
"Aku kira aku berada di Alam Dewa. " ucap Cao Yuan.
"Bukan nak! kini ayah dan ibumu berlindung di alam milik salah satu Budha." ucap Kaisar Langit.
Setelah berbincang bincang kembali, akhirnya Kaisar Langit dan Dewi Linhua mengungkapkan tujuannya kenapa roh Cao Yuan di tarik oleh mereka saat dirinya tertidur.
"Ayah ingin memberimu beberapa tugas, apakah kamu mau membantu ayah? " ucap Kaisar Langit.
Cao Yuan melirik ibunya dan menatap wajah ayahnya yang terlihat sangat serius.
"Katakanlah ayah, jika tugas tersebut mampu aku kerjakan, maka Cao Yuan akan melaksanakannya." ucap Cao Yuan tak kalah seriusnya.
Kaisar Langit dan Dewi Lianhua tersenyum melihat anaknya yang terlihat dewasa.
Swuuung! saat kaisar langit mengibaskan tangannya, tiba tiba langit dialam tersebut bergetar, dan awan yang menutupi langit menghilang, tadinya siang kini berganti malam, serta munculnya bintang bintang yang sangat terang.
"Anakku! lihatlah. " ucap Kaisar Langit menunjuk dua planet yang berbeda.
Sedangkan Cao Yuan tak memperhatikan apa yang ayahnya tunjuk, melainkan ia ternganga dengan hal yang sangat indah berada diatasnya. Dewi Linhua yang melihat anaknya terkagum kagum segera menepuk bahunya.
"Nak! lihatlah planet yang ayahmu tunjuk! " ucap Linhua menyadarkan Cao Yuan.
"Ehhh.." ucap Cao Yuan kini mengalihkan perhatian pada dua planet yang ditunjuk ayahnya.
Kaisar Langit yang melihat anaknya sudah memfokuskan apa yang ditunjuknya segera menyatukan beberapa bintang yang dekat dengan planet salah satu yang ia tunjuk. Cao Yuan masih memperhatikan dengan seksama melihat bintang yang kini mendekat ke salah satu planet.
Swuuung! disaat bintang tersebut sudah dekat, tiba tiba langit kembali bergetar, namun Cao Yuan seketika melotot melihat apa yang ia lihat.
Ia kini melihat banyaknya orang yang sedang berperang melawan Iblis. Para Kultivator atau manusia berusaha memenangkan pertempuran tersebut. Namun sebelum perang tersebut berakhir, langit yang terlihat menjadi sebuah film perang berakhir.
__ADS_1
"Itu adalah kejadian hari ini. Ayah tugaskan padamu sebuah tugas untuk melindungi mereka dari serangan para Iblis. " ucap Ayahnya.
Cao Yuan terdiam, dan ia merasa bahwa Benua Rendah aman aman saja tidak ada pertarungan sama sekali. Kaisar Langit yang memang seorang Dewa bahkan pemimpin para Dewa lainnya mengetahui pikiran anaknya tersebut.
"Yuaner! itu adalah alam Fana yang biasa disebut dengan Benua Tengah." ucap Kaisar Langit.
Cao Yuan kemudian mengangguk.
"Apakah Yuan harus membantu mereka untuk membunuh para Iblis itu? " ucap Cao Yuan.
"Benar! namun yang harus kamu ketahui, jika kita lihat dari formasi Bintang ini wujud mereka terlihat asli seorang iblis. Namun jika kamu bertemu dengannya kamu hanya bisa merasakan auranya saja. " ucap Ayahnya.
Cao Yuan yang dasarnya pintar segera dapat memahami kata kata yang keluar dari mulut ayahnya.
"Namun ayah! kekuatan Yuan sangat lah lemah. " ucap Cao Yuan tersadar sambil menundukkan kepalanya.
Kaisar Langit, serta Dewi Linhua yang mengerti kini saling menatap satu sama lain.
Cao Yuan terdiam, dan rasa senang dihatinya muncul saat mendengar kedua orang tuanya akan melatih dirinya.
"Baik ayah, ibu! Yuan akan berlatih semaksimal mungkin! tapii.." ucap Cao Yuan yang membutuhkan sumber daya yang lebih banyak dari yang lainnya.
"Aku tahu apa yang kamu pikirkan. " ucap Kaisar Langit kemudian menatap Linhua yang kini sedang merapal sebuah mantra.
Melihat Linhua atau istrinya sedang merapal mantra, dengan cepat Kaisar Langit segera mengikuti irama mantra yang dibaca. Cao Yuan yang melihat kedua orang tuanya sedang merapal mantra menjadi kebingungan, namun dirinya tak berani menganggu orang tuanya. Selang beberapa menit, tiba tiba Formasi Bintang diatas langit bergetar.
