
Darah emasnya yang aktif membuat hewan pelindung sekte Shijing benar benar seperti semut didepan Cao Yuan, serangan singa hitam yang mengenai punggungnya juga tidak terlalu membuat Cao Yuan merasa sakit. Hanya menimbulkan goresan kecil saja, itupun tidak sampai merobek jubahnya.
Swuuuush! Swuuuush! Mereka semua tiba tiba bergerak secara bersamaan dan memutari tubuh Cao Yuan yang masih bersikap tenang. Cao Yuan tak ingin langsung menyerang kembali karena ia tahu, hewan pelindung sekte Shijing bersiap menyerangnya jika ia lengah. Benar saja, saat Cao Yuan mencoba membuat segel tangan untuk menghentikan para hewan iblis yang berputar putar. Cakaran singa hitam tiba tiba hampir mengenai punggung Cao Yuan.
Baaams! Dhuaaar! Cao Yuan yang juga sigap langsung memblokir serangan cakar dengan pedang tingkat dewa dengan kecepatan puncaknya. Wajah keterkejutan para hewan iblis terlihat setelah melihat kecepatan yang ditunjukan Cao Yuan melebihi kemampuan kecepatan mereka, awalnya mereka mengira Cao Yuan menggunakan senjata atau artefak khusus. Namun melihat kecepatan yang luar biasa diperlihatkan kembali membuat para hewan iblis benar benar mengetahui bahwa pemuda yang mereka kini kepung bukanlah lawan mereka.
"Siapa kau pemuda! " ucap salah satu hewan iblis, namun mereka masih berputar putar dengan kecepatan puncak mengelilingi Cao Yuan.
"Cao Yuan. " balas Cao Yuan dengan nada dingin.
Pedang yang ia genggam kini ia masukan kembali kedalam sarung pedang, melihat pemuda didepan mereka memasukan pedangnya membuat mereka heran, namun mereka masih saja berputar putar mengelilingi Cao Yuan.
"Masih ingin bermain main?n" ucap Cao Yuan kemudian memejamkan matanya.
Asap berwarna keemasan muncul menutupi tubuh Cao Yuan, asap tersebut perlahan membesar membuat para hewan iblis yang memutari Cao Yuan segera mundur karena mereka tidak mengetahui apa yang dilakukan pemuda didepan mereka. Namun setelah beberapa menit, tubuh mereka bergetar hebat melihat transformasi Cao Yuan menggunakan mode Naganya.
Roaaaaaarh! Para hewan iblis terpental kebelakang saat naga transformasi dari Cao Yuan mengaum, bahkan aumannya menggetarkan perisai yang dibuat bawahan Cao Yuan.
"N..a..g.a! " ucap mereka semua terlihat ketakutan, bagaimana tidak. Mereka sangat mengenal sosok naga, naga hewan terkuat sekaligus hewan legenda yang ditakuti oleh seluruh ras hewan iblis maupun suci, sehingga mereka akan sedikit segan jika lawan mereka adalah sang naga.
Walaupun tubuh Cao Yuan tidak terlalu besar hanya memiliki panjang dua puluh meter, namun aura naga yang kental sangat terasa membuat rasa ngeri bertambah yang dirasakan mereka.
"Saatnya aku meng akhiri hidup kalian. " ucap Cao Yuan.
Swuuuung! Suara yang dibarengi dengan getaran membuat pelindung hewan iblis panik, seketika mereka semua langsung muncul dihadapan Cao Yuan dan berlutut dengan gaya masing masing dari mereka. Cao Yuan terdiam, namun dirinya sudah bersiap siap untuk membuka lebar mulutnya.
"Ampuni kami de..w..a Naga! " ucap hewan pelindung tidak berani menatap Cao Yuan sama sekali.
__ADS_1
Mendengar itu Cao Yuan tetap bersikukuh untuk membunuh mereka semua, karena hewan iblis berbeda dengan hewan suci.
"Terlambat. " ucap Cao Yuan dingin dengan wujud Naganya lalu membuka mulutnya lebar lebar.
Swoooosh! Dibarengi mulutnya yang terbuka, api yang dibaluti petir segera menyembur mengarah hewan pelindung sekte Shijing dengan cepat.
Baaaaams! Dhuuuaaar! Dhuuuuaaar! Para hewan iblis seketika meledak saat mereka tak sempat menghindar karena mereka tidak mengetahui bahwa Cao Yuan menyerang mereka saat mereka menundukkan kepala. Ledakan dahsyat tak terelakan, bahkan ledakan tersebut membuat retak perisai yang melindungi pertempuran mereka. Satu persatu pelindung hewan iblis musnah dengan semburan api yang dikeluarkan Cao Yuan.
Selang beberapa menit melihat para hewan iblis yang telah menjadi abu, Cao Yuan merubah wujudnya menjadi pemuda tampan yang tak lain wujudnya sendiri. Dengan hangat ia menatap bawahannya yang telah melakukan tugasnya dengan baik. Dibarengi dengan perisai yang menutupi area pertempurannya melawan sembilan belas hewan iblis pelindung sekte.
