Legenda Sang Dewa Naga

Legenda Sang Dewa Naga
Bertemu Xao Li dan Kaisar Kegelapan.


__ADS_3

Cao Yuan melesat dengan kekuatan puncaknya, setelah berada di atas langit kota, ia segera menghilangkan aura keberadaannya. Ia memandangi dua pria berbaju hitam dengan cadar yang menutupi wajahnya sedang mencoba meruntuhkan segel buatannya.


"Siapa dia? " gumam Cao Yuan.


Masih dengan ketenangannya, Cao Yuan hanya melihat tingkah mereka yang bodoh. Dengan jelas perisai yang dibuatnya tidak bisa dihancurkan oleh ranah kultivasi dibawah kaisar dewa puncak.


****


Kaisar Langit dan Kaisar Kegelapan yang telah naik tingkat ke ranah kaisar dewa puncak empat kini melakukan aksi kejinya kembali, mereka berdua datang ke Benua Tengah dengan menggunakan baju hitam disertai cadar yang menutupi wajahnya.


"Arghhh! Siapa yang membuat perisai ini kenapa tidak bisa dihancurkan. " ucap Kaisar Langit kesal.


"Diamlah! Lebih baik kita segera hancurkan dan serap semua energi kehidupan para manusia agar kekuatan kita naik satu tingkat. Dan dendam kita akan terbalaskan. " ucap Kaisar Kegelapan.


Mereka sama sekali tidak bisa menghancurkan segel buatan mereka, sudah berkali kali mereka mencoba menghancurkannya, namun segel buatan mereka tak cukup untuk merapuhkan segel yang melindungi kota didepan mereka.


***


Cao Yuan memandangi orang aneh tersebut terus, hingga ia tiba tiba membuat segel tangan melindungi sekitarnya dengan segel tangannya. Perisai teransparan menutupi langit kota, dibarengi dengan Kaisar Kegelapan serta Kaisar Langit yang frustasi termundur dan melakukan bombardir serangan Qi mereka ke arah perisai buatan Cao Yuan.


"Hancurkan saja! Aku rasa tidak ada yang bisa menghentikan aksi kita, karena kita ini Dewa. " ucap Kaisar Langit yang disetujui oleh Kaisar Kegelapan.


"Baik. " jawab mereka mundur dan membuat ribuan Qi kecil dibelakang mereka.


Swuuuuush! Baaaaamss! Dhuuaaar! Dhuuaaar! Ledakan ribuan kali terdengar, didalam perisai yang dilindungi oleh Cao Yuan. Bahkan dampak serangan mereka tidak dapat dirasakan oleh warga yang ada didalam kota dan diluar kota.


Cao Yuan memang membuat beberapa mantra ilusi saat ia membuat mantra pelindung untuk melindungi kota. Sehingga pelaku yang akan melihat keramaian kota dari luar kota akan berusaha masuk melihat banyaknya manusia yang diciptakan mantra ilusi buatan Cao Yuan.

__ADS_1


"Dasar bodoh. " gumam Cao Yuan terus melihat aksi mereka.


Ribuan kali ledakan diluar kota terdengar, namun anehnya tidak ada warga yang keluar kota, mereka masih melakukan kegiatan mereka seperti biasa. Saat ribuan ledakan telah tidak terdengar, Kaisar Langit segera tersadar dari kebodohannya.


"Tunggu! " ucap Kaisar Langit menghentikan Kaisar Kegelapan yang telah membuat serangan Qi sebesar bukit kecil, berharap sekali srangannya dapat menghancurkan pelindung yang melindungi kota.


" Apakah kau menyerah? " tanya Kaisar Kegelapan masih mengangkat tangannya.


"Tidak, hanya saja sepertinya kita telah tertangkap basah. " ucap Kaisar Langit membuat Qi kecil dan melemparkan Qi tersebut kearah langit.


Baaaaamss! Dhuaaar! Dan benar saja, tiba tiba diatas langit Qinya meledak seperti membentur perisai tak kasat mata. Cao Yuan tersenyum melihat hal tersebut.


"Setidaknya mereka tidak terlalu bodoh. " ucap Cao Yuan.


"Benar apa yang dikatakannya, jadi kita..." ucap Kaisar Kegelapan terhenti melihat sosok yang ia kenali.


Begitu juga dengan kaisar langit, mereka berdua kini melotot melihat Cao Yuan yang tiba tiba muncul dihadapan mereka. Melihat mata melotot atau reaksi dua pria yang seperti mengenalnya, membuat Cao Yuan menaikan alisnya.


