
Portal hitam yang berada dilangit perlahan mengeluarkan aura yang sangat mengerikan.
"Terlambat. " gumam Cao Yuan kemudian melihat Meilan dan Hao Shi yang telah melakukan tugasnya.
Karena Kaisar Hu Dao mengalihkan perhatiannya menatap portal yang terus memancarkan aura mengerikan, Cao Yuan diam diam memberikan serangan kejutan dengan telapak Ilahinya.
Baaammss! Dhuaaaar! Kaisar Hu Dao menjadi kabut darah seketika.
***
Benua tinggi.
"Bagaimana? apakah kalian menemukan Jaoyang dan Jaoying? " tanya Shen Huo An.
Mereka semua menggelengkan kepalanya membuat Shen Huo An menatap langit di benua tingkat tinggi dengan rasa kekhawatiran mengenai kondisi Cao Yuan.
Jdaaaar! Tiba tiba langit mendadak mendung dan petir menggelegar dengan kerasnya membuat mereka berlima langsung menebak nebak fenomena yang pernah terjadi waktu lalu.
"Ohh tidak, cepat segera kembali ke Kaisaran Meiga. " ucap Shen Huo An panik kemudian membuat segel tangan dan muncullah lorong dimensi yang menuju kearah Benuat Tengah.
Setelah itu mereka berlima memasuki lorong dimensi secara bergantian, raut wajah yang sangat panik diperlihatkan oleh mereka semua.
****
Dunia yang didiami oleh Kaisar Langit.
"Ohhh tidak! " ucap Kaisar Langit terbangun dari meditasinya, tak lama setelah mengucapkan ucapannya Dewi Lianhua muncul disampingnya.
"Sayang? Apakah Pangeran Kegelapan telah bangkit? " tanya Dewi Lianhua khawatir tentang Cao Yuan.
"Sepertinya, karena aku merasakan aura familiar dari munculnya fenomena aneh ini. " ucap Kaisar Langit membuat segel tangan.
Tak lama formasi bintang muncul dilangit milik alam Buddha tersebut. Sebuah bintang berwarna kehitaman terus memancarkan sinar kehitaman yang pekat, dan bintang tersebut memakan bintang yang berwarna keemasan terus menerus atau menyerap energi bintang lainnya.
"Benar! Pangeran Kegelapan akan bangkit. Apakah kita akan turun ke alam fana istriku? " tanya Kaisar Langit khawatir.
"Tapi aku takut para dewa telah turun dan menghentikan pangeran kegelapan, dan ketika kita juga berada di benua tengah, mereka akan menyerang kita. " ucap Dewi Lianhua.
Mendengar alasan istrinya, Kaisar Langit segera mengurungkan niatnya, segel rumit ia peragakan kembali. Dan muncullah peristiwa dimana Cao Yuan atau anak mereka sedang membunuh para Iblis dengan beringasnya, Kaisar langit kemudian menatap istrinya dengan serius.
"Apakah aku harus memberikan formasi bintang ini pada anakku agar dia mampu mengalahkan kaisar kegelapan? " tanya Kaisar Langit.
"Tidak, itu tindakan yang sangat berbahaya, walaupun Cao Yuan mampu menyerap sepuluh persen kekuatan bintang, namun jika ia harus menerima kembali lebih dari lima puluh persen kekuatan bintang, dapat dapat tubuhnya akan meledak! " ucap Dewi Lianhua menolak.
__ADS_1
Swuuuung! Tiba tiba langit dialam Buddha bergetar dan aura yang sangat agung bahkan aura agung tersebut terasa hangat serta sangat lembut menerpa tubuh mereka.
"Ho-hormat pada Dewi Kwan In. " ucap mereka berdua kompak.
"Bangunlah Kaisar Langit dan Dewi Lianhua." ucap Dewi Kwan In sambil tersenyum hangat.
Mereka berdua mengikuti apa yang diperintahkan Dewi Kwan In, tak lama setelah itu Dewi Kwan In mengibaskan tangannya.
"Mungkin anakmu benar benar berkah dari langit, dengan ini aku memberikan Jirah perang dewa milik Dewa Naga yang lalu, aku juga meminta padamu agar berikan formasi bintang untuk kenaikan tingkat Cao Yuan." ucap Dewi Kwan In tersenyum.
*****
Benua Tengah.
Semua orang merinding saat merasakan aura yang sangat mengerikan yang dikeluarkan oleh portal kehitaman yang ada dilangit. Bahkan Cao Yuan sempat tidak bisa bergerak ketika merasakan aura tersebut, untung saja Aura Naga miliknya segera melindungi tubuhnya sehingga kini ia bisa bergerak dan tengah menatap tajam portal tersebut.
"Hahahahahaha! " tawa menggema yang mengerikan terdengar.
Swuuung! Langit bergetar, gempa bumi terjadi dengan munculnya sosok pemuda tampan yang menggunakan jubah hitam. Pemuda tersebut kini menatap semua orang yang ada dibawahnya dengan serakah.
"Manusia adalah makanan dan sumber kekuatanku hahahahahaha....." tawa kembali terdengar dari sosok tersebut namun ketika akan melanjutkan ucapannya sebuah serangan kejutan dari arah selatan membuatnya terhuyung kebelakang.
Baaammss! Dhuaaaar! Dhuaaaarr! Ledakan itu disertai dengan kemunculannya Niu, Luo Luo, Shen Huo An,Jingyin dan Xin.
