Legenda Sang Dewa Naga

Legenda Sang Dewa Naga
Keluar dari sekte


__ADS_3

"Masalah ini sangat rumit guru! namun jika dibiarkan bisa jadi orang yang menyamar sebagai guru akan bertindak lebih kejam lagi, dan semena mena. " ucap tetua Lu Ye.


"Tetua Lu Ye! kirimkan beberapa kelompok faksi rajawali emas untuk mengintai seluruh kota yang terdapat di kerajaan Xin! dan jika melihat seorang yang mirip denganku tolong agar segera menghubungiku! namun mereka tidak boleh menyerang ataupun mendekatinya. " ucap Cao Yuan memiliki ide disaat kepalanya pusing.


"Baik guru! " ucap tetua Lu Ye kemudian pergi.


Cao Yuan mengangguk, dan dia kini merasa sangat pusing sekali, hingga ia memutuskan untuk mencari sebuah bukit tempat untuknya mengadu.


Fisiknya yang kini berumur enam belas tahun benar benar terlihat sangat tampan, tidak hanya tampan melainkan tegas serta memiliki wibawa kemempimpinan yang berbeda dari lainnya. Sesampainya di sebuah bukit yang biasa ia gunakan untuk menyepi.


"Ohh langit! apakah aku tidak bisa hidup tenang! " ucap Cao Yuan.


Swuush! Swuuuush! Swuuuush! Niu, Luo Luo, Hao Shi tiba tiba keluar dari Dunia Jiwa.


"Tuan muda! " ucap mereka semua hormat.


Cao Yuan menganggukan kepalanya, dan membiarkan mereka bertiga menghibur dirinya. Namun semua itu tak dapat membuat pikirannya tenang.


"Niu menurutmu apa yang seharusnya aku lakukan? " tanya Cao Yuan.


"Tuan muda tentunya harus kuat, dan mari kita berpetualang untuk mencari seorang yang menyamar sebagai tuan muda! " ucap Niu yang disetujui Hao Shi serta Luo Luo.


Cao Yuan kembali mengangguk.


"Baiklah! namun mari kita pergi ke makam ayahku. " ucap Cao Yuan.


Mereka berempat pun melesat dengan kecepatan yang luar biasa. Hao Shi yang memiliki ranah alam lima, serta Cao Yuan berada di ranah master satu mengikuti kecepatan Hao Shi yang memiliki ranah terrendah dari mereka bertiga.


Sesampainya.


"Ayah! Yuan merasa lelah, doakan Yuan ayah! semoga Yuan dapat menemukan seorang yang menyamar sebagai diriku." ucap Cao Yuan sedikit meneteskan air matanya.


Lalu mereka berempat kemudian sujud tiga kali didepan makam tersebut. Sesudah itu Cao Yuan menatap tiga bawahannya dengan lembut.


"Terimakasih atas dukungan kalian! aku pasti tidak akan menyerah. " ucap Cao Yuan.

__ADS_1


Mereka bertiga kemudian memasuki Dunia Jiwa, sedangkan Cao Yuan kembali ke kediamannya di area terlarang sekte untuk berpamitan kepada tetua Lu Ye, Liyan, serta dua kakaknya. Setelah berpamitan, Cao Yuan memakai pakaian biasa namun tidak terlalu mewah dan keluar dari sekte.


Cao Yuan juga meminta tetua Lu Ye dan orang terdekatnya agar tidak memberitahu kepergiannya.


"Hemm, aku harus mencari kemana orang yang menyamar sebagai diriku. " gumam Cao Yuan.


Karena masih bingung, ia memutuskan untuk pergi ke kerajaan Xin, karena menurutnya mungkin orang yang menyamar berada di kota yang terdapat di kerajaan Xin.


Selama perjalanan Cao Yuan terus melesat dan melesat kearah kerajaan Xin, tak terasa hari mulai gelap Cao Yuan masih melesat bagaikan angin menggunakan ilmu meringankan tubuhnya berada ditahap kesempurnaan.


****


Di aula sekte Pedang Naga Langit trah kedua.


"Hahahaha! jika begini terus kita mendapatkan dua keuntungan. " ucap Teyling yang melihat ribuan Cincin Ruang, bahkan banyak wanita cantik yang dikurung disebuah kotak jeruji besi.


"Benar ketua! tidak hanya sumber daya saja, melainkan kita dapat menguasai Benua Rendah ini dengan nama Cao Yuan keparat itu! " ucap salah satu tetua.


"Anakku memang tiada duanya. " ucap Teyling sambil menatap anaknya yang menyamar sebagai Cao Yuan.


