pergerakannya yang segera naik kembali ke bibir danau dengan tubuh menggigil kedinginan.
Wajah Lintang sudah demikian merah padam menahan amarah yang sudah menanjak hingga ubun-ubun sambil menatap Lyra dan Linda sebagai pelaku pendorongan hingga ia tercebur.
"Kalian apa-apaan sih?. Becandanya kalian kelewatan!" bentak Lintang dengan lantang.
"Ma-maaf, Mas. Aku me-memang sa-salto, eh salah udah bikin kamu kedinginan. Tapi..anu itu..anu. SELAMAT ULANG TAHUNNN!!" Lyra yang awalnya ketakutan tiba-tiba berubah menjadi penuh keceriaan.
"Selamat Ulang Tahun ya Mas Lintang. Barakallahu fii umriik. Maaf kami bertiga udah sengaja bikin marah Mas Lintang sejak di kafe sore tadi, hehe." Lyra cengengesan sambil membawa sebuah Tart ukuran mini.
"Ohh kalian sekongkol ya ternyata. Dari sore udah bikin senewen orang aja. Minta pada dipotong gaji?!" Lintang mendelik namun sambil menahan senyum karena merasa sudah di prank.
"Ohh mau potong gaji?. Mau diaduin ke Mama Rani nih?" ancam Lyra memberikan skakmat.
"Yaah..dia pake acara bawa-bawa nama ibu suri. Eh iya iya enggak kok, ga dipotong. Tadi cuma becanda," justru Lintang yang sekarang ketakutan sendiri membayangkan amarah Rani yang biasanya 7 hari 7 malam baru usai.
"Makasih ya Sayang, Vian, Linda. Jujur aku lupa lho kalau hari ini adalah tanggal lahirku. Makasih atas kejutannya yang udah bikin aku hampir serangan jantung di usia belia,"
__ADS_1
..._-_-_...