Legenda Sang Dewa Naga

Legenda Sang Dewa Naga
Terkejut.


__ADS_3

Tiga jam berlalu dengan perjalanan Cao Yuan menghabisi para iblis yang tersisa telah usai, karena ia telah berkeliling keseluruh sudut terpencil Benua Rendah dan kini tidak menemukan lagi para iblis yang tersisa, dengan segera ia membuat segel teleportasi ke Benua Tengah.


Sesampainya, Cao Yuan membelalakkan matakannya, apa yang ia lihat sungguh tidak bisa dipercaya, ribuan iblis yang memiliki kekuatan Dewa satu hingga Dewa Sejati terlihat sedang membunuh para Kultivator dan menyerap energi mereka. Pertempuran yang sudah pecah tersebut membuat ia berpikir alasan apa para iblis melakukan hal keji tersebut. Karena rasa penasarannya ia segera melesat kearah ribuan iblis dengan mengibaskan tangannya.


Swuuuush! Swuuuush! Baaaams! Blaaar! Jdaaar! Para iblis yang terkena telapak Ilahi segera meledak menjadi kabut darah. Serangan kejutan yang dilakukan oleh Cao Yuan membuat para iblis yang dapat menghindari serangan kejutan menatap Cao Yuan dengan tatapan tajam.


"Manusia? " ucap mereka menjilati bibir mereka.


"Cihhh! Menjijikan." ucap Cao Yuan kemudian menghilang dan muncul diatas langit menatap pertempuran yang sangat kacau.


Ia memejamkan matanya kembali, selang beberapa detik perlahan matanya terbuka dengan cahaya keemasan yang keluar dari bola matanya, lingkaran energi dibelakang bahunya juga bersinar. Di barengi keluarnya aura naga yang sangat kental dari tubuhnya menyebar sejauh tiga kilometer dari tempatnya. Aura naga yang terasa sangat agung membuat pertempuran seketika terhenti. Namun aura naga yang dirasakan para kultivator berbeda dengan yang dirasakan oleh para iblis.


Para Kultivator hanya merasa aura naga yang dikeluarkan pemuda yang dapat melayang dilangit hangat dan terasa sangat agung. Sedangkan para Iblis tubuh mereka bergetar dan tentunya rasa takut melanda hati mereka setelah merasakan serta melihat pemuda tampan seperti seorang Dewa yang akan membunuh mereka. Tentu saja Cao Yuan tidak ingin mengalami kesalahan yang sama saat ia berada di sekte ayah angkatnya, sehingga ia hanya menindas para iblis saja.


"Aku harap kalian segera pergi menjauh dari tempat ini, biarkan aku saja....." ucap Cao Yuan terhenti, tiba tiba sebuah gerbang dimensi yang sangat besar muncul didepannya dengan aura yang berbeda beda. Namun anehnya Cao Yuan mengenali aura mereka.


"Maaf tuan muda! Kami datang untuk membantu anda. " ucap Shen Huo An dengan aura yang terasa agung merembes dari tubuhnya. Kilatan petir kecil dari tubuhnya pun terlihat. Menandakan Shen Huo An menjadi pengganti Dewa Halilintar.


Swuuuush! Swuuuuush! Ratusan ribu pasukan sekte Abadi juga menyusul muncul dibelakang Shen Huo An, Niu, Luo Luo dan lainnya.


"Hormat pada tuan muda! " ucap mereka semua kompak.


Cao Yuan terdiam karena terkejut, ia tak menyangka pelatihan mereka akan selesai secepat ini. Dan yang membuat ia sangat terkejut pasukan sekte Abadi yang ia lihat tadinya masih memiliki ranah Dewa satu hingga tiga kini banyak yang telah naik tingkat hingga Dewa Sejati.


"Tuan muda.." ucap Mereka semua bingung dengan reaksi Cao Yuan.


"Ehh.." ucap Cao Yuan tersadar dari lamunannya. Setelah itu, ia memandangi wanita yang sangat cantik, wanita tersebut memiliki aura yang agung, serta wajahnya yang semakin cantik dari waktu sebelum memasuki pelatihan menjadi Dewi Phoenix, dia adalah Lylia.


"Gege. " ucap Lylia menghilang dan muncul memeluk Cao Yuan.


Cao Yuan hanya bisa membalas pelukan Lylia dengan hangat. Namun tiba tiba matanya tertuju kearah barat dimana aura iblis berkekuatan kaisar dewa mendekat kearah mereka. Berbeda dengan para Kultivator yang kini hanya bisa diam dengan kemunculannya ribuan orang, namun yang membuat mereka penasaran siapa sosok pemuda yang mengeluarkan cahaya emas dimatanya, karena seluruh Kultivator yang muncul sangat menghormati pemuda didepan mereka.

__ADS_1


"Shen Huo An, dan lainnya serang mereka, jika bisa salah satu diantara kalian lindungi para Kultivator yang ada disini. " ucap Cao Yuan kemudian menatap Lylia.


"Lier, apakah kamu ingin mencoba kekuatan barumu? " tanya Cao Yuan.


Lylia mengangguk dengan penuh semangat, setelah itu ia melepaskan pelukannya dan memejamkan matanya. Swuuuush! Sepasang sayap berwarna merah dengan perpaduan corak warna biru dan jingga membuat Lylia terlihat sangat cantik. Melihat perubahan Lylia, Cao Yuan sampai tidak bisa berkedip melihat kecantikannya.


"Seranggg! " Teriak Shen Huo An memimpin pasukannya.


Swuuuush! Swuuuush! Ribuan pasukan sekte Abadi menghilang lalu muncul didepan para iblis yang masih tertekan aura naga milik Cao Yuan. Para kultivator segera menjauh dari pertempuran dibantu oleh Niu, Luo Luo, Hao Shi dengan kekuatan baru mereka.