"Hahaha terima hadiah dari ayah! sekarang kamu hancurkan desa desa kecil. Biarkan Cao Yuan keparat itu akan dihakimi oleh Kultivator yang ada di Benua Rendah. " ucap Teyling.


Dengan cepat Teylisan menerima pemberian ayahnya dan kembali menjalankan tugasnya.


****


Cao Yuan terus melesat kearah Kerajaan Xin, kerajaan Xin berada di Utara Benua Rendah. Tak terasa hari telah pagi, dan Cao Yuan berharap menemukan sebuah Kota untuk tempat beristirahatnya sekaligus untuk sarapan pagi.


Selang beberapa menit, Cao Yuan akhirnya menemukan sebuah Kota besar bernama kota Lishan. Kota yang menurutnya cukup megah, dan terlihat ramai didepan gerbang akibat banyaknya para warga yang ingin memasuki kota tersebut.


Sesampainya didepan gerbang dan setelah mengantri.


"Bocah! tunjukan identitasmu! " ucap penjaga gerbang yang mengira Cao Yuan pemuda biasa.


Dengan segera Cao Yuan mengeluarkan plat sekte Pedang Naga Langit dari Cincin ruangnya. Tubuh penjaga gerbang tersebut bergetar karena takut menyinggung murid tersebut.

__ADS_1


"Maaf tuan muda telah menghambat perjalanan anda! " ucap penjaga gerbang tersebut.


Cao Yuan kemudian melangkahkan kakinya dan menuju kedalam kota, namun setelah beberapa saat, dia terkejut melihat sebuah tulisan.


"Siapapun yang dapat membunuh Cao Yuan, ketua Sekte Pedang Langit dengan membawa jasadnya maka bagi seorang yang dapat membunuhnya akan mendapatkan hadiah sebesar lima ribu koin emas! " tulisan tersebut habis dibaca Cao Yuan yang memiliki stempel kerajaan Xin.


Sedikit marah ketika membaca tulisan tersebut apalagi terdapat wajahnya.


"Jika aku menggunakan wajahku sendiri maka perjalananku akan terhambat. " gumam Cao Yuan kemudian memikirkan rencana.


Namun diperjalanannya ia menemukan toko penjual topeng yang terlihat sepi.


"Lebih baik aku membeli topeng untuk menyembunyikan identitas diriku sendiri. " Gumam Cao Yuan tak ingin mengambil resiko.


Setelah membeli topeng ditoko tersebut, Cao Yuan mencari sebuah resto ataupun kedai. Sesampainya, para pelanggan menatap heran dengan pemuda yang menggunakan topeng berwarna keemasan namun terdapat logo Naga dikeningnya.


"Hahaha lihatlah pemuda yang mengenakan topeng itu, kurasa wajahnya sangat jelek. " hina salah satu pelanggan.


Namun Cao Yuan tak menghiraukan hinaan semua orang, karena dirinya harus mengisi perutnya yang sedikit lapar akibat terus terusan menggunakan ilmu meringankan tubuhnya.


Setelah sarapan, Cao Yuan kemudian mencari penginapan untuk memikirkan rencananya. Selang beberapa menit ia kemudian menemukan sebuah penginapan mewah, tanpa pikir panjang Cao Yuan memasuki penginapan tersebut dan memesan kamar VIP.


Didalam kamar.


Swuuush! Swuuush! Swuuush! tiga bawahan Cao Yuan keluar dari Dunia Jiwa karena Cao Yuan meminta mereka untuk membantunya.


"Hormat kami tuan muda! " ucap mereka semua kompak.


Cao Yuan mengangguk dan langsung memberikan instruksinya.


"Niu! Luo Luo! Hao Shi! aku ingin kalian berpencar untuk membantuku mencari orang yang menyamar sebagai diriku. Ingat setelah menemukannya, kalian tidak boleh langsung menyerang dan lihat lihat kondisi. " ucap Cao Yuan yang kemudian mengeluarkan beberapa Cincin Ruang yang telah diisi ratusan koin emas dan beberapa Pill yang mungkin mereka butuhkan. Bahkan Plat sekte juga ada didalam Cincin ruang tersebut.


Sesudah itu mereka bertiga mengikuti perintah Cao Yuan dan keluar dari penginapan untuk berpencar menuju ke kerajaan Xin.


Setelah itu Cao Yuan memikirkan tentang identitasnya sendiri, karena jika ia terus terusan menggunakan topeng dirinya merasa sangat risih.

__ADS_1


"Apakah ada ilmu menyamarkan wajah ataupun lainnya. " gumam Cao Yuan kemudian memejamkan matanya untuk mencari teknik yang ia cari disejuta pengetahuannya.


__ADS_2