Legenda Sang Dewa Naga

Legenda Sang Dewa Naga
Rencana 2


__ADS_3

"Iya ayah? apa yang ingin ayah katakan? " tanya Cao Yuan dengan raut wajah kebingungan.


"Duduklah dulu. " ucap ayahnya ramah.


Cao Yuan mengikuti perintah Teyling dengan baik, namun dirinya kini ingin mendengarkan apa pesan yang ingin disampaikan oleh ayahnya.


"Shaner! ayah ingin kamu menjadi penguasa di sekte Pedang Naga Langit trah pertama. " ucap Teyling langsung menyatakan tujuannya.


Cao Yuan sedikit terkejut, namun dengan cepst ia menyembunyikan rasa keterkejutannya.


"Tapi ayah.. bukankah Cao Yuan itu pemuda yang tak bisa di sentuh. " ucap Cao Yuan berpura pura takut.


Teyling kemudian tersenyum.


"Tenang saja Shaner! ayah sudah menyiapkan rencana, dan kini rencana tersebut telah dikerjakan oleh tetua kita yang menyamar sebagai tetua trah pertama. " ucap Teyling.


Cao Yuan yang menyamar sebagai Teylishan masih terlihat tenang , walaupun hatinya benar benar gelap ingin segera menghancurkan sekte trah kedua, namun dirinya harus berpikir dua kali. Jika ia menghancurkan sekte trah kedua, bisa bisa bukti untuk membuktikan dirinya tak bersalah akan hilang, dan dia masih tetap dituduh oleh warga Benua Rendah.


"Tapi ayah! bukankah Cao Yuan itu bisa mengalahkan dua ketua sekte Shijing yang terkenal terkuat di Benua Rendah? " tanya Cao Yuan pura pura masih takut.


"Ayah sudah menyuruh tetua yang menyamar untuk memberikan racun pelumpuh energi pada setiap sumber air yang terdapat di sekte trah pertama, jadi kamu tak perlu khawatir, aku pastikan mereka tidak akan menyadarinya! " ucap Teyling percaya diri.


"Emm jika begitu apakah ayah tau tentang kekuatan sekte trah pertama? " Cao Yuan mencoba penasaran apakah tetua tersebut mengetahui keberadaan faksi Naga Emas diarea terlarang.


"Setahu tetua yang berada di sekte trah pertama, hanya terdapat tiga kelompok faksi yang dibuat, namun dua faksi memiliki tugas diluar sekte, sedangkan untuk faksi Naga Emas tetua tersebut tak mengetahui keberadaannya, namun tenang saja mungkin faksi tersebut masuk kejajaran tidak keluar dari sekte sehingga mereka tidak akan berkutik ketika terkena racun pelumpuh energi. "


Raut yang masih tenang Cao Yuan perlihatkan, dan Teyling tak sadar didepannya adalah Cao Yuan yang ia telah ganggu. Tak berselang lama Cao Yuan mengerti semua rencana Teyling dengan mudah tanpa harus menyelidiki lebih dalam.


"Sudahlah! ingat kamu besok ikuti para tetua serta murid sekte yang akan menyerang sekte trah pertama. Sekarang kembalilah dan segera beristirahat. " ucap Teyling.


Cao Yuan tanpa membantah mengikuti perintah Teyling, namun setelah sampai dikamarnya Cao Yuan segera menghubungi Tetua Lu Ye dengan pesan Giok.


"Paman! berikan Pill penawar segala jenis racun pada murid luar, dalam, dan elit yang berada di sekte. Karena ada racun disumber air kita, namun paman harus bersikap biasa saja, setelah itu tunggu aku pulang ke sekte." pesan giok yang dikirimkan pada tetua Lu Ye.


Setelah itu dirinya menanti hari besok kedatangan raja Xin, dan ketua sekte yang ia undang untuk membuktikan dirinya tak bersalah.

__ADS_1


Swuuush! Swuuush! Niu serta Luo Luo keluar dari Dunia Jiwa karena di panggil oleh Cao Yuan.


"Tuan muda! " ucap mereka berdua hormat.


"Luo Luo! Niu! besok adalah hari pertemuan, kalian sambut rombongan raja Xin serta ketua aliran putih di depan gerbang sejauh satu kilometer, dan katakan rencana ini pada mereka. " ucap Cao Yuan.


Niu dan Luo Luo mendengar rencana yang direncakan oleh Cao Yuan dengan baik, hingga keduanya menghilang dari kehampaan untuk melaksanakan tugas yang diberikan Cao Yuan..


