Legenda Sang Dewa Naga

Legenda Sang Dewa Naga
Memberitahu Dunia Jiwa pada Guo Jing dan Chi Yue


__ADS_3

Setelah semuanya benar benar terselesaikan, Cao Yuan menghilangkan mantra formasi dan juga menghilang dari pandangan semua ketua sekte yang ada, muncul di depan kediamannya sendiri yang membuat Su Yue, dan juga Chi Yue terkejut melihat kehadirannya Cao Yuan yang tiba tiba.


"Guru! " ucap Su Yue tiba tiba akan memeluk Cao Yuan.


Dengan langkah yang sigap, Cao Yuan segera menghindari pelukan Su Yue, dan membuat Su Yue memeluk tiang kediaman milik Cao Yuan.


"Guru! " teriak Su Yue geram.


Chi Yue tiba tiba tertawa terbahak bahak, bagaimana tidak, selama ini Cao Yuan dan Su Yue selalu melakukan hal yang sungguh konyol. Guo Jing yang mendengar adiknya telah pulang segera keluar dari kediaman dan melihat calon istrinya sedang tertawa serta Cao Yuan yang sedang melototi ketidak sopanan murid yang ingin memeluk gurunya itu.


"Sudah sudah! adik apakah sudah selesai urusanmu? " tanya Guo Jing.


"Sudah Kakak! " ucap Cao Yuan.


Setelah itu mereka bertiga memasuki kediaman, Chi Yue yang nyatanya menyukai kegiatan memasak, terlihat banyak sekali makanan didapur kediaman milik Cao Yuan.


"Adik! karena mungkin perjalananmu sangat lelah! maka makanlah dulu. " ucap Chi Yue lembut.


Cao Yuan menggelengkan kepalanya.


"Jika aku sendiri yang makan maka lebih baik aku keluar dari sekte untuk makan di restoran kota. " ucap Cao Yuan ingin makan bersama.


Guo Jing, Su Yue ,serta Chi Yue hanya tersenyum.


"Hahaha baiklah baiklah! mari kita makan. " ucap Guo Jing.


Selang beberapa menit makan bersama Cao Yuan menceritakan perjalanannya pada mereka bertiga, Su Yue yang mendengarkan gurunya membawa seorang wanita cantik membuat bibirnya yang tadinya tersenyum menjadi ngambek. Karena suasananya semakin mencekam Cao Yuan hanya bisa menggaruk kepala belakangnya yang tidak gatal. Namun Cao Yuan sendiri tidak menceritakan tentang Dunia Jiwanya sendiri.


"Lylia? apakah itu orang yang kamu sukai? " tanya Guo Jing keceplosan.


Su Yue seketika menatap tajam Cao Yuan.


"Ehhh itu..."

__ADS_1


Buuugh! Kaki Cao Yuan diinjak keras oleh Su Yue.


"Jawab guru! " ucap Su Yue tegas.


"Bagaimana aku ingin menjawab kalo kakiku di injak olehmu! aaaaaaaaa..." teriak Cao Yuan keras.


"Hehehe! " tawa kecil Su Yue seketika melihat reaksi guru yang ia kagumi merasa kesakitan.


Chi Yue serta Guo Jing hanya menggelengkan kepala mereka melihat tingkah mereka berdua yang pastinya konyol, apalagi Su Yue yang nyatanya seorang anak Raja, biasnya anak dari seorang raja pendiam, tapi berbeda dengan Su Yue ini yang aktif dan selalu ceplas ceplos jika mengungkapkan sesuatu.


" Iya benar aku mengagumi Lylia! " ucap Cao Yuan jujur setelah kakinya tidak terinjak lagi oleh Su Yue.


Seketika Su Yue terdiam, hatinya kini terasa sakit sekali mendengar kejujuran gurunya yang ia cintai, serta ia kagumi. Cao Yuan yang ingin menjelaskan kembali, tiba tiba mengurungkan niatnya setelah melihat Su Yue pergi begitu saja.


"Huh! kakak sih! jadi Su Yue marah padaku kan. " ucap Cao Yuan menggerutu.


"Hehehe mafkanlah aku adik! tapi kenapa kau tidak membawanya kesini? " tanya Guo Jing.


Cao Yuan terdiam, dan kini ia tengah berpikir.


Melihat Cao Yuan hanya diam, membuat Guo Jing menaikan sebelah alisnya.


