Legenda Sang Dewa Naga

Legenda Sang Dewa Naga
Menjelaskan masalah


__ADS_3

Hao Shi ingin menggerutu namun dia tidak berani sama sekali, bahkan dirinya kini langsung pergi begitu saja. Walaupun kepalanya harus benjol akibat tekanan buah Dewa yang dilemparkan ke kepalanya.


"Jika berani bicara omong kosong, kepalamu akan menjadi salah satu targetku. " ucap Cao Yuan sambil cekikikan.


Sedangkan Lylia sendiri hanya tersenyum, entah mengapa baru dua hari bertemu Cao Yuan, dirinya merasa sangat nyaman, apalagi saat berdua bersamanya.


Hao Shi yang ingin mengumpat akibat rasa sakit masih menggerogoti kepalanya akhirnya pergi ke istana. Sedangkan Cao Yuan kini menatap lekat wajah Lylia.


"Lia! aku harap kamu betah di Dunia kecil ini, karena sebentar lagi kamu akan bebas setelah semua masalahku berakhir. " ucap Cao Yuan langsung kembali ke tubuhnya tanpa memperhatikan wajah Lylia yang cemberut.


Setelah kembali ke tubuhnya Cao Yuan kembali menghubungi Niu serta Luo Luo dengan pesan giok.


"Luo Luo! Niu! ingat jangan sampai ada murid atau tetua yang melihat rombongan kalian, kalian akan menuju keaula sekte waktu aku memberikan pesan kembali. " ucap Cao Yuan.


Setelah itu dirinya tertidur diranjang dengan perasaan yang sedikit lega. Tak terasa hari kembali pagi, pagi ini waktunya Teylishan untuk menyerang sekte Pedang Naga Langit trah pertama, namun itu hanyalah angin bagi Cao Yuan, karena Faksi Naga Emas yang tersembunyi keberadaannya pasti akan melindungi sekte, apalagi kekuatan mereka yang memiliki sejumlah murid memiliki ranah Alam yang lumayan banyak.


"Saatnya menjalankan aksiku! " ucap Cao Yuan kemudian ingin membersihkan diri.


Setelah membersihkan dirinya, tiba tiba Cincin ruangnya bergetar akibat sebuah pesan yang dikirim oleh Luo Luo serta Niu.


"Tuan muda! seperti yang anda perintahkan, kami akan datang disaat tuan muda telah memberikan pesan. "


Cao Yuan tersenyum, lalu dengan santainya ia keluar dari kediaman untuk menuju aula sekte. Sesampainya.


"Anakku Shaner! " ucap Teyling menyambut kehadiran anaknya.


"Pasukan kita telah siap! sekarang kamu dapat memimpin pasukan untuk menyerang sekte Pedang Naga Langit trah pertama. " ucap Teyling yang juga menyiapkan beberapa tetua untuk mendampingin Teylishan.


Cao Yuan mengangguk.


"Lebih baik para tetua yang membawa pasukan lebih dulu, karena aku rasa bisa menyusul mereka nanti, karena aku ingin bersama ayah untuk belajar menjadi ketua sekte yang baik. " ucap Cao Yuan beralasan.


Karena alasan yang cukup jelas dan mudah dipahami, Teyling segera menyetujui perintah anaknya. Tanpa mereka semua sedari, Cao Yuan juga telah mengirim pesan pada Luo Luo serta Niu.

__ADS_1


Tetua yang diperintahkan Teyling melaksanakan tugas mereka yang membawa ribuan murid keluar dari sekte, setelah itu Teyling beserta tetua yang tersisa kini saling berpandangan, karena heran dengan perkataan Teylishan yang mereka tau hanyalah bermain wanita.


Selang beberapa menit berbincang bincang, suara prajurit kerajaan Xin dari pintu aula sekte terdengar.


"Raja Xin memasuki aula sekte! " ucap Prajurit berteriak.


Seketika semua tetua heran dengan kedatangan rombongan kerajaan Xin, namun mereka menyambut rombongan tersebut dengan baik. Namun keramaahan mereka berhenti ketika melihat banyaknya ketua sekte yang juga hadir dibelakang rombongan raja Xin.


"Ada apa ini! " ucap Teyling sedikit menahan marah.


"Ayah! aku takut. " ucap Cao Yuan berpura pura langsung mendekat kearah Teyling.


Setelah mereka sampai dihadapan Teyling, seperti rencana yang diberikan oleh Cao Yuan, Raja Xin kemudian mengungkapkan tujuannya.


