Legenda Sang Dewa Naga

Legenda Sang Dewa Naga
Rencana


__ADS_3

Cao Yuan memang dapat mengalahkan semua musuhnya jika ia mengeluarkan seluruh aura Naganya saat pertarungan awal, namun ia masih belum bisa mengontrol arah auranya sehingga ia takut aura Naganya akan membuat orang disekitarnya terkena dampaknya.


Ribuan ledakan terus terdengar hingga lima menit berlalu ledakan mulai mereda, hal tersebut juga dibarengi dengan Niu dan Hao Shi yang pulih dari lukanya.


"Trimakasih saudara Shen, dan tuan muda. " ucap mereka berdua hendak berlutut didepan Cao Yuan. Namun dengan cepat Cao Yuan segera menghentikan apa yang akan mereka lakukan.


"Sudahlah kalian berdua memerlukan istirahat, jadi kalian masuklah dan beristirahatlah didalam dunia jiwa. " ucap Cao Yuan memasukan keduanya kedalam dunia jiwa.


Setelah itu ribuan pasukan sekte Abadi dan Xing, Meilan, Lylia, Jaoyang serta lainnya muncul dihadapan Cao Yuan menunggu perintah dari Cao Yuan.


"Kalian semua masuklah kedunia jiwa, karena ada beberapa yang ingin aku katakan mengenai rencanaku. " ucap Cao Yuan.


"Baik! " jawab mereka semua kompak dan mulai memasuki dunia jiwa yang telah dibuka oleh Cao Yuan.


Setelah semuanya masuk kedalam dunia jiwa, Cao Yuan terdiam dan tiba tiba perasaan merinding yang membuat bulu kuduknya berdiri datang tanpa tau apa alasannya.


******


Braaaak! Pangeran Kegelapan menggebrak meja hingga hancur melihat jutaan pasukan serta jendral perang iblis tewas tanpa perlawanan oleh pasukan yang dimiliki Cao Yuan.


"Tu-tuan muda! Lebih baik kita tutup portal dimensi yang menuju ketempat alam iblis." ucap salah satu pria tua disampingnya.


Pangeran Kegelapan terdiam dan setelah itu tiba tiba Dantiannya terasa sakit yang teramat sakit. Sehingga teriakan menggema menghancurkan istananya terjadi, sebelum kehancuran istananya para prajurit dan beberapa iblis serta pria tua disamping Pangeran Kegelapan telah keluar dari istana.


"Arghhhhh! " teriak Pangeran Kegelapan.


Namun ia tidak mengetahui bahwa segel buatan Fusen sedang menghancurkan segel yang ada didantiannya, karena itu ia merasakan rasa sakit berada di dalam dantiannya. Rasa sakit yang dialaminya juga menghilangkan rasa sakit dari timpaan reruntuhan bangunan istana. Aura hitam perlahan merembes dari tubuhnya dan ledakan empat kali didalam dantiannya terdengar.


Baaaams! Baaaams! Baaaams! Baaams! Tanda Pangeran Kegelapan menerobos ketingkat kaisar dewa puncak lima. Dengan terobosannya dan segel yang mengekang dantiannya menghilang, pangeran kegelapan langsung mengeluarkan seluruh kekuatannya dan menyebabkan beberapa bangunan didekat istana mulai roboh.


"Hahahahahaha akhirnya aku terbebas hahaha! " teriak Pangeran Kegelapan sangat senang.


Karena sebelum disegel ranah kultivasinya berada di tingkat kaisar dewa puncak tiga, dan kini ia naik tingkat hingga dua kali tanpa menggunakan sumber daya yang sangat sulit ia temukan. Itulah sebab Pangeran Kegelapan sangat senang dengan apa yang ia rasakan sekarang.

__ADS_1


"Cao Yuan! Hari ini aku juga akan menunggu kedatanganmu di istanaku ini. " teriak Pangeran Kegelapan.


****


Dewa pengawas terkejut dengan melihat aksi Cao Yuan yang diluar nalar, apalagi dia dengan jelas tidak dapat merasakan ranah kultivasi Cao Yuan, yang membuatnya lebih terkejut lagi munculnya dua belas dewa baru, terkejutnya bukan perihal takut, melainkan sudah jelas pada dewa lama masih hidup dan kini sudah terlahir para penerus Dewa yang akan masih hidup, sehingga Dewa Pengawas kini melaporkan semua kejadian yang ia lihat dengan jelas pada Kaisar Langit, Xao Li.


****


Selang beberapa detik setelah bulu kuduknya merinding, Cao Yuan segera mencari tempat aman untuk menyembunyikan tubuhnya dari para manusia atau iblis yang akan melihatnya sedang memasuki dunia jiwa. Sesampainya disebuah gubuk reyot.


"Emmm, tidak apalah yang penting tubuhku tertutup dari luar. " ucap Cao Yuan kemudian memasuki gubuk reyot.