"Hormat pada tuan muda! Maafkan keterlambatan kami. " ucap mereka menunduk hormat.
"A..u..ra ini! " ucap Jaoyang dan kemudian menatap Jao Ying.
Swuuush! Swuuush! Keduanya muncul disamping lima Niu dan rombongannya.
"Jaoyang? Jaoying? Kau kah itu? " tanya Shen Huo An terkejut setelah merasakan aura keduanya.
Tiba tiba Jaoyang dan Jaoying memeluk Shen Huo An dan yang lainnya secara bergantian. Cao Yuan terdiiam, dia tak menyangka kakek tua yang pernah menabraknya sebenarnya adalah Jaoyang Jaoying atau bawahan Dewa Naga sebelumnya.
"Para bawahan Dewa yang terkutuk. " ucap Pangeran Kegelapan yang dari tadi melihat pertemuan tersebut.
Cao Yuan masih tetap tenang, dan kemudian menatap bawahannya dengan tenang.
"Kalian bertujuh hancurkan dahulu segel yang mengekang kita, dan setelah bawa kabur para Kultivator yang lainnya. Setelah itu bantu aku melawan Pangeran Kegelapan. " ucap Cao Yuan.
Ketujuh saudara naga atau tujuh naga yang telah berkumpul mengangguk, Jaoyang dan Jaoying yang pernah bertemu dengan Cao Yuan juga meminta maaf atas ketidak sopanan mereka.
"Hei pemuda bodoh! Apakah aku tak salah lihat kau ingin melawanku sendirian? " ucap Pangeran Kegelapan sambil terus menyerap energi iblis dan Kultivator yang telah mati.
__ADS_1
"Dengan ranah kultivasimu yang sekarang, mungkin aku masih bisa mengimbangimu. " ucap Cao Yuan mengedarkan seluruh ranah kultivasinya, aura naga serta darah emasnya juga telah ia kerahkan semuanya.
Tangan kirinya dibaluti elemen petir dan kanannya dibaluti api kini muncul kembali, setelah itu Cao Yuan kemudian mencabut pedang tingkat Dewa di punggungnya.
Swuuuung! Pedang tersebut bergetar setelah Cao Yuan melepas pedang dari sarungnya. Senyum tengil ia perlihatkan dan sekali hentakan kakinya ia muncul didepan hadapan pangeran kegelapan yang sedang melayang.
Tatapan tenang dari pangeran kegelapan ia perlihatkan, bahkan ia tidak menganggap kehadiran Cao Yuan sama sekali.
"Lebih baik kalian ber sepuluh melawanku semua dari pada membantu manusia lemah seperti mereka. " ucap Pangeran Kegelapan.
Cao Yuan tak menanggapinya, namun pedang yang telah ia genggam ditangan kanannya segera ia ayunkan kearah leher pangeran kegelapan. Dengan mudahnya pangeran kegelapan menangkap ujung pedang milik Cao Yuan.
"Apakah pedang ini tumpul? " tanya Pangeran Kegelapan mengejek.
"Tuan muda! Apakah kau bodoh? Alirkan elemen mu kedalam pedangku. " gerutu Roh Pedang.
Cao Yuan seketika mengikuti perintah roh pedang, dan benar saja api dikedua tangannya menghilang namun kebenaranya dua elemen tersebut sedang mengalir kearah mata pedang.
Swuuush! Traaakk! Daya kejut dari dua sensasi elemen berbeda membuat pangeran kegelapan segera melepas pegangannya.
"Arghh penguasa dua elemen sekaligus. " ucap pangeran kegelapan sedikit terkejut.
"Namun tetap saja kamu tidak bisa mengalahkanku. " ucap Pangeran Kegelapan.
****
Tujuh saudara Naga kini sedang memborbardir penghalang buatan sosok misterius yang kini sedang tersenyum melihat kebodohan mereka.
"Arghhh ini perisai apa! Kenapa tidak bisa dihancurkan! " ucap Shen Huo An yang merasa kebas setelah membenturkan tinjunya kearah perisai penghalang.
****
Cao Yuan kini memulai pertukaran serangannya dengan pangeran kegelapan, sedangkan pangeran kegelapan sendiri dengan santainya menghindari serangan Cao Yuan.
"Haaiish.. Sudah kukatakan berapa kali, kau tidak akan mampu menggores ataupun membuat kulitku terluka. " ucap Pangeran Kegelapan.
"Brisik! " ucap Cao Yuan kemudian menebas tangan dari Pangeran Kegelapan.
Slaaash! Namun mata Cao Yuan terbuka lebar setelah melihat kecepatan pangeran kegelapan yang nyatanya telah menjauh darinya dan kini pangeran kegelapan sedsng menyerap energi hitam dan putih dari Kultivator serta iblis yang telah tewas.
Swuuush! Swuuush! Tujuh saudara naga serta Meilan muncul disamping Cao Yuan.
"Tuan muda! penghalang tidak bisa dihancurkan oleh kami bersembilan. " ucap Shen Huo An.
__ADS_1
Cao Yuan hanya diam, dan kemudian menatap pangeran kegelapan yang terus menerus energi hitam dan putih milik Kultivator serta iblis yang telah tewas.
"Hentikan saja dia! Mari kita serang bersama. " ucap Cao Yuan melesat diikuti oleh mereka bersembilan. Karena Hao Shi masih memiliki ranah surga satu sehingga ia tidak ikut bertempur melawan pangeran Kegelapan.