"Maaf ketua sekte Pedang Naga Langit trah kedua! aku ingin menjemput anak Perempuanku yang katanya berada di sekte ini. " ucap Raja Xin wajahnya yang kalem, namun itu adalah rencana Cao Yuan.


"Anakmu Yang Mulia? maaf kami sepertinya tidak mengangkat anak Yang Mulia sebagai murid kami? " tanya Teyling mencoba ramah.


Raja Xin menatap Luo Luo yang kini tenang sambil melihat Cao Yuan yang berakting sangat handal.


"Prajurit! periksa ruang tahanan sekte ini! " ucap Raja Xin tegas.


"Siap Yang Mulia! " ucap para prajurit kompak dan mengikuti perintah Raja Xin.


Teyling kebingungan, karena dirinya tidak tahu anak dari Raja Xin berada disektenya, apalagi Raja Xin meminta prajuritnya untuk mencari anaknya di sell tahanan.


Setelah ketegangan masih mereka rasakan, kini tinggal para ketua sekte yang maju kehadapan Teyling.


"Teyling! apakah kau ingin bertanggung jawab." tanya salah satu ketua sekte.


Teyling terdiam dia sendiri masih belum mengerti kata kata mereka yang menurutnya tidak jelas sama sekali.


"Maaf! apa yang anda maksud? pertanggung jawaban apa? " ucap Teyling masih belum tersadar kedatangan mereka semua.

__ADS_1


Setelah itu, tiba tiba Cao Yuan yang menyamar sebagai Teylishan melepas pelukannya pada Teyling dan menghampiri ketua sekte yang sedang berbicara pada Teyling, Teyling sendiri heran dan ingin meminta anaknya kembali ke pelukannya karena takut ia akan dicelakai oleh ketua sekte yang datang dengan wajah yang menahan amarah.


Swuuuush! tiba tiba Cao Yuan mengaktifkan semua mantra formasi yang telah ia pasang. Aksi dari Teylishan membuat mereka kaget, karena sebuah perisai menutup dua kubu yang berbeda. Setelah itu Cao Yuan yang berada dikubu Ketua Sekte beserta Raja Xin mengubah tampilannya. Tidak hanya diruangan Aula sekte, bahkan asrama murid serta kediaman lainnya juga telah dilindungi oleh mantra formasi yang telah dipasang Cao Yuan.


Seketika semua orang terdiam sekaligus terkejut melihat perubahan wajah Teylishan yang tiba tiba itu.


Yang paling terkejut sendiri adalah tetua sekte trah kedua beserta Teyling setelah melihat siapa yang berada didepannya.


"Cao Yuan! " ucap mereka semua kompak.


Cao Yuan tersenyum dan tiba tiba tertawa membuat mereka semua heran.


"Hahahaha! Teyling, kamu kira aku membiarkan kamu berbuat sesuka hatinya dengan menggunakan wajahku! " ucap Cao Yuan dingin.


Para Ketua Sekte serta rombongan Raja Xin yang telah diperingati oleh Niu serta Luo Luo kini hanya diam.


"Memang apa yang aku lakukan? " tanya Teyling pura pura bingung dan kini sadar semua orang yang hadir disektenya bukanlah hanya untuk berkunjung.


Cao Yuan dengan tenangnya mengibaskan tangannya. Teylishan yang asli masih menggunakan wajah Cao Yuan beserta sisa murid anggota sekte yang Cao Yuan telah di lumpuhkan kini muncul dari kehampaan membuat semua orang terkejut.


"Lishaner! " ucap Teyling ingin menghampiri anaknya yang terikat.


Baaaamsss! Cao Yuan mengibaskan tangannya membuat Teyling terpental. Para tetua sekte Pedang Naga Langit trah kedua segera siaga dan ada juga yang membantu Teyling yang terpental.


"Siapa yang memperbolehkanmu mendekati anakmu? " tanya Cao Yuan dingin.


Setelah itu Cao Yuan menatap semua orang yang hadir dan ketrakhir membalikan badannya menatap semua rombongannya.


"Apakah kalian tahu aku meminta kalian hadir disini untuk apa? " ucap Cao Yuan menatap rombongannya.


Semua orang menganggukan kepalanya, dan Cao Yuan kembali melanjutkan penjelasannya.


"Lishan! katakanlah yang sebenarnya! jika kamu berbohong dihadapan ku, atau tidak sesuai dengan apa yang kamu kemarin katakan maka kamu tau sendiri akibatnya. " ucap Cao Yuan kemudian melirik Luo Luo.

__ADS_1


Semua orang menatap Luo Luo yang kini tengah menyeringai bagaikan melihat mangsa didepannya, Luo Luo juga kini menghampiri Teylishan.


,


__ADS_2