"Kenapa hanya diam Yuaner? " tanya Guo Jing.


"Ehh, begini kak! tapi apakah kalian berdua ingin merahasiakan sesuatu untukku. " ucap Cao Yuan.


"Huh! pastinya jika itu rahasia maka aku tidak akan memberitahu pada yang lain. " gerutu Guo Jing.


"Baiklah baiklah! " ucap Cao Yuan kemudian membuka sebuah gerbang dimensi, yang nyatanya menuju Dunia Jiwanya.


Guo Jing dan Chi Yue menatap gerbang dimensi serta wajah Cao Yuan yang terlihat malas tersebut.


"Apa itu adik? " tanya Guo Jing.

__ADS_1


"Masuklah kakak! jika kalian ingin mengetahuinya. " ucap Cao Yuan.


Mereka berdua mengangguk, kemudian memasuki gerbang dimensi itu. Cao Yuan yang melihat kedua kakaknya memasuki Dunia Jiwanya dengan cepat membuat segel formasi untuk melindungi ruangan tersebut. Setelahnya ia memasuki Dunia Jiwa dan muncul disebelah Guo Jing dan Chi Yue yang sedang terpana dengan keindahan didalam dunia Jiwa.


Guo Jing, serta Chi Yue nyatanya tidak tiba di istana, melainkan didepan sebuah danau yang airnya sangat jernih, namun keindahan tersebut diakibatkan oleh istana yang berwarna keemasan.


"Kakak! " ucap Cao Yuan mengagetkan mereka berdua.


"Eh adik! " ucap Guo Jing.


"Apa yang kakak lihat? " ucap Cao Yuan.


Guo Jing kemudian menunjuk istana emas yang terdapat di atas danau didepan mereka.


"Oowhh itu.. itu sell tahanan kak. " ucap Cao Yuan.


"Apa! sel tahanan? " tanya Guo Jing dan Chi Yue bersama, rahang mereka juga terbuka lebar.


Namun ketika itu, mereka kembali dikejutkan dengan kehadirannya Hao Shi, Luo Luo serta Niu yang tiba tiba muncul dihadapan Cao Yuan yang memberi hormat.


"Hormat kami tuan muda! " ucap mereka bertiga.


Cao Yuan mengangguk, dan kemudian memerintahkan Niu, serta Luo Luo untuk mengantarkan walikota yang berada disell tahanan, dia juga memberikan ratusan koin emas untuk diberikan pada walikota tersebut. Niu serta Luo Luo dengan cepat menerima tugas tersebut dan keluar dari Dunia Jiwa. Setelahnya Cao Yuan kemudian meminta kakaknya untuk menuju istana yang sebenarnya. Namun ketika mereka berada didepan istana yang sangat megah, mereka memberhentikan langkahnya saat melihat wanita yang sangat cantik sekali, bahkan Cao Yuan sendiri terpana dengan kecantikan wanita tersebut.


"Lia! " ucap Cao Yuan menghampiri Lylia yang diikuti oleh Guo Jing serta Chi Yue.


Lylia yang mendengar Cao Yuan memanggil namanya segera membalikan badan, melihat Cao Yuan yang datang membuat hatinya merasa sangat senang. Dengan hati yang sangat senang, Lylia segera berlari dan memeluk pemuda yang bernama Cao Yuan itu.


"Yuan. kenapa lama sekali tak memasuki Dunia Jiwa. " ucap Lylia menggerutu.


Cao Yuan hanya menggaruk kepala belakangnya yang tidak gatal ketika mendengar protesan wanita cantik itu.


"Adik! inikah yang namanya Lylia! " ucap Guo Jing membuat pelukannya terlepas, tanpa ia sedari kehadirannya spasang pasangan yang mengagetkannya.

__ADS_1


"Iya kakak! kenalkan dia Lylia! Lia! kenalkan mereka berdua kakakku! " ucap Cao Yuan.


Mereka berdua akhirnya berbincang bincang santai, hingga tak terasa suara canda tawa memenuhi depan istana milik Cao Yuan didunia jiwa. Setelah puas bercanda tawa, Cao Yuan meminta lagi pada kedua kakaknya untuk tidak memberitahu rahasianya pada siapapun bahkan Su Yue. Namun Guo Jing menegaskan selama ketidak hadirannya Cao Yuan, nyatanya Su Yue bersama Liyan bisa dikatakan memiliki hubungan dekat.


__ADS_2