Melihat semuanya berkerja dengan baik, Cao Yuan menatap Lylia yang turun dan mulai membabat habis musuhnya menggunakan pedang yang dibaluti api.


"Jika berani hilangkan auramu yang menindas pasukanku. " teriak suara menggema dari arah barat.


Cao Yuan yang melihat pasukannya unggul dalam segi kekuatan, walaupun jumlah mereka lebih sedikit segera menghilangkan aura Naganya dan menatap tajam kearah barat, dimana sumber suara berasal. Swuuuush! Swuuuush! Dua aura iblis yang memiliki ranah kultivasi kaisar dewa muncul didepan Cao Yuan dengan aura membunuh yang sangat besar.


"Sejak kapan para Dewa mencampuri urusan para iblis." ucap mereka berdua.


"Emmm tapi aku bukan seorang Dewa. Aku hanya tidak suka melihat para iblis membunuh manusia seenak jidat mereka. " ucap Cao Yuan membalas, walaupun ia sendiri masih mencerna kata kata mereka tadi.


"Cihh munafik! " ucap mereka kemudian mengedarkan ranah kultivasi yang sebenarnya mereka miliki.


Swuuuung! Dua iblis yang berkekuatan kaisar dewa tubuhnya bergetar dibarengi dengan ranah kultivasi mereka yang naik hingga tingkat Alam Dewa tiga. Cao Yuan tak gentar sama sekali, ia segera menutupi area pertempurannya dengan segel formasi buatannya.


"Emmm jadi kalian berdua pemimpin pasukan iblis itu. " ucap Cao Yuan sambil menunjuk pasukan iblis yang terus berkurang dibunuh oleh pasukan sekte Abadi.


"Arghhh! Apakah kau mengejek bangsa iblis. " ucap salah satunya marah dan langsung melancarkan serangan tinjunya kearah wajah Cao Yuan.


Baaaaaamsss! Cao Yuan memblokir serangan dengan menangkap tinju dari serangan iblis didepannya.


"Mengejek? Aku tidak mengejek, hanya saja..." ucap Cao Yuan masih menggenggam erat tangan sang iblis.

__ADS_1


"Hanya saja pasukanku tidak menemukan lawan yang seimbang. " ucap Cao Yuan kemudian mengaliri elemen petir dan juga api ketangannya yang menggenggam tangan milik iblis.


Baaaamss! Dhuuaaar! Tubuhnya sang iblis langsung meledak saat dua elemen menjalar ketubuh sang iblis.


"Suheeng! " ucap salah satunya terkejut karena temannya mati tanpa perlawanan.


"Uppss.." ucap Cao Yuan menghilang dan muncul dibelakang sang Iblis.


Iblis yang masih terkejut atas kematian temannya kemudian segera tersadar, dan langsung membalikan tubuhnya setelah melihat pemuda lawannya menghilang. Namun tinju yang sangat keras segera mampir diwajahnya. Baaaamsss! Dhuuaar! Sang iblis yang terkena hantaman Cao Yuan terpental dan menabrak perisai buatan Cao Yuan.


"Emm aku tidak membunuhmu langsung, karena aku ingin mengetahui alasan dibalik penyerangan yang dilakukan kalian, jadi tunggu kematianmu tiba nanti. " ucap Cao Yuan melilit tubuh sang iblis dengan Qinya.


Swuuuush! Tubuh sang iblis memasuki dunia jiwa. Setelah itu ia memberi pesan pada Luo Luo untuk segera menghampirinya.


"Hormat pada tuan muda. " ucap Luo Luo yang muncul dengan baju berlumuran darah berwarna kehitaman.


"Ehhh, kau tak pantas memanggilku sebagai tuan muda lagi, karena kamu juga telah menjadi seorang dewa." ucap Cao Yuan salah tingkah.


Luo Luo diam namun rasa hormatnya bertambah tinggi dengan kerendah dirian yang diperlihatkan Cao Yuan.


"Ba-baik Dewa Naga! " ucap Luo Luo.


Cao Yuan ingin kembali protes dengan apa yang diucapkan Luo Luo, namun ia tak ingin membuang waktu lagi, karena ia takut ia tak sempat melindungi kerajaan atau kota lain di Benua Tengah yang tengah membunuh para Kultivator.


"Kamu masuklah kedalam dunia jiwa, introgasi iblis yang ada didalam dunia jiwa,oiyaa ingatlah, didalam juga ada tetua Lu Ye, dan muridnya, berikan penjelasan pada mereka semua dengan jelas mengenai dunia yang mereka singgahi, jika bisa sembuhkan luka dalam yang dialami mereka. " ucap Cao Yuan kemudian memasukan Luo Luo kedalam dunia jiwa. Setelah itu ia melihat pasukan sekte Abadi yang terus membunuh prajurit iblis dengan kekuatan baru yang dimiliki mereka.


Matanya kini tertuju pada Lylia yang juga tak kalah menariknya untuk ia lihat. Terlihat gerakan Lylia yang sangat anggun dengan ayunan pedang yang sangat cepat membuat Lylia seperti seorang Dewi Kematian. Setiap tebasan yang dilakukan Lylia dapat memakan korban ratusan iblis. Karena ranah kultivasi Lylia sendiri sudah berada di tingkat kaisar dewa puncak satu.


Ledakan terus saja terdengar dengan akhir pertempuran yang dimenangkan oleh kelompok Cao Yuan. Swuuuush! Niu, Shen Huo An dan lainnya muncul didepan Cao Yuan sambil memberikan hormat mereka.


*****

__ADS_1


Author udah beli paketan yeee... Tapi badan author sedikit remek, jadi hari ini hanya bisa satu episode, besok author usahain update lebih banyak okee..


__ADS_2