Namun dia masih tenang, walaupun kewaspadannya tak ia turunkan. Berbeda dengan Kaisar Langit dan Kegelapan, kini mereka berdua mencoba mengukur ranah kultivasi Cao Yuan. Namun hasilnya mereka tidak dapat mengukur ranah kultivasi pemuda tampan dihadapan mereka.


"Dewa. " ucap Cao Yuan lirih, namun nadanya dingin.


Kaisar Langit dan Kaisar Kegelapan seketika terkejut setengah mati, walaupun ucapan Cao Yuan lirih, namun mereka dapat mendengar jelas.


"Melihat raut wajah kalian yang tertutup, namun aku dapat melihat keterkejutan dari mata kalian berdua. Aku tak menyangka seorang dewa melakukan hal keji seperti seorang Iblis. " ucap Cao Yuan dingin.


"Jika kamu sudah mengetahuinya, maka tidak ada lagi kata hidup untukmu bocah! " ucap Kaisar Langit menyerang diikuti Kaisar Kegelapan.

__ADS_1


Cao Yuan yang tidak menurunkan kewaspadaannya segera menghindari serangan dua tinju dari dua dewa yang telah membuat kekacauan. Ranah kultivasi yang berbeda antara satu tingkat, membuat Cao Yuan mudah menghindari serangan mereka berdua.


Baaaamsss! Dhuaaaar! Cao Yuan yang gerakannya lebih cepat langsung menemukan celah di kedua lawannya, tangan kanannya meninju wajah kaisar langit, sedangkan kaki kirinya menendang perut kaisar kegelapan. Keduanya termundur akibat serangan Cao Yuan yang mengenai mereka.


"Argghh! Sepertinya bocah itu bukan lawan kita. " ucap Kaisar Langit.


"Benar! Tapi kita sudah terkurung, apa boleh buat. " ucap Kaisar kegelapan yang disetujui oleh kaisar langit.


Swuuuush! keduanya melesat dan menggenggam senjata mereka yang dikeluarkan dari cincin ruang, lalu keduanya menyabetkan pedang mereka kearah Cao Yuan. Dengan sigapnya, Cao Yuan menghindari dua serangan tersebut dengan cara menghilang dan muncul dibelakang mereka berdua.


Baaaaamsss! Dhuaaaaar! Cao Yuan langsung melanjutkan dua tinjunya kepunggung kedua dewa yang ia tak kenali identitasnya. Kaisar langit atau Xao Li, dan Kaisar kegelapan terpental sejauh sepuluh meter, darah dibibirnya menetes sedikit saat terkena serangan telak kepunggung mereka.


"Jujur saja, aku dapat membunuh kalian berdua dengan mudah, namun aku rasa ada dalang dibalik kekacauan ini selain kalian. " ucap Cao Yuan melilit keduanya dengan energi Qi.


"Arghhh! Lepaskan kami. " ucap Kaisar Langit.


Cao Yuan mendekati keduanya perlahan, kaisar langit dan kaisar kegelapan hanya bisa diam menatap Cao Yuan akan melakukan apa nantinya saat berada didepan mereka. Saat telah sampai didepan keduanya, Cao Yuan akan menarik cadar yang menutupi wajah keduanya. Namun tiba tiba perisai transparan menghilang, dengan dibarengi serangan susulan.


Baaaamsss! Dhuaaar! Namun sayangnya Cao Yuan dapat menghindari serangan kejutan tersebut, alhasil kaisar langit dan kaisar kegelapan yang terkena membuat keduanya terlempar jauh.


"Arghhh! " ucap keduanya memuntahkan banyak darah kental dari mulut mereka.


Cao Yuan yang berhasil menghindar kemudian menatap arah langit, dimana kakek tua atau Fusen dengan jubah hitam menatapnya dengan tajam. Setelah itu ia melihat kearah dua pria bercadar dengan wajah yang terkejut, ia mengenali kaisar kegelapan, namun Xao Li ia tidak mengenalinya.


"Kaisar Kegelapan. " gumam Cao Yuan.


"Dua bodoh! Cepat serap energi kehidupan para manusia. " ucap kakek tua atau Fusen menghancurkan segel yang melindungi kota dengan segel buatannya.

__ADS_1


Cao Yuan melotot melihat kakek tua yang dapat menghancurkan segelnya. Namun ia tidak dapat berbuat apa apa, saat kaisar kegelapan dan pria satunya pergi kearah kota menyerap semua energi kehidupan. Karena Fusen telah ada dihadapannya.


"Lawanmu adalah aku, biarkan semut itu pergi. Aku akan membalaskan kematian muridku. " ucap Fusen.


__ADS_2