Setelah itu ia memasang beberapa mantra ilusi dan juga pelindung dari ancaman luar saat ia berada di dalam dunia jiwa. Swuuush! Rohnya muncul didepan istana, Cao Yuan disambut hangat oleh Niu, Shen Huo An, pasukan sekte Abadi dan juga Tetua Lu Ye, serta murid dan beberapa tetua sekte Pedang Langit yang heran dengan wajah Cao Yuan yang berbeda.


"Hormat pada tuan muda! " ucap mereka semua kompak, begitu juga dengan Tetua Lu Ye, dan lainnya.


"Hormat kalian aku terima, namun aku meminta untuk kesebelas bawahanku untuk segera ada dihadapanku. " ucap Cao Yuan dengan hangat kemudian menghilangkan lingkaran energi serta mata yang bercahaya emas.


Setelah kesebelas bawahannya ada didepannya Cao Yuan segera mengucapkan sesuatu yang membuat kesebelas bawahannya terdiam seribu bahasa.


"...." Tidak ada protes, namun mereka semua hanya bisa terdiam.


"Tetua Lu Ye, dan kalian semua, terimakasih telah berusaha melindungi sekte milik ayah angkat ku, karena aku ingin membalas perbuatan kalian, aku ingin memberikan penawaran kecil untuk kalian."


"Tuan muda! Kami siap melayani anda. " ucap sisa sekte Pedang Naga Langit.


"Aku ingin kalian bergabung dengan pasukan sekte Abadi yang telah menjadi pasukanku. Atau kalian ingin hidup di Benua Tengah, karena benua rendah telah hancur hanya menyisakan puluhan manusia biasa." ucap Cao Yuan.


"Kami siap bergabung tuan muda! " jawab mereka semua tanpa ragu, karena mereka mengerti sifat Cao Yuan.


Cao Yuan mengangguk senang, setidaknya ia akan memiliki tambahan pasukan walaupun hanya ratusan orang saja.


"Baiklah, maka dari sekarang kalian mulailah berkultivasi agar menjadi kuat seperti pasukanku. " ucap Cao Yuan memberikan gunungan sumber daya yang berguna bagi mereka semua.

__ADS_1


Mereka semua mengambil sumber daya yang mereka butuhkan dengan rapi, setelah itu mereka segera diarahkan oleh Guo Jing dan Chi Yue yang mengenal dengan baik dunia jiwa milik Cao Yuan. Setelah itu Cao Yuan menatap sisanya dengan serius.


"Aku memiliki rencana pemusnahan iblis dialam iblis, apakah ada yang keberatan? " tanya Cao Yuan.


"...." semua orang saling pandang.


Shen Huo An langsung mengangkat tangannya dengan cepat.


"De-dewa Naga! Apakah anda serius akan melakukannya? " tanya Shen Huo An sedikit canggung.


Cao Yuan mengangguk dan kemudian ia menatap mereka dengan hangat.


"Mungkin jika kita membiarkan para iblis hidup, mereka dapat melakukan kekacauan apa yang mereka lakukan saat ini kembali, maka dari itu aku tidak ingin hal ini terjadi lagi, sehingga aku akan memutuskan akan menyerang alam iblis, jika kalian tidak ingin mengikutiku silahkan kalian berada didalam dunia jiwa. " ucap Cao Yuan.


Tanpa ragu tanpa berpikir panjang, karena mereka jelas setuju apa yang diucapkan Cao Yuan sehingga mereka langsung menyatakan keputusan mereka.


"Kami akan mengikuti tuan muda Dewa Naga! " teriak semuanya kompak.


Cao Yuan tersenyum mendengar hal tersebut. Namun ia kemudian menanyakan kekuatan para iblis didalam alam iblis pada Shen Huo An, mereka semua yang ditanya Cao Yuan hanya bisa menggelengkan kepalanya. Karena tidak ada satupun dari mereka yang pernah memasuki alam iblis.


"Tuan muda dahulu kala kami pernah berperang melawan para iblis, setidaknya kekuatan mereka sama dengan para dewa dan bawahan para dewa. " jawab Jaoying dan dibenarkan oleh lainnya.


"Baiklah jika begitu, jika memang kekuatan mereka sama, setidaknya aku akan benar benar melepaskan pasukan sekte Abadi untuk membantuku. " ucap Cao Yuan.


"Saudara Shen, dan saudara lainnya mengapa kalian tidak membawa para iblis saat menemui Niu dan Hao Shi? " tanya Cao Yuan.


Mereka kemudian bercerita bahwa selama mereka mencari para iblis disetiap sudut benua tengah, mereka tidak menemukan penyersngan ataupun kota yang hancur.


"Baiklah." ucap Cao Yuan mengerti kemudian menjentikan jarinya.


Seketika dua iblis tahannya muncul didepannya dan membuat mereka semua waspada dengan perasaan benci melihat para iblis yang terikat Qi milik Cao Yuan.


****

__ADS_1


Tak terasa author mblenjanj janji, mohon maaf author lagi ga enak badan. Ini juga nulis waktu kebangun tidur, dan jika alurnya berantakan mohon maaf banget, terimakasih telah membaca.


__ADS_2