Karena tidak ada yang dapat ia lakukan, Cao Yuan kemudian memasang beberapa mantra formasi untuk menyegel kamarnya, setelah itu ia kembali memasuki Dunia Jiwa.


Swush! rohnya muncul tepat disebelah Lylia yang sedang memetik buah Dewa.


"Ehh.. " Lylia yang kaget menjatuhkan buah Dewa tersebut.


Cao Yuan hanya tersenyum dan memandangi wajah cantik Lylia.


"Emm apa yang kau lakukan? " ucap Cao Yuan.


"Aku ingin memakan buah ini, karena warnanya sangat cantik sekali. " ucap Lylia sambil memperlihatkan buah apel yang berwarna keemasan.


"Apakah kamu tidak mengetahui buah itu hanya bisa dimakan oleh Kultivator ranah alam? " ucap Cao Yuan membuat Lylia bingung.


"Kul...Kultivator? alam? " tanya Lylia bingung.


Cao Yuan menghela napas sejenak, karena Lylia hanyalah seorang manusia biasa. Perlahan tapi pasti Cao Yuan memberikan penjelasan pada Lylia. Lylia yang memiliki otak cerdas bisa memahami penjelasan tersebut, namun dirinya masih belum percaya hingga ia sengaja menggigit buah tersebut.


Kraaakk! saat menggigit gigi Lylia patah, Cao Yuan hanya menepuk jidatnya.


"Ahh! gigiku. " ucap Lylia yang merasakan sakit di area rahangnya.


Cao Yuan dengan segera memberikan Qi murninya untuk meredakan sakit yang dialami Lylia. Setelah itu Cao Yuan menyentil dahi Lylia dengan lembut.


"Sudah dibilangin ngeyel! " ucap Cao Yuan tersenyum.


"Ehh.. aku kan penasaran. " ucap Lylia yang membela dirinya sendiri.

__ADS_1


Setelah itu mereka berdua berbincang bincang santai, Hao Shi yang melihat dua orang yang tengah mendekatkan diri tak berani mengganggu.


"Mungkin tuan muda akan memiliki banyak istri. " ucap Hao Shi kemudian pergi.


Namun Cao Yuan yang memiliki pendengaran yang sangat tajam langsung membalikan badan. Swuuush! tiba tiba Cao Yuan menghilang dan berdiri dihadapan Hao Shi.


"Apa yang kau katakan? " ucap Cao Yuan menaikan alisnya.


Hao Shi yang merasa salah tiba tiba menggaruk kepala belakangnya yang tidak gatal.


"Tu-tuan muda! maafkan aku! hanya saja bagaimana dengan perasaan Su Yue? " tanya Hao Shi.


Cao Yuan terdiam dan mencoba mencerna perkataan Hao Shi. Sedangkan Lylia yang menghampiri mereka dan tak sengaja mendengar kata kata perasaan Su Yue menjadi sedikit cemberut.


"Maaf tuan...." ucap Lylia yang ingin memanggil Cao Yuan dengan sebutan tuan muda, namun Cao Yuan langsung memotong perkataannya.


"Aisshh sudah kukatakan berapa kali, panggil namaku saja." ucap Cao Yuan.


Lylia mengangguk dan kembali bertanya karena rasa penasarannya.


"Siapakah Su Yue yang tuan Hao Shi bicarakan? " ucap Lylia.


Cao Yuan menggaruk kepala belakangnya yang tidak gatal, dirinya juga entah mengapa berani membawa Lylia kedalam Dunia Jiwa. Padahal Su Yue sendiri yang sudah lama bersama Cao Yuan belum pernah memasuki Dunia Jiwa.


Namun Cao Yuan tak ingin merahasiakannya pada Lylia, dia menjelaskan Su Yue sebagai muridnya di sekte Pedang Naga Langit yang ada di kerajaan Shao. Lylia akhirnya mengerti dan disitu senyum cantiknya ia perlihatkan hingga Cao Yuan tak berkedip.


"Tuan muda! aku pamit! " ucap Hao Shi ingin pergi.


Cao Yuan yang masih sedikit geram dengan ucapan Hao Shi segera melempar buah Dewa kearah punggung Hao Shi yang sudah menjauh.


Buuugh! "Akkhh! " ucap Hao Shi tersungkur terkena lemparan buah Dewa dari Cao Yuan.


****


Nii yang mau jadi tim author dalam dalaman, ehhh maksudnya Tim interaksi bisa mengajukan.

__ADS_1



__ADS_2