Swunngg! Cao Yuan yang penasaran segera menadahkan kepalanya keatas, dan alangkah terkejutnya setelah melihat ribuan bintang yang tiba tiba menyatu. Perlahan tapi pasti, bintang bintang yang bersinar tersebut masih berusaha menyatu, hingga selang beberapa menit, Kaisar Langit serta Dewi Linhua yang selesai merapal mantra segera menunjuk tubuh Cao Yuan.
Swuungg! Formasi Bintang bergetar sangat kencang, dan bintang yang telah bersatu tersebut segera menembakan cahaya sinar kearah Cao Yuan. Cao Yuan yang masih terkagum kagum tak sadar bahwa kekuatan bintang tersebut memasuki dirinya hingga teriakan sakit dari mulut Cao Yuan terdengar.
__ADS_1
"Akhhh! kekuatan ini berusaha memasuki dantianku secara paksa! " teriak Cao Yuan menggema.
Kaisar Langit serta Dewi Linhua berpandangan sejenak, karena kekuatan Formasi Bintang sangatlah mengerikan membuat mereka berdua segera membuat segel formasi, entah untuk melindungi dunia tersebut maupun formasi bintang yang kapan saja bisa menyerang Cao Yuan. Swungg! tubuh Cao Yuan terbungkus oleh dua pelindung yang berbeda.
Cao Yuan terus merasakan sakit yang teramat sakit, hingga tanpa ia sedari dirinya akan menembus tingkat Master dua.
Roaaaarh! kenaikan tingkat Cao Yuan membuatnya mengaum didalam perisai buatan Orang tuanya. Waktu terus berjalan Cao Yuan terus merasakan perasaan yang sulit diartikan, seolah olah dantiannya penuh oleh energi yang sangat besar, bahkan Api Ilahi serta elemen Petir yang berada diatas dantian Cao Yuan juga ikut menyerap semua energi Formasi Bintang walaupun dua elemen tersebut seperti sedang kewalahan menerima energi yang sangat besar tersebut.
Dewi Linhua dan Kaisar Langit yang memang sudah melihat anaknya memiliki dua elemen berbeda sengaja memberikan energi Formasi Bintang miliknya untuk membuat anaknya menjadi kuat dengan cepat. Mungkin tanpa Api Ilahi serta Elemen petir yang berada diatas dantian Cao Yuan bisa bisa membuat tubuhnya meledak seketika.
Melihat anaknya sekarang sudah terbiasa dengan energi besar yang berasal dari Formasi Bintang membuat mereka tersenyum. Bahkan kini mereka berdua juga kembali bermeditasi untuk menunggu penyelesaian pelatihan anak mereka.
****
Di dunia nyata.
Niu serta Luo Luo, tetua Lu Ye, Liyan, Su Yue yang kini berada dikamar Cao Yuan panik setelah melihat Cao Yuan dua hari tak bangun dari tertidurrnya dan kini malah berteriak, serta aura Naga yang sangat kental keluar dari tubuhnya. Namun akibat kehadirannya Niu serta Luo Luo aura Naga tersebut mampu dinetralkan setelah kedua kekuatan Dewa milik mereka digabungkan untuk membuat pelindung dengan Qi mereka.
"Nona, tuan! bagaimana kondisi Guru! " ucap tetua Lu Ye panik dan melirik Cao Yuan yang terlihat badannya bergetar.
"Tenanglah! kalian semua jangan panik! karena kita berdua sedang mencari penyebab terjadinya keanehan pada tuan muda! " ucap Luo Luo pada mereka semua.
Selang beberapa menit, Luo Luo menenangkan mereka, Niu yang sedang memeriksa menaikan sebelah alisnya melihat tubuh Cao Yuan tanpa adanya roh didalam tubuh.
"Kalian semua keluarlah dari ruangan ini! dan jangan ada yang memasuki ruangan ini sebelum kami bertiga keluar sendiri! " ucap Niu yang sepertinya sudah mengerti penyebab yang dialami Cao Yuan.
Su Yue, Liyan, tetua Lu Ye hanya diam, dan tanpa membantah mereka bertiga langsung keluar.
"Apa kamu tau penyebabnya! " tanya Luo Luo menatap Niu.
__ADS_1
"Sepertinya rohnya terbawa ke suatu tempat. Aku takut ini bukanlah hal yang sepele, jadi lebih baik kita mencarinya dengan mengeluarkan roh kita. " ucap Niu.