"Niu dan yang lainnya segera ambil sumber daya yang ada disekte ini tanpa tersisa, setelah itu kumpulkan pasukan sekte Abadi untuk berkumpul disini. " ucap Cao Yuan menatap langit, karena ia merasakan dua manusia berkekuatan Dewa dua dan tiga terus mengawasinya dari langit sejak dulu. Dia sendiri sudah tau apalagi bawahannya Cao Yuan, namun karena tidak merasakan aura iblis yang mereka rasakan sehingga Cao Yuan atau bawahannya tidak ingin langsung menyerang mereka. Namun merasakan kembali kehadiran dua aura tersebut membuat Cao Yuan penasaran pada mereka.
Swuuuush! Cao Yuan menghentakan kakinya dan muncul diatas langit, ia muncul dibelakang dua lelaki berbaju hitam.
"Maaf senior? " ucap Cao Yuan.
Keduanya begitu terkejut setelah mendengar seorang pemuda memanggil mereka berada dibelakang mereka.
Mereka tentu saja sudah tau sebesar apa kekuatan Cao Yuan, dan karena itu sampai saat ini mereka berdua tidak mau menyerang Cao Yuan, mereka berdua hanya memberi kabar pada majikan mereka dengan giok yang dimiliki mereka.
"Maaf senior? Apa ada yang salah denganku? " tanya Cao Yuan menunjuk dirinya sendiri karena melihat reaksi dua pria yang sepertinya sangat ketakutan padanya.
"Ti-tidak tidak, kami tak sengaja lewat kerajaan Tao ini karena adanya pertarungan kami sengaja berhenti dan melihat sebentar pertarungan ini. " ucap salah satunya.
Cao Yuan terdiam walaupun wajahnya terlihat mempercayai ucapan dua pria paruh baya didepannya, namun sebenarnya dia tidak percaya sama sekali.
"Emm jika begitu maka senior bisa pergi, namun..." ucap Cao Yuan dingin.
__ADS_1
"Namun apa tuan muda? " ucap mereka merubah panggilan pada Cao Yuan.
"Namun aku selalu merasakan kalian selalu mengikutiku bahkan tidak hanya satu kali. " ucap Cao Yuan dingin kemudian membuat segel tangan.
"Tu-tuan muda! Salah apa kami sehingga anda mengurung kami! " ucap salah satu dari mereka saat tiba tiba melihat sebuah jeruji terbuat dari segel tangan yang dibuat Cao Yuan mengurung mereka.
"Salah kalian karena telah berani mengusik ku. " ucap Cao Yuan kemudian mengibaskan tangannya dan memasukan dua pria paruh baya kedalam dunia jiwa.
Setelah itu Cao Yuan kemudian turun dari langit, dan muncul didepan pasukannya dengan tatapan hangat.
"Hormat pada tuan muda! " ucap mereka kompak sambil menundukkan kepala.
Cao Yuan mengangguk dan kemudian ia berterimakasih pada pasukannya karena telah membantunya menghabisi murid dan tetua sekte Shijing dengan kekuatan mereka.
"Masuklah! " ucap Cao Yuan membuka dunia jiwa.
Mereka semua memasuki gerbang dimensi jiwa dengan rapi tanpa ada yang berdorongan ataupun mendahului satu sama lain. Selang beberapa menit, Hao Shi, Niu, serta lainnya muncul dengan senyum yang berkembang dimiliki mereka.
"Tugas telah kami selesaikan tuan muda. " ucap mereka kompak.
Cao Yuan mengangguk, dan kemudian menyuruh mereka untuk memasuki dunia jiwa, terutama ia memberikan pesan pada Luo Luo untuk membunuh tetua serta murid sekte Shijing yang ia tahan, tak hanya itu saja ia meminta pada Luo Luo untuk mengintrogasi pada dua pria paruh baya yang baru saja ia tahan dan dimasukan kedalam dunia jiwa. Namun saat mereka akan memasuki dunia jiwa. Tiba tiba fenomena aneh terjadi, dimana langit bertambah menjadi mendung dengan disertai gemuruh petir yang sangat keras.
"Fenomena apa ini. " ucap Cao Yuan.
Bawahan Cao Yuan segera menghentikan langkah mereka, lalu mereka semua menatap langit yang tiba tiba muncul sebuah portal dimensi. Tak berselang lama dari dalam portal muncul sosok pria paruh baya yang memiliki baju biru terang dengan aura yang agung mengitari tubuhnya.
****
__ADS_1
Author minta maaf kalo tulisanya rada gimana, perlu kalian ketahui author ga ada Kouta jadi nulisnya pake thetring, dan author thetring ketemen. Trus nulis kan harus mikir jadi membutuhkan waktu, karena itu author nulisnya keburu karena udh satu jam nulis dan thetring karena itu aku gaenak sama temen. Jadi mohon maaf author belum bisa maksimal update.
Jujur aja author uangnya abis gabisa beli paketan jadi mau gimana lagi, kalo nanti ada tmen kerumah author bakal thetring dan lanjut buat dua episode